Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN BUDAYA SEKOLAH DAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DENGAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI YAYASAN SANTO YAKOBUS KELAPA GADING – JAKARTA UTARA Metoddyus Tri Brata Role; Hotner Tampubolon
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 5 No 2 (2016): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.599 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan budaya sekolah dan kompetensi kepribadian guru dengan karakter peserta didik. Penelitian dilakukan di Yayasan Santo Yakobus Kelapa Gading, menggunakan metode survey dengan teknik korelasional. Uji coba dianalisis menggunakan uji validitas menggunakan rumus korelasi Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan test Alpha Cronbach. Selanjutnya dilakukan uji persyaratan ana-lisis yaitu uji normalitas dengan rumus Kolmogorov Smirnov dan uji linearitas regresi. Se-dangkan pengujian hipotesis mempergunakan uji korelasi sederhana, korelasi berganda, ser-ta teknik regresi yang terdiri dari regresi linear dan ganda. Dalam penelitian ini, para guru dari TK sampai SMA dipilih sebagai unit analisis dan 67 sampel yang dipilih secara acak.Hasil penelitian ini menemukan bahwa 1). Terdapat hubungan positif dan signifikan an-tara Budaya Sekolah (X1) dengan Karakter Peserta Didik (Y) dengan koefisien korelasi sebe-sar 0.476 dan koefisien determinasi (R square) sebesar 0.227. Artinya kontribusi yang diberi-kan oleh Budaya Sekolah (X1) kepada Karakter Peserta Didik (Y) sebesar 22,7% dan selebi-hnya dipengaruhi faktor-faktor lain. Dengan demikian Ho ditolak, dan menerima H1, artinya terdapat hubungan positif dan signifikan antara Budaya Sekolah (X1) dengan Karakter Peser-ta Didik (Y). 2) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara Kompetensi Kepribadian Guru (X2) dengan Karakter Peserta Didik (Y) dengan koefisien korelasi sebesar 0.646 dan koefisien determinasi (R square) sebesar 0.418. Artinya kontribusi dan Kompetensi Kepribadian Guru (X2) kepada Karakter Peserta Didik (Y) sebesar 41,8%, selebihnya di-pengaruhi oleh faktor-faktor lain. Dengan demikian menolak Ho, dan menerima H1. Artinya terdapat hubungan positif dan signifikan antara Kompetensi Kepribadian Guru (X2) dengan Karakter Peserta Didik (Y). 3). Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Budaya Sekolah (X1) dan Kompetensi Kepribadian Guru (X2) secara bersama-sama dengan Karakter Peserta Didik (Y) dengan korelasi ganda sebesar 0.621, dan koefisien determinasi (R square) 0.424, sedangkan koefisien determinasi ganda (Adjust R square) sebesar 0.406. Artinya kontribusi yang diberikan oleh Budaya Sekolah (X1) dan Kompetensi Kepribadian Guru (X2) secara bersama-sama dengan Karakter Peserta Didik (Y) sebesar 40,6% dan selebihnya di-pengaruhi faktor-faktor lainnya. Dengan demikian menolak Ho dan menerima H1, artinya terdapat hubungan positif dan signifikan antara Budaya Sekolah dan Kompetensi Kepribadian Guru secara bersama-sama dengan Karakter Peserta Didik di Yayasan Santo Yakobus Kelapa Gading.Kata Kunci: Budaya Sekolah, Kompetensi Kepribadian Guru, Karakter Peserta Didik.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BERPRESTASI DAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA GURU SMAK PENABUR WILAYAH JAKARTA BARAT Hotner Tampubolon
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 5 No 2 (2016): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.008 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang secara teoritis dinilai mem-iliki hubungan dengan kepuasan kerja guru. Faktor-Faktor tersebut meliputi motivasi ber-prestasi dan budaya organisasi sebagai variabel bebas yang kemudian dianalisis hubungann-ya dengan kepuasan kerja guru sebagai variabel terikat. Penelitian berlangsung selama 6 bulan yaitu Bulan September 2012 – Bulan Maret 2013.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menerapkan analisis korelasi dan analisis regresi untuk mengukur hubungan kedua variabel bebas dengan variabel terikat. Data yang digunakan adalah data primer berdasarkan jawaban kuesioner para guru SMAK PENABUR Wilayah Jakarta Barat. Sebagai populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru yang berada dalam ruang lingkup SMAK PENABUR Wilayah Jakarta Barat yang berjumlah 103 orang. Penentuan sampel dengan menggunakan rumus slovin sebanyak 83 orang dan sisanya sebanyak 20 orang sebagai sampel uji coba.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi berprestasi (X1) dengan kepuasan kerja guru (Y) yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi ry1 = 0,551 dan F hitung = 35,351 yang lebih besar dari F tabel = 6,96. Selanjutnya terdapat pula hubungan positif dan signifikan antara budaya organisasi (X2) dengan kepuasan kerja guru (Y) yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi ry2 = 0,602 dan F hitung = 45,978 yang lebih besar dari F tabel = 6,96. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi berprestasi dan budaya or-ganisasi secara bersama-sama dengan kepuasan kerja guru SMAK PENABUR Wilayah Ja-karta Barat yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi berganda ry12 = 0,640 dan F hitung = 27,792 yang lebih besar dari F tabel = 6,96.
EFEKTIFITAS PELATIHAN DAN KOMPETENSI DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU SMP PSKD DI JAKARTA DAN DEPOK Dewi Siahaan; Hotner Tampubolon
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 6 No 1 (2017): JANUARI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Pelatihan dan Kompetensi dalam Meningkatkan Kinerja Guru SMP PSKD di Jakarta, dengan variabel bebas Efektivitas Pelatihan (X1), Kompetensi (X2), dan variabel terikat kinerja guru (Y). Penelitian ini dilakukan di SMP PSKD di Jakarta dan Depok selama bulan Juli dan Agustus 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei.Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert 1- 5. Penelitian ini dilaksanakan di SMP PSKD Jakarta dan Depok sebagai unit analisis. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: Hipotesis pertama, menunjukkan ada hubungan yang positif dan cukup kuat antara efektifitas pelatihan (X1) dengan kinerja guru (Y) dengan koefisien korelasi ry1=0,702 persamaan regresi linier Y=10,745 + 0,528X1, thitung = 7,955 lebih besar dari ttabel = 2,381 dan koefisien determinasi r2 = 0,493. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,493 membuktikan bahwa variabel efektifitas pelatihan memberikan kontribusi hubungan dengan variabel kinerja guru sebesar 49,3 %. Hipotesis kedua, menunjukkan hubungan yang positif dan cukup kuat antara kompetensi (X2) dengan kinerja guru (Y) dengan koefisien korelasi ry2=0.332, persamaan regresi linier Y = 34,990 + 0,392X2, thitung = 2,833 lebih besar dari ttabel= 2,381 dan koefisien determinasi r2 = 0,110. Nilai koefisien determinasisebesar 0,110 membuktikan bahwa variable kompetensi memberikan kontribusi hubungan dengan kinerja guru sebesar 11,0 %. Hipotesis ketiga, menunjukkan hubungan yang positif dan cukup kuat antara efektivitas pelatihan (X1) dankompetensi (X2) secara bersama-sama dengan kinerja guru (Y) dengan koefisien korelasi ry12 = 0,703, persamaan linier Y = 11,409 + 0,539X1 + -0,034X2, Fhitung= 31,226 lebih besar dari Ftabel= 4,09 dan koefisien determinasi r2= 0,494. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,494 membuktikan bahwa variabel efektifitas pelatihan dan kompetensi secara bersama-sama memberikan kontribusi hubungan dengan kinerja guru sebesar 49,40%. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kinerja guru SMP PSKD di Jakarta dan Depok dapat ditingkatkan melalui pelatihan dan peningkatan kompetensi.
ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM SOCIO EMOTIONAL LEARNING (SEL) DALAM MEMBANGUN KARAKTER DAN HARGA DIRI ANAK DI SEKOLAH VICTORY PLUS Melyana Indriawati; Hotner Tampubolon
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 6 No 2 (2017): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dari program socio emotional learning atau SEL dalam rangka membentuk karakter dan harga diri anak. Analisis dilakukan dengan meninjau tahap tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan juga evaluasi program. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teknik wawancara, diskusi kelompok dan juga observasi kelas. Pemilihan informan dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sumber data diambil dari beberapa pihak seperti diantaranya Ketua Yayasan Sekolah Victory Plus, Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah SD, Kepala Sekolah TK dan juga beberapa guru dari masing masing kelas dan divisi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Miles dan Huberman, yang terdiri dari tiga tahap yaitu, (1) reduksi data; (2) penyajian data; (3) verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembelajaran sosial emosional di Sekolah Victory Plus sudah berjalan dengan baik. Namun demikian, terdapat fungsi-fungsi manajemen yang masih harus disempurnakan pelaksanaannya dalam rangka mencapai tujuan program yang efektif dan efisien. Beberapa fungsi tersebut adalah : (1) komunikasi antar guru dan pelaksana program yang masih belum tearah; (2) komitmen dan kerjasama antara guru dan pelaksana program yang belum maksimal ; (3) pengawasan dan evaluasi dari sekolah belum sepenuhnya efektif.
THE RELATIONSHIP BETWEEN PRINCIPAL LEADERSHIP AND SCHOOL CLIMATE AND TEACHERS’ JOB SATISFACTION OF THE SPK SECONDARY SCHOOL IN PAMULANG, TANGERANG SELATAN Sisilia Juni Arianti; Hotner Tampubolon; Tarsicius Sunaryo
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 8 No 1 (2019): JANUARI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/jmp.v8i1.2962

Abstract

Job satisfaction is an important issue when dealing with the teachers’ turn over in institution. Many factors influence teachers’ job satisfaction, among others are the principal leadership and the school climate. This research aimed to know the relationship between those factors. This research is a correlation study. The sample is the teachers in SPK Secondary School in Pamulang, Tangerang Selatan. Questionnaires were distributed to 32 respondents. It was found out that 1.) There was a very strong, positive and significant correlation between the teacher’s job satisfaction and the principal leadership, with the computed r = .890., 2.) There was a strong, positive and significant correlation between the teacher’s job satisfaction and the school climate, with the computed r = .795., and 3.) There was a very strong, positive and significant correlation between the principal leadership and the school climate to the teacher’s job satisfaction, with the computed r = .905. The findings showed that opportunity to develop, relationship between leaders and teachers, and sense of responsibility are the indicators that are very prominent in each variable. The conclusions are 1). The higher the principal leadership is, the higher the teachers’ job satisfaction will be., 2). The higher the school climate is, the higher the teachers’ job satisfaction will be., 3). The higher the principals leadership and the school climate are, the higher the teachers’ job satisfatiction will be. Providing adequate support facilities, training, and creating a more relax atmosphere are some recommendations for maintaining the teachers’ job satisfaction in that school
Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Di SMA Negeri 1 Teluk Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau Opradesman; Hotner Tampubolon; Hotmaulina Sihotang
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 8 No 1 (2019): JANUARI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/jmp.v8i1.2967

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui aspek-aspek pengelolaan sekolah yang terjadi di SMA Negeri 1 Teluk Kuantan dalam penenerapan MBS. Metode penelitian ini deskriptif dengan pendekatan studi kasuskarena fokus penelitian inimenjawab pertanyaan “bagaimana”perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitorig dan evaluasi serta faktor pendukung dan penghambat MBS di SMA Negeri 1 Teluk Kuantan.Dalam penelitian ini studi yang mendalam dilakukan terhadap implementasi manajemen berbasis sekolah di SMA Negeri 1 Teluk Kuantan maka peneliti harus melakukan observasi deskriptif dan selanjutnya melakukan analisis data. Konsep dasar Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) adalah terjadinya transfer otoritas atau wewenang dan tanggung jawab dalam pengelolaan sekolah dari pemerintah pusat ke tingkat sekolah. Penelitian ini ingin mengetahui otoritas dan tanggung jawab yang dimiliki oleh pemerintah, sekolah dan komite sekolah dalam pengelolaan sekolah. Hasil penelitian didapat: (1) Perencanaan Manajemen Berbasis Sekolah di SMA Negeri 1 Teluk Kuantan meliputi perumusan tujuan, pengambilan keputusan, keterlibatan pihak sekolah. (2) Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah di SMA Negeri 1 Teluk Kuantan dengan melibatkan kepala sekolah, guru, staff tata usaha, komite sekolah, waka kurikulum dan siswa untuk lebih memperhatikan pendidikan. (3) Monitoring dan Evaluasi untuk mengetahui hasil kerja dan evaluasi guru dan staf dan pemantauan proses pembelajaran (4) Faktor pendukung dan penghambat MBS meliputi otonomi, demokrasi dan pengambilan keputusan, pemberdayaan fasilitas pendidikan, pengembangan kinerja profesional dan partisipasi masyarakat dan orang tua yang tinggi dan faktor penghambat meliputi anak didik, pendidik, sarana prasarana dan partisipasi masyarakat.
PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DENGAN PENERAPAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (Studi di SMPS Katolik Mater Inviolata Larantuka-Flores) Yustina; Hotner Tampubolon
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 7 No 1 (2018): JANUARI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research to describe the application of quality improvement strategies with MBS in Catholic Mater Inviolata Larantuka Junior High School. The subject of the research,the principal,the teachers,the school committee,and the school community. The research method is descriptive qualitative. Data collection is done with the interview techniques, observation and study of the documentation. The results of the research are that: (1) Application of strategy: Continuous program planning, through programming each year of lessons; improvement of academic and non academic quality by streamlining learning time, improvement program and enrichment; empowering the professionalism of teachers and staff through professional development training;empowering potential learners through additional learning hours, learning assistance; cooperate with parents through regular meetings at the beginning, of the middle and end of the semester. (2) The role of the principal as: (a) Educator: foster, train teachers through various trainings.(b) Managers: planning and developing school programs. (c) Administrator: orderly administration of each task field. (d) Supervisor: supervise the performance of teachers and staff. (e) Leader: a democratic leadership. (f) Innovators: The new innovations; IT training program. (g) Motivators: motivate teachers, staff, students to develop potential. (3) The role of teachers: as implementing PAKEM-based teaching and learning activities. (4) The role of the school committee: realized in giving consideration to the host and the implementation of education policy, following up the aspirations of the community. (5) The role of the community through participation in program implementation, providing financial assistance, and personnel.
EVALUASI IMPLEMENTASI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN PADA PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH MENENGAH GARUDA CENDIKIA Ni Komang Kurniawati; Hotner Tampubolon; Hotmaulina Sihotang
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 8 No 2 (2019): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/jmp.v8i2.2971

Abstract

Penelitian inibertujuan untuk mengevaluasi implementasi penyelenggaraan pendidikan inklusif di Sekolah Menengah Garuda Cendekia, mencakup (1) mendeskripsikan penyelenggaraan pendidikan inklusif sesuai atau tidak dengan delapan standar pendidikan inklusif yaitu standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar penilaian, standar kompetensi guru dan tenaga kependidikan, standarsarana prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan,(2) mendeskripsikan berbagai hambatan dalam implementasi pendidikan inklusif, dan (3) solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala saat penyelenggaraan pendidikan inklusif. Penelitian ini merupakan penelitian jenis evaluasi program dengan pendekatan model Discrepancy (kesenjangan). Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Garuda Cendekia. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru kelas 1-3, dan guru pembimbing khusus. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penyelenggaraan pendidikan inklusif belum sesuai dengan delapan standar pendidikan inklusif, yaitu standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar penilaian, standar kompetensi guru dan tenaga kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan, (2) hambatan yang dihadapi adalah jumlah Guru Pembimbing Khusus (GPK) yang tersedia masih kurang dan minimnya pemahaman guru reguler tentang pendidikan inklusif, dan (3) solusi yang dapat dilakukan guna mengatasi kendala tersebut adalah GPK memberikan dampingan konsultatif kepada guru reguler, serta GPK dan guru reguler melakukan kerjasama dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif.
EFEKTIVITAS MANAJEMEN LEMBAGA PELATIHAN PT. HANDARU UTAMA NITYASA (HUMANIS GROUP) DI JAKARTA SELATAN Ahadini Ratri Mayang Sari; Said Hutagaol; Hotner Tampubolon
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 8 No 2 (2019): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/jmp.v8i2.2975

Abstract

Ditengah tekanan kompetisi dalam bidang penyedia layanan pelatihan yang semakin ketat, usaha untuk menjadi lembaga penyedia layanan pelatihan yang dapat memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan pada klien pengguna jasa bukanlah suatu pekerjaan yang mudah bagi lembaga penyedia layanan pelatihan seperti halnya Humanis Group.Humanis Group diharapkan mampu untuk terus bersaing dengan menunjukkan manajemen yang efektif dalam pengelolaan usaha penyedia jasa pelatihan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas manajemen Humanis Group dalam melaksanakan proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian dalam menjalankan usahanya sebagai lembaga penyedia jasa pelatihan selama kurun waktu tigabelas tahun sehingga mampu bersaing dalam ketatnya persaingan di bidang usaha penyedia jasa pelatihan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan dilakukan melalui teknik sampel dengan pertimbangan tertentu (purposive sampling) melalui wawancara mendalam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Humanis Group melaksanakan proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian secara efektif dalam menjalankan usahanya, meskipun dalam pelaksanaannya masih terdapat hal-hal yang perlu dioptimalkan dalam fungsi pelaksanaan dan pengendalian.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH SATUAN PENDIDIKAN KERJASAMA (SPK) DALAM MENEGAKKAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) Julianti Hadi Purnami; Hotner Tampubolon; Kamaluddin
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 9 No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/jmp.v9i1.3008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah-masalah yang dihadapi oleh para pimpinan sekolah, terutama kepala sekolah dari Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) dalam menegakkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di satuan pendidikan yang dipimpinnya. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi strategi-strategi yang diterapkan oleh Kepala Sekolah Satuan Pendidikan Kerjasama dalam mengatasi dan menangani masalah atau hambatan yang terjadi. Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif pada setting yang natural atau alami, digunakan untuk melakukan penelitian ini selama 5 bulan di Sekolah Cita Buana yang berlokasi di Jakarta Selatan. Data penelitian yang dihasilkan mengidentifikasi strategi-strategi kepemimipinan yang demokratis dan profesional Kepala Sekolah dalam menegakkan Manajemen Berbasis Sekolah dalam area Pengembangan Kurikulum, Ketenagakerjaan, Kesiswaan, dan Sarana-Prasarana. Implikasi dari penelitian ini adalah tuntutan bagi Kepala Sekolah untuk mampu mengendalikan situasi internal dan eksternal dari satuan pendidikan yang dipimpinnya agar otonomi, sinergi, serta keunikan atau signature dari sekolah dapat dijaga dengan baik, serta standar dan aturan dari Diknas Pendidikan atau Pemerintah dapat juga terpenuhi.