Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Perbandingan validitas tes Vo2max antara metode maksimal dan sub-maksimal pada remaja Gema Fitriady
Journal Power Of Sports Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.467 KB) | DOI: 10.25273/jpos.v2i1.2724

Abstract

Pengukuran VO2max secara langsung sangat membutuhkan biaya yang mahal dalam menganalisis gas, sehingga pengukuran secara tidak langsung atau prediksi dengan metode maksimal dan sub-maksimal dapat dijadikan alternatif untuk mengukur VO2max. Validitas tes VO2max, baik metode maksimal dan sub-maksimal sudah pernah dihitung akan tetapi secara terpisah pada populasi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan membandingkan validitas dari tes VO2max metode maksimal dan sub-maksimal menggunakan subjek yang sama dengan waktu yang hampir sama. Validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah concurrent validity dengan Astrand Treadmill Test sebagai tes pembanding. 40 mahasiswa laki-laki (rerata usia 19,2 ± 0,6 tahun; rerata berat badan 68,3 ± 5,2 kg) dari Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Universitas Negeri Malang secara sukarela untuk berpartisipasi. Rerata hasil tes VO2max masuk kriteria good (45,2-50,9 ml. kg-1 .min-1 ) dan excellent (51.0-55.9 ml. kg-1 .min-1 ). Validitas dari MFT (0,88; p value = 0,037), Balke Test (0,90; p value = 0,003), Cooper Test (0,91; p value = 0,001) yang mewaliki tes metode maksimal. Validitas tes VO2max metode sub-maksimal diwakili Queens test sebesar 0,77 dengan p value = 0,067 dan Rockport test sebesar 0,75 dengan p value = 0,071. Validitas tes VO2max metode maksimal lebih akurat dalam memprediksi besaran VO2max daripada metode submaximal.
Optimization of movement skills assessment in physical education learning using online self and peer assessment Gema Fitriady; Mohammad Alfarizi Mohammad Alfarizi; Surya Adi Saputra
Journal of Science and Education (JSE) Vol. 3 No. 2 (2022): Special issue dedicated to International Conference on Sports Science and Healt
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/jse.v3i2.168

Abstract

The obstacle for physical education (PE) teachers during COVID-19 was conducting video assessments of students' movement skills one by one so that the teacher's focus was dominant on assessing. This study aims to examine the effectiveness of self-and peer assessment of the skills of Pencak silat front kicks in Physical Education subjects. The method used is a comparative causal method with a quantitative approach. The selection of the sample is by using the incidental sample technique in class VIII students of SMP Negeri 3 Malang. The data obtained was in the form of self-, peer, and teacher assessments on the material for Pencak silat front kicks using an online application. The results of the different tests using the Wilcoxon Signed Test obtained a P value > 0.05 so that the data did not differ between the comparison of self- (SA) and peer assessments (PA) and the teacher's assessment (TA). Self-assessment and peer assessment was declared effective in assessing movement skills, especially the material for the Pencak silat front kick.
Survei Kondisi Fisik Atlet Renang Kabupaten Tulungagung dan Kota Batu Tahun 2023 Artia Inka Amana; Usman Wahyudi; Gema Fitriady
SPORT-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 4, No 1 (2023): SPORT-MU: JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.079 KB) | DOI: 10.32528/sport-mu.v4i1.18798

Abstract

Olahraga renang merupakan salah satu cabang olahraga akuatik dimana seluruh gerakannya dilakukan di dalam air dan membutuhkan koordinasi gerak hampir seluruh bagian tubuh. Renang mempunyai 4 gaya untuk dipertandingkan yang mana memerlukan kondisi fisik yang prima. Kondisi fisik adalah faktor utama bagi atlet untuk mencapai prestasi yang tertinggi. Renang merupakan olahraga yang menuntut atletnya memiliki ciri fisik tertentu, antara lain kekuatan, daya ledak, kelentukan, dan daya tahan kardiovaskuler.  Kajian khusus ini bertujuan untuk mengkaji atribut-atribut utama tersebut pada atlet renang Kabupaten Tulungagung dan Kota Batu, dengan fokus pada kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, kekuatan otot tungkai, kelentukan, serta daya tahan jantung dan paru.  Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif, dengan tujuan hanya mendeskripsikan subjek atau objek yang diteliti. X ̅ kekuatan otot perut Kabupaten Tulungagung 26.20 Kota Batu 26.80 masuk kategori baik.  X ̅ kekuatan otot tangan Kabupaten Tulungagung 24.07 Kota Batu 26.57 masuk kategori sangat baik. (X ) ̅kekuatan kaki Kabupaten Tulungagung 143.95 Kota Batu 147.62 masuk kategori sangat baik. (X ) ̅daya ledak otot kaki Kabupaten Tulungagung 8.61 masuk kategori sangat baik dengan persentase yang sama dikategori baik sedangkan Kota Batu 16.19 masuk kategori cukup. X ̅ fleksibilitas Kabupaten Tulungagung 17.40 Kota Batu 20.60 masuk kategori sangat baik.  (X ) ̅daya tahan kardiovaskular Kabupaten Tulungagung 30.34.5 dan Kota Batu 30.26..1 masuk kategori cukup. Berdasarkan temuan rata-rata penilaian yang telah disebutkan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa rumus T-score digunakan untuk mengetahui hasil penilaian yang dilakukan oleh perenang dari Kabupaten Tulungagung dan Kota Batu dan norma penilaian kondisi fisik atlet renang Kabupaten Tulungagung cukup dan kurang dan Kota Batu adalah cukup
ANALISIS PENERAPAN STRATEGI, MEDIA DAN PENILAIAN PEMBELAJARAN PJOK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMK NEGERI SE-KOTA MALANG Gema Fitriady; Sugiyanto Sugiyanto; Febrita Paulina Heynoek; Siti Nurrochmah; Khusnul Khotimah; Novi Koesbudianto
Gelanggang Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 6, No 1 (2022): VOL 6. NO. 1 JUNI 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um040v6i1p80-86

Abstract

Penelitian penerapan strategi, media dan penilaian pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 telah banyak dilakukan, tetapi dilakukan secara terpisah pada variabel dan kelompok subjek yang berbeda sehingga sulit mendapatkan informasi pelaksanaan pembelajaran secara utuh. Tujuan penelitian untuk menganalisis penerapan strategi, media dan penilaian pembelajaran PJOK di SMK Negeri se-Kota Malang. 11 guru PJOK menjadi responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan wawancara secara tatap muka. Data dianalisis dengan teknik 1) reduksi data, 2) penyajikan data 3) penarikan kesimpulan. Guru memakai strategi mengkombinasikan metode asinkron dan sinkron dengan cara penyampaian materi berupa teks atau video terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan metode ceramah pada saat sinkron. Media pembelajaran berupa ebook dan video pembelajaran sering digunakan. Penilaian pembelajaran dilakukan secara online dan offline. Terdapat 3 aspek penilaian yaitu 1) keterampilan; 2) pengetahuan; dan 3) sikap.
Pelatihan Pembuatan Kompos Berbantuan Edukit sebagai Solusi Permasalahan Sampah di Desa Kenep, Beji, Pasuruan Gema Fitriady; Rofiqi, Ainur
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2024.004.01.04

Abstract

Kenep Village is a final disposal site which has waste problems and is less than optimal in management. The incoming waste comes from household waste in 11 sub-districts and market waste in Pasuruan Regency with a weight of about 1152 tons/day, while the waste that can be managed reaches 65 tons per day. Therefore, efforts are needed to handle waste from the household level so as not to add to the pile of garbage in the landfill, namely by training in composting which aims to provide education to the community, especially housewives, so that households use kitchen waste to be used as compost. The stages of training include planning, implementation, and reporting. At the planning stage, coordination was carried out with the head of the hamlet, the head of the RT, and the head of the Klaras toga group. In addition, the preparation of tools and materials as well as the manufacture of Edukit was carried out. At the implementation stage, composting training was carried out at the toga park of the Green Eleven Housing. In the implementation stage, compost checks were also carried out every three days and compost multiplication. At the reporting stage, it is done by making activity reports, articles published in the mass media, and service articles. From this training, there was an increase in knowledge and understanding of housewives related to composting based on the questionnaires that had been distributed.
HUBUNGAN FAIRPLAY DAN PRESTASI OLAHRAGA Putra, Ulul Azmi Annur; Fitriady, Gema
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i3.2024.1

Abstract

Sportivitas sama dengan fair play. Fair play sangat penting dalam olahraga. Sportivitas mencerminkan beberapa sikap antara lain kejujuran, rasa hormat, dan jiwa kesatria. Prestasi yang diraih tidak terlepas dari sikap fair play yang dianut para atlet. Penelitian ini akan mengungkap hubungan fair play dengan nilai prestasi olahraga atlet. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka yang bersumber dari Google Scholar dengan kata kunci “Pengertian Fairplay”, “Fairplay dalam Olahraga”, dan “Hubungan Fairplay dengan Prestasi”. Telah diperoleh 6 artikel dengan judul berbeda yang selanjutnya dikelompokkan sesuai tema judul artikel kemudian dimasukkan ke dalam tabel sintesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak pelanggaran yang melenceng dari konsep dan hakikat fair play akibat kurang diterapkannya fair play dalam olahraga padahal tingkat pemahaman pemain, wasit, dan ofisial termasuk dalam “ kategori baik". Kegagalan sikap ini berdampak pada tingkat kebahagiaan dan menurunkan nilai prestasinya. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara sikap fair play dengan prestasi atlet.
ALTERNATIF PENILAIAN KETERAMPILAN GERAK LOKOMOTOR PADA PERMAINAN GOBAK SODOR : EFEKTIVITAS PENILAIAN SEJAWAT DI SMP NEGERI 2 PAKISAJI Naufal, Muhammad Rafi'udin; Fitriady, Gema; Sari, Zihan Novita
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 7, No 3 (2023): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v7i3.8674

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari penilaian sejawat pada keterampilan gerak lokomotor peserta didik pada permainan gobak sodor siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian non-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Prosedur penelitian ini diantaranya: 1) pembuatan instrumen; 2) pemilihan sampel, sampel penelitian ini adalah dua kelas VIII di SMP Negeri 2 Pakisaji dengan jumlah 61 siswa, dipilih menggunakan teknik purposive sampling; 3) pembuatan video petunjuk pelaksanaan; 4) pemberian arahan dan pelatihan pelaksanaan penilaian sejawat (treatment); 5) penilaian; 6) pengumpulan data; 7) menganalisis data, setelah memperoleh data teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi. Berdasarkan hasil analisis data, uji korelasi penilaian sejawat dengan rata-rata penilaian sejawat menggunakan korelasi pearson menunjukkan nilai r(2-tailed) 0,92-0,94. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan tingkat konsistensi yang sangat kuat terhadap penilaian sejawat dengan sejawat pada permainan gobak sodor. Penggunaan instrumen penilaian sejawat pada keterampilan gerak lokomotor pada permainan tradisional gobak sodor dinyatakan efektif.
PENGEMBANGAN INDIKATOR INSTRUMEN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI VIDEO SELF ASSESSMENT (VSA) PADA PERMAINAN KASTI SISWA KELAS VIII SMP LABORATORIUM UM Gustavian, Alfredo Adam; Fitriady, Gema; Sari, Zihan Novita
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 7, No 3 (2023): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v7i3.8655

Abstract

Keterampilan sosial merupakan upaya meningkatkan suatu pendekatan antar individu dengan melakukan interaksi, komunikasi, partisipasi dalam kelompok. Keterampilan sosial dalam mata pelajaran pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi sangat penting dan menjadi kewajiban guru untuk membantu siswa dalam menciptakan rasa keharmonisan antar makhluk sosial di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian keterampilan sosial yang dapat memudahkan guru dalam menilai berdasarkan bukti yang nyata. Penelitian ini mengadopsi metode Research and Development (RD) dengan menggunakan 7 langkah penelitian. Data kualitatif berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dari hasil wawancara guru SMP Laboratorium UM. Data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen penilaian yang dikembangkan sangat layak digunakan dan dapat mempermudah guru dalam menilai keterampilan sosial berdasarkan bukti yang nyata.
Survei Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran PJOK Kelas X Di SMA, MA, Dan SMK Abdul Aziz Maga Huzein; Mu’arifin Mu’arifin; Ari Wibowo Kurniawan; Gema Fitriady
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 6 (2023): November : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v1i6.485

Abstract

Curriculum is an activity prepared by educational actors either carried out inside or outside the school under the responsibility of the school. The education curriculum in Indonesia currently uses the latest curriculum, namely the Merdeka Curriculum. The subjects of Sports and Health Physical Education itself are required to be able to achieve the objectives of this curriculum without reducing the objectives of Sports and Health Physical Education. The purpose of this study was to determine the level of teacher understanding in implementing the Independent Curriculum and the problems experienced by teachers implementing the independent curriculum.This research is a survey research with quantitative descriptive type. The subjects studied were all class X sports teachers in high school, vocational and MA in Ngawi Regency. Of all the 66 teachers, it is known that the minimum score is 45 and the maximum score is 75. The average score (mean) was 59.21 and the standard deviation (SD) was 5.92. In addition, from these data, it can be classified that the feasibility of high school, vocational and MA teachers in Ngawi Regency is that as many as 35 teachers out of 66 teachers fall into the category of understanding most and 31 other teachers get the results of understanding everything.
The effect of SAQ training to increase the agility of badminton atheletes aged 12-13 years Marom, Muhammad Faisal; Darmawan, Arief; Fitriady, Gema
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 11, No 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v11i4.3256

Abstract

This study aims to determine the effect of the SAQ training program on increasing the agility of PB badminton athletes. Bendo Sport aged 13-15 years. The athlete sampling technique used was a total sampling of 15 male athletes. The research instrument that researchers used in this study was the Illinois Agility Test. The research method used by researchers is one group pretest-post test design. The results of calculating the data from the pretest and posttest obtained the following results, the mean pretest was 17.44 ± 0.59 and the post test was 16.34 ± 0.52. In subsequent calculations, a significance value of <0.001 was obtained. It could be concluded that there were differences before training and after training.