Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Calculation of Fluid Flow Velocity in a Sloping Reservoir with Variable Datum Levels Satiawati, Listiana; Dalimunthe, Yusraida Khairani; Widiyatni, Harin; Yulia, Prayang Sunny; Abdillah, Ridho
Spectrum: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Spectrum: Multidisciplinary Journal
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knowledge and calculation of the nature of fluid flow in sloping reservoirs is very important in oil and gas exploration activities, because on its journey from the source rock (source rock) to migrate to the reservoir, the fluid will pass through rocks which are often non-structural in the form of slopes. in the reservoir. Therefore, calculating oil and gas flows for sloping reservoirs is very important. Slope fault theory is a new idea in searching for non-structural reservoirs, because it is increasingly difficult to find large-scale structural reservoirs. Therefore, structural-lithological reservoirs in slope areas have gradually become the focus of exploration, and on slopes are favorable places for oil and gas accumulation. To calculate fluid flow in a sloping reservoir using the derivation of the Darcy equation, the datum level is a variable that can be selected from the bottom point to the top point of the reservoir height. The problem is whether the flow velocity calculation results are the same for any point. This is to make measurements easier in oil and gas fields. This research will prove that random selection of the datum level does not change the flow velocity value of the flowing fluid. Firstly, in this article, the fluid flow velocity will be calculated using the three datum level points used. Calculations use the usual/manual method with a calculator and it is proven that the calculation results are the same. Then all points from the bottom to the top of the reservoir height will be calculated. The method that will be used uses a lot of data to prove the results are the same. Because there are quite a lot of calculations, the calculations will be calculated numerically by coding using the Fortran program. It turns out from the programming results that the fluid flow rate in a sloping reservoir has the same value using datum level data calculated from the bottom to the height of the reservoir with an increase of every 1 ft. So it is concluded that calculations using datum levels can be done anywhere in the height range of oil and gas reservoirs.
Dampak Pelatihan Pengolahan Limbah Kulit Kacang Tanah Sebagai Bahan Bakar Alternatif di Kecamatan Parung Panjang, Bogor Dalimunthe, Yusraida Khairani; Satiawati, Listiana; Widiyatni, Harin; Dahani, Wiwik; Madani, Thariq; Ananda Rizky, Teuku; Sugiarti, Lisa
Jurnal Migasian Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Institut Teknologi Petroleum Balongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jm.v9i1.318

Abstract

Tujuan dari pelatihan limbah kulit kacang tanah yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif di Kecamatan Parung Panjang, Bogor adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang energi terbarukan, termasuk biomass yang berasal dari limbah kulit kacang tanah. Sebelum pelatihan, angket didistribusikan untuk mengetahui tingkat pengetahuan warga tentang energi terbarukan. Selanjutnya, warga diajari tentang tata cara pembuatan briket dari limbah kulit kacang tanah melalui demo video serta manfaat ekonominya. Di akhir kegiatan, angket diberikan lagi untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan warga meningkat sebagai hasil dari kegiatan ini. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa semua peserta mendapatkan manfaat dan memperluas pengetahuan mereka tentang briket dari limbah kulit kacang tanah dan seluruh responden menyatakan bahwa mereka berharap untuk menggunakan briket ini sebagai pengganti bahan bakar dalam bisnis rumah tangga atau di industri makanan dan manufaktur lainnya di masa depan.
Penginderaan Jauh 3D DEM untuk Klasifikasi Geomorfologi Daerah Mandolang Sulawesi Utara Anugrahadi, Afiat; Adhitama, Ramadhan; Liusvia, Djordy Imanuel; Dalimunthe, Yusraida Khairani
Jurnal Migasian Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Institut Teknologi Petroleum Balongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jm.v9i1.320

Abstract

Remote sensing using satellites is an efficient and successful alternative for conducting geomorphological studies as important earth information. Known as a tourist area for its beaches and natural water baths. making the research location in the Mandolang District, Minahasa Regency, North Sulawesi Province important to research. In this study, a different approach to geomorphological studies was used: DEM data for 3D analysis was used to see various geomorphological images. Bird's eye views from a variety of locations and directions can be provided by the 3D DEM model, which can also obtain height and slope information from Topographic Maps and Slope Maps. The results of the map analysis are then used to produce a descriptive Geomorphological Map where the research area is dominated by a height of 175-350m above sea level and based [19] classification. The research area has three geomorphological units: 21% covers plains with height differences 0-50m and steepness 0-15%; 63.2% covers waves with height differences 50-200m and steepness 15-45%; and 63.2% covers hilly area with height differences 350-500m and steepness more than 45%.
MAKING BRIQUETTES FROM WASTE OF COCONUT SHELL AND PEANUT SHELL Dalimunthe, Yusraida Khairani; Kasmungin, Sugiatmo; Sugiarto, Eddy; Sugiarti, Lisa; Lagrama, Alyssa
INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY VOLUME 4, NUMBER 2, APRIL 2021
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/urbanenvirotech.v4i2.7417

Abstract

Aims: This study aimed to increase the utilization of biomass-derived from the waste of coconut and peanut shells by making them as briquettes, as an alternative to fuel. The scarcity of petroleum because of its increasingly limited existence encourages all parties to take part in the development and discovery of new alternative energies. This is expected to overcome one of the most important of the many problems facing this country. The method used in this research is to start with a literature study of materials from various sources about the benefits and manufacturing of briquettes from biomass waste as an alternative energy source to be further tested for quality.  This involves a heat test, water content test, ash content test and determination of the flying matter. Results: The test results showed that natural gas emissions were below threshold, namely 0-30 ppm CO, 0-3.6 ppm H2S, and undetectable NOx. After evaluation, the results showed that with the addition of 30% of the biomass, the ignition time was reduced and the remaining unburned briquettes or bottom ash was reduced by 68.68%. Conclusion, significance, and impact of study: The results help the community and the parties involved related to appropriate bio briquettes technology. It also eventually becomes one of the solutions to assist the government in solving problems related to alternative fuels to petroleum.
A Dampak Sosialisasi Pengolahan Limbah Cangkang Kelapa Sawit Sebagai Bahan Bakar Alternatif di Kelurahan Sidomukti, Kisaran Barat Dalimunthe, Yusraida Khairani; Satiawati, Listiana; Wijayanti, Puri; Wijaya, Budi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMIN) Vol 4 No 2 (2022): JURNAL ABDI MASYARAKAT INDONESIA (JAMIN)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jamin.v4i2.13687

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema sosialisasi limbah dari cangkang kelapa sawit yang dijadikan sebagai bahan bakar alternatif di Kelurahan Sidomukti, Kisaran Barat bertujuan agar pengetahuan warga masyarakat di Kelurahan Sidomukti mengenai energi terbarukan seperti biomass dari limbah cangkang kelapa sawit menjadi meningkat. Kegiatan PkM ini sendiri secara luring di kediaman ketua pelaksana dan diikuti oleh warga setempat. Penyebaran angket pra sosialisasi dilakukan di awal untuk melihat bagaimana tingkat pengetahuan warga terkait energi terbarukan sebelum sosialisasi dilaksanakan. Selanjutnya dilaksanakan pemaparan kepada warga mengenai apa itu energi terbarukan, briket serta cara pembuatannya dari limbah cangkang kelapa sawit, kegunaannya hingga nilai ekonominya melalui presentasi dan juga video. Di akhir kegiatan dilakukan kembali pemberian angket guna mengevaluasi sejauh mana peningkatan pengetahuan warga setelah diadakannya sosialisasi. Berdasarkan evaluasi kegiatan, seluruh peserta yang mengikuti kegiatan merasakan manfaat dari peningkatan pengetahuan mereka terkait briket dari limbah cangkang kelapa sawit dan 20 dari 29 responden yang menyatakan keinginannya untuk menerapkan briket ini sebagai pengganti bahan bakar rumah tangga atau bahan bakar di industri makanan dan industri manufaktur lainnya ketika mereka memiliki bisnis terkait di masa depan.
Empowerment of Mining Surrounding Communities: Local Capacity Building Strategy in Bantar Karet Village, Nanggung District, Bogor Regency Marwanza, Irfan; Dahani, Wiwik; Tri Purwiyono, Taat; Fathaddin, M. Taufiq; Rahmawan Rahmat, Daffa; Dalimunthe, Yusraida Khairani
Jurnal Migasian Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Institut Teknologi Petroleum Balongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jm.v9i2.337

Abstract

Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, merupakan wilayah di sekitar area pertambangan emas yang rentan terhadap dampak negatif aktivitas penambangan ilegal, terutama pasca berakhirnya operasional Tambang Emas Pongkor. Kondisi ini memerlukan upaya pemberdayaan masyarakat agar mampu mengelola sumber daya lokal secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat lingkar tambang melalui pemberdayaan berbasis potensi lokal non-tambang serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi kelompok, pelatihan keterampilan, dan konseling lingkungan yang melibatkan masyarakat serta aparat pemerintah desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap dampak pertambangan ilegal dan konsep pemberdayaan masyarakat lingkar tambang. Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta ini memperoleh respons sangat positif, dengan hasil angket menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mencapai 100%. Program PKM ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat berkelanjutan di wilayah sekitar pertambangan serta memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan akademisi.
The Effect of 80 Mesh Palm Kernel Shell Briquetting Pressure on the Mechanical Properties of Briquettes with the Addition of LDPE Plastic Dalimunthe, Yusraida Khairani; Satiawati, Listiana; Widiyatni, Harin; Dahani, Wiwik; Idris, Siti Shawalliah
Jurnal Migasian Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Institut Teknologi Petroleum Balongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jm.v9i2.374

Abstract

Kelangkaan bahan bakar masih menjadi persoalan serius, baik di tingkat nasional maupun global. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi permasalahan tersebut adalah memanfaatkan biomassa sebagai bahan bakar alternatif dalam bentuk briket. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana variasi tekanan pembriketan (30 N/m², 50 N/m², dan 70 N/m²) memengaruhi sifat mekanik tekan briket yang dibuat dari limbah cangkang kelapa sawit (CKS) dan limbah plastik LDPE dengan menggunakan metode yang mengukur hubungan antara tekanan (tegangan) dan regangan yaitu stress-strain analysis. Hasil percobaan menunjukkan bahwa tekanan 70 N/m² menghasilkan nilai densitas paling tinggi, yaitu 790,156 kg/m³, sedangkan tekanan 30 N/m² menghasilkan densitas terendah, yakni 703,381 kg/m³. Nilai modulus elastisitas terbesar juga diperoleh pada briket dengan tekanan 70 N/m² sebesar 50 MPa, sementara nilai terendah 20 MPa ditemukan pada tekanan 50 N/m². Pada uji kuat tekan, tekanan 70 N/m² menghasilkan nilai kekuatan tekan maksimum sebesar 4,450 MPa, sedangkan nilai terendah sebesar 2,947 MPa diperoleh dari briket dengan tekanan 30 N/m². Secara keseluruhan, kombinasi sifat mekanik terbaik baik modulus elastisitas maupun kuat tekan dicapai pada briket yang dipadatkan menggunakan tekanan 70 N/m².