Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Kontak Tuberkulosis (Tb) Pada Anak Dan Kondisi Hunian Dengan Stunting Di Puskesmas Panjang Bandar Lampung Azahra, Shifa; Sjahriani, Tessa; Rafie, Rakhmi; Pinilih, Astri
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i1.17417

Abstract

Penularan Tuberkulosis (TB) pada anak dapat melalui kontak dengan pasien TB dewasa dan juga dipengaruhi oleh kepadatan hunian. Kejadian TB pada anak yang tidak terdeteksi dapat menganggu tumbuh kembang anak bahkan dapat menjadi penyebab terjadinya stunting. Anak yang memiliki riwayat kontak TB berisiko 4 kali lipat menderita stunting dengan kondisi hunian yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontak TB pada anak dan kondisi hunian dengan stunting di Puskesmas Panjang Bandar Lampung tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional anailtik dengan 100 sampel anak yang diambil secara purposive sampling di Puskesmas Panjang Bandar Lampung. Data dianaisis menggunakan uji Spearman. Analisis univariat menunjukkan mayoritas anak yang mengalami stunting berusia 12-35 bulan (66%) dengan distribusi jenis kelamin seimbang (laki-laki 50%, perempuan 50%). Sebanyak 81% anak mengalami stunting, 52% tinggal di hunian tidak padat, dan 63% memiliki riwayat kontak TB. Anaisis bivariat dengan uji Spearman menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kondisi  hunian dengan kejadian stunting (p 0,114) maupun antara kontak TB dengan kejadian stunting (p 0,157).
Gambaran Karakteristik Demografi Pasien Parkinson Di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Periode 2022-2024 Kirani, Ratna; Putri, Pratiwi Hendro; Sjahriani, Tessa; Fitriyani, Fitriyani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i6.19674

Abstract

Penyakit Parkinson (PD) adalah penyakit neurodegeneratif progresif kompleks yang ditandai oleh tremor, kekakuan, dan bradikinesia, dengan ketidakstabilan postural muncul pada beberapa pasien seiring perkembangan penyakit. Ini pertama kali dijelaskan oleh James Parkinson pada tahun 1817 dan lebih lanjut dicirikan oleh Jean-Martin Charcot, dan pengetahuan kita tentang PD terus berkembang. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif observasional. Penelitian deskriptif artinya penelitian yang dilakukan untuk membuat gambaran atau mendeskripsikan suatu keadaan secara objektif. Berdasarkan hasil penelitian tentang Gambaran karakteristik demografi pasien Parkinson di rumah sakit Bintang amin periode 2022-2024 terdapat beberapa kasus dengan usia paling banyak berada dikategori lansia yaitu sebanyak 34 orang (68%) kemudian penyakit Parkinson lebih banyak ditemukan pada usia di atas 60 tahun, serta jenis kelamin Laki-laki yaitu sebanyak 29 orang (58%), Late Onset yaitu sebanyak 44 orang (88%), Jenis Pengobatan paling banyak yaitu Kombinasi yaitu sebanyak 47 orang (94%), berdasarkan Komorbid paling banyak yaitu Hipertensi yaitu sebanyak 31 orang (62%), berdasarkan Gejala paling banyak yaitu Motorik yaitu sebanyak 43 orang (86%), berdasarkan Stadium paling banyak yaitu Stadium 3 yaitu sebanyak 45 orang (90%). Diketahui distribusi frekuensi yang terkena penyakit parkinson yaitu berdasarkan usia, jenis kelamin, pekerjaan, onset, jenis pengobatan, komorbit, serta gejala penyakit parkinson paling banyak berada pada stadium 3.
Efektivitas penggunaan antibiotik dalam mengobati infeksi bakteri pseudomonas sp pada pasien dengan luka operasi Justeen, Anabelle Elfrida; Sjahriani, Tessa; Dharmawan, Akhmad Kheru; Syukri, Dwi Marlina
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 5 (2025): October Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i5.1693

Abstract

Background: Surgical Site Infection (SSI) is typically characterized by the discharge of pus, the presence of an inflammatory process, swelling, pain, and a sensation of heat around the wound area. The occurrence of SSI is influenced by various factors, including the type of surgery related to the level of surgical contamination, comorbidities such as age, sex, preoperative body temperature, duration of surgery, and underlying diseases. Purpose: To identify the types of antibiotics used and to evaluate the effectiveness of antibiotic therapy in treating bacterial infections in patients with surgical wounds. Method: This study is a cross-sectional research using a retrospective approach. Results: A total of 80 patients, all of whom were female, were included in this study. With a P-value of 0,004, 28 patients were found to be sensitive to Aminoglycoside antibiotics, while 13 patients were sensitive to Fluroquinolones. Conclusion: There is a fairly strong association between the type of drug and the effectiveness of the administered antibiotic therapy   Keywords: Aminoglycosides; Fluroquinolones; Surgical Site Infection (SSI).   Pendahuluan: Infeksi Luka Operasi (ILO)  ciri biasanya yaitu meliputi keluarnya pus, adanya proses inflamasi, pembengkakan, nyeri, serta sensasi panas pada area luka. Kejadian ILO terpengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk jenis operasi yang berkaitan dengan tingkat kontaminasi bedah, komorbiditas seperti usia, jenis kelamin, suhu tubuh pra operasi, durasi operasi, dan penyakit penyerta. Tujuan: Untuk mengetahui jenis antibiotik yang digunakan dan efektivitas penggunaan antibiotik dalam mengobati infeksi bakteri pada pasien dengan luka operasi Metode: Penelitian cross sectional melalui teknik retrospektif. Hasil: Total 80 pasien dengan jenis kelamin keseluruhan yaitu perempuan. Dengan nilai P value  0,004 , pasien yang sensitif terhadap antibiotik Aminoglikosida terdapat 28 pasien sedangkan 13 pasien sensitif terhadap Fluorokuinolon. Simpulan: Terdapat hubungan yang cukup kuat hubungan antara jenis obat dan efektivitas penggunaan antibiotik yang diberikan.   Kata Kunci: Aminoglikosida; Fluoroquinolone; Infeksi Luka Operasi (ILO)
Hubungan Kadar Gula Darah Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rumah Sakit Bintang Amin Hidayat, Rizki; Triswanti, Nia; Hutasuhut, Arti Febriyani; Sjahriani, Tessa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i5.20532

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT 2) termasuk penyakit metabolik kronis yang mempunyai gejala hiperglikemia sebab resistensi insulin atau gangguan sekresi insulin. Hiperglikemia kronis dapat menyebabkan perubahan struktural untuk pembuluh darah yang berkontribusi terhadap kenaikan tekanan darah dan risiko hipertensi. Penelitian ini berguna agar menemukan hubungan antara kadar gula darah serta tekanan darah untuk pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Penelitian ini menerapkan desain observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional dan data ditemukan pada rekam medis pasien pada Rumah Sakit Bintang Amin. Sebanyak 94 pasien dipilih menggunakan metode purposive sampling. Analisis data diselenggarakan memakai uji Chi-square. Hasil penelitian memaparkan jika 71,3% pasien memperoleh kadar gula darah belum terkontrol (≥200 mg/dL) serta 52,1% pasien mengalami hipertensi (>120/80 mmHg). Uji statistik memaparkan adanya kaitan yang signifikan antara kadar gula darah pada tekanan darah (p-value = 0,018; OR = 2,963). Ada hubungan signifikan antara kadar gula darah belum terkontrol melalui risiko munculnya hipertensi untuk pasien DMT 2 pada Rumah Sakit Bintang Amin.
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DAN INDEKSS MASSA TUBUH (IMT) PADA MAHASISWA COASS FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI DI RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN BANDAR LAMPUNG Clara, Debora Krismelia; Marlina, Dwi; Hadiarto, Rinto; Sjahriani, Tessa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i2.11567

Abstract

Abstrak : Hubungan Antara Pola Makan Dan Indekss Massa Tubuh (IMT) Pada Mahasiswa Coass Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung. Mahasiswa coass memiliki banyak tuntutan akademik serta kesibukan yang dapat menyebabkan tidak sehatnya gaya hidup dan kaitannya juga terhadap stres dan kurang tidur sehingga dapat mengubah pola makan menjadi tidak teratur, hal ini akan memengaruhi Indeks Massa Tubuh (IMT). Mengetahui hubungan antara pola makan dengan indeks massa tubuh (IMT) pada mahasiswa coass Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung. Penelitian menggunakan kategori penelitian analitik dengan menggunakan rancangan pendekatan cross sectional dan jumlah sampel sebanyak 149 orang serta menggunakan analisi data kuantitatif. Pada hubungan pola makan mahasiswa coass dengan IMT didapatkan nilai Sig (value) adalah 0,027 atau < 0,05. Secara keseluruhan pola makan Mahasiswa Coass Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung memengaruhi nilai IMT.