Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Sterilization Effectiveness Of Rubber Leaf Explant (Hevea brasiliensis) In In-Vitro Culture Lukmana, Mila; Rahmawati, Linda
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 13 No 1 (2018): Bioprospek: Jurnal Ilmiah Biologi Volume 13 Number 1 2018
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.189 KB) | DOI: 10.30872/bp.v13i1.201

Abstract

Rubber (Hevea brassiliensis), are the commodities that have the potential to be developed. Rubber cultivation is currently only rely on rootstocks obtained from seeds in the nursery, so availability is limited by seasons and seed viability. Tissue culture techniques to address challenges to obtain seeds in large quantities in a short time. Tissue culture are often faced with the problem of contamination, so that the required ingredients for the success of the sterilizing effective planting rubber leaf explants in vitro. Variables observed among other things, the speed of contamination of explants, number of explants of living, the number of types of contaminants, the number of sources of contaminants as well as the number of explants browning and not because browning. Sterilization treatment in this study, namely P1 without sterilization in LAFC, P2 with 70% alcohol, P3 combination treatment NaOCl 20% and 70% alcohol, P4 uses a combination of HgCl2 a 0.01% and NaOCl 10% and P5 using 70% alcohol and H2O2 17.6 % (v/v). The results showed that the treatment P1 bacterial contamination of 60% and mushrooms 85%, P2 bacterial contamination by 90% and mushrooms 10%, P3 bacterial contamination 92.5% and mildew 17.5%, P4 bacterial contamination 72.5% and fungi 10% and the treatment P5 with 65% of bacterial contamination without contamination of mushrooms. Best results are obtained by using the P5 treatment Alcohol 70% for 1 minute and H2O2 17.6% (v / v) for 20 minutes can remove contaminants fungi and suppress bacterial contamination percentage of 65% to 30 days after planting.
Pengaruh Likuiditas, Managerial Ownership, Firm Size dan Ukuran Dewan Direksi Terhadap Potensi Financial Distress : (Studi Pada Perusahaan Transportasi yang Terdaftar Di BEI Tahun 2018-2019) Rahmawati, Linda; Pardanawati, Sri Laksmi; Utami, Wikan Budi
Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Bisnis Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Bisnis
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/jikab.v3i1.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, managerial ownership, firm size dan ukuran dewan direksi terhadap potensi financial distress pada Perusahaan Transportasi yang terdaftar di BEI Tahun 2018-2022. Jenis penelitian yaitu kuantitatif. Penentuan sampel dengan metode purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 100 data dari 20 jumlah perusahaan Transportasi Tahun 2018-2022. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan data sekunder dengan metode analisis deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji F, uji t, uji koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas berpengaruh signifikan terhadap financial distress, managerial ownership berpengaruh signifikan terhadap financial distress, firm size tidak berpengaruh terhadap financial distress dan ukuran dewan direksi tidak berpengaruh terhadap financial distress.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA THE AXANA HOTEL PADANG Usmiar, Usmiar; Suwita, Leli; Rahmawati, Linda
Jurnal Menara Ekonomi : Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi Vol 10, No 1 (2024): VOLUME X NO. 1 APRIL 2024
Publisher : Jurnal Menara Ekonomi : Pelatihan dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/me.v10i1.5295

Abstract

ABSTRAK : Tujuan penelitian adalah untuk menetahui Pengaruh Kepemimpinan dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada The Axana Hotel Padang. Sampel penelitian berjumlah 60 responden, dengan menggunakan Total Sampling yaitu dimana semua populasi dijadikan sampel. Penelitian menggunakan analisis regresi linear berganda dan pengujian hipotesis dengan uji t uji F. Berdasarkan analisis data maka persamaan regresi sebagai berikut : Ŷ = 0.753+0.455 X1+ 0.393X2. Berdasarkan persamaan regresi maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja karyawan karena thitung = 5.222, ttabel = 2.002, Disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan karena thitung =4.020 ttabel = 2.002 . Nilai koefisien Determinasi (R2) sebesar 0.738 atau 73.8% menunjukkan kontribusi variabel independen Kepemimpinan dan Disiplin Kerja terhadap variabel dependen Kinerja Karyawan. Dan nilai Fhitung = 78.827 Ftabel 3.159. Ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama Kepemimpinan dan Disiplin Kerja Berpengaruh Terhadap Kinerja KaryawanKata Kunci : Kepemimpinan (X1), Disiplin Kerja (X2), Kinerja Karyawan (Y)
The Role of Program Diversification in Shaping Student Enrollment Decisions in Higher Education Fauzi, Rizki; Fathurrahman, Hanif Zirly; Rahmawati, Linda; Nandang, Nandang; Fauziyah, Azizah
Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature Vol. 4 No. 001 (2024): Special Issues
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/jcell.v4i001.404

Abstract

In the current era, technological advancements significantly influence consumer attitudes and behaviors regarding the selection, consumption, and utilization of products perceived to possess high quality and standards. The purchasing decision is an integral aspect of consumer behavior, encompassing the study of how individuals, groups, and organizations choose, buy, and use goods, services, ideas, or experiences to fulfill their needs and desires. This research aims to examine the impact of product diversification (X) on purchasing decisions (Y) within the Meatrix business located in Pandeglang, Banten. The findings and discussions of this study lead to a general conclusion regarding the concept of product diversification, which is categorized as good based on consumer ratings. This indicates that the highest indicator within the product diversification variable is consumer needs and expectations, while the lowest indicator pertains to ready-to-consume products. Furthermore, the purchasing decision variable is also categorized as good, with the highest indicator being product selection and the lowest indicator related to the choice of distribution channels.
Changes in Acid-Sulfate Soil Characteristics with Biochar from Various Materials and their Effect on IR-Zinc Production Abdillah, Muhammad Helmy; Lukmana, Mila; Rahmawati, Linda; Iskarlia, Gusti R.
AGRIVITA Journal of Agricultural Science Vol 46, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v46i3.4258

Abstract

The extensification of paddy fields is the government's program for food security and nutrition, but it influences the destruction of acid-sulfate soils. This study aimed to assess the improvement result of acid-sulfate soil character applied biochar from local materials with the various doses and to determine the production of IR-Zinc after the treatments, as recommendations for farmers cultivation of IR-Zinc on acid-sulfate soil. The research was conducted in Karang Indah Village, Barito Kuala District, South Kalimantan, from November 2021 to July 2022. The design used was a randomized, complete experiment with two factors: the raw material and the application dose. Research objects consisted of bulk density, porosity, pyrite (FeS2), soil organic-C, number of productive tillers, and weight of dry-milled grain for each treatment. A test using Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at 5% was used to determine the source and dose of biochar that affected significant object changes. The results showed an interaction between raw material and dose levels of biochar. Rice husk biochar increased the yield of IR-Zinc with an application dose of 1.8 kg and improved the characteristics of acid-sulfate soil. Rice husk biochar can provide nutrients due to soil physico-chemical improvements in reducing bulk density and acidity.
IDENTIFIKASI PENYAKIT DOMINAN KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN PENDEKATAN VISUAL PADA TANAMAN BELUM MENGHASILKAN, TANAMAN MENGHASILKAN, SERTA PENGENDALIANNYA YANG BISA DILAKUKAN DI PERKEBUNAN PT. XY: IDENTIFICATION OF DOMINANT OIL PALM DISEASES USING A VISUAL APPROACH IN IMMATURE PALM, MATURE PALM, AND THEIR CONTROL MEASURES AT PT. XY PLANTATION Abdillah, Muhammad Helmy; Rahmawati, Linda; Lukmana, Mila; Zakiah, Naina
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2025.013.1.1

Abstract

Luas perkebunan kelapa sawit di suatu wilayah tidak selalu berkorelasi langsung dengan tingkat produksi dalam suatu periode tertentu. Kejadian penyakit tanaman merupakan salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap penurunan hasil panen. Namun, upaya prevensi dan mitigasi sulit diterapkan akibat keterbatasan pengetahuan petani mengenai gejala penyakit dan strategi pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyakit dominan yang menyerang tanaman kelapa sawit pada fase tanaman menghasilkan serta mengetahui agen penyebabnya sebagai referensi dalam identifikasi dan pengendalian penyakit di lahan kering marginal. Studi eksploratif dilakukan pada Januari hingga April 2022 di perkebunan kelapa sawit PT. XY, Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Data dikumpulkan melalui observasi visual terhadap gejala penyakit yang muncul pada tanaman, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan membandingkan hasil temuan di lapangan dengan studi literatur. Hasil penelitian mengidentifikasi empat penyakit dominan, yaitu busuk pangkal batang, busuk pucuk, busuk akar, dan bercak daun. Penyakit ini diduga kuat disebabkan oleh infeksi cendawan patogen, termasuk Ganoderma sp., Phytophthora palmivora, Pythium sp., Rhizoctonia sp., Curvularia sp., serta Coconut Cadang-Cadang Viroid.
Diversifikasi Pangan Berbahan Kelapa (Cocos Nucifera L.) Pendukung Ketahanan Pangan di Teluk Pakedai, Kubu Raya Wahyuni, Eko Sri; Titin, Titin; Afandi, Afandi; Ningsih, Kurnia; Yuniarti, Anisyah; Fajri, Hayatul; Tenriawaru, Andi Besse; Natasya, Dea Fitri; Rahmawati, Linda
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4275

Abstract

Kelapa (Cocos nucifera L.) merupakan merupakan salah satu komoditas yang terdapat di kecamatan Teluk Pakedai. Kelapa dikenal sebagai tanaman multifungsi yang dapat dimanfaatkan menjadi berbagai olahan pangan maupun non pangan, mulai dari batang, buah, hingga daunnya. Demi menjaga ketahanan pangan di suatu daerah, diperlukan adanya tembusan ide untuk diversifikasi bahan pangan menjadi produk yang lebih menarik dan ramah lingkungan. Maka dari itu, dilakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di salah satu kecamatan Teluk Pakedai, yaitu Desa Selat Remis yang melibatkan anggota PKK Desa sebanyak 21 orang. Pada kegiatan tersebut, dilakukan penyuluhan dan pelatihan kepada anggota PKK Desa mengenai pemanfaatan bahan pangan menjadi produk-produk berkualitas dan ramah lingkungan. Produk yang dihasilkan dari kegiatan PKM ini adalah manisan kelapa, telur dadar kelapa parut, dan media tanam dari sabut kelapa. Setelah produk dan kerajinan dibuat, dilakukan pengisian angket evaluasi oleh peserta. Berdasarkan hasil pengisian angket pada aspek Perasaan Senang, dapat disimpulkan bahwa kegiatan yang dilakukan memberikan perasaan senang kepada peserta. Pada aspek Keinginan, peserta kegiatan memiliki keinginan untuk menerapkan pembuatan produk-produk yang telah dikenalkan oleh tim pelaksana dalam kehidupan sehari-hari dan memanfaatkannya sebagai ide usaha. Pada aspek Perhatian, dapat disimpulkan bahwa peserta memperhatikan setiap tahap dalam kegiatan yang dilaksanakan. Pada aspek Kebutuhan, dapat disimpulkan bahwa peserta memiliki kebutuhan terhadap kegiatan yang dilakukan guna menambah ilmu. Pada aspek harapan, dapat disimpulkan bahwa harapan peserta setelah mengikuti kegiatan ini dapat mendorong pemanfaatan komoditas di daerah sendiri cukup tinggi
PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, STRES KERJA, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION Rahmawati, Linda; Nurwanti, Nurwanti
E-Jurnal Manajemen Trisakti School of Management (TSM) Vol. 2 No. 2 (2022): E-Jurnal Manajemen Trisakti School of Management (TSM)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34208/ejmtsm.v2i2.1417

Abstract

High turnover intention is one of the conditions that can harm the company or organization. This study aims to examine the effect of turnover intention with organizational commitment, job stress, and job satisfaction on employees of PT Sicepat Ekspres Cabang Setu. The sample in this study were 63 employees. Saturated sampling technique was used in this study in sampling. This study used a questionnaire to collect data. The data analysis method used is multiple linear regression. Data were analyzed by testing research instruments, classical assumptions, model testing, and hypothesis testing using statistical software.The results of the analysis show that organizational commitment, job stress, and job satisfaction have an effect on turnover intention. So that PT Sicepat Ekspres Setu Cabang Setu needs to pay attention to the level of organizational commitment, job stress and employee job satisfaction as an effort to reduce the level of employee turnover intention.
Gait Analysis: The Effect of Suspension Type in Transfemoral Patient Rahmawati, Linda; Hjelmstrom, Olle; Widada, Ns.; Mughnie, Burlian
Journal of Prosthetics Orthotics and Science Technology Vol. 1 No. 1 (2022): JPOST: JOURNAL OF PROSTHETICS ORTHOTICS AND SCIENCE TECHNOLOGY
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.536 KB) | DOI: 10.36082/jpost.v1i1.630

Abstract

Background: common problems that occur in patients with transfemoral is the lack of stability during using the prosthesis and will result in gait deviation. One of the most important components in improving the stability of the patient is the selection of the type of suspension that appropriate to the patient's needs so as to improve gait. Objective: This study aimed to determine the difference Cadance, walking speed and step length transfemoral patients when using different types of suspension Methods: The study was conducted using the method of observation. Sample research is 4 transfemoral patients have an age of 26-60 years and male sex. Patients were asked to use Silesian belt supesnion and silicone liner with lanyard suspension respectively for 7 days. Observations using tape record. Differences Cadance, walking speed and stride length calculated at the time when patient walks in the 10-meter walking test. Research carried out in clinical laboratories prosthetics and orthotics department. Results: Results indicate that there are significant differences in the type of suspension against Cadance, walking speed and stride length even though significant only on the difference Cadance. Another factor studied in this research is the influence of age and the length of the patient's stump in Cadance, walking speed and stride length. Conclusion: This research found that the Cadance, walking speed and stride length of the transfemoral patients have diffences when using two different types of suspension.
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN JERUK SIAM BANJAR (Citrus reticulata) PADA MEDIA YANG DI CAMPUR DENGAN LIMBAH ENDAPAN SAGU Rahmawati, Linda; Lukmana, Mila; Iswahyudi, Herry; Asfia, Asfia
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v9i2.139

Abstract

Limbah sagu merupakan ampas empulur sagu yang telah diambil patinya. Limbah padat industri sagu yang telah menyebabkan pengaruh terhadap dilingkungan sekitar,sehingga dimanfaatkan untuk menjadi limbah organik yang kaya akan bahan organik yang dapat dijadikan sebagai pupuk.Saat ini, tanaman jeruk siam banjar merupakan tanaman uji coba di Desa Sungai Habaya kabupaten Barito Kuala, dalam media tanam dengan polibag. Tanaman jeruk siam banjar biasanya ditanam dalam suatu lahan atau wilayah perkebunan. dalam penelitian ini dijadikan kontrol (perlakuan P0). Dalam penelitian ini limbah sagu diberikan ke tanaman jeruk siam dengan perlakuan (P1,dengan limbah 200 g/polibag. P2,limbah 250 g/polibag dan P3,limbah 300 g/polybag ). Nutrisi yang diperoleh jeruk siam banjar hanya diperoleh dari kandungan media tanam. Berdasarkan hasil pengamatan menunjukkan adanya pemberian limbah sagu pada tanaman terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun pada tanaman jeruk. Hasil pengamatan menunjukkan pertambahan tinggi tanaman jeruk siam banjar pada perlakuan P3 (limbah sagu 300 g/polibag )memperoleh hasil terbaik Dengan pertambahan tinggi 22,7 CM, dibandingkan dengan P1,P2, dan kontrol yaitu dengan perbedaan P1,16,7 CM, P2, 16,7 CM dan control 13,7 CM pada pertambahan tinggi tanaman,dan pada pertambahan jumlah daun juga hasil terbaiknya didapatkan oleh P2 dan P3 yaitu dengan jumlah P2,72 helai daun dan P3,78 helai daun selama 1,5 bulan dalam masa pengamatan dengan perbandinga pada P1, dan control yaitu P1,23,7 helai daun dan control 15,7 helai daun yang tumbuh selama masa vegetatif, dalam penelitian ini dapat disimpulkan Respon pertumbuhan pohon jeruk setelah diberi limbah sagu, yaitu semakin tinggi dosis yang diberikan,pertambahan tinggi dan jumlah daun semakin meningkat.