Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Edukasi dan Simulasi Tanggap Darurat Menghadapi Bencana Gempa Bumi Pada Siswa Sekolah Usia Dini Rizal, Mochammad Choirul; Yesica Novrita Devi; Ristanti Akseptori; Lely Pramesti; Moch. Luqman Ashari
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v9i1.84

Abstract

Edukasi tanggap darurat menghadapi gempa bumi sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, termasuk pada siswa sekolah usia dini. Tujuan utamanya adalah meminimalisir dampak kerugian dan risiko korban jiwa. Beberapa aspek utama dari edukasi tanggap darurat bencana gempa bumi yang dilakukan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, yaitu : 1. Pengenalan Gempa Bumi: Edukasi dimulai dengan pemahaman dasar mengenai gempa bumi, penyebabnya serta potensi dampaknya seperti kerusakan bangunan, tanah longsor, dan tsunami; 2. Protokol Keselamatan: Peserta diajarkan tentang langkah-langkah keselamatan, seperti drop, cover, and hold on (jatuh, berlindung, dan tetap bertahan); 3. Kesiapan Lingkungan: mencakup bagaimana mempersiapkan tempat kerja untuk mengurangi risiko saat gempa terjadi, termasuk memahami jalur evakuasi yang aman. Kegiatan ini diikuti oleh Tenaga Pendidik dan Siswa Sekolah TKIT Safinda. Dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, para pendidik memahami bahwa perlu disediakan media-media edukasi untuk mitigasi bencana dan mempehatikan kondisi fasilitas bangunan gedung terkait keamanan dan keselamatan dalam menghadapi kegiatan mitigasi bencana, antara lain: kondisi handrail dan anak tangga, rambu keselatan serta lokasi assembly point. Kemudian dari hasil simulasi evakuasi bencana, menghasilkan total waktu evakuasi sebesar 4 menit. Dari hasil tersebutdapat dilakukan simulasi/drill secara rutin agar lebih siap dalam melakukan evakuasi.
Pengelolaan Sampah Di Lingkungan Rumah Tangga Demi Terwujudnya Kesehatan Keluarga Nora Amelia Novitrie; Am Maisarah Disrinama; Ulvi Pri Astuti; Devina Puspita Sari; Ika Erawati; Yesica Novrita Devi; Mey Rohma Dhani; Renanda Nia; Aulia Nadia Rachmat
Journal of Science and Social Development Vol. 8 No. 2 (2025): Journal of Science and Social Development
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jssd.v8i2.2108

Abstract

The composition of waste generated from human activities is 60-70% organic waste, and the remainder is non-organic waste (30-40%). Of this non-organic waste, plastic waste makes up the second largest portion, at 14%. The large percentage of household waste represents both a problem and an opportunity to address the waste problem at its source. This can be achieved by involving and educating housewives who come into direct contact with household waste. Housewives should be educated on the importance of managing waste from its source, using the 3R principle (Reduce, Reuse, Recycle), classifying the types of plastic waste, and handling them appropriately. Educated housewives are expected to become ambassadors who will spread their understanding of the importance of changing the public's mindset regarding plastic waste management.