Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

PERANCANGAN MODEL BISNIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE BUSINESS MODEL CANVAS (BMC) PADA USAHA MEDIA SOSIAL YOUTUBE (STUDI KASUS: HALL OF FEIMS) Muhamad Fadhlan Zakiri; Budi Praptono; Yudha Prambudia
eProceedings of Engineering Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakHall Of Feims merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang bisnis industri kreatif berfokus kepada dunia hiburan melalui digital dengan memanfaatkan platform media sosial Youtube,. Dalam satu tahun terakhir Hall Of Feims mengalami penurunan dari segi omzet yang dihasilkan, selain mengalami penurunan omzet, Hall Of Feims juga mengalami penurunan grafik penonton. Dalam penelitian yang dilakukan evaluasi model bisnis yang ada pada perusahaan Hall of feims. Pendekatan yang dilakukan menggunakan metode Business Model Canvas yang memperhatikan sembilan blok yang dimiliki oleh Business Model Canvas. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan data dari pemilik perusahaan, data lingkungan bisnis, dan data kuisioner pelanggan. Data data tersebut yang nantinya akan mendukung perhitungan indikator SWOT. Setelah mendapatkan data dari model bisnis eksisting, dilakukanya pemetakan kesembilan blok Business Model Canvas. Kemudian setalah didapatkannya data model bisis eksisting akan dilakukannya pengambilan data kuisioner pelanggan Hall of feims, hasil dari kuisioner ini, di dapatkanya data Customer Profile yang berisi data Jobs,Pains, dan gains. Setelah itu data dari lingkungan bisnis Hall Of Feims dikumpulkan melalui studi literatur. Dari datadata yang telah dikumpulkan, selanjutnya akan dilakukan penyebaran kuisioner kepada pihak internal perusahaan yang nantinya di analisis menggunakan metode SWOT dan mendapatkan hasil berupa titik yang menjadi usulan model bisnis. Tahapan terakhir dalam pembuatan model bisnis usulan adalah dilakukannya pencocokan yang menggunakan metode fit value propotion. Setelah itu akan dilakukan perancangan model bisnis yang baru.Kata kunci: Hall of feims, Business Model Canvas, analisis lingkungan bisnis, costumer profile, valu propotition canvas, SWOT Analysis.
Perancangan Bisnis Dan Kelayakan Coffee Shop “kedai Om Boed” Pada Pembukaan Cabang Baru Di Kabupaten Bandung Jessica Nindya Putri; Endang Chumaidiyah; Yudha Prambudia
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedai Om Boed merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang kuliner yang menjual beberapa jenis minuman seperti kopi maupun non-kopi, serta terdapat juga beberapa makanan ringan. Pemilik bisnis membuka usaha offline store pertamanya di Jakarta Utara, tepatnya berada di daerah Tanjung Priuk. Berdasarkan hasil wawancara dengan pemilik bisnis Kedai Om Boed, Pak Budy selaku pemilik usaha ingin melakukan ekspansi bisnisnya dengan membuka cabang offline store baru di Bandung, tepatnya di Kabupaten Bandung kecamatan Dayeuhkolot. Pada penelitian ini, aspek pasar diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada 100 responden di Universitas Telkom yang terbagi menjadi 7 Fakultas. Diperoleh sebesar 88,5% pasar potensial, 89% pasar tersedia, dan perusahaan membidik sebesar 0,8% pasar sasaran dari pasar tersedia. Analisis aspek teknis dan operasional dilakukan untuk mengetahui pengeluaran dan pemasukan selama usaha dijalankan. Hasil perhitungan pada aspek finansial menunjukkan bahwa nilai NPV sebesar Rp 20.740.592, IRR sebesar 12%, dan PBP selama 4,6 tahun. Usaha ini layak untuk dijalankan karena nilai IRR > MARR sebesar 4,28%. Pada penelitian ini, terdapat beberapa batas sensitivitas terhadap peningkatan biaya bahan baku, peningkatan biaya tenaga kerja, penurunan demand, dan penurunan harga penjualan. Selain itu terdapat pula risiko dari setiap aspek yang memiliki bobot masing-masing dan diperhitungkan sebesar 4,31% risiko yang mungkin terjadi selama berjalannya usaha ini. Kata kunci : analisis sensitivitas, NPV, IRR, PBP, MARR
Analisis Perancangan Bisnis Dan Kelayakan Pembukaan Cabang Wikana Konfeksi Di Daerah Bandung Raya Muhammad Fahmi Djatnika; Endang Chumaidiyah; Yudha Prambudia
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wikana Konfeksi merupakan sebuah perusahaan konfeksi yang memproduksi tiga jenis produk berupa kaos, kemeja, dan jaket. Tempat usaha eksisting Wikana Konfeksi terletak di Berlokasi di Jalan Sedap Malam Gang Nusa Indah Kesiman, Denpasar. Menurut Badan Pusat Statistik, Industri tekstil dan pakaian jadi telah menorehkan prestasi gemilang di kuartal pertama 2019 yaitu mencapai 18,98%, angka ini sejalan dengan meningkatnya permintaan dari Wikana Konfeksi setiap tahunnya. Dibalik permintaan yang terus meningkat, sumber daya yang terbatas membuat harga bahan baku kain di daerah Bali cenderung lebih mahal. Bandung merupakan daerah yang memiliki potensi pasar fashion dan memiliki harga bahan baku kain yang cenderung lebih murah, maka dari itu Wikana Konfeksi berencana untuk membuka cabang usaha baru di daerah Bandung Raya. Owner yang masih ragu akan keputusan ini menyebabkan diperlukannya analisis kelayakan perancangan usaha dengan memperhatikan aspek pasar, aspek teknis, aspek manajemen, dan aspek finansial. Setelah dilakukan perhitungan, didapatkan hasil bahwa rencana pembukaan cabang usaha Wikana Konfeksi di daerah Kabupaten Bandung layak dengan nilai NPV sebesar Rp 122.483.539, IRR sebesar 20,96%, dan PBP sebesar 4,32 tahun. nilai sensitivitas yang didapatkan sebesar 25,63% untuk perubahan material langsung, dan 75,80% untuk perubahan harga jual produk. Kata kunci : Analisis Kelayakan, NPV, PBP, IRR, Analisis Sensitivitas
Pengembangan Bisnis Usaha Rental Mobil Quta Rent Menggunakan Pendekatan Business Model Canvas (Bmc) Silalahi, Hendy; Idawicaksakti , Maria Dellarosawati; Prambudia, Yudha
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Quta Rent adalah sebuah perusahaan yangbergerak di bidang rental mobil di Bandung. Meskipunpasar di industri ini memiliki potensi yang besar, QutaRent mengalami penurunan pendapatan. Hal inimendorong perusahaan untuk mencari model bisnis yangtepat serta strategi baru guna meningkatkan operasionaldan menghadapi persaingan. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis strategi bisnis yang diterapkan olehQuta Rent dan memberikan rekomendasi strategi yangrelevan dengan menggunakan pendekatan Business ModelCanvas, analisis lingkungan bisnis, SWOT, dan pemetaanProfil Pelanggan. Tujuan akhirnya adalah agarperusahaan mampu bertahan dan unggul di tengahpersaingan. Metode yang digunakan dalam penelitian iniadalah analisis berdasarkan elemen-elemen dalamBusiness Model Canvas. Hasil penelitianmerekomendasikan perbaikan di semua elemen utama,dengan prioritas utama pada segmen pelanggan,kemitraan kunci, dan aliran pendapatan karena dianggapsebagai faktor risiko utama. Selanjutnya, perbaikan padaproposisi nilai, saluran distribusi, hubungan pelanggan,sumber daya kunci, aktivitas kunci, dan struktur biayamenjadi prioritas berikutnya. Kata Kunci ─Business Model Canvas, Rental Mobil, Analisis Lingkungan Bisnis, SWOT, Value Proposition
Perancangan Model Bisnis Toko Sembako Siswanto Menggunakan Metode Business Model Canvas dan Analisis SWOT Mufidah, Aulia Nisaul; Sulistyo, Budi; Prambudia, Yudha
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Toko Sembako Siswanto, sebuah usaha yangmenyediakan kebutuhan seharihari, telah berdiri sejak tahun2006. Bisnis ini mengalami perkembangan dari penjualaneceran ke grosir seiring berjalannya waktu. Namun, dalam tigatahun terakhir, toko ini mengalami penurunan pendapatanyang signifikan, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor sepertisumber daya manusia dan distribusi. Penelitian ini dilakukanuntuk mengevaluasi model bisnis saat ini dari Toko SembakoSiswanto dengan menggunakan pendekatan Business ModelCanvas. Data yang digunakan mencakup model bisnis saat iniyang diperoleh melalui wawancara dengan pemilik usaha danobservasi, data profil pelanggan yang diperoleh melaluiwawancara, dan data lingkungan bisnis yang diperoleh melaluistudi literatur. Informasi ini kemudian digunakan untukmelakukan analisis SWOT, yang menjadi dasar untukmerancang model bisnis yang baru. Beberapa rekomendasiperbaikan diajukan untuk Toko Sembako Siswanto. Salahsatunya adalah meningkatkan Customer Segment denganmenambahkan metode penjualan baru untuk memperluasjangkauan pelanggan. Perbaikan juga diperlukan dalam sistempelayanan toko, yang saat ini masih mengikuti pola tradisional.Dengan implementasi perancangan Business Model Canvasyang diusulkan, diharapkan Toko Sembako Siswanto dapatterus bersaing di pasaran dan meningkatkan pendapatanusahanya. Kata kunci— Sembako, Business Model Canvas, SWOT
Perbaikan Kualitas Air untuk Maksimasi Pertumbuhan Ikan Nila dengan Metode Eksperimental di Kolam Ikan Jalet Faqih, Muhammad Azhfar; Praptono, Budi; Prambudia , Yudha
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengatasipermasalahan dalam budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus)yang berkaitan dengan kualitas air kolam yang buruk, yangdapat menghambat pertumbuhan ikan dan menurunkanproduktivitas. Oleh karena itu, tujuan utama penelitian iniadalah untuk memperbaiki kualitas air di kolam ikan Jaletdengan menggunakan teknologi aerasi, khususnya denganmesin aerator Resun LP 200, guna meningkatkan pertumbuhanikan nila serta profitabilitas budidaya. Metode eksperimenditerapkan dengan membandingkan dua kolam: satu kolamdilengkapi dengan aerator dan satu kolam tanpa aerator yangberfungsi sebagai kontrol. Parameter yang diukur meliputikualitas air, pertumbuhan ikan, dan profitabilitas usaha. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa penggunaan aerator secarasignifikan meningkatkan kualitas air, khususnya kadar oksigenterlarut (DO), stabilitas suhu, dan pH air. Data pertumbuhanmenunjukkan bahwa ikan di kolam aerator tumbuh lebih cepat,dengan berat rata-rata ikan mencapai 350 gram per siklusdibandingkan 300 gram pada kolam kontrol. Berdasarkan hasilpenelitian, penggunaan teknologi aerasi tidak hanyamemperbaiki kualitas air tetapi juga meningkatkanproduktivitas dan keuntungan usaha budidaya ikan nila.Penelitian ini merekomendasikan penerapan teknologi aerasipada skala yang lebih luas dalam industri budidaya ikan nilauntuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha. Kata kunci— ikan nila, kualitas air, teknologi aerasi,pertumbuhan ikan, produktifitas, profitabilitas
Business Design Of LPPD Platform At Pt. Telekomunikasi Indonesia Tbk Directorate Of Digital Business Wiryatama, I Made Ardy; Chumaidiyah, Endang; Prambudia, Yudha
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract—Telkom Indonesia company's digital business directorate was developing digital solution applications. Among the tribes utilized as research objects is the smart city, which are solutions for the government named E-LPPD particularly in the implementation of government at the district, city, and provincial levels. E-LPPD aims to digitize the process to improvement. However, designing this business necessitates the study of various factors, including market factors, technical factors, and financial factors, which are covered in the business feasibility analysis and sensitivity analysis. The market analysis determines the estimated market demand for new, existing, and target markets. Business processes, company procedures, human resources, platform design in the form of prototype dashboards and mockups, and other components of information system design require technical considerations. In the financial element, which covers business feasibility study and sensitivity analysis, the net present value (NPV), payback period (PBP), and internal rate of return (IRR) are calculated (IRR). The company received an estimated market demand of 198 target markets throughout Indonesia. Based on the results, the business was viable, with a net present value (NPV) of Rp 216,231,494, an internal rate of return (IRR) of 18,8 percent, and a payback period (PBP) of 3 years and three months. Keyword—feasibility, sensitivity analysis, website design
Perancangan Usulan Model Bisnis Pada Raul Coffee Dengan Menggunakan Pendekatan Business Model Canvas Pratama, Muhammad Ilham; Aryani, Sinta; Prambudia, Yudha
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Raul Coffee merupakan kedai kopi yang berada di Kota Bandung. Permasalahan yang terjadi di Raul Coffee terdapat pada penurunan pendapatan, oleh karena itu dilakukan evaluasi model bisnis pada Raul Coffee dengan menggunakan pendekatan business model canvas. Pertama yang dilakukan adalah wawancara dengan owner dari Raul Coffee untuk mendapatkan model bisnis canvas eksisting, yang dimana terdapat permasalahan pada blok channels, key activities, key partnership, dan value proposition. Selanjutnya melakukan wawancara kepada konsumen dari Raul Coffee sebanyak 15 orang untuk mendapatkan customer profile. Kemudian yaitu menganalisis lingkungan bisnis dengan menggunakan data dari studi literatur yang bertujuan untuk menganalisis peluang dan ancaman. Setelah mendapatkan data tersebut tahap keempat akan dilakukan analisis SWOT kemudian tahap kelima membuat value proposition canvas untuk mencocokan antara value map dengan customer profile pada Raul Coffee. Hasil dari perancangan model bisnis usulan pada Raul Coffee terdapat penambahan diciptakan menu bundling, diusulkan menambah supplier gelas plastik, diciptakan menu minuman baru, menjadikan dapat membawa makanan dari luar dan tagline : coffee and friends are the perfect blend, menambahkan shopee food, tiktok dan kolaborasi dengan brand makanan, dan cost structure yaitu untuk instagram dan tiktok ads, biaya pembuatan menu baru dan biaya kolaborasi.Kata kunci— raul coffee, business model canvas, customer profile, analisis lingkungan bisnis, SWOT
Perancangan Usulan Perbaikan Proses Bisnis Optik Cicendo Dengan Menggunakan Metode Business Process Improvement Dwilenda, Judith; Chumaidiyah, Endang; Prambudia, Yudha
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Optik Cicendo merupakan sebuah gerai kacamata yang berdiri sejak Agustus tahun 1971. Produk dari usaha ini, yaitu Frame dan lensa kacamata. Proses bisnis usaha ini masih tergolong belum optimal. Adapun cara dalam mengatasi masalah tersebut yaitu memperbaiki proses bisnisnya. Metode yang dilakukan dalam perbaikan proses bisnis ini adalah Business Process Improvement (BPI). Metode BPI berfokus untuk membantu suatu usaha menciptakan inovasi atau inisiatif baru demi meningkatkan performansi suatu proses bisnis eksisting. Tahapan dilakukan mulai dari pengumpulan data. Selanjutnya tahapan perancangan yang bertujuan untuk mendapatkan understanding about the process, dengan cara meneliti waktu siklus eksistingnya lalu mengelompokkan aktivitasnya berdasarkan RVA, BVA, dan NVA, yang disertai dengan menghitung EWS (Efisiensi Waktu Siklus) proses bisnis eksisting. Selanjutnya menyederhanakan aktivitas proses bisnis eksisting dengan streamlining. Selanjutnya, melakukan validasi untuk memastikan rancangan usulan tersebut sesuai dengan requirement usaha ini. Dilanjutkan dengan melakukan tahapan measurements and controls dengan menghitung EWS usulan. Didapatkan pengurangan aktivitas yang terjadi dari 12 aktivitas menjadi 10 aktivitas. Terjadi juga pengurangan total waktu siklus yang awalnya sebesar 118 menit berkurang menjadi sebesar 74,5 menit dengan peningkatan persentase EWS dari 65.25% menjadi sebesar 67.79%. Hal ini menunjukkan bahwa proses bisnis usulan layak untuk diterapkan karena terbukti lebih cepat dan efisien.Kata kunci— proses bisnis, business process improvement, waktu siklus
Perancangan Bisnis dan Kelayakan Pembukaan Fasilitas Produksi Konfeksi Adi Jaya Makmur di Daerah Bandung Raya Gunawan, Ahmad Izzan; Chumaidiyah, Endang; Prambudia, Yudha
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Konfeksi Adi Jaya Makmur (AJM) merupakan konfeksi berskala home industry yang menyediakan alat pelindung pekerja manufaktur seperti sarung tangan, masker, dan jasa pembuatan busana. Tempat produksi eksisting berlokasi di Jalan Sangkuriang, Kota Cimahi berdiri sejak 2008. Kemampuan dalam memenuhi permintaan tidak diseimbangkan dengan tren permintaan karena kurangnya mesin dan tenaga kerja. Fasilitas produksi eksisting kesulitan menambah alat produksi serta area penyimpanan karena keterbatasan area produksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang usaha dan melakukan studi kelayakan fasilitas produksi baru berdasarkan aspek pasar, teknis, finansial, serta meninjau tingkat sensitivitas pembukaan fasilitas produksi baru Konfeksi AJM. Dalam proses perancangan dilakukan peninjauan melalui aspek pasar, aspek teknis dan operasional, serta aspek finansial. Pada aspek pasar dilakukan metode peramalan untuk mendapatkan permintaan pada tahun 2023 yang diproyeksikan hingga tahun 2027. Aspek teknis meninjau mengenai kebutuhan tenaga kerja, mesin, layout bangunan dan pemilihan lokasi menggunakan metode factor rating. Hasilnya tempat fasilitas baru terpilih berada di Kopo. Investasi layak dijalankan ditinjau dari aspek finansial. NPV untuk periode analisis selama 5 tahun sebesar Rp210.510.905,01 dapat dikatakan layak karena >0. Nilai IRR yaitu 22,52% > dari nilai MARR sebesar 8%. PBP selama 4,3 tahun atau empat tahun tiga bulan. Nilai BCR yaitu 1,21 > 1 artinya investasi menguntungkan.Kata kunci- perancangan bisnis, studi kelayakan, NPV, IRR, PBP, sensitivitas