Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH PEMBELAJARAN MIKRO JURUSAN PKK FT UNM LILIS, LILIS; AISYAH, ST.; HUDIAH, ANDI
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i4.3550

Abstract

This research is a quantitative study with the following objectives: (1) To describe the Blended Learning Model for students of the PKK Department in the Microteaching course at the Faculty of Engineering, UNM; (2) To identify the learning motivation of PKK Department students using the Blended Learning Model in the Microteaching course at the Faculty of Engineering, UNM; (3) To examine the influence of the Blended Learning Model on the learning motivation of PKK Department students in the Microteaching course at the Faculty of Engineering, UNM. This study uses an ex-post facto research design. The research population consists of 101 undergraduate students of Fashion Design, PKK Department, Faculty of Engineering, UNM, from the 2021 cohort. The sample size is 50 students, determined using the Slovin formula. The data collection techniques employed include observation, documentation, and questionnaires (surveys). Data analysis techniques include descriptive analysis and simple regression analysis. The results of the study show that: (1) The description of the blended learning model for students falls into the "very high" category at 81.87%, as most students support the blended learning model for enhancing learning motivation; (2) The description of students' learning motivation falls into the "very high" category at 83.12%, indicating that various factors, both extrinsic and intrinsic, influence students' motivation to learn; (3) The influence of the blended learning model on students' learning motivation is "very high" and significant, with an impact of 81.6% between the variables, while 18.4% is influenced by other factors not examined in this study. ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Gambaran Model Pembelajaran Blended Learning Mahasiswa Jurusan PKK pada mata kuliah Pembelajaran Mikro FT UNM; (2) Motivasi Belajar Mahasiswa Jurusan PKK Menggunakan Model Pembelajaran Blended Learning pada mata kuliah Pembelajaran Mikro FT UNM; (3) Pengaruh Model Pembelajaran Blended Learning terhadap Motivasi Belajar mahasiswa Jurusan PKK pada mata kuliah Pembelajaran Mikro FT UNM. Jenis peneilitian yang digunakan adalah ex-post facto. Populasi penelitian ini adalah Mahasiswa S1 Tata busana PKK FT UNM angkatan 2021 sebanyak 101 orang. Jumlah sampel adalah 50 Mahasiswa yang diperoleh menggunakan rumus slovin. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan kuesioner (angket). Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gambaran model pembelajaran blended learning mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi sebesar 81,87%, dikarenakan rata-rata mahasiswa mendukung model pembelajaran blended learning untuk meningkatkan motivasi belajar; (2) gambaran motivasi belajar mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi yaitu 83,12%, menunjukkan bahwa berbagai factor motivasi belajar dalam pengaruhnya terhadap keinginan mahasiswa baik itu secara ekstrinsik dan intrinsik; (3) Pengaruh model pembelajaran blended learning terhadap motivasi belajar mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi dan signifikan dengan pengaruh sebesar 81,6 % antar variabel dan  dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. 
PKM Kerajinan Lenan Rumah Tangga Pengikat Gorden dari Perca Kain Syarifah Suryana; Aisyah, St.; Rosmiaty, Rosmiaty; Irmayanti, Irmayanti; Hamsar, Israwati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v2i2.5591

Abstract

PKM Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Kerajinan Lenan Rumah Tangga Pengikat Gorden dari Perca Kain pada Yayasan Pendidikan Adhiputeri Kota Makassar perlu dilakukan untuk memberi pengetahuan dan keterampilan kepada mitra sasaran tentang pentingnya Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Pengikat Gorden dari Perca Kain untuk manfaat jangka panjang mitra sasaran sehingga mitra sasaran dapat menjadikan pelatihan pembuatan pengikat gorden ini sebagai alternatif peluang usaha karena memiliki banyak peminat dari berbagai kalangan. Permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan PKM ini berfokus untuk menyelesaikan permasalahan mitra, sebagai berikut: (1) Mitra kurang memiliki pengetahuan tentang cara memanfaatkan perca kain, (2) Mitra belum mengenal alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan pengikat gorden, dan (3) Mitra belum memiliki keterampilan membuat pengikat gorden dari perca kain. Target yang ingin dicapai dalam pelaksanaan PKM ini adalah mitra dalam hal ini warga belajar Yayasan Adhiputeri memiliki kemampuan dalam pembuatan Pengikat gorden dari kain perca, mengetahui alat dan bahan yang digunakan untuk pembuatan pengikat gorden dari kain perca, dan sebagai solusi alternatif peluang usaha.
Pengembangan Modul Perawatan Wajah Pada Mata Kuliah Perawatan Wajah Dan Tata Rias Salsabila, Salsabila; Aisyah, St.; Maida, Andi Nur
HomeEC Vol 19, No 2 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v19i2.68231

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini adalah penelitian pengembangan research and development (R&D)  yang dilakukan secara sengaja dan sistematis untuk menyempurnakan produk yang telah ada maupun mengembangkan suatu produk baru melalui pengujian, sehingga produk tersebut dapat dipertanggung jawabkan. Tujuannya untuk Mengetahui (1) Prosedur pengembangan modul perawatan wajah dan tata rias materi perawatan wajah manual di PKK FT UNM, (2) Tingkat kelayakan modul perawatan wajah dan tata rias materi perawatan wajah manual pada ahli materi dan ahli media, (3) Respon mahasiswa terhadap modul pembelajaran perawatan wajah dan tata rias. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D (Four-D) yaitu meliputi 4 tahap yakni tahap : 1. pendefinisian (define) Kegiatan pada tahap ini dilakukan untuk menetapkan dan mendefinisikan syarat syarat pengembangan. Dalam model lain, tahap ini sering dinamakan analisis kebutuhan, 2. perancangan (design) setelah mendapatkan permasalahan dari tahap pendifinisian, selanjutnya dilakukan tahap perancangan, 3. pengembangan (develop) Tahap pengembangan merupakan tahap untuk menghasilkan sebuah produk, tahap pengembangan ini terbagi atas dua kegiatan yaitu: expert appraisal (Penilaian ahli) dan developmental testing (Uji Pengembangan), 4. penyebaran (disseminate) Tahap ini merupakan tahap penggunaan perangkat yang telah dikembangkan pada skala yang lebih luas. (2) Berdasarkan hasil uji validasi oleh ahli materi 84,89%, persentase dari ahli desain 92,89%, dan (3) hasil respon pada mahasiswa mendapat persentase 89,13%. Berdasarkan persentase dapat disimpulkan Modul Perawatan Wajah yang dikembangkan “Sangat Layak” untuk digunakan pada mata kuliah Perawatan Wajah dan Tata Rias di Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Hal ini dinyatakan berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi yang mencapai tingkat kelayakan bahwa produk modul yang dikembangkan sudah valid dengan persentase produk ahli materi 84,89%, persentase dari ahli media 92,89%, dan hasil respon pada mahasiswa mendapat persentase 89,13%.   Kata kunci:  Penelitian dan Pengembangan, Modul, Perawatan Wajah
Perbandingan antara Mixing Foundation Teknik Bakar dengan Teknik Tanpa Bakar Terhadap Kulit Berminyak pada Rias Wajah Pesta Jufri, Anita; Aisyah, St.; Riwayani, Rika
HomeEC Vol 20, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v20i1.72099

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui: 1) Langkah-langkah Penerapan Mixing Foundation teknik bakar pada kulit wajah berminyak. 2) Langkah-langkah Penerapan Mixing Foundation tanpa teknik bakar pada kulit wajah berminyak. 3) Pendapat penelis terhadap perbedaan pengaplikasian Mixing Foundation dengan teknik bakar dan tanpa teknik bakar pada wajah berminyak pada rias wajah pesta. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium PKK FT UNM dengan jumlah responden 20 mahasiswa tata rias, 2 dosen ahli instrument dan 2 model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Langkah-langkah Mixing Foundation teknik bakar pada kulit wajah berminyak hal pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan alat dan kosmetik yang akan digunakan baru kemudian dilakukan dengan mencampurkan Foundation padat dan cair lalu membakarnya menggunakan korek api menggunakan media Mixing Pallet kemudian campur Foundation hingga merata dan tunggu hingga Foundation dingin. 2) Langkah-langkah Mixing Foundation tanpa teknik bakar pada kulit wajah berminyak hal pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan alat dan kosmetik yang akan digunakan kemudian dilakukan dengan mencampurkan Foundation padat dan cair menggunakan media Mixing Pallet kemudian campur Foundation hingga merata. 3) Pendapat penelis terhadap perbedaan pengaplikasian Mixing Foundation dengan teknik bakar dan tanpa teknik bakar pada kulit wajah berminyak menjawab Mixing Foundation teknik bakar berada di angka 55% dan teknik tanpa bakar di 45%. Kata kunci -  Perbandingan, Mixing Foundation, Teknik Bakar, Kulit Wajah Berminyak, Rias Wajah Pesta
Quality of Academic Services in the Academic Administration Section Darwis, Muh.; Aisyah, St.; Haerul, Haerul
International Journal of Administration and Education Volume 1, Number 2, June 2024
Publisher : ASHA Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/j3wq3a45

Abstract

Service quality is the key to the success of performance in an organization. This study aims to determine the Quality of Academic Services in the Academic Administration Section of the Postgraduate Program of the State University of Makassar. To achieve this goal, the researcher determined 10 (Ten) informants with the type of research and the approach used was qualitative descriptive. Data collection is used through observation, interview and documentation techniques. The results of the study show that using data analysis techniques consisting of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The quality of academic services in the Academic Administration Section of the Postgraduate Program of the State University of Makassar, The results of the study show that the quality of academic services in the Academic Administration Section of the Postgraduate Program of the State University of Makassar is not good because it is not in accordance with the number of employees needed in serving the number of students who need services, for example there are 3 employees so that the quality of service is not good. Therefore, judging from several indicators, namely direct evidence is still inadequate, where the capabilities possessed by employees and the condition of facilities and infrastructure are enough to support the provision of services. Reliability shows that it is good enough, this is seen as appropriate in completing documents, providing information to students accurately and reliably. Responsiveness is good, such as providing services quickly, appropriately and responsively in responding to student desires. The guarantee is still not good because there are still students who complain about the behavior of employees in providing services. Empathy is still not good because there are still students who feel that they are treated differently when receiving services
IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN DAN PEMENUHAN HAK PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DI MAKASSAR Mutmainnah, Mutmainnah; Aisyah, St.; Hisbullah, Hisbullah
Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah Vol 4 No 2 (2023): SIYASATUNA
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syariyyah) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sexual violence against women continues to increase. Komnas Perempuan recorded that there were 226,062 cases of sexual violence against women in 2020 increasing to 338,496 cases in 2021. Through Law Number 31 of 2014 concerning Protection of Witnesses and Victims, it contains rights that women should receive as victims of sexual violence. This study aims to reveal the implementation of the rights of women victims of sexual violence in the city of Makassar. This type of research is a qualitative field research with normative juridical and normative theological approaches. The results of the study show that sexual violence in Makassar City is still relatively high. In addition, the protection of the rights of women victims of sexual violence has not been implemented properly due to the lack of capacity of law enforcement to understand victims' rights, impunity for perpetrators, limited escort staff, culture of siri' society, and limited access to legal aid in the regions are obstacles in protecting and fulfilling the rights of victims of sexual violence.
PENGARUH FASILITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA JURUSAN TATA BUSANA KELAS XI DI SMK NEGERI BALANIPA POLEWALI MANDAR HUDIAH, ANDI; JAMAL, ASMAWATI; AISYAH, ST.
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i3.3257

Abstract

The purpose of this research is to find out (1) an overview of the learning facilities for students majoring in Fashion Design class Xl at SMK Negeri Balanipa Polewali Mandar (2) the learning outcomes of students majoring in Fashion Design class student majoring in Fashion Design class Xl at Balanipa Polewali Mandar State Vocational School. This research is quantitative descriptive, with a population of 44 students and a sample of 44 students. Research data was obtained using observation, questionnaire and documentation methods. The data analysis technique is an inference analysis technique (simple regression) which uses average values, using normality tests and linearity tests, while hypothesis testing uses simple linear regression analysis techniques. The results of the research show (1) the learning facilities for students majoring in Fashion Design class Overall Mandar is very good (88.7). (3) there is a significant influence of learning facilities on the learning outcomes of students majoring in Fashion Design class Xl at Balanipa Polewali Mandar State Vocational School. This is shown by the majority of learning results being in the very good category (88.7%). ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) gambaran fasilitas belajar siswa jurusan Tata Busana kelas Xl di SMK Negeri Balanipa Polewali Mandar (2) hasil belajar siswa jurusan Tata Busana kelas Xl di SMK Negeri Balanipa Polewali Mandar (3) pengaruh fasilitas belajar siswa terhadap hasil belajar siswa jurusan Tata Busana kelas Xl di SMK Negeri Balanipa Polewali Mandar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan jumlah populasi dan sampel berjumlah 44 siswa. Data penelitian diperoleh dengan metode observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah analisis regersi sederhana yang digunakan nilai rata-rata, menggunakan uji normalitas dan uji linearitas, sedangkan uji hipotesis menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan (1) fasilitas belajar siswa jurusan Tata Busana kelas Xl di SMK Negeri Balanipa Polewali Mandar sangat baik (93,9), berada pada kategori sangat baik (2) hasil belajar siswa jurusan Tata Busana kelas Xl di SMK Negeri Balanipa Polewali Mandar secara keseluruhan sangat baik (88,7). (3) terdapat pengaruh yang signifikan dari fasilitas belajar terhadap hasil belajar siswa jurusan Tata Busana kelas Xl di SMK Negeri Balanipa Polewali Mandar. Hal ini ditunjukkan hasil Belajar sebagian besar berada pada katerori sangat baik (88,7%).
PENGARUH PENGALAMAN PRAKTIK INDUSTRI TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA S1 TATA BUSANA PKK FT UNM NURFATHONAH, NURFATHONAH; AISYAH, ST.; SURYANI , HAMIDAH
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v4i4.3560

Abstract

This research is an ex-post facto study. Aimed at determining the influence of industrial practical experience on entrepreneurial interest in PKK FT UNM Undergraduate Fashion Design. The population of this study were 152 Fashion Design PKK FT UNM undergraduate students from the 2020 and 2021 intakes. The number of samples was 54 students. The data collection techniques used are observation, documentation and questionnaires. The data analysis techniques used were descriptive analysis and simple regression analysis. The purpose of this study was to determine: (1) Description of industrial practice experience, (2) Description of interest in entrepreneurship, (3) Influence of industrial practice experience on interest in entrepreneurship in Fashion Design PKK FT UNM undergraduate students. The results of the study are: (1) The description of industrial practice experience falls into the low category, with a percentage of 37%, or 20 students. (2) The description of entrepreneurial interest is classified as low, indicated by a percentage of 31%, or 17 students. (3) The influence of industrial practice experience on entrepreneurial interest shows a significant value of 0.000 < 0.05, meaning there is an effect of industrial practice experience on entrepreneurial interest with a contribution of 32.7% and 67.3% is influenced by other factors. ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian ex-post facto. Bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengalaman praktik industri terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa S1 Tata Busana PKK FT UNM. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa S1 Tata busana PKK FT UNM angkatan 2020 dan 2021 sebanyak 152 orang. Jumlah sampel adalah 54 Mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan kuesioner (angket). Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu, analisis deskriptif dan analisis regresi sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Gambaran pengalaman praktik industri, (2) Gambaran minat berwirausaha, (3) Pengaruh pengalaman praktik industri terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa S1 Tata Busana PKK FT UNM. Hasil penelitian adalah: (1) Gambaran pengalaman praktik industri termasuk dalam kategori rendah dengan persentase sebesar 37% atau sebanyak 20 mahasiswa. (2) Gambaran minat berwirausaha termasuk dalam kategori rendah dengan persentase sebesar 31% atau sebanyak 17 mahasiwa. (3) Pengaruh pengalaman praktik industri terhadap minat berwirausaha menunjukkan bahwa nilai signifikan sebesar 0.000 < 0.05 artinya ada pengaruh antara pengalaman praktik industri terhadap minat berwirausaha dengan kontribusi sebesar 32.7% dan 67.3% dipengaruhi oleh faktor lain. 
Pelatihan Batik Cetak Berbasis Plastik sebagai Upaya Pemberdayaan Keterampilan Remaja Putri di Desa Arungkeke Pallantikang, Kabupaten Jeneponto Aisyah, St.; Kurniati, Kurniati; Megavitri, Rissa; Salim, Cici Syafiqah Huriah; Rusada, Menni
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Kegiatan Pengabdian Kepada Masayarakat yang dilaksanakan oleh Tim pengambdi dari UNM dengan tema “Pelatihan Pembuatan Batik Cetak Berbasis Plastik di Desa Arungkeke, Kabupaten Jeneponto” dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kemandirian ekonomi masyarakat khususnya remaja putri melalui inovasi penggunaan plastic jilid bekas. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi hasil. Pelatihan dilaksanakan selama tiga kali pertemuan dengan melibatkan 10 peserta yang terdiri atas remaja putri.Hasil evaluasi proses menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan mencapai 92% kesesuaian dengan rencana kerja, dengan tingkat kehadiran peserta 95% dan ketersediaan sarana serta dukungan kelembagaan desa 100%. Hal ini mencerminkan koordinasi yang baik antara tim pelaksana, peserta, dan pemerintah desa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta terhadap inovasi batik cetak berbasis plastik. Rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 58 menjadi 87 (kenaikan 29 poin), keterampilan teknis meningkat dari 45 menjadi 82 (kenaikan 37 poin), dan sikap kreatif serta kemandirian meningkat dari 60 menjadi 90 (kenaikan 30 poin).Selain itu, 85% peserta berhasil menghasilkan karya batik cetak layak jual, dan 90% menyatakan puas terhadap materi serta metode pelatihan. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan PKM telah berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kemampuan remaja putri dalam memanfaatkan plastik sebagai media cetak pada  pembuatan batik. Dan hasil yang diperoleh dapat menambah nilai ekonomi sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan dan semangat wirausaha kreatifKata kunci: batik cetak, plastik jilid, pemberdayaan remaja putrit, ekonomi kreatif
Pengembangan Modul Pembelajaran Rekayasa Pola Pada Materi Magic pattern Jurusan PKK Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar Musrina, Safira; Aisyah, St.; Suryani, Hamidah
HomeEC Vol 20, No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v20i2.80415

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengetahui: (1) Prosedur pengembangan modul pembelajaran rekayasa pola pada materi magic pattern, (2) Kelayakan modul pembelajaran rekayasa pola pada materi magic pattern, (3) Respon mahasiswa terhadap pengembangan modul pembelajaran rekayasa pola pada materi magic pattern. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) yang mengembangkan dan menghasilkan suatu produk dengan model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner (angket). Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari 2 ahli materi, 2 ahli media, dan 20 orang mahasiswa Angkatan 2021 Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar, sedangkan objek penelitian adalah produk pembelajaran berupa modul rekayasa pola pada materi magic pattern. Hasil penelitian (1) Prosedur pengembangan mengacu pada model pengambangan ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation).  (2) Kelayakan modul pembelajaran rekayasa pola pada materi magic pattern memiliki kriteria “Sangat Baik” dengan ekuivalen “Sangat Layak” untuk digunakan berdasarkan hasil uji validasi materi dengan persentase 93,07% dan hasil validasi ahli media dengan persentase 89,73%. (3) Respon mahasiswa terhadap modul pembelajaran rekayasa pola pada materi magic pattern yang dikembangkan mendapatkan respon positif dan memperoleh persentase sebesar 89,35%, sehingga dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran rekayasa pola pada materi magic pattern “Sangat Layak” untuk digunakan sebagai bahan ajar pada mata kuliah rekayasa pola. Kata kunci -  Pengembangan Modul Pembelajaran, Mata Kuliah Rekayasa Pola, Materi Magic pattern