Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

The Role of Transactional Leadership on Work Engagement and Workload as a Moderator for Business Process Outsourcing Company Raden Ajeng Claudia Yessie Dewi Sekartaji; Indrayanti, Indrayanti
International Journal of Social Science and Business Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijssb.v9i1.69992

Abstract

Startup companies are looking at Business Process Outsourcing to help provide employees quickly and with quality. If the company holds it themselves, there will be many costs involved in the selection process. Companies in this business themselves are ultimately required to be able to maintain work engagement even though they have a high workload. This research aims to look at the role of transactional leadership in the work engagement of business process outsourcing employees with workload as a moderator. This research is quantitative research with a survey method. This research involved one hundred twenty employees at a business process company. Data were analyzed using PLS SEM 4.0. The research results show that, in general, workload is proven to moderate the relationship between transactional leadership and work engagement. Individuals who perceive their workload as low will have high work engagement if their transactional leadership is high. Meanwhile, individuals who perceive their workload as high have no difference in their perception of high or low transactional leadership and high or low work engagement. The study emphasizes balancing workload and leadership style in BPO settings. Transactional leadership enhances engagement under manageable workloads, but its effect weakens in high-pressure environments, indicating the need for alternative strategies.
Pelatihan Prosedur Pemeriksaan Aspirasi Jarum Halus (AJH) Sebagai Peningkatan Layanan di Kucala Medical Centre (KMC) Yogyakarta Widuri, Asti; Indrayanti, Indrayanti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i3.5466

Abstract

Aspirasi jarum halus (AJH) merupakan langkah diagnostik berupa prosedur pengambilan sampel dari sel tubuh dengan jarum untuk pemeriksaan laboratorium. AJH dapat membantu proses diagnosis suatu penyakit, menyingkirkan kemungkinan suatu penyakit, dan menilai perkembangan penyakit dalam proses pengobatan. Tehnik pemeriksaan AJH cukup aman, murah, dapat dipercaya dan resiko komplikasi kecil, dengan catatan harus dilakukan oleh operator dan dinilai oleh ahli sitologi yang berpengalaman. Pemeriksaan AJH dapat dilakukan pada pasien rawat jalan dengan resiko yang sangat kecil. Kucala Medical Center (KMC) memberikan pelayanan konsultasi dan deteksi dini keganasan pada wanita, akan tetapi kemampuan tenaga medis melakukan prosedur AJH belum standar untuk semua tenaga medis. Pelatihan prosedur pemeriksaan AJH diharapkan dapat meningkatkan layanan KMC dengan cara 1. Focus group discussion indikasi dan prosedur pemeriksaan AJH dengan dokter ahli Patologi Anatomi dan pembuatan standar operating procedure (SOP) 2. Hands on teknik pengambilan Aspirasi Jarum Halus sesuai dengan prosedur 3. Hands on pembuatan apusan dan pengiriman sampel AJH. Luaran yang dihasilkan pada program pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dokter KMC dalam prosedur pemeriksaan AJH dan video prosedur untuk sarana pembelajaran dan promosi.
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Tenaga Kerja, Pemasaran, dan Branding Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Bakpia Safe Melalui Digital Marketing Hidayati, Titiek; Indrayanti, Indrayanti; Halimatusa'diyah, Thoharoh
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.14230

Abstract

Salah satu faktor pendukung pembangunan ekonomi pedesaan adalah sumber daya manusia. Masalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja mudah ditemukan di industri rumahan dan industri kecil dan menengah. Berdasarkan pengamatan, diketahui bahwa banyak pekerja yang melakukan proses kerja yang tidak ergonomis, yaitu berdiri dan duduk dalam waktu yang lama selama proses produksi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi pekerja di UMKM dan pengembangan kompetensi tentang pemasaran dan branding usaha. Subjek dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM Bakpia Safe di desa Bangunjiwo, Kabupaten Bantul dengan 30 peserta. Intervensi dengan penyuluhan dan pelatihan dalam bentuk praktik langsung dalam menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja dan dievaluasi dengan kuesioner dan pengamatan. Edukasi tentang kesehatan kerja yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan dan permasalahan terkait kesehatan dan keselamatan kerja yang menurun. Edukasi tentang pemasaran dan branding usaha dapat membantu UMKM dalam meningkatkan pengetahuan yang dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan.
Herbs issue with knowledge, attitudes, and behavior Bangunjiwo Cadres in Bantul Indrayanti, Indrayanti; Hidayati, Titiek; Haris, Tauranaswa Farrelabhista Putra; Pradhana, Muhammad Ilham Satya; Amal, Muhammad Ikhlasul
Science Midwifery Vol 13 No 4 (2025): October: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i4.2092

Abstract

The use of herbs as part of traditional health efforts is still widely in demand by the community, so the role of health cadres is needed in providing appropriate education. This study aims to analyze the effect of training on the knowledge, attitudes, and behavior of health cadres at Kasihan I Health Center regarding the use of herbs. The research method used was quantitative with a pre-experimental one group pretest-posttest design. The results of the analysis showed that training had a positive effect on increasing knowledge and changing the behavior of cadres in the use and counseling of herbs. Training had a significant effect on the attitudes (p = 0.00) and behavior (p = 0.002) of health cadres about herbs. However, the effect on attitudes was not statistically significant. These findings indicate the importance of strengthening the affective aspect in training programs so that changes in attitudes occur in line with increased knowledge and behavior.
Optimalisasi Peran Kader dalam Promosi Pencegahan Penyakit Tidak Menular Melalui Manajemen Kunjungan Rumah Retno Intening, Vivi; Rianita Elfrida Sinaga, Mei; Listyaningsih, Enik; Indrayanti, Indrayanti; Isnanto, Isnanto
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i2.768

Abstract

Peningkatan Penyakit Tidak Menular (PTM) dikaitkan dengan perubahan gaya hidup yang disebabkan oleh modernisasi, urbanisasi, globalisasi, dan pertumbuhan penduduk yang berkembang sangat pesat. Faktor risiko terjadinya PTM termasuk merokok, kurang olahraga, pola makan yang tidak sehat, dan konsumsi alkohol. Perubahan fisiologis dalam tubuh manusia yang disebabkan oleh faktor risiko ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kolesterol darah tinggi, dan obesitas. Selain itu, PTM terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama, sehingga perawatan terus menerus diperlukan. 70% kematian di seluruh dunia disebabkan oleh PTM, termasuk Indonesia, penyakit diabetes melitus dan hipertensi adalah penyebab kematian paling utama. Perlu strategi dan inovasi dalam pelaksanaan promosi pencegahan PTM. Peran kader kesehatan yang dioptimalkan untuk melaksanakan promosi pencegahan PTM melalui manajemen kunjungan rumah merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan di masyarakat. Tujuan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk mengoptimalkan peran kader dalam promosi pencegahan PTM melalui kunjungan rumah. Metode pengabdian dilaksanakan dengan strategi pemberdayan kader dengan tahapan pelatihan kader, focus group discussion, implementasi manajemen kunjungan rumah, dan evaluasi. Dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan bersama 30 kader kesehatan, didapatkan hasil peningkatan pengetahuan kader 76,6%, dan 100% kader melaksanakan promosi pencegahan PTM dalam rangkaian kegiatan manajemen kunjungan rumah. Pemberdayaan kader dapat memotivasi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat untuk melakukan tindakan promotif dan pereventif sebagai upaya pencegahan PTM terutama hipertensi dan diabates melitus.
Black Cumin Seeds Extract Increase Lymphocyte Activity in IFN-γ Secretion in Sprague Dawley Rat (SD) Induced by Dimethylbenzantracene Akrom, Akrom; Hidayati, Titiek; Sagiran, Sagiran; Indrayanti, Indrayanti
Indonesian Journal of Cancer Chemoprevention Vol 10, No 3 (2019)
Publisher : Indonesian Society for Cancer Chemoprevention

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14499/indonesianjcanchemoprev10iss3pp140-148

Abstract

Interferon-gamma (IFN-γ) is one of the central cytokines in the anti-carcinogenesis immune response. Black cumin seeds (BCS) have an active content of thymoquinone and unsaturated fatty acids with biological activity as immunomodulators. This study aimed to determine the effect of administration of BCS extract on IFN-γ secretion activity by DMBA-induced SD rat lymphocytes. In vivo experimental study on DMBA-induced SD rats, BCS extract was given with three doses for two weeks before being induced and five weeks during DMBA induction. IFN-γ levels in lymphocyte culture supernatants were determined by the ELISA method. The difference in IFN-γ levels between groups was analyzed by ANOVA test, the significance of 95%. The results showed that administration of BCS extract for 14 days did not affect cellular composition toward the edge of the test animal. BCS extract can increase IFN-γ secretion activity by DMBA-induced SD rat lymphocytes.Keywords: black cumin seed, IFN-γ; DMBA: immunomodulator, carcinogenesis.
The Role of Psychological Empowerment in Mediating the Relationships between Flexible Working Arrangements and Innovative Work Behavior Indrayanti, Indrayanti
Jurnal Ilmu Perilaku Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Perilaku
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jip.8.1.1-21.2024

Abstract

In today's dynamic work environment, the rise of flexible working arrangements and psychological empowerment has sparked a keen fascination with exploring how these new approaches drive employee innovation. This study examines the role of psychological empowerment in mediating the relationship between flexible work arrangements and innovative work behavior. A quantitative approach was used with a cross-functional method. A total of 255 employees in Indonesia took part in the research by filling in instruments via Google Forms. The convenience sampling technique was implemented in this study, focusing on those with at least one year of experience in organizations with hybrid or flexible work designs. Data were analysed using SMART PLS 4.0. The results showed that psychological empowerment fully mediated the relationship between flexible work arrangements and innovative work behavior. These findings suggest that organizations should focus on designing flexible work arrangements that encourage psychological empowerment in individuals, which may ultimately lead to increased innovative work behavior.
MEWUJUDKAN REMAJA MERDEKA FINANSIAL DENGAN PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL DALAM KEGIATAN BIMBINGAN REMAJA USIA SEKOLAH Royanti, Nur Ika; Indrayanti, Indrayanti; Amalia, Nurul
BESTIKOM Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2025)
Publisher : Bestikom: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang diprakarsai oleh Kantor Urusan Agama (KUA), bertujuan untuk memberikan bekal kepada para remaja terkait kecakapan hidup (life skill), menunda usia perkawinan, dan kesehatan reproduksi. Salah satu dampak negatif media sosial yaitu tekanan dari teman sebaya yang mengakibatkan remaja merasa takut ketinggalan atau Fear of Missing Out (FOMO) dan rasa insecure semakin meningkat. Perilaku tersebut dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku konsumtif yang mengganggu kesehatan keuangan. Literasi keuangan menjadi essential life skill bagi setiap orang termasuk remaja sehingga diadakan kegiatan BRUS dengan materi “Side Hustle dengan Media Digital untuk Generasi Muda Menuju Merdeka Finansial dalam Kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS)” di SMA N 1 Pekalongan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan literasi keuangan remaja sebesar 89.59%. Dengan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat menjadi bekal bagi para peserta dalam mengatur keuangan sehingga mereka mampu belajar memprioritaskan pengeluaran dan mengelola uang dengan bijak serta dapat menambah penghasilan dengan pemafaatan media digital.
Peningkatan Akurasi Algoritma KNN dengan Seleksi Fitur Gain Ratio untuk Klasifikasi Penyakit Diabetes Mellitus Indrayanti, Indrayanti; Sugianti, Devi; Al Karomi, M. Adib
IC Tech: Majalah Ilmiah Vol 12 No 2 (2017): IC Tech: Majalah Ilmiah Volume XII No. 2 Oktober 2017
Publisher : P3M Institut Widya Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v12i2.3

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit kronis yang mematikan. Penyakit yang juga dikenal dengan nama penyakit kencing manis ini terjadi akibat kadar glukosa di dalam darah terlalu tinggi. Diabetes Mellitus banyak diteliti di banyak negara pada saat ini karena peningkatan penderita yang banyak dan sangat mengkhawatirkan. Menurut WHO saat ini lebih dari 246 juta jiwa menderita diabetes dan diperkirakan akan meningkat menjadi 380 juta jiwa pada tahun 2025 apabila tidak dilakukan penanganan yang serius. Dibetes menyebabkan penyakit lain / komplikasi yang setiap tahunya mengakibatkan kematian hingga 3,8 juta jiwa. Data mining merupakan kegiatan menemukan sebuah pola, aturan dan pengetahuan baru dari sebuah dataset. Salah satu fungsi mayor data mining adalah klasifikasi. KNN merupakan salah satu algoritma klasifikasi data mining terbaik dan banyak digunakan. Algoritma KNN bekerja dengan cara menghitung kedekatan data testing dengan keseluruhan data training. K dalam KNN merupakan variabel jumlah tetangga terdekat yang akan diambil untuk proses klasifikasi. Jumlah K=1 akan membuat hasil klasifikasi terasa kalu karena hanya memperhitungkan satu tetangga terdekat atau satu record karakteristik data terdekat. Sedangkan jumlah K yang terlalu banyak akan menghasilkan klaasifikasi yang samar. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan disimpulkan bahwa penggunaan algoritma seleksi fitur gain ratio dapat meningkatkan akurasi dari klasifikasi penyakit diabetus mellitus dengan menggunakan algoritma knn. Adapun kenaikan akurasi tertinggi didapatkan pada nilai treshold 0,152 dengan hanya mempertahankan 4 atribut dari keseluruhan 8 atribut data
PENENTUAN METODE KLASIFIKASI MENGGUNAKAN ALGORITMA KNN UNTUK PENERBITAN SURAT KEPUTUSAN SERTIFIKASI GURU Risqiati, Risqiati; Indrayanti, Indrayanti; Darmawan, Arief Soma
IC Tech: Majalah Ilmiah Vol 14 No 1 (2019): IC Tech: Majalah Ilmiah Volume XIV No. 1 April 2019
Publisher : P3M Institut Widya Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v14i1.52

Abstract

Guru merupakan ujung tombak dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang diberi tanggung jawab untuk mendidik, membimbing, mengajar, mengarahkan, melatih, menilai, mengevaluasi peserta yang didiknya, agar peserta didik dapat mengembangkan potensinya di masa depan. Seorang guru professional bisa diukur dari sertifikasi pendidikan yang didapat dari sertifikasi guru. Sertifikasi guru adalah bukti formal pengakuan seorang guru professional yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja dari mata pelajaran yang diampunya. Untuk membantu pihak dinas pendidikan dalam menentukan guru yang bisa mendapatkan pencairan SK sertifikasi guru, maka akan menggunakan algoritma K-NN yang dimana algoritma K-NN adalah algoritma yang menghitung berdasarkan jarak antar satu data dengan data yang lain.