Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK MELALUI PEMBIASAAN SHALAT BERJAMAAH DI MAS DARUSSALAM SENGKUBANG Sugiyanto, Sugiyanto; Ubabuddin, Ubabuddin; Risa, Risa
ILJ: Islamic Learning Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/iljjislamiclearningjournal.v2i3.1756

Abstract

The focus of this research are: planning, implementation and evaluation of Islamic education in shaping the discipline of students through the habituation of congregational prayer at MAS Darussalam Sengkubang Islamic Boarding School in Mempawah Regency. The research approach used is qualitative with a phenomenological paradigm. The type of research used in this research is field research (Field Research). The results of this study indicate that: 1) The planning of establishing the programme of establishing Dhuha and Fard prayers in congregation at MAS Darussalam Sengkubang Mempawah includes: a. The first submission of the idea, b. The welcome of the foundation and school administrators, c. The stages of maturation and stabilisation of the idea, d. The decision of establishing the idea. Decision-making on the determination of the idea. 2) The implementation of the programme of establishing Dhuha and Fard prayers in congregation at MAS Darussalam Sengkubang Mempawah shows: a. the realisation of the implementation of the programme, b. the content of activities in the programme, c. the method of providing guidance in the programme, d. the character values that are prioritised. Character values that are prioritised. 3) Evaluation of the Programme of Establishing Fard Prayers in congregation on the formation of Islamic character.
FENOMENA SOSIAL DALAM PENDIDIKAN DAN ISU-ISU SOSIAL BUDAYA Nova Riza; Marsiyeh, Marsiyeh; Ubabuddin, Ubabuddin
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol. 2 No. 2 (2024): Februari
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article explains social phenomena in education and socio-cultural issues. Social phenomena are all symptoms or events that can be observed and studied in social life or social science. Social phenomena are facts that emerge in society as a result of interactions between individuals or groups in society. Social culture is all the values ​​that apply in a society which are characteristics of the society itself. This means that social culture is a dynamic in society, including in education. This research study uses a literature review in which the literature is taken according to the subject matter and analyzed in depth so that conclusions and findings in the research can be drawn. Literature taken from books and journals.
STRATEGI PENANGGULANGAN KEKERASAN TERHADAP ANAK OLEH P3AP2KB DI KABUPATEN SAMBAS DENGAN PENDEKATAN PSIKOLOGI AGAMA Fitrianingsih, Fitrianingsih; Guntur, Guntur; Ubabuddin, Ubabuddin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sambas masih menjadi masalah serius yang memerlukan penanganan komprehensif. Disamping kekerasan terhadap perempuan, kekerasan terhadap anak juga masih menjadi permasalahan pelik di tengah masyarakat Kabupaten Sambas sebagai wilayah satelit kota yang memiliki transisi kebudayaan yang dinamis. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT untuk mengevaluasi strategi penanggulangan kekerasan terhadap anak oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), dengan mengintegrasikan pendekatan psikologi agama. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk memahami faktor internal dan eksternal yang memengaruhi efektivitas program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan psikologi agama dapat memperkuat strategi P3AP2KB melalui peningkatan kesadaran masyarakat dan perubahan perilaku berdasarkan nilai-nilai keagamaan. Keterlibatan tokoh agama dan pendidikan keagamaan diharapkan dapat mengurangi kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sambas. Hasil dari penelitian di lapangan dilihat dari pisau analisis SWOT bahwa dengan Strengths (kekuatan) yang dimiliki P3AP2KB hanya pada tataran program rutin sosialisasi pada masyarakat/warga mengenai kekerasan pada anak yang diharapkan dapat sedikitnya mengurangi kekerasan pada anak di Kabupaten Sambas meskipun masih adanya Weaknesses (Kelemahan) pada P3AP2KB yaitu kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM), yaitu jumlah pegawai Dinas sendiri secara kuantitatif bahkan kualitatif. tapi Dinas masih memiliki Opportunities (Peluang) dalam menanggulangi kekerasan pada anak di Kabupaten Sambas yaitu dengan masyarakat yang mulai pro-aktif dalam pelaporan kekerasan anak. Threats (Ancaman) yaitu faktor tidak menguntungkan pada petugas Dinas contohnya ada penolakan dari sebagian masyarakat/warga lain yang menolak sosialisasi yang di lakukan petugas Dinas dan sulitnya merubah pola pikir mereka dalam mendidik anak dengan benar.
Stunting Dalam Perspektif Islam Studi Analisis Qs. Al-Baqarah Ayat 233 Rahayu, Puspa; Ubabuddin, Ubabuddin; Ferawati, Dewi; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 02 (2021): Oktober 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v28i02.847

Abstract

Keluarga merupakan miniatur dari sebuah peradaban bangsa. Untuk itu, keluarga menjadi basis utama dan pertama dalam membentuk generasi yang Islami. Surah Al-Baqarah ayat 233 memberikan panduan yang komprehensif mengenai tanggung jawab orang tua dalam pengasuhan anak, khususnya dalam konteks menyusui. Kajian mengenai stunting dalam perspektif Islam studi analisis Qs. Al-Baqarah Ayat 233 dalam penelitian ini diharapakan bagian dari sebuah ikhtiar dalam memberikan edukasi dalam mencegah terjadinya stunting. Kajian ini difokuskan pada aspek 1) Bagaimana peran orang tua sebagai pendidik bagi anak berdasarkan perspektif QS: Al-Baqarah ayat 233. 2) Bagaimana relevansi teoritits pendidikan anak dalam Qur’an surat al-Baqaroh ayat 233 guna mencegah Stunting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitaitf, Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (Library Reseach) yang bersifat telaah konsep dan isi (content analysis). Adapun metode yang dipakai adalah book research atau studi kepustakaan yaitu survei terhadap buku-buku, jurnal, atau bahan-bahan bacaan yang berhubungan dengan masalah penelitian. Data primer dalam penelitian ini adalah kitab tafsir Al-Misbah, Ibnu Katsir, al-Qurtubi, Tafsir Munir, buku pendidikan Islam dan pendidikan dalam keluarga, sedangkah data sekunder dalam kajian ini yakni buku psikologi, makalah, maupun hasil penelitian. Pertama, peran orang tua sebagai pendidik bagi anak berdasarkan perspektif QS: Al-Baqarah ayat 233 diantaranya 1) Peran orang tua sebagai pendidik pertama bagi anak-anaknya haruslah membina jiwa keberagamaan anak sejak dini, 2) Orang tua berperan dalam mengembangkan potensi dan kreatifitas anak. Karena Allah telah memberikan naluri berupa menyayangi, mencintai, mendidik, dan memelihara anak-anaknya, 3) Orang tua memenuhi kebutuhan nutrisi dengan memberikan ASI kepada anak guna untuk mengembangkan kecerdasan otak anak, 4) Orang tua memberikan nafkah yang halal bagi anak. Kedua, relevansi teoritits pendidikan anak dalam Qur’an surat al-Baqaroh ayat 233 guna mencegah Stunting; pertama, aspek agama diantaranya, 1) pemilihan pasangan yang baik, 2) Mencegah Keturunan yang lemah,3) Meningkatkan Kualitas Generasi Penerus Bangsa, 4) Memberikan Nafkah yang Halal bagi Anak, 5) Menjadi Keluarga yang Sakinah, 6) Ayah Sebagai Pelindung, 7)Dukungan antara Ibu dan Ayah, 8) Jaminan Pahala dan Kehidupan yang Baik, 9)Mencegah Ketakutan Miskin pada Anak. Kedua, asek kecukupan gizi diantarnya: 1) Ketercukupan Gizi Ibu dan Bayi, 2) Pemberian MPASI pada Bayi, 3)Penyusuan Bayi oleh Ibunya, 4) Dukungan dari Ayah kepada Ibu, 5) Pemberian susu formula, 6) Penuhi Kebutuhan untuk Kecerdasan Anak,7) Pentingnya Stimulasi Anak, 8) Memberikan nafkah yang halal. Ketiga, aspek ekonomi diantaranya 1) Janji Allah bagi yang telah menikah, 2) Upaya ayah mencari nafkah untuk ibu dan bayi, 3) pendidikan. Keempat, aspek sosial diantaranya 1) Syi’ar pencegahan stunting berdasarkan al-Qur’an dan Hadist, 2)Mendorong amar ma’ruf nahi munkar,3)Jaminan pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat, 4) Sosialisasi dan tindakan pencegahan stunting.
The Creativity of Teachers Using Online Learning Media in Pandemic Covid-19 Nuraini, Nuraini; Suhari, Suhari; Awalia, Rubi; Herwani, Herwani; Ubabuddin, Ubabuddin
AT-TA'LIM Vol 30, No 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jt.v30i1.737

Abstract

Creativity is the potential of every individual that can be studied, processed, explored and developed for the better, not an innate talent and trait born in a person. In the implementation of learning, Creativity has an essential role in creating more active, fun, exciting learning and facilitates learning. Teacher creativity is the ability to find thoughts about ideas and ideas in solving a problem related to educational science. Creative teachers will continue to develop exciting learning to improve quality, improve materials, use methods, use media and manage classrooms. Especially during the current COVID-19 pandemic, a teacher is required to create exciting and fun learning. The Covid-19 pandemic that has occurred throughout the world, including Indonesia, involves implementing distance learning as instructed by the Ministry of Education and Culture to continue learning during this COVID-19 outbreak. Therefore, teachers at all levels of education must make new learning plans related to distance learning. Likewise, the teaching carried out at SMP Negeri 4 Subah, an area in the red zone of the spread of the COVID-19 outbreak, requires learning to be carried out online. This research was conducted at SMP Negeri 4 Subah with a qualitative approach or descriptive field research. The results show that teachers at SMP Negeri 4 Subah are ready to carry out online learning by utilizing media or applications that can support online learning to keep it exciting and fun, including using WhatsApp, Google Classroom, Google Form, Zoom Meeting, Email and other applications on when delivering subject matter, giving assignments and carrying out tests.