Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Menggunakan Model Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Kelas V SD Negeri 17 Pakan Kurai Kota Bukittinggi Nurhasanah Nurhasanah; Zuryanty Zuryanty
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.878

Abstract

Penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar peserta didik karena perencanaan dan proses pelaksanaan pembelajaran belum maksimal. Tujuan penelitian secara umum adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization pada pembelajaran tematik terpadu di kelas V SD Negeri 17 Pakan Kurai Kota Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah pendidik dan 24 peserta didik kelas V SD Negeri 17 Pakan Kurai Kota Bukittinggi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret semester II tahun ajaran 2022/2023. Prosedur penelitian terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan non tes. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada aspek : a) RPP siklus I memperoleh rata-rata 87,5% dengan kualifikasi baik (B) meningkat pada siklus II menjadi 97,2% dengan kualifikasi sangat baik (SB). b) Pelaksanaan pembelajaran aspek pendidik siklus I memperoleh rata-rata 84,37% dengan kualifikasi baik (B) meningkat pada siklus II menjadi 93,75% dengan kualifikasi sangat baik (SB), pelaksanaan pembelajaran aspek peserta didik pada siklus I memperoleh rata-rata 82,81% dengan kualifikasi baik (B) meningkat pada siklus II menjadi 93,75% dengan kualifikasi sangat baik (SB). c) Hasil belajar pada siklus I memperoleh rata-rata 75,16 dengan kualifikasi baik (B) meningkat pada siklus II menjadi 84,5 dengan kualifikasi sangat baik (SB). Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu di kelas V SD Negeri 17 Pakan Kurai Kota Bukittinggi.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Problem Based Learning di Kelas V SD Nining Aulia Idris; Zuryanty Zuryanty
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2322

Abstract

Fakta bahwa hasil belajar siswa yang masih rendah menjadi landasan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model PBL di kelas V SD. Penelitian menggunakan metodologi kualitatif dan kuantitatif. Ada dua siklus penelitian ini. Dengan jumlah siswa 33 orang, guru dan siswa kelas V dijadikan sebagai subjek penelitian. Metode pengumpulan data observasi, tes dan nontes. Perencanaan, pelaksanaan, dan hasil belajar siswa merupakan sumber data. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada: a) perencana siklus I 86,46% dan siklus II 91,66% b) Pelaksanaan guru siklus I 85,71% dan siklus II 92,85%, sedangkan bagian siswa siklus I 80,35% dan siklus II 92,85%, c) Evaluasi hasil belajar pada siklus pertama dengan pengetahuan 76,13 dan keterampilan 82,86, pada siklus II menjadi 84,60 pengetahuan dan 86,26 keterampilan. Dapat disimpulkan bahwa model PBL berpotensi untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Pendidikan Abad 21 untuk Siswa Sekolah Dasar Rafhi Febryan Putera; M. Habibi; Chandra; Zuryanty
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.507

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan karakter siswa kelas V SDN 14 Selayo yang tidak bercirikan karakter (moral dan kinerja) sehingga menjurus menjadi individu-individu yang egosentris dan Individualis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima langkah yaitu: 1) analisis, 2) perancangan, 3) pengembangan, 4) penerapan, dan 5) evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian terhadap lembar validasi ahli materi mendapat skor 81% (sangat baik) dan ahli media 75% (baik). Berdasarkan hasil angket respon guru skor rata-rata yang diperoleh yaitu 70% (baik) artinya produk telah dinilai layak. Hasil uji coba bahan ajar kepada 20 Siswa kelas V SD Negeri 14 Selayo menunjukan respon positif dalam mengikuti pembelajaran. Hal ini terlihat dari hasil analisis angket respon siswa sebesar 100% dan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 45% menjadi 90% mencapai ketuntasan. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar PKn berbasis pendidikan abad 21 efektif dalam meningkatkan karakter siswa kelas IV SD.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL INQUIRY LEARNING DI KELAS IV SD NEGERI 04 SARILAMAK KABUPATEN 50 KOTA Haniifah Putri Ramadhani; Zuryanty
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6179

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV SD Negeri 04 Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model Inquiry Learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan 24 peserta didik kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan non tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Modul ajar meningkat dari 81,5% (Baik) pada siklus I menjadi 96% (Sangat Baik) pada siklus II. Aktivitas guru meningkat dari 81,5% menjadi 96%, dan aktivitas peserta didik dari 79,5% (Cukup) menjadi 93% (Sangat Baik). Nilai hasil belajar juga mengalami peningkatan, dari rata-rata 77,5 (Cukup) menjadi 93 (Sangat Baik). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Inquiry Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri 04 Sarilamak
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION DI KELAS IV UPTD SDN 01 LABUAH GUNUANG KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Anesya Fitri; Atri Waldi; Zuryanty; Hasmai Bungsu Ladiva
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the improvement of learning outcomes of Pancasila Education using the Student Teams Achievement Division (STAD) model in class IV UPTD SDN 01 Labuah Gunuang, Lima Puluh Kota Regency. This study uses the Classroom Action Research (CAR) type using qualitative and quantitative approaches. The subjects in this study were teachers and students of class IV UPTD SDN 01 Labuah Gunuang with a total of 20 students, 11 male and 9 female. The results of this study showed an increase in: a) cycle I teaching modules with an average of 89.58% (Good) and cycle II 95.83% (Very Good), b) implementation in the teacher aspect of cycle I with an average of 89.06% (Good) and cycle II 96.87% (Very Good), while the implementation in the student aspect of cycle I with an average of 85.93% (Good) and cycle II 93.75% (Very Good), c) assessment of students in improving learning outcomes in cycle I obtained an average of 79.24 (Enough) and cycle II with an average of 87.26 (Good). Based on these results, it can be concluded that the Student Teams Achievement Division (STAD) model can improve learning outcomes of Pancasila Education in class IV UPTD SDN 01 Labuah Gunuang.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION DI KELAS IV UPTD SDN 01 LABUAH GUNUANG KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Anesya Fitri; Atri Waldi; Zuryanty; Hasmai Bungsu Ladiva
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6423

Abstract

This study aims to describe the improvement of learning outcomes of Pancasila Education using the Student Teams Achievement Division (STAD) model in class IV UPTD SDN 01 Labuah Gunuang, Lima Puluh Kota Regency. This study uses the Classroom Action Research (CAR) type using qualitative and quantitative approaches. The subjects in this study were teachers and students of class IV UPTD SDN 01 Labuah Gunuang with a total of 20 students, 11 male and 9 female. The results of this study showed an increase in: a) cycle I teaching modules with an average of 89.58% (Good) and cycle II 95.83% (Very Good), b) implementation in the teacher aspect of cycle I with an average of 89.06% (Good) and cycle II 96.87% (Very Good), while the implementation in the student aspect of cycle I with an average of 89,06% (Good) and cycle II 96,87% (Very Good), c) assessment of students in improving learning outcomes in cycle I obtained an average of 79.24 (Enough) and cycle II with an average of 87.26 (Good). Based on these results, it can be concluded that the Student Teams Achievement Division (STAD) model can improve learning outcomes of Pancasila Education in class IV UPTD SDN 01 Labuah Gunuang.