Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pelatihan Peningkatan Kemampuan Mahasiswa dalam Menyusun Proposal Penelitian Skripsi Universitas Halu Oleo Ati, Amniar; Andrias, Andrias; Aldiansyah, Septianto; Saudi, Fitriyani; Hasanah, Nur; Sudirman, Andi Sulia; Baihaqi, Baihaqi; Asrul, Asrul; Nursalam, La Ode
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v1i2.319

Abstract

Keterbatasan pemahaman mahasiswa terhadap konsep penelitian dan teknik penyusunan proposal menyebabkan mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Geografi, Administrasi Bisnis, dan Teknologi Pangan mengalami kesulitan dalam menyusun proposal skripsi secara mandiri. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: 1) mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialami mahasiswa dalam menyusun proposal penelitian skripsi dan; 2) memberikan pelatihan peningkatan kompetensi mahasiswa dalam menyusun proposal penelitian skripsi Universitas Halu Oleo. Kegiatan ini melibatkan 30 mahasiswa semester VII dan VIII dari tiga jurusan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam beberapa sesi yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik penyusunan proposal, serta sesi konsultasi individu. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa hambatan utama mahasiswa bersifat internal meliputi: (1) kesulitan merumuskan masalah, tujuan, dan manfaat penelitian; (2) keterbatasan dalam memahami konsep dasar metodologi penelitian; dan (3) ketidakmampuan menentukan pendekatan penelitian yang sesuai dengan topik kajian. Selain itu, kemampuan penulisan ilmiah mahasiswa yang masih rendah juga menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam menyusun latar belakang, tinjauan pustaka, dan kerangka teoritis secara runtut dan logis. Sedangkan hambatan eksternalnya mencakup keterbatasan akses terhadap referensi ilmiah terbaru seperti jurnal terakreditasi dan buku-referensi sehingga menghambat penyusunan landasan teori dan kajian pustaka. Meskipun demikian, selama proses pelatihan, mahasiswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif dalam pemaparan materi dan diskusi, yang berdampak pada peningkatan pemahaman konseptual serta keterampilan teknis dalam menyusun proposal skripsi. Ke depan, program pelatihan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat budaya riset di kalangan mahasiswa.
Penguatan Literasi Hidrologi Mahasiswa Pendidikan Geografi Melalui Implementasi Field Based Learning di Sungai Nanga-Nanga Hasanah, Nur; Irsan, Laode Muhamad; Nurvianti, Nurvianti; Ati, Amniar; Nurkarima, Rahmawati
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v1i2.335

Abstract

Air merupakan sumber daya vital bagi kehidupan, sehingga pemahaman terhadap hidrologi menjadi aspek penting dalam pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi hidrologi mahasiswa Pendidikan Geografi melalui implementasi pendekatan Field Based Learning (FBL) di Sungai Nanga-Nanga, Kota Kendari. Kegiatan ini melibatkan 63 mahasiswa dalam pengamatan dan pengukuran berbagai parameter hidrologi yang komprehensif, meliputi suhu permukaan air, kecepatan dan debit air, lebar dan kedalaman sungai, suhu dan kelembapan udara, identifikasi biota dan material dasar sungai, serta suhu, kelembapan, dan pH tanah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui empat tahapan utama yaitu persiapan, pemberian materi, pelaksanaan lapangan, dan evaluasi. Hasil perbandingan nilai pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa tentang konsep hidrologi sebesar 18,35%. Tanggapan mahasiswa terhadap terhadap kegiatan ini juga sangat positif, 74,2% sangat stuju bahwa praktik lapangan meningkatkan pemahaman mreka. Sebesar 68,9% merasa bahwa pengamatan langsung membuat materi lebih menarik, dan 65,1% menilai kegiatan tersebut menyenangkan sekaligus bermanfaat. Kegiatan pengabdian ini terbukti efektif memperkuat literasi hidrologi, mengembangkan keterampilan praktis, serta mendorong pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif dalam pengelolaan sumber daya air. Program ini direkomendasikan untuk dilanjukan sebagai model pembelajaran inovatifyang dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan pengelolaan sumber daya air di masa mendatang.