Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PERANCANGAN ULANG KANTOR PT. PLN (PERSERO) UNIT INDUK TRANSMISI JAWA BAGIAN TENGAH DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN BIOPHILIC Amira Arraudah, Siti; Surya Rusyda, Hana Faza; Sudarisman, Irwan
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : PT. PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah merupakan satuan kerja satu tingkat di bawah kantor pusat yang dipimpin, dibina, dikelola oleh General Manager dan melaksanakan kegiatan usaha sebagai pelayanan transmisi listrik serta bertanggung jawab dalam memastikan ketersedian rencana kerja, strategi, proses bisnis, analisa resiko mitigasi, kepatuhan, serta pengelolaan unit sesuai misi dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia secara efisien, efektif, sinergis, andal dan berkualitas. Terdapat permasalahan yang ditemukan pada interior di kantor PT. PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah yaitu mengenai fasilitas pendukung yang belum terpenuhi secara optimal, organisasi ruang yang masih belum dapat memudahkan karyawan dalam melakukan aktivitas, serta belum adanya penerapan implementasi yang sesuai dengan standarisasi kantor PLN. Penggunaan pendekatan biophilic dan mengacu kepada standarisasi yang berasal dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2006, serta standarisasi Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor PLN dapat menjadi solusi dari permasalahan yang ditemukan agar dapat memberikan wadah yang mampu memfasilitasi serta meningkatkan semangat kinerja dan produktivitas para karyawan.Kata Kunci : Kantor, PT. PLN, Pendekatan Biophilic
REDESAIN PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN CIREBON DENGAN PENDEKATAN SMART LIBRARY Anam, Choirul; Abdulhadi, Reza Hambali Wilman; Sudarisman, Irwan
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan Daerah Kabupaten Cirebon merupakan salah satu fasilitas umum yang disediakan oleh pemerintah kepada warga Cirebon khususnya warga Kabupaten Cirebon sebagai sarana pendidikan dan hiburan. Perpustakaan Daerah Kabupaten Cirebon merupakakan perpustakaan tingkat kabupaten/ kota yang terletak di Jl. Sunan Drajat No.9, Sumber, Kabupaten Cirebon . Letak perpustakaan yang strategis di area kantor pemerintahan Kabupaten Cirebon yang dapat menjadi fasilitas umum yang dapat menjadi pusat pendidikan di Kabupaten Cirebon. Namun faktanya, Perpustakaan Daerah Kabupaten Cirebon masih belum memenuhi kebutuhan penggunanya terkait perubahan era digitalitas, fasilitas yang belum memadai dan keterbatasan ruang. Untuk menjawab hal tersebut maka perlu dibuat suatu desain interior baru untuk Perpustakaan Daerah Kabupaten Cirebon, dengan tujuan menciptakaan Perpustakaan yang mampu beradaptasi sesuai kebutuhan dengan pendekatan Smart Library tersebut bahwa Perpustakaan Daerah Kabupaten Cirebon dapat Memotivasi minat untuk berkunjung dan menjadikan suasana ruang Perpustakaan menjadi nyaman, tidak membosankan dan fleksibel. Metodologi dalam perancangan interior Perpustakaan Daerah Kabupaten Cirebon melalui pengumpulan data, observasi, wawancara, studi literatur, programming, tema dan konsep serta hasil akhir berupa desain.Kata kunci: Perpustakaan, Perpustakaan Umum, Smart Library
MENGENDALIKAN INTENSITAS GLARE MATAHARI MENGGUNAKAN SUN-SHADING SISTEM GESER PADA BUKAAN JENDELA Choirul Anam; Irwan Sudarisman; Khotibul Umam; Muhammad Fauzan Maulidhani; Muhammad Ridho Satria
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i2.2139

Abstract

In the current era, there have been various innovations in the field of design, including in interior design. One innovation that stands out in interior design is the use of sunshading, which is part of the opening element. In the context of a house, increasing the number of openings can increase the penetration of natural light into the room, along with the possible increase in temperature. In addition, the ability to dampen the heat generated by sunlight can also reduce the need for cooling, thus having a positive impact on more efficient energy use. Attention should also be paid to the glare factor, as excessive brightness can affect comfort levels. There are many examples of houses and structures that are close together in an area, but have notable differences in their architectural design. Therefore, the planning of building facades needs to consider the design of sun shading devices that are able to control the intensity of incoming sunlight, apart from its benefits in terms of interior aesthetics, sun shading is also able to create a pleasant visual experience for the eyes and contribute as an aesthetic element in the room.
PERANCANGAN PLAYGROUP & TAMAN KANAK-KANAK 3 BAHASA DI BANDUNG DENGAN PENDEKATAN PERILAKU Yunita, Alvi; Sudarisman, Irwan; Haryotedjo, Tri
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa anak usia dini (0-6 tahun) adalah periode penting dalam perkembangan otakanak, di mana kemampuan intelektual anak berkembang pesat. Pendidikan anak usia dini(PAUD) memiliki peran besar dalam mendukung perkembangan kognitif, motorik, sosial,emosional, dan bahasa anak. Salah satu bentuk PAUD nonformal, yaitu playgroup, dirancanguntuk membantu perkembangan sosial dan motorik anak, terutama bagi usia 2-4 tahun.Meskipun beberapa tempat di Kota Bandung sudah memiliki taman kanak-kanak (PAUD) dengankurikulum trilingual, kawasan Podomoro Park masih kekurangan fasilitas PAUD yang mendukungpembelajaran seperti itu. Perancangan playgroup dan taman kanak-kanak dengan pendekatanperilaku anak dalam belajar. Konsep desain yang diusulkan menekankan ruang yang fleksibel,warna yang cerah, pencahayaan yang baik, dan furnitur yang aman serta nyaman bagi anak-anakdan pengasuh. Dengan desain ini, diharapkan anak-anak bisa lebih semangat belajar, fokus,mandiri, dan percaya diri, terutama dalam pembelajaran trilingual. Selain itu, proyek ini jugabertujuan untuk memberikan solusi bagi kekurangan fasilitas PAUD di daerah tersebut danmemenuhi kebutuhan keluarga bekerja yang menginginkan PAUD yang inovatif dan mendukungtumbuh kembang anak secara menyeluruh.Kata kunci: Pendidikan anak usia dini, pembelajaran trilingual, Perilaku
PERANCANGAN ULANG INTERIOR PPTQ SMPIT IBNU ABBAS KLATEN DENGAN PENDEKATAN PERILAKU Aini, Azizah Nur; Sudarisman, Irwan; Haryotedjo, Tri
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren merupakan salah satu bentuk pendidikan di Indonesia.Dulunya pesantren bukan termasuk dari pendidikan resmi. Namun seiringberjalannya waktu pesantren pun mengikuti perkembangan zaman dan melahirkanpesantren modern. Minat masyarakat terhadap pesantren modern semakin melesatseiring dengan perkembangan zaman. Banyak orang tua yang lebih memilihmemasukkan anaknya ke pesantren modern karena fasilitas yang didapatkan lebihbagus dibanding dengan pesantren tradisional. Namun fasilitas yang ada di beberapapesantren masih ada yang tidak memenuhi kebutuhan aktivitas sehinggapenggunanya merasa tidak nyaman saat berkativitas di pesantren. Tujuan dariproyek ini adalah menciptakan desain pesantren yang optimal, nyaman, dan tepatsasaran dengan pendekatan perilaku yang berfokus pada kebutuhan pengguna danperilakunya. Masalah di analisis dan dicarikan solusi dengan menggunakanpendekatan dan metode perancangan kualitatif. Hasil dari analisis ini nantinyaberupa tema dan konsep serta hasil desain perancangan ulang. Harapannyaperancangan ini dapat digunakan dan bermanfaat sebagai acuan bagi berbagai pihakyang terkait dan pihak yang membutuhkan.Kata kunci: Pesantren, perilaku, perancangan ulang, asrama.
PERANCANGAN PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN KENDAL DENGAN PENDEKATAN BEHAVIOR Kamila, Salma Hasna; Akhmadi, Akhmadi; Sudarisman, Irwan
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan Ɵdak lagi sekadar berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapitelah berkembang menjadi ruang publik yang mendukung pembelajaran, interaksi sosial, sertakenyamanan bagi berbagai kelompok usia. PeneliƟan ini bertujuan untuk menganalisispreferensi dan perilaku pengunjung terhadap penggunaan ruang di Perpustakaan DaerahKabupaten Kendal, serta mengidenƟĮkasi elemen-elemen desain interior yang memengaruhikenyamanan dan efekƟvitas penggunaan ruang. Metode yang digunakan adalah metodekualitaƟf melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil peneliƟanmenunjukkan adanya perbedaan perilaku berdasarkan kategori usia: anak-anak membutuhkanruang yang aman dan Ňeksibel, remaja memerlukan ruang diskusi dengan fasilitas digital, dewasamenginginkan ruang tenang dan privat, sementara lansia membutuhkan area baca yang nyaman,aman, dan mudah diakses. Temuan ini menunjukkan bahwa desain ruang perpustakaan harusmemperhaƟkan aspek perilaku ruang seperƟ kenyamanan, aksesibilitas, legibilitas, privasi, danteritorialitas. Berdasarkan hasil kuesioner, perpustakaan masih perlu berbenah terutama dalamhal kenyamanan ruang dan kesesuaian terhadap kebutuhan perilaku penggunanya sebagaimanaprinsip dari Weinstein & David. PeneliƟan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangandesain ruang perpustakaan yang lebih humanis dan adapƟf.Kata kunci: perpustakaan, perilaku pengguna, desain interior, zonasi ruang, kenyamanan,preferensi ruang.
PENGARUH TATA LETAK RUANG TERHADAP MINAT KUNJUNG DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS DAN PERILAKU PADA PERPUSTAKAAN KOTA SUBANG Fitri, Liestya Desyana; Rusyda, Hana Faza Surya; Sudarisman, Irwan
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan umum telah mengalami transformasi dari sekadar tempat penyimpanankoleksi buku menjadi ruang sosial yang menyediakan pengalaman belajar, interaksi, danpengembangan potensi diri. Namun, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yangsemakin digital menuntut perpustakaan untuk menyesuaikan tata ruang dan layanannya. Studikasus pada Perpustakaan Umum Kota Subang menunjukkan penurunan signifikan jumlahkunjungan dari 27.129 pada tahun 2023 menjadi 18.774 pada tahun 2024, yang mengindikasikanadanya persoalan daya tarik ruang perpustakaan terhadap kebutuhan masyarakat modern. Hasilobservasi mengungkapkan bahwa tata letak ruang baca dan sirkulasi, khususnya antara areadiskusi kelompok dan area baca individu, sangat memengaruhi kenyamanan serta efektivitaspenggunaan ruang. Permasalahan utama yang muncul adalah kebisingan dari area diskusi yangmengganggu ketenangan area baca individu, serta sirkulasi pengunjung yang tumpang tindih.Penelitian terdahulu menekankan pentingnya zonasi yang jelas antara area baca individu dan areadiskusi untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi pembelajaran dan interaksi sosial. Penataanmeja, kursi, serta jarak antar furnitur harus memperhatikan aspek ergonomi dan privasi. Selain itu,karakteristik pengguna perpustakaan umum yang sangat beragam menuntut penyediaan koleksidan fasilitas yang inklusif. Dengan demikian, penataan ruang perpustakaan berbasis aktivitas danperilaku pengguna menjadi kunci untuk meningkatkan kenyamanan, efektivitas layanan, sertamendukung pembelajaran mandiri sepanjang hayatKata Kunci : Perpustakaan umum, Tata ruang, Zonasi ruang, Perilaku dan Aktivitas pengguna
PERANCANGAN ULANG SEKOLAH KHARISMA BANGSA DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS BERDASARKAN KURIKULUM CAMBRIDGE Fathimah, Fathimah; Firmansyah, Rangga; Sudarisman, Irwan
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan Sekolah Kharisma Bangsauntuk menciptakan ruang belajar yang mampu menjawab tantangan pendidikanmasa kini dan juga masa depan. Hasil observasi menunjukkan bahwa beberapa ruangbelajar dan fasilitas pendukung belum sepenuhnya mendukung aktivitas belajarmengajar, kolaborasi, dan pekerjaan administratif. Tujuan penelitian ini adalahmerancang ulang interior sekolah dengan mengusung tema Future-Ready LearningSpace dan konsep Adaptive Learning, selaras dengan Kurikulum Cambridge yangmenekankan pembentukan pribadi Confident, Responsible, Reflective, Innovative,dan Engaged. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, studi literatur,studi preseden, dan analisis kebutuhan pengguna. Hasil perancangan ini diwujudkanmelalui tata ruang modular dan multifungsi, furnitur fleksibel, ruang kolaboratifterbuka, area tenang untuk belajar mandiri, integrasi teknologi, dan zonasi efisien.Kesimpulannya, rancangan ini dapat mengatasi permasalahan layout yang kaku,kapasitas ruang yang kurang sesuai dengan standar, dan minimnya fasilitaskolaboratif, sehingga bermanfaat dalam menciptakan ekosistem belajar yangadaptif, fungsional, dan dapat mendukung perkembangan siswa secara optimal. Kata kunci: Adaptive Learning, Cambridge Curriculum, desain interior sekolah,Future-Ready Learning Space, ruang kolaboratif
One Class, One Pot, One Tree as a Sustainability Design Strategy in Environmental Management at SMP Negeri 1 Warureja Hanum, Ismiyati; Widiatmoko Soewardikoen , Didit; Sudarisman, Irwan
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol. 14 No. 02 (2025)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.14.02.41379

Abstract

Environmental issues have become a global concern that requires serious attention, including in the education sector. This study aims to evaluate the "One Class, One Pot, One Tree" program as a sustainability design strategy for environmental management at SMP Negeri 1 Warureja. The research employed a descriptive qualitative approach with participants including students, teachers, and the principal. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analysed thematically. The findings revealed that student participation reached 85%, reflecting the success of the experiential learning approach. The program also positively impacted the school environment, with an increase in green spaces by 35% (52.5 m²) and a reduction in the average environmental temperature by 1.5°C. However, challenges such as limited water resources and busy schedules were identified. Local community involvement and integration with the curriculum present opportunities to enhance program sustainability. In conclusion, the program not only improves students' environmental awareness but also establishes a sustainability education model that can be adopted by other schools in Indonesia.
Creating a Conducive School Learning Environment through Signage and Wayfinding Design Hanum, Ismiyati; Soewardikoen, Didit Widiatmoko; Sudarisman, Irwan
Smart Society Vol. 5 No. 2 (2025): Smart Society
Publisher : FOUNDAE (Foundation of Advanced Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/q2pt4q21

Abstract

A conducive learning environment is a key determinant of educational success, particularly at the junior secondary school level, where students require not only cognitive stimulation but also physical and emotional support. This study aims to address facility-related challenges at SMPN 1 Warureja, Tegal Regency, where the absence of comfortable rest areas, limited creativity spaces, and inefficient spatial layout have hindered student comfort and engagement. Employing the Design Thinking approach empathize, define, ideate, prototype, and test this research involved observations, in-depth interviews, and student surveys to explore students’ and teachers’ perceptions and identify core user needs. Data analysis revealed a strong demand for child-friendly, inclusive, and participatory spatial designs that support learning motivation and well-being. Based on these insights, a spatial redesign strategy was developed and pilot-tested, showing a significant increase in student comfort and engagement levels. The findings highlight the novelty of integrating Design Thinking as a participatory, context-sensitive method for educational facility planning, which not only empowers users but also aligns designs with local socio-cultural values and sustainability principles. This research offers a replicable model for schools seeking innovative, inclusive, and student-centered solutions to improve learning environments and promote holistic educational outcomes.