Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PEMENUHAN HAK PENYANDANG DISABILITAS DALAM PELAYANAN DI PENGADILAN NEGERI KOTA SAMARINDA Apriani, Fajar; Nurrahman, Muhammad Arif; Hariati, Hariati; Aini, Ina Yatul; Habhibulla, Asmara
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 3 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i3.22675

Abstract

Akses terhadap keadilan sangat penting bagi seluruh warga negara, tak terkecuali bagi penyandang disabilitas yang seringkali terpinggirkan dari kehidupan bermasyarakat sehingga akses mereka dalam berbagai bidang terbatas. Keterbatasan mereka seringkali menimbulkan keraguan untuk dapat secara mandiri mengakses fasilitas publik yang disediakan pemerintah pada unit penyelenggara pelayanan publik, termasuk unit bidang peradilan di Pengadilan Negeri. Melalui Keputusan Direktorat Jenderal Kehakiman Umum Nomor 1692 Tahun 2020 dan Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 11 Tahun 2017, pemerintah menjamin perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas sesuai dengan pedoman pelaksanaan pelayanan penyandang disabilitas di Pengadilan Tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terpenuhinya hak penyandang disabilitas dalam pelayanan yang diselenggarakan Pengadilan Negeri Kota Samarinda. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan fokus penelitian berdasarkan teori model implementasi kebijakan publik dari Edward III yang terdiri dari empat parameter: komunikasi, sumberdaya, disposisi/sikap pelaksana, struktur birokrasi. Teknik observasi dan dokumentasi pada lokasi penelitian digunakan untuk memperoleh data, serta wawancara terhadap Kepala Subbagian Umum dan staf Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) layanan prioritas Pengadilan Negeri Kota Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem peradilan di Kota Samarinda bisa diakses dan dipergunakan seluruh masyarakat, tak terkecuali bagi para penyandang disabilitas, yang meliputi penyediaan infrastruktur, prosedur hukum dan paradigma aparatur pengadilan yang responsif, aman dan dapat mendukung kemandirian penyandang disabilitas.Kata Kunci : Penyandang disabilitas; Difabel; Disabilitas; Pelayanan inklusif; Layanan pengadilan.
Implementation of Freight Transport Restriction Policy in Balikpapan City Islamiawan, M; Apriani, Fajar; Hariati, Hariati
Journal of Government and Politics (JGOP) Vol 7, No 2 (2025): December
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jgop.v7i2.36326

Abstract

This study analyzes the implementation of the freight transport restriction policy in Balikpapan City by examining the dynamics of operator compliance, institutional coordination, and the policy’s impact on urban mobility and the local economy. Using a qualitative research method with a case study approach, data were collected through in-depth interviews, document analysis, and field observations to understand how the policy functions in practice. The findings reveal that the success of policy implementation depends on the adaptive strategies of freight operators, the effectiveness of institutional coordination, and the suitability of policy design with local urban conditions. While the restriction policies have contributed to reducing congestion and improving urban order, challenges remain in terms of enforcement consistency, resource limitations, and inter-agency collaboration. The study highlights the importance of integrating regulatory control with supportive mechanisms and adaptive governance to achieve sustainable freight transport management in developing urban contexts
Pemanfaatan Daun Rimbang untuk Pencegahan Diare Fahdi, Firdaus; Hariati, Hariati; Sari, Herviani
Health Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v3i2.8133

Abstract

Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting karena mudah menimbulkan dehidrasi, terutama pada balita, tetapi sebagian besar kasus sebenarnya dapat dicegah melalui perbaikan perilaku hidup bersih dan sehat, penggunaan air bersih, sanitasi yang layak, cuci tangan pakai sabun, imunisasi rotavirus, serta tata laksana awal yang tepat di rumah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini disusun untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan mengenai pencegahan diare melalui edukasi, demonstrasi cuci tangan pakai sabun, praktik pembuatan oralit, pengenalan tanda bahaya diare, dan pemanfaatan daun rimbang (Solanum torvum Sw.) sebagai bahan pangan lokal dalam edukasi keluarga. Daun rimbang diketahui mengandung serat, protein, mineral, dan senyawa fenolik, serta pada studi in vitro menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli dan Salmonella enteritidis. Namun, pada kegiatan ini daun rimbang ditempatkan sebagai sumber pangan lokal dan media edukasi, bukan sebagai pengganti oralit, zinc, atau terapi medis standar. Kegiatan dilaksanakan di namo tualang dengan peserta 10 kader. Metode kegiatan meliputi koordinasi dengan mitra, pre-test, penyuluhan, demonstrasi, diskusi, post-test, dan evaluasi tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan ada perbedaan pengetahuan dan keterampilan kader. Simpulan, pemberdayaan kader berbasis sumber daya lokal berpotensi memperkuat pencegahan diare di tingkat rumah tangga bila dilakukan secara sistematis, kontekstual, dan evidence-based.
Implementasi Support Group Berbasis Resiliensi Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi Hariati, Hariati; Sitorus, Friska Ernita; Girsang, Rostiodertina; Siahaan, Jekson Martiar
Health Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v3i2.8134

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang banyak dialami lansia dan berdampak pada kesejahteraan fisik, psikologis, serta sosial. Pengelolaan hipertensi pada kelompok usia lanjut memerlukan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pemeriksaan tekanan darah, tetapi juga memperkuat dukungan psikososial dan kemampuan adaptif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan support group berbasis resiliensi untuk meningkatkan kualitas hidup lansia hipertensi. Kegiatan dilaksanakan selama enam sesi pada 35 lansia hipertensi usia 60 tahun ke atas di wilayah kerja puskesmas. Intervensi mencakup edukasi hipertensi, penguatan resiliensi, manajemen stres, sharing pengalaman, penguatan spiritual, dan komitmen perubahan perilaku. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pengetahuan, observasi partisipasi, serta pengukuran indikator kualitas hidup berdasarkan domain fisik, psikologis, dan sosial. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari 56 menjadi 77, peningkatan domain fisik dari 60 menjadi 70, domain psikologis dari 55 menjadi 69, dan domain sosial dari 58 menjadi 74. Sebagian peserta juga mulai lebih teratur berolahraga, patuh minum obat, dan mampu mengelola stres. Temuan ini menunjukkan bahwa support group berbasis resiliensi relevan sebagai strategi pemberdayaan komunitas untuk meningkatkan kualitas hidup lansia hipertensi.