Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Embrio

PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI AIR LAUT DAN PUPUK KANDANG TERHADAP JAGUNG MANIS (Zea mays var. saccharata Sturt) Welly Herman; Fatimah Fatimah; Muhammad Helmi
Jurnal Embrio Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.713 KB) | DOI: 10.31317/embrio.v12i1.511

Abstract

Penelitian tentang pengaruh konsentrasi air laut jenis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis (Zea mays var. saccharata sturt) panen ini dilaksanakan di Lahan Kering Kelurahan Kalumbuk, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat percobaan berlangsung dari Oktober 2018 – Januari 2019.Tujuan dari percobaan ini untukmengetahui pengaruh konsentrasi air laut terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi air laut dan faktor kedua adalah jenis pupuk kandang. Faktor pertama terdiridari 3 tarafyaitu 0 ppm atau 0 ml/l air, 1000 ppm atau 1 ml/l air dan 1500 ppm atau 1,5 ml/l air.Faktor kedua adalah jenis pupuk kandang ayam yakni dengan dosis 15 ton/ha dan pupuk kandang kambing dengan dosis 15 ton/ha. Hasil percobaan menunjukkan konsentrasi air laut dan jenis pupuk kandang terdapat Pengaruh konsentrasi air laut terhadap tinggi tanaman, umur muncul bunga betina dan umur muncul bunga jantan jagung manis pada konsentrasi 0 ppm
EFEK URIN SAPI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) DI PRE-NURSERI Welly Herman
Jurnal Embrio Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.406 KB) | DOI: 10.31317/embrio.v12i2.614

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan dari bulan September 2018 sampai Januari 2019 di Lubuk Minturun, Kota Padang. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan pengaruh pertumbuhan bibit kakao di pre-nurseri dengan pemberian interaksi Urin Sapi dan Pupuk NPK terhadap pertumbuhan bibit Kakao di pre-nurseri. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dalam bentuk faktorial. Faktor pertama NPK dengan taraf perlakuan yaitu 0 gram/polybag, 20 gram/polybag, 40 gram/polybag, dan faktor kedua urin sapi dengan taraf perlakuan, yaitu : 0 ml/l air, 20 ml/l air, 40 ml/l air, 60 ml/l air. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Selanjutnya data hasil pengamatan dianalisis jika berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji DMRT taraf 5% atau 1%. Untuk parameter tinggi tanama bibit, jumlah helaian daun, panjang akar, berat basah tajuk dan bibit siap salur ke main nursery. Hasil penelitian diperoleh hasil interaksi terbaik pada pemberian pupuk NPK dengan dosis 20-40 gram/polybag dan konsentrasi urin sapi 0 ml/l air dapat menunjang pertumbuhan bibit kakao di pre-nurseri yaittu jumlah daun dan berat basah tajuk sedangkan untuk penggunaan pemberian pupuk NPK dengan dosis 40 gram/polybag dapat mempengaruhi panjang akar bibit kakao.
KETERSEDIAAN HARA POSFOR DENGAN PENAMBAHAN BIOCHAR PADA ENTISOL PESISIR PANTAI Welly Herman; Wuri Prameswari
Jurnal Embrio Vol 11 No 02 (2019): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.454 KB) | DOI: 10.31317/embrio.v11i02.469

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh biochar yang tepat agar dapat menyediakan unsur posfor pada tanah Entisol pesisir pantai. Penelitian ini telah dilaksanakan Kelurahan Beringin Raya Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu dan analisis sampel tanah dilakukan di Laboratorium Teknik Lingkungan Universitas Andalas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan (O) 0 % Biochar tempurung kelapa + 0 % Kompos titonia, (A) 75 % Biochar tempurung kelapa + 25 % Kompos titonia, (B) 50 % Biochar tempurung kelapa + 50 % Kompos titonia, (D) 25 % Biochar tempurung kelapa + 75 % Kompos titonia. Pengamatan dilakukan terhadap Posfor (P-tersedia) pada tanah menggunakan metode Bray 2 dan pH tanah menggunakan metode elektroda gelas pH meter. Pengamatan dilakukan terhadap tanah awal dan tanah setelah inkubasi dengan biochar. Dari hasil penelitian diperoleh adanya peningkatan terhadap pospor dengan penggunaan biochar terhadap tanah Entisol dari 2,428 ppm menjadi 2,813 ppm pada perlakuan 75 % Biochar tempurung kelapa + 25 % Kompos titonia.