Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGENALAN QRIS SEBAGAI STRATEGI DIGITALISASI SISTEM PEMBAYARAN PADA UMKM DESA BATAH BARAT Moh. Soleh; Husnul Khotima; Dinar Chintya Dewi; Halisa; Sherly Anantha Dwi Tjahja
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/dqj0vf37

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan signifikan dalam sistem pembayaran, termasuk pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Digitalisasi pembayaran menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan efisiensi transaksi, keamanan, serta daya saing UMKM. Salah satu inovasi yang diperkenalkan oleh Bank Indonesia adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sistem pembayaran non tunai berbasis kode QR yang terintegrasi secara nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan QRIS sebagai strategi digitalisasi sistem pembayaran pada UMKM di Desa Batah Barat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan pengabdian kepada masyarakat yang meliputi observasi lapangan, sosialisasi, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan 15 pelaku UMKM yang bergerak di berbagai bidang usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan UMKM di Desa Batah Barat dalam menerapkan QRIS masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan literasi digital pelaku usaha, faktor usia yang relatif lanjut, serta rendahnya pemahaman konsumen terhadap sistem pembayaran digital. Selain itu, kebiasaan masyarakat yang masih mengandalkan transaksi tunai menjadi hambatan utama dalam adopsi QRIS. Meskipun demikian, kegiatan sosialisasi yang dilakukan mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran awal pelaku UMKM mengenai manfaat QRIS, seperti kemudahan transaksi, keamanan pembayaran, dan pencatatan keuangan yang lebih tertib. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan QRIS di Desa Batah Barat memerlukan pendekatan bertahap, pendampingan berkelanjutan, serta dukungan dari pemerintah desa dan lembaga terkait agar digitalisasi sistem pembayaran dapat berjalan secara efektif dan berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal.
KONSULTASI BANTUAN HUKUM GRATIS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT DESA BATAH BARAT Moh. Soleh; Ariska Mirandany; Vina Andriyana; Khoirunisa’ Rofikho
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/spej0020

Abstract

Akses terbatas terhadap layanan hukum dan rendahnya literasi hukum tetap menjadi tantangan utama bagi komunitas pedesaan di Indonesia. Banyak masalah hukum seperti sengketa tanah, konflik warisan, dan perjanjian perdata seringkali tidak terselesaikan karena kurangnya pemahaman dan ketakutan terhadap biaya hukum. Studi ini bertujuan untuk memperkenalkan konsultasi bantuan hukum gratis sebagai upaya meningkatkan kesadaran hukum di kalangan warga Desa Batah Barat melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (KKN). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan pengabdian kepada masyarakat, termasuk observasi lapangan, sesi konsultasi hukum, bantuan, dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan warga yang berkonsultasi terutama mengenai sengketa tanah dan masalah hukum perdata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsultasi bantuan hukum gratis secara signifikan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hak dan kewajiban hukum, mendorong penyelesaian sengketa secara hukum, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya dokumentasi hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program konsultasi hukum gratis efektif sebagai strategi pendidikan hukum awal dan harus terus didukung untuk memperkuat kesadaran hukum dan akses ke keadilan di daerah pedesaan.
EDUKASI PRIVASI TUBUH ANAK SEKOLAH DASAR DENGAN PENDAKATAN BERMAIN EDUKATIF Moh. Soleh; Nabilah Naurah Salsabila; Akhrianil Hami Maisuroyya; Agung Widodo; Isnita Widyur Rahmah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/5cr3r455

Abstract

Kekerasan seksual pada anak sekolah dasar merupakan permasalahan serius yang membutuhkan upaya pencegahan sejak dini, terutama karena rendahnya pemahaman anak mengenai privasi tubuh dan batasan sentuhan yang aman. Anak usia sekolah dasar masih berada pada tahap perkembangan operasional konkret, sehingga memerlukan pendekatan pembelajaran yang melibatkan pengalaman langsung, media visual, dan aktivitas yang menyenangkan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak mengenai privasi tubuh, mengenali bagian tubuh yang bersifat privat, membedakan sentuhan yang aman dan tidak aman, serta menumbuhkan keberanian anak untuk melaporkan perlakuan yang tidak pantas kepada orang dewasa yang dipercaya. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif berbasis bermain (play-based learning) yang dilaksanakan melalui asesmen awal, penyampaian materi dengan bahasa sederhana, kegiatan bernyanyi dan bergerak menggunakan lagu edukatif, serta praktik langsung menggunakan media gambar tubuh anak dengan stiker tanda silang dan centang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran anak terhadap perlindungan tubuh setelah mengikuti edukasi. Anak mampu menyebutkan bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain, yaitu mulut, dada, kemaluan, dan pantat, serta memahami bahwa bagian tubuh lain seperti tangan dan kaki boleh disentuh dalam kondisi tertentu yang aman. Pendekatan bermain edukatif melalui lagu, gerakan, dan media visual membantu anak mengingat materi dengan lebih mudah dan menciptakan suasana belajar yang aman serta menyenangkan. Selain peningkatan pemahaman kognitif, anak juga menunjukkan keberanian untuk mengatakan “tidak” dan menyampaikan ketidaknyamanan kepada orang tua atau guru. Pembahasan hasil menunjukkan bahwa keterlibatan aktif anak dalam proses pembelajaran mendukung perkembangan emosional dan sosial anak, sehingga edukasi privasi tubuh dengan pendekatan bermain edukatif efektif sebagai strategi preventif dalam upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak sekolah dasar.
MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI DAUR ULANG LIMBAH PLASTIK MENJADI PRODUK KERAJINAN Moh. Soleh; Ilham Binsar Sinaga; Atma Bagus Wibowo; Moh. Taufik Hidayat
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/d3nfbg50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kegiatan daur ulang limbah plastik dapat meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya permasalahan limbah plastik di lingkungan sekolah serta pentingnya menumbuhkan kreativitas dan kepedulian lingkungan sejak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian sebanyak 20 siswa kelas IV SD Negeri Petompon 02 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan pembelajaran berbasis proyek daur ulang limbah plastik menjadi produk kerajinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa yang meliputi kelancaran dalam menghasilkan ide, keluwesan dalam memecahkan masalah, serta orisinalitas dan elaborasi dalam menciptakan karya. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan sikap kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan demikian, pembelajaran berbasis daur ulang limbah plastik tidak hanya efektif dalam meningkatkan kreativitas, tetapi juga dapat digunakan sebagai sarana pendidikan karakter dan kesadaran ekologis bagi siswa sekolah dasar.
DEMONSTRASI PEMBUATAN RODENTISIDA NABATI DI DESA KARANGANYAR UNTUK MEMBASMI HAMA TIKUS DI SAWAH Moh. Soleh; Asrul Ratna Muflikhah Sari; Adi Rahman; Fara Zahroh Azizah; Ahmad Faril Ainur Khafi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/esrevx58

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilaksanakan di Desa Karanganyar, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, sebagai upaya mengatasi permasalahan serangan hama tikus sawah yang menyebabkan penurunan hasil produksi padi. Selama ini, petani masih banyak menggunakan rodentisida kimia sintetis yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan manusia, serta organisme non-target. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan demonstrasi pembuatan dan pemanfaatan rodentisida nabati berbahan dasar umbi gadung (Dioscorea hispida) sebagai alternatif pengendalian hama yang ramah lingkungan dan berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui kegiatan workshop dan demplot partisipatif yang melibatkan petani, aparatur desa, dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata. Kegiatan meliputi sosialisasi mengenai perbandingan rodentisida kimia dan nabati, praktik langsung pembuatan rodentisida dari umbi gadung, serta aplikasi produk pada lahan sawah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengolah bahan nabati lokal menjadi rodentisida yang efektif, mudah digunakan, dan berbiaya rendah. Petani juga menunjukkan antusiasme tinggi dan kesiapan untuk mengaplikasikan rodentisida nabati secara mandiri. Pemanfaatan umbi gadung sebagai rodentisida nabati berpotensi mengurangi ketergantungan petani terhadap bahan kimia sintetis serta mendukung penerapan pertanian berkelanjutan di Desa Karanganyar.