Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN DAN BIAYA BUDIDAYA UDANG VANNAMEI (LITOPENAEUS VANNAMEI) SEMI BIOFLOK (STUDI KASUS DI BALAI LAYANAN USAHA PRODUKSI PERIKANAN BUDIDAYA (BLUPPB)KARAWANG, JAWA BARAT) Adji, Bayu Mas; Abadi, Slamet; Wijaya, I Putu Eka
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i2.9529

Abstract

Udang Vannamei merupakan salah satu jenis yang mengalami pertumbuhan cepat, komoditas unggulan perikanan yang bernilai ekonomis tinggi, dan penghasil devisa negara. Dalam hal ini menimbulkan persaingan pasar dimasyarakat sehingga mengakibatkan harga udang vannamei yang berfluktuasi. Tujuan penelitian ini adalah Menentukan peramalan penjualan udang vannamei yang paling sesuai pada BLUPPB Karawang dengan menggunakan metode kuantitatif berupa data time series yaitu  model Single Eksponential Smoothing, Double Exponential Smoothing, Trend Analysis dan Box-Jenkins ARIMA kemudia dicari keuntungannya. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang didapat dari instansi BLUPPB Karawang, dan studi literatur. Teknis analisis yang digunakan: menentukan metode peramalan terbaik dengan dipilihnya MSE terkecil dari metode time series kemudian dicari keuntungan biaya budidaya udang vannamei dari hasil peramalan ARIMA (2,0,1) atau ARMA (2,1). Hasil penelitian: Metode time series yang paling sesuai untuk data penelitian ini adalah metode ARIMA (2,0,1) atau ARMA (2,1) digunakan data historis produksi udang vannamei pada tahun 2020-2022, hasil peramalan memperoleh rata-rata MSE sebesar 40.322,93, hasil peramalan ARIMA (2,0,1) atau ARMA (2,1) untuk periode 19-27 pada April 2022 sampai Juni 2022 yang diasumsikan total produksi udang vannamei dalam satu kali budidaya menghasilkan rata-rata produksi pada periode 19-21 sebesar 1.224,03 kg, dengan rata-rata harga sebesar Rp.75.000. berdasarkan produksi dan harga jual didapat hasil rata-rata penerimaan usahatani udang vannamei pada periode 19-21 sebesar Rp. 91.802.010, rata-rata pendapatan usahatani udang vannamei di tempat penelitian pada periode 19-21 sebesar Rp. 22.018.810, rata-rata total biaya keseluhuran mencapai Rp. Rp. 79.191.424 dan rata-rata keuntungan yang didapatkan pada periode 19-21 sebesar Rp. 12.610.586.
Analisis Ekspor Kopi Indonesia di Pasar Global Azzahra, Fitriah; Abadi, Slamet; Mahatmayana, I Ketut Manu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18655

Abstract

Volume ekspor sempat melonjak dalam beberapa tahun terakhir, namun produksi kopi Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Perlu analisis lebih lanjut tentang keunggulan komparatif dan daya saing Indonesia serta tren dalam mempengaruhi kondisi perdagangan kopi di pasar global. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Metode analisis yang digunakan adalah: Herfindahl Index (HI) untuk menganalisis pangsa pasar. Analisis Revealed Comparative Advantage (RCA) untuk menganalisis daya saing kopi dan tren untuk menganalisis tren nilai ekspor kopi Indonesia mengggunakan data time series periode 2014 hingga 2023 dengan menggunakan metode kuadrat terkecil (least square method ). Hasil penelitian HI menunjukkan karakteristik monopolistik dan oligopoli yang menunjukkan adanya konsentrasi pasar yang signifikan. Nilai RCA tahun 2023 hanya 7,78 karena mengalami fluktuasi dan relatif menurun. Hasil analisis tren yang menurun menunjukkan bahwa belum cukup kuat untuk berdaya saing. Dapat disimpulkan bahwa pasar kopi global mengalami perubahan struktur dari waktu ke waktu. Nilai RCA Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang belum cukup kuat dalam mengekspor kopi. Hasil tren yang menurun disebabkan oleh faktor peningkatan konsumsi domestik, permintaan global, harga internasional, dan kebijakan perdagangan.
PERAMALAN MINYAK KELAPA SAWIT DENGAN PEMULUSAN EKSPONENSIAL DI PABRIK KELAPA SAWIT CIKASUNGKA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA VIII Puspitaningrum, Adhelia; Abadi, Slamet; Wijaya, I Putu Eka
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i2.11017

Abstract

Palm (Elaeis guineensis Jacq) is a commodity that has an important role in the plantation sub-sector, especially in Indonesia. Palm oil has always contributed greatly to national income. The production of palm oil can change every period. The purpose of this research is to predict palm oil production at PTPN’s Cikasungka Palm Oil Mill. The research metod is Single Exponential Smoothing dan Double Eksponential Smoothing. This research uses primary data and secondary data. The primary data collection was conducted by interview techniques. The respondences of this study were employees of the Cikasungka Palm Oil Mill office and other needed sources. Secondary data was obtain from the Central Agency of Statistics. Processed data using application called Minitab. First, the best alpha will be found by trial and error one by one, then the best alpha will be used to forecasting. The best alpha is 0,5 for single and double exponentials smoothing. The smoothing method used is Single Exponential. Single Exponential was chosen because it has a smaller error value than Double Exponential (13,46% < 14,07%). The result of the Single Exponential forecasting for 2023 period is 1.152 tons, 736 tons for the minimum production and 1.567 tons for the maximum production.
Analisis Kepuasan Pelaku Usaha di Balai Besar Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan DKI Jakarta Putri, Regita Anggraini; Abadi, Slamet; Melani, Ana
Media Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v9i1.7009

Abstract

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan DKI Jakarta merupakan lembaga resmi pemerintah Republik Indonesia yang bertugas memberikan layanan jasa karantina di bidang pertanian. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir (2021–2023), tercatat adanya penurunan aktivitas ekspor, impor, dan domestik. Fenomena ini menjadi isu yang menarik untuk dikaji lebih lanjut, khususnya terkait dengan kualitas layanan yang diberikan oleh lembaga karantina. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat kepuasan pelaku usaha terhadap kualitas pelayanan di Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan DKI Jakarta dan mengidentifikasi kondisi dimensi dari pelayanan yang dianggap penting dalam menentukan kepuasan Pelaku usaha. Penelitian dilaksanakan di kantor Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan DKI Jakarta pada bulan juli hingga agustus 2024. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif pendekatan deskriptif, teknik pengambilan sampel menggunakan metode convenience sampling dengan 69 responden, dan sumber data primer berupa kuesioner, observasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI), dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian terkait tingkat kepuasan pelaku usaha berada dalam kategori sangat puas dengan nilai pelayanan sebesar 83,32% dan kondisi dimensi pelayanan pada penelitian ini yaitu kuadran I (Pertahankan prestasi) berupa dimensi empathy dan Assurance, kuadran II (Prioritas Utama) dimensi layanan telah memenuhi ekspetasi pengguna jasa, kuadrsn III (Prioritas rendah) berupa dimensi tangible, dan kuadran IV (Berlebihan) berupa dimensi reliability dan responsiveness.
PERMASALAHAN UPAH MINIMUM TENTANG HIDUP LAYAK, DAYA BELI, DAN DISPARITAS UPAH Mujito, Mujito; Abadi, Slamet
Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Vol. 5 No. 3 (2025): Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/bureau.v5i3.756

Abstract

Minimum Wage is the lowest monthly wage consisting of wages without allowances or basic wages and fixed allowances. The Central Government has established a wage policy as one of the efforts to realize the right of Workers/Laborers to a decent livelihood for humanity. Adjustments to the value of the Minimum Wage, both the Provincial and Regency/City Minimum Wage, are carried out every year using a calculation formula by considering and ensuring that purchasing power is not reduced. However, the comparison of the Provincial Minimum Wage and the Regency/City Minimum Wage creates a significant minimum wage disparity and creates unfair competition. Therefore, the author is interested in conducting research on "Minimum Wage Problems Regarding Decent Living, Purchasing Power, and Wage Disparity" with the aim of analyzing the problem of determining the minimum wage based on the provisions of the applicable Laws and Regulations on Minimum Wages and to solve the problem of the Minimum Wage regarding Decent Living, Purchasing Power, and Wage Disparity based on Law Number 6 of 2023 concerning Job Creation that has been amending several provisions in Law Number 13 of 2003 concerning Manpower and the Constitutional Court Decision Number 168/PUU-XXI/2023 in the case of Material Testing of Law Number 6 of 2023 concerning Job Creation. The research method used in this study is normative juridical. The results of the study show that the Determination of the Minimum Wage based on the Need for a Decent Life by taking into account productivity and economic growth in accordance with Law Number 13 of 2003 concerning Manpower, only determines the Components, Types, and Quality of Decent Living Needs, but does not establish the Specification of Decent Living Needs which causes differences in each region, does not provide instructions and explanations of productivity and economic growth, causes a minimum wage disparity. The Formula for Determining the Minimum Wage based on Inflation, Economic Growth, and Certain Indices in accordance with the Constitutional Court Decision Number 168/PUU-XXI/2023 in the case of Testing Law Number 6 of 2023 concerning Job Creation can solve the problem of the Minimum Wage regarding Decent Living, Purchasing Power, and Wage Disparity by considering the Variables of Inflation and Economic Growth in the formula for determining the Minimum Wage will ensure that the Purchasing Power of the minimum wage will not be decreased, the Certain Index is a variable of Decent Living Needs which includes food and beverages, clothing, housing, education, health, recreation, and old-age guarantees to realize Decent Living, and Standardization of Guidelines for Components, Types, Specifications, and Quality of Decent Living Needs to ensure that the calculation method of each region is the same that can solve the Wage Disparity.
Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Usaha Peternakan Ruminansia (Studi Kasus CV. Amanah Saebur di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi) Arzethy, Patricia Karin; Abadi, Slamet; Yusiana, Ekalia
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i1.12126

Abstract

CV. Amanah Saebur is a enterpriseoccupied in livestock borough, founded in 2007, and became an officially licensed entity in 2019. The company needs to maintain a marketing mix strategy to gain a competitive advantage. This research purposely to analyse teh impact of the trading alloy be composed of price, yield, furtherance, location, person, cultivate, also act substantiation simultaneously and partially on consumer purchasing decisions. The method use establisedthe attempt in this study uses the accidental instance method, namely determining the sample by chance meeting with the researcher, also unqualified attempt of 100 person in this research. Exemplar material use were primary also secondary data. Data aggregation methods used are questionary, debriefing, surveillance, and then literature study. The data aggregation technology was do by deliver questionary. Instrument testing uses validity and reliability and then being transformed use using the Method of Succesive Interval (MSI). The analysis technique and hypothesis testing use multiple option deterioration analyzes withbeforehead enumerate classic presumption regularity exam, multicollinearity exam, heteroscedasticity exam. The output this research are (1) price, product, promotion, location, person, process, and physical evidence act substantiation partially influence obtainresolve. (2) price, product, promotion, person, process, and physical evidence partially impact obtain resolv, location dont has act leverage on purchasing decisions.
Peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM perikanan melalui sosialisasi manajemen dan pemasaran Wulandari, Yeni Sari; Abadi, Slamet; Zahra, Fatimah Az; Syahputra, Ali Fahmi
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i2.19385

Abstract

Desa Muarabaru merupakan kawasan pesisir karawang yang mengembangkan hasil produk perikanan dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga nelayan. Keterlibatan anggota keluarga dalam rumah tangga masyarakat pesisir dalam aktivitas mencari nafkah sudah menjadi pola strategi adaptasi penghidupan yang terkonstruksi baik secara tradisi maupun akibat dari dinamika kondisi lingkungan sosial ekonomi. Permasalahan yang dihadapi adalah: 1) Tingginya tingkat kemiskinan masyarakat kawasan pesisir, 2) Keterbatasan sumber daya manusia dan kemampuan dalam memaksimalkan sumberdaya perikanan yang ada, 3) Keterbatasan modal dalam usaha pengolahan hasil perikanan. Oleh karena itu, Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat pesisir khususnya dalam mengolah hasil perikanan melalui pendampingan dan pelatihan dalam perbaikan produk hasil perikanan serta diperlukan strategi pemasaran pada UMKM perikanan sehingga meningkatkan pendapatan rumah tangga nelayan dan menjadi solusi dari pengentasan kemiskinan masyarakat pesisir di Indonesia.
PPh PASAL 21 DAPAT DITANGGUNG ATAU DITUNJANG OLEH PENGUSAHA Abadi, Slamet; Junaedi, Junaedi; Habeahan, Rasman
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 1 No. 9 (2014): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, September 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/rp0st672

Abstract

Pekerja yang bekerja di suatu perusahaan dengan penghasilan khususnya upah di atas PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) maka akan dikenakan Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh Pasal 21) yang mana pajak penghasilan tersebut akan menjadi beban dan dipotongkan dari penghasilan pekerja yang pada akhirnya akan mengurangi besarnya Take Home Pay (Penghasilan bersih setelah potongan-potongan yang dapat dibawa pulang). Bagi pekerja akan menguntungkan apabila take home pay nya sebesar mungkin, sedangkan bagi pengusaha akan mencari alternatif yang paling menguntungkan sebisa mungkin tidak dirugikan karena beban PPh 21 kalaupun harus menanggung PPh Paal 21, beban teresbut dapat mengurangi laba pada tahun fiskal tertentu. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah metode penelitian yuridis normatif. Penelitian yuridis normatif merupakan penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder belaka. Data primer yang digunakan adalah Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang, dan peraturan-peraturan lain. Data sekunder yang digunakan adalah buku-buku Pustaka, jurnal-jurnal hukum, hasil penelitian, makalah-makalah, artikel dan karya tulis lain. Kesimpulan dari tulisan ini adalah (1) Pajak PPh Pasal 21 merupakan salah satu kebijakan pengupahan yang ditetapkan oleh pemerintah untuk menjamin hak pekerja atas penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. (2) Pemerintah menyatakan Pajak penghasilan pasal 21 dapat ditanggung oleh Pekerja, Pengusaha, atau diberikan tunjangan pajak. (3) Dalam rangka Pajak Penghasilan pasal 21 dapat ditanggung atau diberikan tunjangan pajak oleh Perusahaan, maka Pekerja dapat membentuk Serikat Pekerja untuk melakukan permohonan permintaan berunding kepada Perusahaan terkait dengan pajak penghasilan pasal 21 ditanggung seluruhnya oleh Pengusaha atau diberikan tunjangan pajak.
Pengabdian kepada Masyarakat melalui Pembuatan Produk Minuman Timun Apel sebagai Upaya Meningkatkan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Lokal Abadi, Slamet; Suroso, Suroso; Maryani, Siti; Yusiana, Ekalia
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2024): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.10.3.412-419

Abstract

Apple cucumber is an annual plant that belongs to the Cucurbitaceae family and is very closely related to the melon plant. Regarding morphology and fruit aroma, this plant is a hybrid plant or a cross between melon and suri cucumber. Apple cucumber farmers in Tanjungpakis Village cultivate an average of ½Ha land for apple cucumber cultivation. The taste of the apple cucumber produced by the fruit is sweet, and the flesh is soft, making this fruit much liked by the public. This makes apple cucumber a superior local fruit that is cultivated in Tanjung Pakis Village. The aim of implementing community service is to make apple cucumbers a strategic superior commodity to be processed into beverage products, optimize the potential of local and regional products, and help improve the economy and welfare of farmers in rural areas. The implementation method is carried out through outreach and licensing, training and practice, and assistance to farmers. The results obtained from the service implementation are syrup product innovations that have been packaged and equipped with attractive product labels.
Pengaruh Jenis Media Tanam Dan Pemberian Air Kelapa Muda Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bayam Merah (Amaranthus Tricolor L) Dengan Sistem Hidroponik Rakit Apung (Floating Raft) Wulandari, Aristiani Noer; Syah, Bastaman; Abadi, Slamet
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10476827

Abstract

Hydroponic floating raft is a plant cultivation technique which can be started without the need for a large area. Red spinach (Amaranthus tricolor L) commonly cultivated with this technique. Nutrients with chemical ingridients are not good for long term use, so we need organic ingredient that can be used as alternative nutrients. Sawdust which is known as a waste is also believed to be a good planting medium for plants. This research aims to determine the concentration of coconut water and planting medium for growth of red spinach. The methods used in this research is the factorial Complete Randomized Design (CRD) method with 12 treatment combinations, they are is: rockwool + AB mix, rockwool + 15% coconut water, rockwool + 25% coconut water, rockwool + 35% coconut water), rockwool + 45% coconut water, m1n5 rockwool + no nutrients and sawdust + AB mix, sawdust + 15% coconut water, sawdust + 25% coconut water, sawdust + 35% coconut water, sawdust + 45% coconut water, rockwool + no nutrients. The results of this research showed that there was an interaction between sawdust planting media and coconut water nutrient concentration of 15% which gave the best results on the growth of red spinach.