Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENDAMPINGAN BUDIDAYA SAYURAN DENGAN METODE AKUAPONIK PADA POKDAKAN “BANGKIT MENUJU SUKSES” KOTA BANJARMASIN Rahmawati, Linda; Iswahyudi, Herry; Wahyudi, Ikhsan; Lukmana, Mila; Abdillah, Muhammad Helmy; Indriani, Indriani; Indayaty, Amirilia; Yamani, Muhammad Shagir; Rifqi, Muhammad; Maimanah, Siti Alfiah
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.3007

Abstract

Lahan pertanian di Kota Banjarmasin semakin berkurang yang disebabkan oleh alih fungsi lahan. Teknologi akuaponik menjadi salah satu pendekatan yang dilakukan agar budidaya tanaman tetap dapat dilakukan pada lahan yang sempit. Pokdakan “Bangkit Menuju Sukses” merupakan kelompok pembudidaya ikan yang aktif, namun masih terbatas dalam variasi kegiatan selain budidaya ikan. Upaya untuk menanam sayuran di atas kolam telah dilakukan, namun belum efisien karena keterbatasan lahan, tenaga, serta keterampilan budidaya tanaman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi anggota Pokdakan “Bangkit Menuju Sukses” dalam budidaya sayuran melalui metode akuaponik.  Metode yang digunakan pada kegiatan ini yakni ceramah, pengenalan alat dan bahan persemaian dan praktik penyemaian benih sayuran. Hasil  yang diperoleh pada kegiatan ini, mitra mengetahui alat dan bahan penyemaian benih sayuran beserta fungsinya yang ditunjukkan pada nilai pre-test dan post-test. Selain itu, mitra terampil dalam menyemai benih sayuran pada media rockwool. Mitra menjadi lebih terampil dalam melakukan perawatan benih, karena sebelumnya benih yang ditanam mengalami kegagalan pertumbuhan akibat kurang pengetahuan dan keterampilan dalam perawatan benih. Kemudian dilakukan penanaman benih kembali dan pendampingan perawatan benih. Setelah dilakukan pendampingan, benih yang ditanam tumbuh hingga menjadi bibit yang siap dipindahkan ke instalasi akuaponik. Melalui pendampingan ini, mitra mengetahui dan memahami cara penanaman dan perawatan benih tanaman yang baik. Mitra berharap agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terus berjalan dan dapat berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga, memberikan nilai tambah ekonomi, serta menjadi model pengembangan akuaponik perkotaan yang ramah lingkungan di wilayah Banjarmasin.
Physiological responses of Hiyung chili to different animal manures under acid sulfate soil conditions ABDILLAH, MUHAMMAD HELMY; LUKMANA, MILA; RAHMAWATI, LINDA; ISWAHYUDI, HERRY; INDAYATY, AMIRILIA; INDRIANI, INDRIANI
Asian Journal of Agriculture Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Smujo International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/asianjagric/g100100

Abstract

Abstract. Abdillah MH, Lukmana M, Rahmawati L, Iswahyudi H, Indayaty A, Indriani. 2026. Physiological responses of Hiyung chili to different animal manures under acid sulfate soil conditions. Asian J Agric 10 (1): g100109. https://doi.org/10.13057/asianjagric/g100109. Acid sulfate soils are marginal lands characterized by low pH, high saturation with Fe and Al, and poor nutrient availability. This study evaluated the effects of four types of animal manure-chicken, swiftlet, goat, and cattle-at five dosage levels (100-500 g) on Hiyung chili growth and yield, conducted from January to July 2024 at Politeknik Hasnur, South Kalimantan, Indonesia, using a Randomized Complete Block Design (RCBD) with 80 experimental units. Manures were composted aerobically, and dolomite was applied to plants. The data collected included plant height, leaf number, flower number, mature fruit count, fruit weight, and dry biomass, which were analyzed using ANOVA and DMRT at a 5% significance level. Chicken manure exhibited the most consistent and significant dose-response effects on the growth and yield of Hiyung chili pepper, with the 300 g dose increasing plant height, leaf number, flower number, fruit number, and fruit weight by approximately 30-60% compared to the lowest dose and showing significant differences from other manure types (DMRT 5%). In contrast, higher doses of cattle and swiftlet manure tended to reduce yield components by about 40-65%, indicating threshold effects and declining nutrient-use efficiency, with overall treatment effectiveness ranked as chicken manure > goat manure > swiftlet manure ≈ cattle manure. Chicken manure is recommended to improve Hiyung chili productivity on acid sulfate soils. This study highlights the role of local organic resources as sustainable inputs to improve soil fertility and crop productivity on acid sulfate soils, supporting long-term soil health and sustainable farming on marginal lands.