Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The relationship between mothers' knowledge of food nutrition and the incidence of stunting at the Padang Rubek community health center Apriani, Fitri; Satria, Orita; Susanti, Ita; Zakiyah4, Zakiyah; Aulia, Yulfa
Journal of Midwifery and Nursing Vol. 7 No. 3 (2025): September: Health Science
Publisher : Institute Of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jmn.v7i3.6558

Abstract

Nutritional problems in children in Indonesia are a crucial and complex public health issue, where optimal nutrition from an early age, especially during the first 1,000 days of life (HPK), is crucial to the quality of a child's growth and development. Various forms of malnutrition, such as undernutrition, severe malnutrition, and low birth weight, are still prevalent in many regions of Indonesia. This study aims to determine the level of mothers' knowledge about nutrition and its impact on stunting rates at the Padang Rubek Health Center in 2025. The type of research used in this study is quantitative research. The research design employs a cross-sectional approach. The study population consists of 297 mothers with infants. The sampling technique used in this study is accidental sampling, with a sample size of 75 individuals. Based on the results of the statistical test using the chi-square test, a p-value of 0.002 (p<0.05) was obtained, indicating a significant association between mothers' knowledge of food nutrition and the incidence of stunting. So, there is a significant association between mothers' knowledge of food nutrition and the incidence of stunting.
Edukasi cegah stunting sebelum genting untuk tumbuh kembang optimal di desa Padang Seurahet Aceh Barat Apriani, Fitri; Satria, Orita; Susanti, Ita; Zakiyah, Zakiyah; Aulia, Yulfa; Paiza, Nurul
Lebah Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i4.375

Abstract

Stunting di definisikan sebagai suatu keadaan di mana panjang atau tinggi badan anak berada lebih dari dua deviasi standar (SD) dibawah tinggi badan anak seusianya. Angka stunting pada anak lebih banyak ditemukan di wilayah pedesaan dibandingkan dengan perkotaan, meskipun secara umum prevalensinya telah mengalami penurunan. Perbedaan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor kompleks, meliputi aspek sosio-demografi dan ekonomi, serta sarana pelayanan kesehatan yang tidak merata, gizi yang tidak terpenuhi terutama pada ibu hamil dan balita serta rendahnya pengetahuan ibu terkait stunting. Tujuan dilakukannya pengabdian masayrakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait cegah stunting sebelum genting untuk optimalkan tumbuh kembang anak sehingga dengan pencegahan yang optimal dapat membantu mereduksi angka kejadian stunting di Indonesia khususnya di Aceh. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab pada bulan Juni 2025 dengan jumlah peserta yang ikut serta dalam kegiatan ini ada 15 orang yang terdiri dari para ibu dan kader yang ada di Desa Padang Seurahet. Sepanjang kegiatan berlangsung peserta antusias dan aktif menyimak serta ikut berdiskusi terkait materi yang menjadi tema pengabdian ini. Dari hasil pretest dan post test diketahui terdapat peningkatan tingkat pengetahuan peserta sebesar 55,3%. Stunting merupakan masalah Nasional yang masih terus menjadi fokus utama pemerintah dalam upaya penanganannya, pengetahuan ibu yang baik terkait stunting akan berpengaruh terhadap keputusan pemberian gizi yang cukup baik pada anak sehingga akan sangat membantu mencegah terjadinya stunting pada anak. Ibu dengan pengetahuan yang baik akan mampu mempertimbangkan segala kebutuhan gizi dalam jumlah yang cukup pada anak sehingga anak terpenuhi nutrisinya dan mampu tumbuh dan berkembang secara optimal.
Pelatihan dan Pendampingan UMKM Desa Cigugurgirang, dalam Perhitungan Harga Pokok Produksi Sumiyati, Sumiyati; Susanti, Ita; Hastuti, Hastuti; Rosmiati, Mia; Ruhana, Nafisah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3778

Abstract

Desa Cigugurgirang, terletak di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, memiliki populasi sekitar 14.869 jiwa dengan mayoritas penduduknya sebagai petani. Pertumbuhan ekonominya selain dari sektor pertanian juga didukung oleh sektor UMKM. UMKM di desa ini menghadapi berbagai tantangan antara lain keterbatasan modal, kurangnya inovasi, dan penggunaan teknologi informasi yang terbatas dalam pemasaran produk, keterbatasan tersebut berpengaruh terhadap penentuan harga pokok penjualan produk. Berdasarkan penelitian dan observasi, beberapa masalah yang dihadapi UMKM Desa Cigugurgirang antara lain kekurangan tenaga kerja, kurangnya inovasi produk, pengemasan yang sederhana, keterbatasan penguasaan teknologi informasi, dan pemasaran yang masih mengandalkan metode tradisional. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program PkM ini dilaksanakan dalam beberapa kegiatan pendampingan terhadap UMKM. Kegiatan tersebut antara lain fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan UMKM dalam perhitungan harga pokok produksi. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan wirausahawan UMKM dalam menentukan harga pokok produk, membuat foto produk yang menarik, serta memasarkan produk melalui media sosial. Kegiatan PkM ini menghasilkan peningkatan kompetensi dan keterampilan wirausahawan UMKM, meningkatkan daya saing produk, serta memperluas pasar melalui pemasaran online. UMKM yang terlibat sebanyak 18 sampai 20 pelaku UMKM yang ada di Desa Cigugurgirang. Luaran dari program ini adalah  buku saku penentuan harga pokok produksi, artikel ilmiah, poster, dan video kegiatan. Materi pelatihan disusun dalam bentuk modul untuk memandu peserta selama pelatihan, dan peserta yang memenuhi kualifikasi akan menerima sertifikat.
Pengembangan Grand Design Desa Wisata Bunga Cihideung Berbasis Asset Usages And Utilization Business Setyowati, Tri; Susanti, Ita; Yusuf, Moch.; Ramadhan, Gilang; Sugiama, A.Gima
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.3895

Abstract

Desa Cihideung sebagai desa wisata berbasis lingkungan dengan fokus pada tanaman hias, mengalami tantangan dalam mengembangkan potensi wisatawan dan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakatnya. Meskipun memiliki daya tarik alam yang menonjol dan potensi ekonomi yang besar, Desa Cihideung memiliki permasalahan diantaranya rendahnya jumlah kunjungan, durasi tinggal yang singkat, dan kurangnya diversifikasi pendapatan bagi petani tanaman hias. Permasalahan ini diperburuk oleh tidak ada perencanaan dan pengelolaan yang terstruktur dalam pengembangan bisnis desa wisata. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini mengimplementasikan pendekatan kualitatif yang melibatkan identifikasi masalah melalui Focus Group Discussion (FGD), survei, dan pelatihan. Tahapan ini bertujuan untuk menyusun grand design pengembangan Desa Wisata Bunga Cihideung dengan memanfaatkan aset secara optimal dan mengembangkan bisnis berbasis asset usage dan asset utilization. Kegiatan PkM ini meliputi identifikasi dan analisis masalah melalui FGD, penentuan rute perjalanan wisata, pelatihan bagi masyarakat desa, serta penyusunan grand design perencanaan dan pengembangan. Grand design yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi panduan strategis bagi pengembangan desa wisata yang berkelanjutan dan berpotensi meningkatkan minat kunjungan, lama tinggal, serta pendapatan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa Desa Cihideung memiliki potensi untuk berkembang sebagai desa wisata bunga berkelanjutan, dengan penekanan pada pengoptimalan aset dan pengembangan bisnis wisata yang terencana.
Research Trends in Project-Based Learning in Elementary Schools (2001-2024): Bibliometric Analysis Purwandari, Purwandari; Huriawati, Farida; Sarry, Viola Dea Amanda; Susanti, Ita
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 16 No. 2 (2024): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v16i2.6336

Abstract

Project-Based Learning (PjBL) is an educational method that engages students in completing projects relevant to real-life contexts, fostering critical thinking and problem-solving skills. This study aims to systematically analyze trends and developments in research related to PjBL in primary schools through a bibliometric approach, providing insights into the method's implementation in primary education. The study employs data retrieved from the Scopus database using the Publish or Perish tool, which is analyzed with VOSviewer to visualize trends in collaboration, keywords, and contributions of prominent authors. Over the past two decades (2001–2024), 173 publications have been identified, with a notable surge in research output beginning in 2017 and peaking in 2020. The analysis highlights keywords such as "STEM," "digital literacy," and "multiple intelligences," underscoring the multidimensionality of PjBL. Additionally, the study identifies key contributors and institutions driving research in this field. The findings are organized logically, presenting a clear sequence of scientific activities conducted in this study. This research underscores the pivotal role of PjBL in enhancing students' 21st-century skills, particularly through technology integration and fostering collaboration among researchers. It also lays the groundwork for future studies to delve into the effective and contextual application of PjBL in primary schools, addressing current educational challenges.
Juridical Analysis of Regional Asset Management to Increase Regional Original Revenue; Case Study in Bandung Regency Susanti, Ita; Sumiyati, Sumiyati; Rosmiati, Mia
ARISTO Vol 10 No 3 (2022): December / Special Issue : Local Governance
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ars.v10i3.6158

Abstract

The concept of the welfare state of the Republic of Indonesia as stated in the Preamble to the 1945 Constitution, its implementation is realized in the form of regional government (decentralization), both provincial, city and district governments. Each local government has the right and obligation to take care of its administration to improve efficiency and effectiveness. After the Covid-19 Pandemic, almost all local governments experienced a decline in obtaining regional original revenue. The same thing happened to the local government of Bandung Regency, after the Covid-19 Pandemic, economic growth has stagnated for almost 2 years. This causes the regional original revenue of Bandung Regency to decrease. In addition, the decline is because not all regional potentials have been explored and managed properly. The research was conducted in three stages. The first stage, the literature study, is an inventory of regulations regarding the management of regional property/regional assets and regulations regarding regional original revenue. The second stage is observation at several related institutions. The third stage is the discussion by comparing the normative juridical legal arrangements regarding the management of regional assets (das sollen) and their application in reality (das sein). The results show that the Bandung Regency Government has implemented regional asset management based on the asset management cycle which is under the responsibility of the Regional Finance and Assets Agency. In addition to the asset cycle, regional asset management is also carried out according to regulations. Asset management in accordance with the asset management cycle and the laws and regulations can certainly significantly increase the regional original revenue of Bandung Regency. One of the efforts made by the Bandung Regency Government in increasing its regional revenue is improving road access to tourist destinations. With infrastructure improvements, it is hoped that it can become a special attraction for tourists visiting tourist destinations in Bandung Regency
Pendidikan Kesehatan tentang Sumber Bahan Makanan Gizi Seimbang untuk Bayi dan Balita Susanti, Ita
Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1, No 1 (2022): December
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/nawadeepa.v1i1.84

Abstract

The nutritional status of children greatly determines the quality of human resources. The nutritional status of children can be pursued trough the provision of balanced nutritional food intake to meet the needs of children in the process of growth and development. Selection of sources of balanced nutritional food is the basis for determining children’s intake, in order to meet children’s needs in the process of maintaining and repairing children’s body cells in supporting their growth and development process. In addition, the quality of balanced nutritional food intake is also influenced by the proper and proper management of food. The high incidence of stunting in children in Lam Batee Village shows the low knowledge of parents about balanced nutritional food sources in supporting the process of child growth and development. Therefore, this community service activity aims to provide health educational to the community about balanced nutritional food sources for infants and toddlers. The method of this activity is carried out with health education, questions and answers and discussions with pre-posttest designs. Before being given health education, participants were given a pre-test which aimed to measure parents’ knowledge about balanced nutritional food sources for infants and toddlers, then given health education. Participants who attended this activity were 24 parents who had children aged 6-59 months. Based on the post-test data, it showed that most of the parents had good knowledge, as much as 58,3%, compared to the pre-test data, where most of the parents had good knowledge, only 12,5%. It can be concluded that there was an increase in parental knowledge after being given health education about balanced nutritional food sources by 58,3%.