Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Daya Simpan Pada Permen Jelly Dengan Penambahan Bubuk Daun Kelor Yusuf, Kurnia
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2370

Abstract

Latar belakang : modifikasi permen jelly dengan penambahan bubuk daun kelor selain mengubah nilai gizi dari permen tersebut juga mempengaruhi daya simpan pada permen. Tujuan : penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh daya simpan terhadap nilai sensori permen jelly Metode : dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 kali pengulangan dan 4 formula (1 formula kontrol dan 3 formula modifikasi) kemudian dianalisis secara visual selama masa penyimpanan Hasil : permen jelly dengan penambahan bubuk daun kelor F1 (0%) dan F2 (2%) hanya mempunyai masa simpan selama 3 hari, pada hari keempat sudah terdapat perubahan pada aspek aspek penilaian. Sementara untuk F3 (5%) mengalami perubahan yang menyimpang pada hari kelima dan F3 (10%) terdapat perubahan tekstur di hari keenam dan pada hari ketujuh perubahan terjadi pada semua aspek penilaian Kesimpulan : Lama waktu daya simpan mempengaruhi permen jelly, secara visual terdapat perubahan warna menajdi bercak putih karena pertumbuhan mikroorganisme, peruahan aroa menjadi tengik serta tekstur yang menjadi lunak dan lengket
HUBUNGAN PROTEIN KALSIUM ZINK DAN VITAMIN D DENGAN KEJADIAN STUNTING Andriansyah, A; Rate, Suherman; Yusuf, Kurnia
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v17i1.873

Abstract

Stunting adalah salah satu malnutrisi kronik yang dapat terjadi pada semua balita khususnya usia 6-23 bulan yang akan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan. indikator yang digunakan untuk menilai stunting yang dikeluarkan (WHO, 2021). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif observasional dengan metode cross sectional yang dilakukan untuk mengetahui hubungan antara paparan dan penyakit dengan cara membandingkan kelompok stunting dengan kelompok tidak stunting dengan rancangan kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara asupan protein dan asupan kalsium dengan kejadian stunting dengan nilai hubungan yaitu nilai a= 0.034 (a=<0.05) dan a= 0.046 (a=<0.05) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein dan asupan kalsium dengan kejadian stunting di puskesmas ustutun kec. wetar barat kab. maluku barat daya prov. maluku, namun tidak ditemukan adanya hubungan antara asupan zink dan vit.d terhadap kejadian stunting.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil Hartaty; Rate, Suherman; Yusuf, Kurnia
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v17i3.874

Abstract

Kurang Energi Kronis (KEK) pada wanita hamil adalah status gizi kurang seseorang karena ketidakseimbangan antara asupan pemenuhan kebutuhan dan pengeluaran energi. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa prevalensi anemia pada kehamilan dan KEK secara global 35-75% secara signifikan meningkat pada trisemester ketiga dibandingkan trimester pertama dan kedua kehamilan Metode: jumlah sampel sebanyak 22 orang ibu hamil kek menggunakan Jenis penelitian analisis deskriptif dengan pendekatan cross sectional, dimana variabel bebas dan terikat diobservasi sekaligus pada saat yang sama yakni untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian kekurangan energy kronik (KEK) pada ibu hamil di UPT Puskesmas Kading Kabupaten Bone Tahun 2021 Hasil: hasil uji statistik tingkat pengetahuan didapatkan nilai dengan p-Value 0,740>0,05, tingkat pendapatan didapatkan nilai dengan p-Value 0,338>0,05, pola konsumsi didapatkan nilai dengan p-Value 0,662>0,05. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan, tingkat pendapatan dan, pola konsumsi kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK). Kesimpulan: Tidak ada hubungan Tingkat Pengetahuan, Tingkat Pendapatan dan pola konsumsi dengan kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil di wilayah UPT Puskesmas Kading Kabupaten Bone.
Pengaruh Edukasi Praktik Pemberian MP-Asi Terhadap Self Efficacy Ibu Pada Anak Usia 6-24 Bulan Ramadhani Ismi, Dian Rezky; Nurcahyani, Icha Dian; ST. Masithah, ST. Masithah; Yusuf, Kurnia; Selvia, Selvia
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i1.1346

Abstract

Makanan pendamping ASI adalah pengenalan makanan padat atau semi padat untuk melengkapi ASI dan berlangsung dari 6 bulan sampai 24 bulan. Selama periode ini, kebutuhan gizi terus meningkat secara signifikan, melalui asupan makanan yang tepat waktu mulai dari usia 6 bulan, asupan makanan yang bervariasi, frekuensi makan minimal 3 kali sehari, hingga 2 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi praktik pemberian MP-ASI terhadap self efficacy ibu pada anak usia 6-24 bulan di Kabupaten Maros. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi experimental design dengan rancangan pre-test dan post-test,  untuk mengetahui keadaan kelompok sebelum treatment. Analisis yang digunakan yaitu uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh pengetahuan dan self efficacy ibu tentang MP-ASI dengan menggunakan uji statistik dan didapatkan hasil perbedaan sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p(value) = 0.001 < 0.05 yaitu terdapat pengaruh yang signifikan terhadap edukasi dengan menggunakan kuesioner pre test dan post test. Kesimpulan dari penelitian ini ada perbedaan antara hasil edukasi untuk pre post dan post test.
A Counseling on Balanced Nutrition and Clean and Healthy Lifestyle for pregnant women in Bonto Biraeng Hamlet, Kec. Marusu Kab. Maros Rate, Suherman; Yusuf, Kurnia; Nurcahyani, Icha Dian
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bonto Mate'ne Village is a village located in the Marusu District, Maros Regency, South Sulawesi Province where there are pregnant women who experience nutritional problems during pregnancy such as Chronic Energy Deficiency (KEK). Implementation of community service activities, namely counselling on balanced nutrition and clean living behaviour for pregnant women. The output of implementing community service is to provide understanding to the community, especially pregnant women about balanced nutrition and clean and healthy living behaviour so that they can apply it to their lives to reduce the risk of other health problems. The capacity for conducting outreach is limited to one hamlet with a target number of 6 people because the implementation of community service is still in a state of the Covid-19 pandemic, which is limited to a program from the government in the form of PPKM. In the results of the implementation, before the counselling on balanced nutrition, the number of respondents who understood as many as 2 people and who did not understand as many as 4 people, after the counselling the number of respondents who understood as many as 4 people and there were still 2 people who did not understand related to balanced nutrition. While before the counselling on clean and healthy living behaviour, the number of respondents who understood was 3 people and those who did not understand were 3 people, after counselling the number of respondents who understood was 5 people and there was still 1 person who did not understand related to clean and healthy living behaviour. The conclusion from community service activities, in general, went smoothly and there was a change in understanding after counselling. It is hoped that the implementation of health education in the community needs to be carried out systematically and continuously so that the community can overcome existing health problems and improve optimal health. Kata kunci: Gizi Seimbang, Perilaku Hidup Bersih, Ibu Hamil
PENGARUH PENGETAHUAN, ASUPAN MAKAN DAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STATUS GIZI KURANG PADA BADUTA USIA 6 – 24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MA’RANG Syamsu, Rezky Rahmadhani; Yusuf, Kurnia; MB, Andi Rahmaniar; St. Masithah, St. Masithah; Selvia, Selvia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37206

Abstract

Penyakit terkait gizi dimana terus jadi permasahan di Indonesia merupakan kekurangan gizi. Jika tidak diobati, kekurangan gizi pada anak dapat mengakibatkan hilangnya generasi karena dapat mempengaruhi kualitas SDM. Malnutrisi bisa membuat perkembangan serta pertumbuhan terhambat, serta peningkatan risiko penyakit serta kematian, utamanya anak di bawah 5 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, asupan makanan dan ASI Eksklusif dengan status gizi kurang pada baduta usia 6 – 24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ma’rang Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian yang digunakan adalah Desain penelitian cross sectional study untuk mengetahui pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah accidental sampling dengan menggunakan Rumus Slovin sebanyak 34 responden. Hasil penelitian menujukkan bahwa pengetahuan gizi ibu dengan nilai P-Value 0,400 yang berarti bahwa tidak ada pengaruh antara pengetahuan gizi ibu. Selain itu terdapat pengaruh yang signifikan antara asupan makan dengan nilai P Value asupan energi (p-0.001), asupan protein (p-0.000), asupan lemak (P-0.003), dan asupan karbohidrat (P-0.000) terhadap status gizi baduta dari hasil penelitian menggunakan uji statistik Chi-square. Selanjutnya tidak ada pengaruh ASI Eksklusif terhadap status gizi kurang dikarenakan niai p-value sig(a)-0,161 lebih besar dari sig(a)- <0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan gizi ibu dengan status gizi kurang baduta usia 6-24 bulan. Namun, asupan makan memiliki pengaruh signifikan terhadap status gizi, sementara ASI eksklusif tidak berpengaruh secara signifikan. Asupan makan dinilai sebagai variabel yang paling berpengaruh terhadap status gizi kurang pada baduta tersebut.
PENGARUH PEMBERIAN TELUR AYAM RAS REBUS TERHADAP BERAT BADAN PADA IBU HAMIL KURANG ENERGI KRONIS (KEK) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BONTOA TAHUN 2021 Rini, Rini Wulandari; Nurcahyani, Icha Dian; Masithah, St.; Yusuf, Kurnia; Syafruddin, Syafruddin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37773

Abstract

Kurang energi kronis (KEK) merupakan salah satu masalah yang terjadi pada masa kehamilan dimana tidak seimbangnya antara asupan dengan kebutuhan gizi. Upaya untuk mengurangi angka kejadian kurang energi kronis (KEK) pada ibu hamil dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi protein salah satunya adalah telur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pemberian telur ayam ras rebus terhadap berat badan ibu hamil kurangan energi kronis (KEK) di wilayah kerja Puskesmas Bontoa Kabupaten Maros Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimental, menggunakan model rancangan pretest-posttest control group design. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil KEK di wilayah kerja puskesmas Bontoa tahun 2021. Total sampel adalah 40 orang. Berdasarkan hasil uji statistik independent sampel test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata peningkatan berat badan pada kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol yang artinya ada pengaruh pemberian  telur ayam ras rebus terhadap peningkatan berat badan pada ibu hamil kurang energi kronis (KEK). Berdasarkan hasil penelitan  ada pengaruh pemberian telur yam ras rebus terhadap berat badan pada ibu hamil kurang energi kronis (KEK)  di wilayah kerja Puskesmas Bontoa tahun 2021 dengan nila p value = 0.046. Terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata peningkatan berat badan pada kelompok eksperimen dengan nilai p value = 0.00 dan Terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata peningkatan berat badan pada kelompok kontrol dengan nilai p value = 0.00.