Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENCAPAIAN KONSEP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X MIPA SMAN 1 SAMATURU PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT Awalia, Rezki; Haetami, Aceng; Maysara, Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2019): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11622.943 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i1.8840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan peningkatan  hasil belajar siswa pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit kelas X MIPA SMAN 1 Samaturu.  Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental (eksperimen semu) yang menerapkan model pembelajaran pencapaian konsep dengan desain eksperimen Non equivalen Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA1 Sebanyak 29 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X MIPA2 sebanyak 29 orang sebagai kelas control dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda berjumlah 25 butir soal dan lembar observasi  siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen sebelum dan setelah penerapan pembelajaran pencapaian konsep berturut-turut 63,4 dan 79,5. Rata -rata hasil belajar siswa kelas kontrol sebelum dan setelah penerapan pembelajaran langsung berturut-turut  56,7 dan 64,2. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata pretest siswa kelas eksperimen dengan nilai rata-rata pretest siswa kelas kontrol sebelum dilakukan  pembelajaran berdasarkan nilai thitung  (1,278)  < ttabel (2,003). Nilai rata-rata posttest siswa eksperimen lebih baik secara signifikan dari pada nilai rata-rata posttest siswa kelas kontrol berdasarkan  nilai thitung  (3,340)> ttabel  (2,003). Nilai rata-rata N-gain  siswa kelas eksperimen lebih baik secara signifikan dari pada nilai rata-rata N-gain siswa kelas kontrol berdasarkan nilai thitung  (4,850)> ttabel (2,003). Model pembelajaran pencapaian konsep  efektif digunakan pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit.Kata Kunci : Pencapaian Konsep, Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit,  Hasil Belajar. 
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LAJU REAKSI Supiana, Supiana; Saefuddin, Saefuddin; Maysara, Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2019): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7962.37 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i1.8843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kimia siswa kelas XI MIA 1 sebelum dan setelah diajar menggunakan model pembelajaran penemuan, dan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran penemuan dalam meningkatkan hasil belajar siswa, serta untuk mengetahui respon siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran penemuan pada materi pokok Laju Reaksi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan Pra-Eksperimen dengan One group Pretest Postest. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 24 orang siswa kelas XI MIA 1 MA Pesantren Ummushabri Kendari. Instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda berjumlah 20 butir soal dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa kelas XI MIA 1 sebelum dan setelah penerapan pembelajaran penemuan berturut-turut 31,25 dan 78,54. Penerapan model pembelajaran penemuan dalam proses pembelajan cukup efektif dengan nilai rata-rata N-gain sebesar 0,69 masuk dalam kategori sedang. Dengan respon siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran penemuan tergolong dalam kategori baik sebesar 74,94. Keterlaksanaan pembelajaran terhadap guru dan siswa selama proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran penemuan tergolong baik dan mengalami peningkatan.  Kata Kunci : Pembelajaran Penemuan, Laju Reaksi, Hasil Belajar.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA SISWA KELAS X MIA SMAN 1 LAMBANDIA MATERI POKOK LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT Kadir, Elfira; Marhadi, Alim; Maysara, Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2019): Edisi Agustus
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.137 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i2.11372

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan judul Penerapan Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Siswa Kelas X MIA SMAN 1 Lambandia Materi Pokok Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit.penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan pendekatan saintifik dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X MIA SMAN 1 Lambandia pada materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit. Desain penelitin menggunakan Nonequivalent control group design dan teknik pengambilan sampel menggunakan Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA1 sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan pendekatan saintifik dan kelas X MIA2 sebagai kelas kontrol yang diberi perlakuan model pembelajaran langsung. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda berjumlah 20 butir soal, dan lembar observasi. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan: (1)Hasil  belajar Kimia siswa yang diajar dengan menggunakan penerapan pendekatan saintifik diperoleh nilai rata-rata 33.54 untuk pre-test dan 81.61 untuk post-test. Sedangkan hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran langsung rata-rata pre-test30.16 dan nilai rata–rata  post-test64.66.(2) Peningkatan hasil belajar siswa setelah pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik sebesar  0,72  (kategori tinggi) lebih besar dibandingkan dengan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran langsung sebesar 0,47 (kategori sedang). (3) Terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan hasil belajar siswa antara pembelajaran yang menggunakan pendekatan saintifik dibandingkan hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan  model pembelajaran langsung pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERSTRATEGI REACT DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X SMAN 2 KENDARI PADA MATERI KONSEP REDOKS Sarianti, Sarianti; Maysara, Maysara; Musta, Rustam
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2019): Edisi Agustus
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.945 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i2.11373

Abstract

Telah dilakukan penelitian Efektivitas Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berstrategi REACT dalam Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Siswa Kelas X SMAN 2 Kendari pada Materi Konsep Redoks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Hasil belajar kimia siswa SMA kelas X IPA 7 setelah diajar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berstrategi REACT pada materi konsep reduksi oksidasi. (2) Keefektifan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berstrategi REACT terhadap hasil belajar kimia siswa SMA kelas X IPA 7 pada materi konsep reduksi oksidasi. (3) Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berstrategi REACT pada materi konsep reduksi oksidasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 7 sebanyak 28 orang di SMA Negeri 2 Kendari. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian pretest dan posttest dengan instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda berjumlah 20 butir soal, lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru,  serta lembar respon atau minat siswa terhadap proses pembelajaran. Dari teknik analisis data diperoleh kesimpulan: (1) Hasil belajar kimia siswa yang diajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berstrategi REACT pada materi konsep reduksi oksidasi siswa kelas X IPA 7 SMA  Negeri 2 Kendari Tahun Ajaran 2018/2019 mencapai nilai rata-rata 76,25 atau kategori sedang. (2) Model pembelajaran inkuiri terbimbing berstrategi REACT cukup efektif digunakan dalam pembelajaran kimia siswa kelas X IPA 7 SMA Negeri 7 Kendari pada materi konsep reduksi oksidasi dengan N-gain sebesar 0,69 atau kategori sedang. (3) Siswa memberikan respon yang sangat positif terhadap penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing berstrategi REACT dengan skor respon sebesar 76% atau berada dalam kategori sangat baik.
The Effect of Concept Attainment Model and Mathematical Logic Intelligence on Introductory Chemistry Learning Outcomes Haetami, Aceng; Maysara, Maysara; Mandasari, Eka Cahyana
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 53, No 3 (2020): OCTOBER 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.723 KB) | DOI: 10.23887/jpp.v53i3.28426

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of concept attainment model and mathematical logic intelligence on the learning outcomes of introductory chemistry. This research was conducted using a quasi-experimental method with a 2x2 treatment by level design.  Total samples are 56 students selected by random sampling. Data analysis used ANOVA with a significance of 0.05. The results showed that: (1) The introductory chemistry learning outcomes of students taught with the concept achievement learning model are higher than those acquainted with the direct learning model;  (2) There is the effect of the interaction between learning models and mathematical logic intelligence to study introductory chemistry learning outcomes;  (3) The student of learning outcomes  taught with the concept attainment model are higher than those taught with the direct learning model for groups of students  high logical-mathematical intelligence; (4) The student of learning outcomes  taught with the concept attainment model are lower than those taught with the direct learning model for groups of students low logical-mathematical intelligence. Therefore, the use of the learning model should care to aspects of intelligence of learners, so that the learning objectives are expected to be achieved.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MIA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA Safitri, Sitti Nur; Saefuddin, Saefuddin; Maysara, Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 1 (2020): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.46 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i1.13122

Abstract

Telah dilakukan penelitian Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIA pada Materi Larutan Penyangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan penerapan model PBL jika dibandingkan dengan siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran langsung pada materi Larutan Penyangga. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuasi eksperimen menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Pemilihan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu kelas XI MIA1 sebagai kelas eksperimen yang diajarkan dengan model PBL dan XI MIA2 sebagai kelas kontrol yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung. Pada kedua kelas dilakukan pretest dan posttest menggunakan instrumen tes berbentuk pilihan ganda berjumlah 25 soal. Data keterlaksanaan PBL dan pembelajaran langsung dalam pembelajaran pada materi Larutan Penyangga diambil dengan menggunakan lembar observasi. Nilai rata-rata N-gain kelas eksperimen sebesar 0,69 sedangkan nilai rata-rata N-gain kelas kontrol 0,6. Pengujian hipotesis dilakukan dengan statistik non parametrik yaitu dengan menggunakan uji Mann-Whitney U, diperoleh  nilai Asymp sig. 0,001 < α = 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya,  hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model PBL lebih baik secara signifikan dibandingkan dengan hasil belajar siswa  yang diajarkan  dengan menggunakan  model pembelajaran langsung.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X PADA POKOK BAHASAN LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT Selfi, Dian; Tewa, Yuniati; Maysara, Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 2 (2020): Edisi Agustus
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.91 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i2.13222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas X pada siswa SMAN 1 Talaga Raya setelah diajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah serta peningkatan aktivitas belajar siswa kelas dengan penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada pokok bahasan larutan elektrolit dan non elektrolit. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, dimana masing-masing siklus terdiri dari tahapan: (1) perencanaan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi dan evaluasi; (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model berbasis masalah yaitu (1)  dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di SMAN 1 Talaga Raya pada Pokok Bahasan Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit  dengan nilai belajar siswa secara klasikal yaitu 61,1 dengan presentse ketuntasan 28,57% pada siklus I dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,6 dengan presentase ketuntasan 89,28%. (2) aktivitas belajar siswa terjadi peningkatan dari 64% dengan kategori sedang pada siklus I menjadi 75% dengan kategori baik pada siklus II. Sedangkan aktivitas mengajar guru pada siklus I sebesar 68% meningkat pada siklus II sebesar 86%.Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa Kelas X SMAN I Talaga raya  pada pokok bahasan Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL KIMIA POKOK BAHASAN ASAM BASA Marimar, Marimar; Dahlan, Dahlan; Maysara, Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 6, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.956 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v6i1.16202

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui profil kesalahan konseptual dan kesalahan algoritma, serta tingkat kesulitan siswa dalam  menyelesaikan soal essay pokok bahasan Asam Basa. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas XI MIA1 SMA Negeri 1 Bungku Tengah. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik Triangulasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif.  Hasil penelitian diperoleh bahwa  Profil kesalahan konseptual teridentifikasi 19 orang siswa yang melakukan kesalahan konseptual dengan 5 kategori tingkat kesalahan yaitu kategori sangat 5%, kategori tinggi 15%, kategori sedang 35%, kategori rendah 25%, dan untuk kategori sangat rendah 15%. Sedangkan 5% siswa tidak melakukan kesalahan konseptual. Profil kesalahan algoritma teridentifikasi 19 orang siswa dengan 5 kategori tingkat kesalahan yaitu kategori sangat tinggi 5%, kategori tinggi 35%, kategori sedang berjumlah 30%, kategori rendah 15%, untuk kategori sangat rendah berjumlah 10%. Dan 5% siswa tidak melakukan kesalahan algoritma. Tingkat kesulitan yang dialami siswa teridentifikasi 5 kategori tingkat kesulitan yaitu kategori sangat tinggi 80,2%, kategori tinggi 66,6%, kategori sedang 50,8%, kategori rendah 29,5%, dan kategori sangat rendah 10%.
PENGEMBANGAN PERANGKAT RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN KURIKULUM 2013 PADA POKOK BAHASAN IKATAN KIMIA DAN BENTUK MOLEKUL Kamil, Nursahida; Haeruddin, Haeruddin; Maysara, Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 6, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3335.236 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v6i1.15130

Abstract

Telah dilakukan penelitian Pengembangan Perangkat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kimia menggunakan Kurikulum 2013 pada Pokok Bahasan Ikatan Kimia dan Bentuk Molekul Kelas X MIPA SMA Negeri 5 Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) kimia pada pokok bahasan ikatan kimia dan bentuk molekul yang layak digunakan berdasarkan kurikulum 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang dikembangkan oleh Sivasailam Thiagarajan. Pengembangan perangkat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada penelitian ini menggunakan model 4-D yaitu pendefenisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (dessiminate). Pada penelitian ini hanya dilakukan sampai pada tahap pengembangan. Langkah-langkah dalam penelitian pengembangan ini yaitu pada tahap pendefenisian terdiri atas analisis awal-akhir, analisis siswa, analisis tugas, analisis konsep, dan perumusan tujuan pembelajaran. Pada tahap perancangan terdiri atas  pemilihan media pembelajaran, pemilihan format, dan rancangan awal. Pada tahap pengembangan terdiri atas validasi ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk RPP yang dikembangkan divalidasi oleh 4 orang penilai dengan menggunakan lembar validasi dan memperoleh nilai sebesar 98% dan tergolong dalam kategori sangat baik.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan Pembelajaran Langsung untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Asam Basa Rasid, La; Fahyuddin, Fahyuddin; Maysara, Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 3 (2020): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.079 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i3.14772

Abstract

Telah dilakukan penelitian Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran langsung untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi asam basa di SMA Negeri 1 Batauga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep siswa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran langsung pada materi asam basa, untuk menganalisis peningkatan pemahaman konsep siswa melalui pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran langung pada materi asam basa, untuk membandingkan perbedaan peningkatan pemahaman konsep materi asam basa antara kelommpok siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran langsung. Penelitian ini dilaksanakan pada semester Genap Tahun Ajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi experimental atau eksperimen semu. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, Tes dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi Teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa pada materi asam basa yang diajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing diperoleh nilai rata-rata sebesar 70,62 sedangkan nilai rata-rata siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung diperoleh nilai sebesar 75,62. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran inkuiri terbimbing. Terdapat peningkatan pemahaman konsep siswa melalui pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran langsung. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis uji paired sample t test antara hasil pretest dan posttest dengan nilai sig. (2-tailed). Terdapat perbedaan peningkatan pemahaman konsep siswa yang diajarklan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran langsung.