Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jendela ASWAJA

POLA KONSUMSI IKAN PADA ANAK PAUD HARAPAN BANGSA DESA KANDAWARU KECAMATAN MUNDU-CIREBON Nurul Ekawati
Jendela ASWAJA Vol. 2 No. 01 (2021): Maret
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.493 KB) | DOI: 10.52188/ja.v2i01.92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi ikan pada anak usia dini. Pola konsumsi ikan meliputi tingkat kesukaan terhadap ikan, frekuensi konsumsi ikan, jenis ikan yang dikonsumsi, dan jumlah ikan yang dikonsumsi. Metoda yang digunakan adalah deskriptif. Pengambilan sampel dengan total sampling, mendapatkan 30 anak beserta orangtua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 86,7% anak menyukai ikan, 53,3% anak konsumsi ikan pada frekuensi 1-2 hari/minggu, jenis olahan ikan yang disukai yaitu 86,7% terasi dan ikan asin, jenis ikan air laut yang dikonsumsi 93,3% ikan bandeng, jenis ikan air tawar yang dikonsumsi 90% ikan mujair, dan 33,3% anak menghabiskan ikan dalam satu kali makan sebanyak ½-1 ekor ikan.
USAHA PENANGKAPAN IKAN DENGAN DENGAN MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP JARING RAMPUS DI KARANGSONG INDRAMAYU. Henda Nugraha, Eulis; Nurul Ekawati; Muh. Karim
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 3 No 02 (2022): September
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/ja.v3i02.306

Abstract

Karagsong adalah salah satu wilayah perikanan di antara sekian banyak daerah perikanan di Indramayu Jawa Barat. Masyarakat Karangsong Indramayu di kenal sebagai masyarakat yang pada umumnya adalah nelayan. Banyak nelayan yang menggunakan berbagai macam alat tangkap termasuk alat tangkap jaring rampus untuk melakukan penangkapan ikan. Daerah penangkapan nya sangat luas untuk menangkap ikan dengan menggunakan jaring rampus, maka nelayan dapat menampung hasil tangkapannya hingga satu sampai dua hari, maka mereka akan melakukan penjualan hasil tangkapan mereka.Tujuan dari skripsi ini yaitu; untuk mengetahui berapa banyak nelayan yang menggunaka alat tangkap jaring rampus. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Antara lain pengambilan data dari nelayan agar dapat mengetahui berapa banyak nelayan yang menggunakan alat tangkap jaring rampus dan berapa banyak tangkapannya, dengan menggunakan alat tangkap jaring rampus. Didalam penilitian ini, pengambilan data di dasarkan pada perbedaan status pekerjaan dalam kegiatan penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap jaring rampus. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, maka peneliti dapat mengetahui berapa banyak ikan yang ditangkap nelayan dengan menggunakan alat tangkap jaring rampus.
Optimalisasi Manajemen Agribisnis dalam Peningkatan Produktivitas Pertanian Berkelanjutan astuti, lusia; Kusumah, Billi Rifa; Ekawati, Nurul; Novianti, Teni
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 6 No 2 (2025): Juni
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jeas.v6i2.1280

Abstract

Sustainable agriculture is a strategic approach that combines high productivity with the preservation of natural resources. In this context, agribusiness management plays a key role in increasing the efficiency and effectiveness of agricultural production. The aim of this research is to discuss various agribusiness management strategies that can be implemented to support increased sustainable agricultural productivity. The main focus includes resource management, technology application, business diversification, and farmer capacity development. This type of research is qualitative with the research location in West Java. The research subjects consisted of farmers, agribusiness managers, agricultural extension workers, and agricultural experts who had experience and knowledge in the field of agribusiness. Data collection techniques use interviews, observation and documentation. The results of this research are that optimizing agribusiness management through efficient resource management, application of technology, business diversification, marketing strategies and farmer capacity development can increase productivity and sustainability of the agricultural sector. Support from multiple stakeholders is critical to expanding adoption of these practices. This research recommends increasing farmers' access to technology, training and markets to support the transition to more productive sustainable agriculture.
Kontribusi Jenis Ikan terhadap Nilai Produksi dan Implikasinya terhadap Strategi Pemasaran Perikanan di Perairan Laut Jawa (Studi Kasus Di PPN Muara Angke) -, Meutia Mollynda; Hidayaturohman, Fajar; Ekawati, Nurul
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 6 No 3 (2025): September
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jeas.v6i3.1468

Abstract

The fisheries sector plays a crucial role in supporting food security and coastal economies, particularly in high-intensity fishing areas such as Muara Angke. Drift gillnets are among the dominant fishing gears in the Java Sea, contributing significantly to landings at Muara Angke Fishing Port (PPN Muara Angke). However, the contribution of each fish species to production value and its implications for marketing strategies remain underexplored.This study aims to analyze the contribution of fish species to production value and to identify implications for fisheries marketing strategies in the Java Sea, using secondary data from drift gillnet landings at PPN Muara Angke in 2025. The analysis was conducted by calculating the production volume and value of each species and relating them to market demand and processing potential.The results show that the total drift gillnet production in 2025 reached 35,000 tons, with the largest contributions from skipjack tuna (35.7%), mackerel scad (26.3%), and narrow-barred Spanish mackerel (13.7%). Together, these three species accounted for more than 75% of the total production. The dominance of small to medium pelagic species highlights their economic importance, both for direct consumption and as raw materials for processing industries such as canning, smoking, and freezing. Other species, including scad, round scad, and mixed catches, contributed less but remain essential for catch diversity and local market supply. Marketing strategies should prioritize supply chain strengthening, post-harvest quality improvement, and product diversification for skipjack tuna, mackerel scad, and Spanish mackerel. Meanwhile, minor species can be developed through product differentiation and local marketing to reduce dependency on a few dominant commodities.
UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PEMBENIHAN IKAN NILA NIRWANA (Oreochromis niloticus) DI UPTD BENIH IKAN DUKUPUNTANG KABUPATEN CIREBON, JAWA BARAT Nugraha, Eulis Henda; Elinah, Elinah; Ekawati, Nurul; Maulana, Tasya
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 4 No 01 (2023): Maret
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/ja.v4i01.411

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui teknik pembenihan ikan nila nirwana dalam meningkatkan produktivitas. 2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat meningkatkan produktivitas ikan nila nirwana di UPTD Benih Ikan Dukupuntang. Penelitian ini dikemas dalam sebuah Penelitian dengan judul “Upaya Peningkatan Produktivitas Pembenihan Ikan Nila Nirwana (Oreochromis niloticus) Di UPTD Balai Benih Ikan Dukuhpuntang Kabupaten Cirebon Jawa Barat “. Penelitian ini menggunakan Metode pendekatan kuantitatif. Dikatakan oleh Sugiyonoa (2018, hlm. 13) bahwa metode kuantitatif yaitu metode penelitian yang berlandaskan positivistic (data konkrit), data penelitian berupa angka-angka yang akan diukur menggunakan statistik sebagai alat uji perhitungan, berkaitan dengan masalah yang diteliti untuk menghasilkan suatu kesimpulan. Dimana proses pengambilan datanya dilakukan dengan menggunakan survey data primer, atau data yang ada merupakan data yang langsung di dapat dari sumber data asli sehingga data yang diperoleh mencerminkan keadaan atau realita yang sebenarnya. Analisis dilakukan dengan fungsi Cobb-Douglas untuk mengetahui faktor- faktor produksi yang berpengaruh dalam kegiatan pembenihan nila nirwana. Hasil penelitian menujukan bahwa dalam proses pembenihan ikan nila nirwana di UPTD Benih Ikan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon dilakukan dengan proses pemilihan calon induk, pemberian pakan, pemijahan, penetasan telur, pemeliharaan larva, pemanenan larva, dan pemanenan benih. Hasil analisis Cobb-Douglas menunjukan bahwa 95% luas kolam, bibit, pakan, dan tenaga kerja mempengaruhi produksi ikan sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor produksi lain. Salah satu upaya untuk mengatasi fluktuasi jumlah produksi ikan nila nirwana di UPTD Benih Ikan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon adalah dengan meningkatkan produktivitas dari setiap usaha budidaya. Hal tersebut yaitu aspek teknik dan aspek ekonomi.
Kelimpahan dan Keanekaragaman Plankton di Bendungan Sinyur Jamblang Kabupaten Cirebon: Kelimpahan dan Keanekaragaman Plankton Hawa, Putri; Feti, Fatimatuzzahroh; Ekawati, Nurul; Novianti, Teni
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 6 No 3 (2025): September
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jendelaaswaja.v6i3.1398

Abstract

This study aimed to determine the types, abundance, and diversity index of plankton in the Sinyur Jamblang Dam, Warujaya Village, Cirebon Regency. Plankton is an important indicator for assessing the quality and productivity of a body of water. The research method used was an exploratory survey with purposive sampling at three stations: the inlet, the middle of the dam, and the outlet. Plankton samples were collected using a plankton net and observed under a microscope using a Sedgwick-Rafter Counting Cell. The results showed that phytoplankton were dominated by Chlorophyta (77%), and zooplankton were dominated by Zoothamnium (50%). The plankton diversity index (H') was 0.86, which is considered low, indicating the waters have low-moderate productivity. The highest phytoplankton abundance was recorded at 398,000 cells/L and the lowest at 102,000 cells/L. This study revealed that 21 genera of plankton were identified in the Sinyur Jamblang Dam, consisting of 14 genera of phytoplankton and 7 genera of zooplankton. Plankton abundance ranged from 81 to 1,488 individuals/L, with dominance by the class Chlorophyceae. The diversity index (H’) ranged from 1.3 to 1.9, which falls into the moderate category, indicating that the aquatic environment still supports plankton life.
Teknik Identifikasi Ektoparasit Ikan Brek (Puntius orphoides) yang Ditemukan di Sungai Cimanuk Kabupaten Sumedang Pratama, Asep Rachmat; Ekawati, Nurul; Kusumah, Billy Rifa
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 6 No 4 (2025): December
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jendelaaswaja.v6i4.1659

Abstract

Brek fish is one of the economically consumed fish that is affordable. In Indonesia, brek fish have long been cultivated because they are suitable for tropical climates, so they can be cultivated throughout the year. The purpose of this study was to determine the types of ectoparasites as well as the intensity and prevalence values carried out at the Cimanuk River, Sumedang Regency. Based on the results of the study, 6 types of ectoparasites were found in brek fish, namely Trichodina sp., Dactylogyrus sp., Gyrodactylus sp., Oodinium sp., Ichthyophthirius multifiliis and Myxobolus sp. The prevalence rate for Trichodina sp. 66.7% and the intensity value is 7 ind/head, the prevalence value of Dactylogyrus sp. 53.3% and an intensity value of 2.8 ind/head, the prevalence value of Gyrodactylus sp. 33.3% and an intensity value of 2.4 ind/head, a prevalence value of Ichthyophthirius multifiliis 46.6% and an intensity value of 2.6 ind/head, a prevalence value of Myxobolus sp. 16.6% and the intensity value of 0.8 ind/head and the prevalence value of Oodinium sp. 23.3% and an intensity value of 1.6 ind/head.