p-Index From 2021 - 2026
5.007
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal J-PEMAS

Pembelajaran Game Edukasi 3D untuk Guru TIK Se-Kota Pekanbaru Anggy Trisnadoli; Meilany Dewi
J-PEMAS - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat J_PEMAS
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Game merupakan sebuah perangkat lunak yang tersusun atas sejumlah logika yang dapat menyelesaikan masalah dengan cara yang runut, tampilan yang menarik, skenario yang menyenangkan, dengan tujuan untuk menghibur pemain. Game saat ini selain bertujuan untuk menghibur, juga menjadi media ajar yang dikemas dalam game edukasi. Game edukasi merupakan salah satu genre game yang tanpa disadari oleh pemain tersebut bahwa dirinya sedang belajar. Sehingga game edukasi dapat menjadi sebuah solusi untuk meningkatkan pengetahuan namun tetap dilakukan dengan menyenangkan, khususnya untuk peserta didik pada level SMA. Dalam mendukung program MGMP TIK SMA/Sederajat Kota Pekanbaru, guru perlu kemampuan untuk membuat sebuah media ajar yang menarik untuk menarik perhatian siswa dalam PBM. Peserta kegiatan ini adalah guru yang tergabung dalam MGMP TIK Pekanbaru. Para guru diajarkan untuk menggunakan tools pembangunan game edukasi yang menarik. Dengan pengetahuan dan pelatihan mengenai pembangunan game ini, terbukti peserta dapat meningkatkan kompetensi serta pengalaman dan kreatifitas khususnya dalam pengembangan game edukasi.
Peningkatan Kapasitas Kader BKKBN Dalam Pemanfaatan Sistem Informasi Keluargaku Untuk Masyarakat Di Provinsi Riau Indah Lestari; Anggy Trisnadoli
J-PEMAS - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat J_PEMAS
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33372/j-pemas.v5i1.937

Abstract

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memiliki salah satu unit kerja yaitu Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PUSYANRA) yang memiliki beberapa jenis pelayanan, yaitu layanan informasi kependudukan, layanan konseling keluarga balita dan anak, layanan keluarga remaja dan remaja, layanan konseling pranikah, layanan konseling keluarga harmonis, layanan konseling kb dan kesehatan repoduksi, layanan konseling keluarga lansia dan lansia, serta pembinaan usaha ekonomi keluarga . Jenis layanan ini sangat erat dengan masyarakat, sehingga BKKBN melalui PUSYANRA membutuhkan inovasi strategi komunikasi kepada masyarakat. Untuk itu BKKB Provinsi Riau melalui PUSYANRA Lancang Kuning merilis Sistem Informasi Keluargaku. Namun dibutuhkan juga peningkatan kapasistas kader dalam pemanfaatan sistem yang sudah disiapkan. Untuk itu melalui pengabdian masyarakat ini, peningkatan kader dilakukan dalam bentuk diskusi terpumpun, seminar dan workshop. Metode yang dipilih disesuaikan permintaan dan kebutuhan BKKBN Provinsi Riau. Sehingga luaran dari pengabdian ini adalah 5 hal, meliputi: materi seminar, materi bahan workshop, kegiatan diskusi terpumpun, seminar dan workshop. Berdasarkarkan hasil evaluasi yang diperoleh setelah seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan diperoleh bahwa: teamwork pelaksana dan koordinasi bersama mitra sangat baik sehingga menginsiasi kerjasama antar dua institusi, peningkatan akses terhadap sistem informasi Keluargaku dan ide pengembangan keberlanjutan kerjasama.
Peningkatan Kapasitas Kader BKKBN Dalam Pemanfaatan Sistem Informasi Keluargaku Untuk Masyarakat Di Provinsi Riau Indah Lestari; Anggy Trisnadoli
J-PEMAS - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat J_PEMAS
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33372/j-pemas.v5i1.937

Abstract

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memiliki salah satu unit kerja yaitu Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PUSYANRA) yang memiliki beberapa jenis pelayanan, yaitu layanan informasi kependudukan, layanan konseling keluarga balita dan anak, layanan keluarga remaja dan remaja, layanan konseling pranikah, layanan konseling keluarga harmonis, layanan konseling kb dan kesehatan repoduksi, layanan konseling keluarga lansia dan lansia, serta pembinaan usaha ekonomi keluarga . Jenis layanan ini sangat erat dengan masyarakat, sehingga BKKBN melalui PUSYANRA membutuhkan inovasi strategi komunikasi kepada masyarakat. Untuk itu BKKB Provinsi Riau melalui PUSYANRA Lancang Kuning merilis Sistem Informasi Keluargaku. Namun dibutuhkan juga peningkatan kapasistas kader dalam pemanfaatan sistem yang sudah disiapkan. Untuk itu melalui pengabdian masyarakat ini, peningkatan kader dilakukan dalam bentuk diskusi terpumpun, seminar dan workshop. Metode yang dipilih disesuaikan permintaan dan kebutuhan BKKBN Provinsi Riau. Sehingga luaran dari pengabdian ini adalah 5 hal, meliputi: materi seminar, materi bahan workshop, kegiatan diskusi terpumpun, seminar dan workshop. Berdasarkarkan hasil evaluasi yang diperoleh setelah seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan diperoleh bahwa: teamwork pelaksana dan koordinasi bersama mitra sangat baik sehingga menginsiasi kerjasama antar dua institusi, peningkatan akses terhadap sistem informasi Keluargaku dan ide pengembangan keberlanjutan kerjasama.