Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Problem Based Learning di Kelas V SD Nining Aulia Idris; Zuryanty Zuryanty
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2322

Abstract

Fakta bahwa hasil belajar siswa yang masih rendah menjadi landasan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model PBL di kelas V SD. Penelitian menggunakan metodologi kualitatif dan kuantitatif. Ada dua siklus penelitian ini. Dengan jumlah siswa 33 orang, guru dan siswa kelas V dijadikan sebagai subjek penelitian. Metode pengumpulan data observasi, tes dan nontes. Perencanaan, pelaksanaan, dan hasil belajar siswa merupakan sumber data. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada: a) perencana siklus I 86,46% dan siklus II 91,66% b) Pelaksanaan guru siklus I 85,71% dan siklus II 92,85%, sedangkan bagian siswa siklus I 80,35% dan siklus II 92,85%, c) Evaluasi hasil belajar pada siklus pertama dengan pengetahuan 76,13 dan keterampilan 82,86, pada siklus II menjadi 84,60 pengetahuan dan 86,26 keterampilan. Dapat disimpulkan bahwa model PBL berpotensi untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Pendidikan Abad 21 untuk Siswa Sekolah Dasar Rafhi Febryan Putera; M. Habibi; Chandra; Zuryanty
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.507

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan karakter siswa kelas V SDN 14 Selayo yang tidak bercirikan karakter (moral dan kinerja) sehingga menjurus menjadi individu-individu yang egosentris dan Individualis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima langkah yaitu: 1) analisis, 2) perancangan, 3) pengembangan, 4) penerapan, dan 5) evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian terhadap lembar validasi ahli materi mendapat skor 81% (sangat baik) dan ahli media 75% (baik). Berdasarkan hasil angket respon guru skor rata-rata yang diperoleh yaitu 70% (baik) artinya produk telah dinilai layak. Hasil uji coba bahan ajar kepada 20 Siswa kelas V SD Negeri 14 Selayo menunjukan respon positif dalam mengikuti pembelajaran. Hal ini terlihat dari hasil analisis angket respon siswa sebesar 100% dan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 45% menjadi 90% mencapai ketuntasan. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar PKn berbasis pendidikan abad 21 efektif dalam meningkatkan karakter siswa kelas IV SD.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL INQUIRY LEARNING DI KELAS IV SD NEGERI 04 SARILAMAK KABUPATEN 50 KOTA Haniifah Putri Ramadhani; Zuryanty
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6179

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV SD Negeri 04 Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model Inquiry Learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan 24 peserta didik kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan non tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Modul ajar meningkat dari 81,5% (Baik) pada siklus I menjadi 96% (Sangat Baik) pada siklus II. Aktivitas guru meningkat dari 81,5% menjadi 96%, dan aktivitas peserta didik dari 79,5% (Cukup) menjadi 93% (Sangat Baik). Nilai hasil belajar juga mengalami peningkatan, dari rata-rata 77,5 (Cukup) menjadi 93 (Sangat Baik). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Inquiry Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri 04 Sarilamak
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION DI KELAS IV UPTD SDN 01 LABUAH GUNUANG KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Anesya Fitri; Atri Waldi; Zuryanty; Hasmai Bungsu Ladiva
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the improvement of learning outcomes of Pancasila Education using the Student Teams Achievement Division (STAD) model in class IV UPTD SDN 01 Labuah Gunuang, Lima Puluh Kota Regency. This study uses the Classroom Action Research (CAR) type using qualitative and quantitative approaches. The subjects in this study were teachers and students of class IV UPTD SDN 01 Labuah Gunuang with a total of 20 students, 11 male and 9 female. The results of this study showed an increase in: a) cycle I teaching modules with an average of 89.58% (Good) and cycle II 95.83% (Very Good), b) implementation in the teacher aspect of cycle I with an average of 89.06% (Good) and cycle II 96.87% (Very Good), while the implementation in the student aspect of cycle I with an average of 85.93% (Good) and cycle II 93.75% (Very Good), c) assessment of students in improving learning outcomes in cycle I obtained an average of 79.24 (Enough) and cycle II with an average of 87.26 (Good). Based on these results, it can be concluded that the Student Teams Achievement Division (STAD) model can improve learning outcomes of Pancasila Education in class IV UPTD SDN 01 Labuah Gunuang.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION DI KELAS IV UPTD SDN 01 LABUAH GUNUANG KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Anesya Fitri; Atri Waldi; Zuryanty; Hasmai Bungsu Ladiva
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6423

Abstract

This study aims to describe the improvement of learning outcomes of Pancasila Education using the Student Teams Achievement Division (STAD) model in class IV UPTD SDN 01 Labuah Gunuang, Lima Puluh Kota Regency. This study uses the Classroom Action Research (CAR) type using qualitative and quantitative approaches. The subjects in this study were teachers and students of class IV UPTD SDN 01 Labuah Gunuang with a total of 20 students, 11 male and 9 female. The results of this study showed an increase in: a) cycle I teaching modules with an average of 89.58% (Good) and cycle II 95.83% (Very Good), b) implementation in the teacher aspect of cycle I with an average of 89.06% (Good) and cycle II 96.87% (Very Good), while the implementation in the student aspect of cycle I with an average of 89,06% (Good) and cycle II 96,87% (Very Good), c) assessment of students in improving learning outcomes in cycle I obtained an average of 79.24 (Enough) and cycle II with an average of 87.26 (Good). Based on these results, it can be concluded that the Student Teams Achievement Division (STAD) model can improve learning outcomes of Pancasila Education in class IV UPTD SDN 01 Labuah Gunuang.
Penguatan Literasi dan Numerasi Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru SD di Nagari Pagaruyung, Tanah Datar, Sumatera Barat Zuryanty; Refiona Andika; Melva Zainil; Atri Waldi; Nana Fauzana Azima; Sartono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JPMI - Oktober 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4239

Abstract

Urgensi pengabdian ini terletak pada kondisi literasi dan numerasi siswa yang masih perlu ditingkatkan, ditambah dengan potensi kearifan lokal yang belum optimal dimanfaatkan dalam pendidikan. Melalui pendekatan ini, guru dapat meningkatkan keterampilan merancang pembelajaran yang bermakna bagi siswa, terutama pembelajaran yang terintegrasi dengan lingkungan dan budaya disekitar mereka. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar di Nagari Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, dengan mengintegrasikan kearifan lokal yang relevan dengan budaya dan pariwisata daerah ini. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap: pra-kegiatan, pelaksanaan, dan pasca-pelaksanaan. Pada tahap pra-kegiatan, tim pengabdi melakukan observasi lapangan, koordinasi dengan pihak sekolah dan masyarakat, serta studi literatur untuk mengidentifikasi kearifan lokal yang relevan. Tahap pelaksanaan meliputi seminar untuk guru-guru tentang pemanfaatan kearifan lokal sebagai strategi pembelajaran literasi dan numerasi, serta pelatihan membuat rencana pembelajaran berbasis kearifan lokal Minangkabau. Tahap pasca-pelaksanaan berfokus pada evaluasi dampak kegiatan melalui pengumpulan data dan umpan balik dari guru. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kemampuan guru merancang pembelajaran literasi dengan nilai sebesar 8.02 dari 10 dan numerasi dengan nilai 7,73 dari 10. Pelatihan berhasil meningkatkan kemampuan guru secara drastis, terutama pada aspek penggunaan bahan ajar berbasis budaya lokal, peningkatan sebesar 56,7% (n=41) dan penyusunan modul ajar berbasis kearifan lokal, peningkatan sebesar 53,05% (n=41). Pemahaman yang baik mengenai literasi dan numerasi berbasis kearifan lokal memudahkan guru untuk menerapkan, menyusun, dan menggunakan bahan ajar yang relevan.
The Development of the 2013 Student Curriculum Book Based on Thinking Actively in Social Context for Elementary School Students Hamimah Hamimah; Zuryanty Zuryanty; Ary Kiswanto Kenedi; Nelliarti Nelliarti
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 6 No. 2 (2019): October 2019
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v6i2.4931

Abstract

AbstractThis research was motivated by the necessity of having student books that suit to the 2013 curriculum objectives, the characteristics of elementary school students and the characteristics of learning outcomes. The study aims to develop valid, practical, and effective elementary school student books based on thinking actively in social context. Employing a 4-D research model (define, design, development and disseminate), the data were garnered using tests, questionnaires, observations, interviews and documentation. The data from tests and questionnaires were analyzed using descriptive statistics whereas the triangulation was used to analyze the data collected through observations, interviews, and documentation. The results showed that the developed student books met the valid criteria with a final score of 85.25% (very valid). It was found that the student books are easy to use, time-saving, and useful to implement in the classroom practices. It could also enhance student learning outcomes in terms of spiritual attitudes, social, knowledge and skills with a percentage increase of 15.35%. As those books are valid, practical, and effective; they can be used as a reference for the learning activities in elementary schools.Keywords: student books, 2013 curriculum, TASC, elementary schools.AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya buku siswa yang selaras dengan tujuan kurikulum 2013, karakteristik siswa sekolah dasar, dan karakteristik hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku siswa kurikulum 2013 berbasis thinking actively in social context untuk sekolah dasar yang valid, praktis, dan efektif. Menggunakan model penelitian 4-D (define, design, development, disseminate), data dikumpulkan mealui tes, angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari tes dan angket dianalisis menggunakan statistik deskriptif sedangkan triangulasi digunakan untuk menganalisis data yang berasal dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku siswa yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dengan skor akhir 85,25% (sangat valid). Buku siswa mudah digunakan, menghemat waktu, dan bermanfaat dalam implementasinya pada pembelajaran di kelas. Buku siswa juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar pada aspek sikap spiritual, sosial, pengetahuan dan keterampilan dengan persentase kenaikan sebesar 15,35%. Karena buku yang telah dikembangkan valid, praktis, dan efektif, buku siswa tersebut dapat dijadikan sebagai rujukan untuk kegiatan pembelajaran di sekolah dasar.Kata kunci: buku siswa, kurikulum 2013, TASC, sekolah dasar.