Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan, Pembagian Masker dan Hand Sanitizer dalam Upaya Antisipasi Penyebaran COVID-19 Pada Masyarakat Tukan, Ramdya Akbar; Darni, Darni; Rahmatuzulfia, Rahmatuzulfia; Wijayanti, Dewi
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 1 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i1.4912

Abstract

COVID 19 masih menjadi masalah Kesehatan didunia bahkan di Indonesia, dimana jumlah pasien yang terkonfirmasi positif setiap hari masih ada, oleh karena itu penulis tertarik untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di puskesmas Juata Permai dimana masyarakat kota Tarakan khususnya kelurahan Juata Permai, dari hasil studi pendahuluan, sebagian masih belum menerapkan protocol Kesehatan dengan baik dan benar, terbukti beberapa masyarakat ada yang tidak menggunakan masker saat di tempat umum dan sebagian masyarakat masih belum benar dalam penggunaan masker. Tujuan : diharapkan penyuluhan kesehatan ini dapat memberikan pengetahuan tentang COVID 19, pemahaman tentang pencegahan peningkatan jumlah orang yang positif COVID 19, dan pemahaman sebagai bekal para masyarakat agar disiplin dan konsisten dalam penanggulangan penyebaran COVID-19 yang terjadi di masyarakat. khususnya masyarakat di Kelurahan Juata Permai. Metode : Kegiatan PKM diawali dari tahap persiapan, tahap penyuluhan Kesehatan tentang COVID 19, pembagian masker dan hand sanitizer. Hasil PKM yang dilakukan pada bulan April tahun 2022 di Puskesmas Juata Tarakan Kalimantan Utara, didapatkan hasil bahwa masyarakat di Juata Permai mengetahui tentang COVID 19, dan hasil pembagian masker dan hand sanitizer untuk pentingnya menerapkan protocol Kesehatan. 
Mother's Experience in Caring for Children with Special Needs: A Literature Review Zulfia, Rahmatuz
Indonesian Journal of Disability Studies Vol. 7 No. 1 (2020)
Publisher : The Center for Disability Studies and Services Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.272 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijds.2019.007.01.2

Abstract

Children with special needs experience long-term limitations on physical, mental, social, and emotional aspects which also have an impact on family well-being, both physical and mental. The impact of parenting on children with special needs is especially felt by mothers, as main caregivers and sources of child support. Anticipation of the acceptance and support system for mothers is needed so that the potential and quality of life children with special needs can be achieved optimally The purpose of this literature review is to know the mothers experience in carrying out their caregiving role in caring for children with special needs. This literature study was conducted by collecting articles from online database that published between 2015 - 2019. The analysis showed that the experience of mothers caring for children with special needs was experienced before the diagnosis, during the diagnosis, and after the diagnosis. The most experienced mother's is the experience after diagnosis, they are feelings within oneself, physical and mental health, high care burden, social isolation, maternal care, maternal needs in carrying out the caregiving role, obstacles in carrying out the caregiving role, and positive aspects from caring for children with special needs. Nurses as health professionals who provide comprehensive interventions are expected to provide attention and assistance to mother, since before until the diagnosis is established, so that the mothers and children well-being can be achieved optimally.
Enhancing Midwifes’ Competence in Cardiopulmonary Resuscitation (Cpr) for Pregnant and Postpartum Women to Reduce Maternal Mortality Rates Lesmana, Hendy; Budiman; Sinabutar, Nerli Adria; Hasriana; Zulfia, Rahmatuz
Amala Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Faculty of Economics and Islamic Business State Islamic University of Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/amala.v3i1.202

Abstract

The maternal mortality rate is an indicator of women's welfare and is one of the main indicators of a country's health status. Apart from that, the maternal mortality rate indicates the quality and capacity of health services in a region. In Indonesia, the maternal mortality rate is the second highest in ASEAN. To reduce the maternal mortality rate, the role of midwives who work in health services is vital. The aim of this service is to improve the skills of midwives in carrying out cardiopulmonary resuscitation, especially for pregnant and postpartum mothers in Tana Tidung Regency. This cardiopulmonary resuscitation training activity was carried out in Tana Tidung Regency in collaboration with the Tana Tidung Regency Health Service. The training participants were 25 midwives who worked in government health service facilities. The training method is carried out by lectures and simulations of skills in carrying out cardiopulmonary resuscitation for pregnant and postpartum women, which ends with an evaluation of the participants' knowledge and skills. The results of this service activity were that there was an increase in the training participants' knowledge to good by 80% and sufficient by 20%, as well as their skills in performing cardiopulmonary resistance with a score above 80.
Automatic human height measurement system based on camera sensor with deep-learning and linear regression analysis Fadllullah, Arif; Zulfia, Rahmatuz; Pradana, Awang; Yudhistira Akbar, Muhammad Adhiya
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 35, No 3: September 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v35.i3.pp1627-1636

Abstract

This study proposes a new approach for automatically measuring human height using a camera sensor with deep learning and linear regression analysis. The camera sensor is used to capture real-time images of human objects. The image is then processed with a YOLO4-based convolutional neural network (CNN) to separate the region of interest (ROI) of the human object from the background. The pixel value of the ROI vertical line is then converted into height in centimeters by the linear regression equation. The system was tested on 40 primary samples, with 20 samples used as control data and 20 samples used as test data. From the results of testing 20 control data samples, the linear regression equation was obtained as y' = 0.4034x + 24.938, which was then applied to convert the system's predicted height in centimeters for 20 test samples. The test results for 20 test samples showed that an average F1_score was 1, the R_square obtained was 0.93, the root mean square errors (RMSE) was 0.02, and the percentage of accuracy was 99.00%. The test results showed that the system was able to automatically detect human height with a very high level of correlation/similarity and accuracy between actual and predicted height.
Edukasi Tentang ASI Ekslusif Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Yusnia, Yusnia; Zulfia, Rahmatuz; Alfianur, Alfianur; Sulidah, Sulidah; Handayani, Fitriya; Pujianto, Ahmat
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.5057

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Salah satu penyebab stunting pada balita yaitu pemberian ASI eksklusif yang tidak diberikan selama 6 bulan karena ASI sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhan bayi agar kebutuhan gizinya tercukupi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang ASI ekslusif terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil sebagai upaya dalam pencegahan stunting di Posyandu Sumber Kasih Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Penelitian ini berbentuk penyuluhan edukasi tentang ASI ekslusif menggunakan rancangan pra experimental dengan desain one group pre-test dan post-test. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan sebanyak 15 soal dan sikap sebanyak 5 soal. Hasil uji Wilcoxon dari 20 responden didapatkan rata-rata tingkat pengetahuan post test (2,90) lebih tinggi dari pada nilai rata-rata pre test (1,30) dengan nilai p value 0,000 atau p 0,005 dan nilai rata-rata sikap post test (14,85) lebih tinggi dari nilai rata-rata pre test (8,85) dengan nilai p value 0,077 atau p 0,005. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon didapatkan signifikasi p = 0.000 atau p0.005. Terdapat pengaruh mengenai edukasi ASI ekslusif terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan isi dari kuesioner penelitian dan menambah jumlah sampel yang digunakan agar lebih bervariasi, sehingga peningkatan nilai pengetahuan dan kesiapan ibu hamil mengenai ASI ekslusif dapat lebih signifikan.
Pengaruh Massage Punggung Terhadap Penurunan Skala Nyeri dengan Menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) pada Pasien Pasca Laparatomi Zakinah, ST; Najihah, Najihah; Zulfia, Rahmatuz; Lesmana, Hendy
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.188

Abstract

Laparatomi merupakan tindakan pembedahan besar yang di lakukan dengan membuat sayatan besar di perut untuk mendapatkan akses ke rongga peritonium. Komplikasi tindakan laparatomi dapat terjadi secara spesifik dan dapat di pengaruhinoleh faktor faktor pada saat operasi, salah satunya dapat menyebabkan nyeri. Penatalaksanaan penanganan nyeri dapat mengunakan tindakan terapeutik dan tindakan kolaborasi salah satunya adalah massage punggung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massage punggung terhadap penurunan skala nyeri pada pasien pasca laparatomi di RSUD dr. H. Jusuf SK. Desain penelitian ini menggunakan pre-experimental study one group pretest-post Test design. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 21 responden yang dipilih dengan menggunakan Teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang berisi data demografi pasien dan lembar observasi skala nyeri Numeric Rating Scale yang di analisis menggunakan Uji Wilcoxon Singed Rank Test. Sebelum dilakukan massage punggung, yang memiliki skala nyeri sedang lebih banyak dibandingkan respoden yang memiliki skala nyeri berat. Sedangkan, setelah dilakukan massage punggung rata–rata skala nyeri yang dirasakan responden berkurang menjadi skala nyeri sedang dan ringan. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan adanya pengaruh efektivitas massage punggung terhadap skala nyeri dengan nilai p-value 0,001 atau lebih kecil dari 0,05. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat penurunan skala nyeri yang signifikan setelah dilakukan massage punggung pada pasien pasca laparotomi. Perawat diharapkan bisa menjadikan massage punggung menjadi salah satu tindakan alternatif untuk mengurangi nyeri pada pasien pasca laparatomi.
PENGARUH PEMBERIAN TOPIKAL EKSTRAK ETANOL KEDELAI (Glycine max) TERHADAP PEMBETUKAN JARINGAN EPITEL PADA PERAWATAN LUKA BAKAR DERAJAT II PADA TIKUS WISTAR Zulfia, Rahmatuz
BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Vol. 2 No. 2 (2014): Edisi Juli - Desember 2014
Publisher : Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5063.054 KB) | DOI: 10.53345/bimiki.v2i2.14

Abstract

Luka bakar yang sering terjadi adalah luka bakar derajat II yang disebabkan oleh agen termal, seperti terkena siramn air panas yang sering terjadi di rumah tangga.
Hubungan Stres Terhadap Berat Badan dan Tekanan Darah pada Masyarakat di Daerah Perbatasan Kalimantan Utara Hotlan, Hotlan; Pujianto, Ahmat; zulfia, Rahmatuz; Handayani, Fitriya; Nugraha, M. Akbar
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v4i1.1294

Abstract

Stress plays a crucial role in affecting both mental and physical health, potentially contributing to changes in body weight and blood pressure. This study aims to explore the relationship between stress levels and body weight, as well as blood pressure, among the community living in the northern border region of Kalimantan, particularly in Sebatik Island. The research employs a quantitative approach with a cross-sectional design, involving 300 participants from the border community. The study has received ethical approval, as indicated by the letter number 113/KEPK-FIKES UBT/XI/2024. The results indicate a significant relationship between stress and body weight (p=<0,001), stress and systolic blood pressure (p=<0,001), as well as stress and diastolic blood pressure (p=<0,001). The instruments used for measurement include the DASS version 21, sphygmomanometer, and anthropometric scales. These findings are expected to contribute to the development of more effective mental health programs and evidence-based interventions. Furthermore, this study is anticipated to serve as a reference for future research in the field of psychiatric nursing in border areas, and be beneficial to both the public and educational institutions in understanding the impact of stress on physical health.
Pengaruh Pemberian Modifikasi Non-Nutritive Sucking (NNS) Terhadap Nilai Premature Infant Pain Profil–Revised (PIPP-R) Pada Neonatus yang Diberikan Vaksin Hepatitis B Indrasari, Neneng; Zulfia, Rahmatuz; Alfianur, Alfianur; Sulidah, Sulidah; Hasriana, Hasriana
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i8.14734

Abstract

ABSTRACT There are various kinds of non-pharmacological pain management that can be applied to neonates, including Non-Nutritive Sucking (NNS). NNS is a method of stimulating the neonate’s sucking reflex, providing relief from acute pain. Premature Infant Pain Profile-Revised (PIPP-R) is a neonatal pain assessment that has validity, reliability, and feasibility. This research aimed to describe the process of determining non-pharmacological pain management that was applied with non-pharmacological techniques or management using NNS or finger sucking to reduce pain. The method used was a quasi-experimental design to assess the effect of NNS modification on the value of PIPP-R. The sample was taken from the respondents who were giving the Hepatitis B vaccine. The results showed that there was an effect of giving the NNS modification on the value of PIPP-R in neonates who were given the Hepatitis B vaccine at H. Jusuf S.K Tarakan Hospital, North Kalimantan Province, as evidenced by a p-value <0.05. The mean values after administrating the Hepatitis B vaccine intervention showed that there was a difference in the mean value in the intervention group which was more effective in reducing the scale based on the PIPP-R scale with NNS modification compared to the control group. Granting the NNS modification on the value of PIPP-R in neonates was more effective in the intervention group than that in the control group. Keywords: Hepatitis B, Neonates, NNS, Pain, PIPP-R  ABSTRAK Ada berbagai macam manajemen nyeri non farmakologis yang dapat diterapkan pada neonatus, diantaranya adalah Non-Nutritive Sucking (NNS). NNS adalah metode untuk merangsang refleks mengisap neonatus, memberikan bantuan dari nyeri akut. Prematur Infant Pain Profile Revised (PIPP-R) merupakan pengkajian nyeri neonatus yang memiliki validitas, reliabilitas, dan kelayakan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan proses penentuan manajemen nyeri non farmakologis yang dapat diterapkan dengan teknik atau manajemen non farmakologis menggunakan NNS atau hisap jari untuk mengurangi nyeri. Desain yang digunakan yaitu desain Quasi eksperimental untuk menilai pengaruh pemberian modifikasi NNS terhadap nilai PIPP-R. Pengambilan sampel pada responden yang diberikan vaksin Hepatits B. Data yang diperoleh yaitu ada pengaruh pemberian modifikasi NNS terhadap nilai PIPP-R pada neonatus yang diberikan vaksin Hepatitis B di Rumah Sakit H. Jusuf S.K Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dibuktikan dengan nilai p <0.05. Nilai rata-rata setelah pemberian tindakan vaksin Hepatitis B menunjukkan terdapat perbedaan nilai rata-rata pada kelompok intervensi lebih efektif dalam menurunkan skala nyeri berdasarkan skala PIPP-R dengan modifikasi NNS dibandingkan kelompok kontrol. Pemberian modifikasi NNS terhadap nilai PIPP-R pada neonatus lebih efektif pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Kata Kunci: Hepatitis B, Neonatus, NNS, Nyeri, PIPP-R
Analisis Berat Badan Bayi terhadap Kejadian Ikterus Neonatorum Setelah Terjadinya Sepsis Neonatorum pada Bayi Baru Lahir Hasratati, Putri; Zulfia, Rahmatuz; Alfianur, Alfianur; Najihah, Najiha
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i7.14634

Abstract

ABSTRACT Neonatal sepsis is still a problem experienced by many newborns. Sepsis in newborns is an invasive bloodstream infection characterized by bacteria found in body fluids such as blood, bone marrow, or urine. The aim of this study was to analyze the relationship between infant weight and neonatal jaundice after neonatal sepsis in newborns. This type of research was a retrospective analytic observational approach The population was all newborns who were treated in the perinatology room at Tarakan City General Hospital. The newborn had been medically diagnosed with neonatal sepsis with neonatal jaundice. The sampling technique used is total sampling. The results showed that the incidence of neonatal jaundice after neonatal sepsis with low birth weight (79.7%) was greater than the normal (60.2%). The analysis obtained a p-value 0.012 so, which means that the p-value <0.05 with a prevalence ratio of 6.357. It means that babies with low birth weight are a risk factor for neonatal jaundice after neonatal sepsis at Tarakan City General Hospital in 2020-2021. The conclusion of this study was that there was a relationship between infant weight and neonatal jaundice after neonatal sepsis in infants. Newborns and babies with low birth weight have six times greater chance of experiencing neonatal jaundice after neonatal sepsis compared to the normal. Keywords: Birth Weight, Neonatal Jaundice, Neonatal Sepsis  ABSTRAK Sepsis Neonatal Masih Menjadi Permasalahan Yang Banyak Dialami bayi baru lahir. Infeksi aliran darah invasif yang dikenal sebagai sepsis pada neonatus ditandai dengan adanya bakteri dalam cairan tubuh termasuk urin, cairan sumsum tulang, atau darah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan berat badan bayi terhadap kejadian ikterus neonatorum setelah terjadinya sepsis neonatorum pada bayi baru lahir. Jenis penelitian ini adalah pendekatan observasional analitik retrospektif. Populasi adalah semua bayi baru lahir yang dirawat di ruangan perinatologi di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan dan telah di diagnosis medis sepsis neonatorum dengan kejadian ikterus neonatorum pada bayi baru lahir. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kejadian penyakit kuning neonatal setelah sepsis dengan berat badan lahir rendah (79,7%) lebih tinggi dibandingkan kejadian setelah sepsis dengan berat lahir normal (60,2%). Berdasarkan analisis, rasio prevalensi sebesar 6,357 dan p-value <0,05 dengan p-value 0,012. Oleh karena itu, bayi baru lahir dengan berat badan lahir rendah memiliki peluang lebih besar untuk terkena penyakit kuning neonatal setelah adanya kasus sepsis neonatal di RSU Kota Tarakan pada tahun 2020–2021. Kejadian ikterus neonatorum setelah terjadinya sepsis neonatorum pada bayi baru lahir dan bayi dengan berat badan lahir rendah berpeluang mengalami ikterus neonatorum setelah terjadinya sepsis neonatorum 6 kali lebih besar dibandingkan dengan berat badan lahir normal. Kata Kunci: Berat Badan Lahir, Ikterus Neonatorum, Sepsis Neonatorum