Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Cloud Computing Research (2010–2026): A Scopus-Based Bibliometric Analysis of Intellectual Structure and Topic Shifts Judijanto, Loso; Dewantara, Rizki
West Science Information System and Technology Vol. 4 No. 01 (2026): West Science Information System and Technology
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsist.v4i01.2807

Abstract

The research aims at mapping the evolution of cloud computing studies from 2010 to 2026 through the analysis of academic literature using bibliometrics. This approach will provide information on the structure of the knowledge, major contributions, and the thematic trends within the area. In the present work, the bibliometric analysis is based on Scopus indexation. The research uses several types of analysis: co-authorship, citation, and keyword co-occurrence analyses. VOSviewer was chosen as the main bibliographic software for data mining. The analysis shows that the field is dominated by major researchers representing countries including the USA, China, and India, which indicates a partially fragmented cooperation among experts in the domain. Bibliometric analysis through citation shows that research papers in cloud computing architecture, Internet of things, and edge computing play a crucial role, as they set the basis of the topic and show the trend toward decentralization and integration in computing. In addition, the multidimensionality of research in cloud computing was analyzed through keywords, which revealed not only technical issues but also security, applications, green computing, and energy efficiency. This study contributes to the literature by providing a systematic overview of the development and current landscape of cloud computing research, offering valuable insights for researchers and practitioners in identifying future research directions and opportunities for interdisciplinary collaboration.
Analisis Ancaman Perang Siber terhadap Keamanan Nasional Indonesia: Tinjauan Eskalasi dan Mitigasi Tahun 2025 Dewantara, Rizki; Nufus, Gina Khayatun; Pranata, Eko Jhony; Djati, Fariz Noor
Journal of Applied Informatics Science Volume 2 Issue 1 (2026)
Publisher : GWS Tech Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65897/jais.v2.i1.80

Abstract

Kemajuan teknologi internet telah menciptakan interkoneksi global yang memicu ancaman perang siber terhadap keamanan nasional. Masalah utama yang dihadapi Indonesia adalah tingginya kerentanan terhadap serangan digital, dengan catatan tiga koma enam puluh empat miliar anomali trafik pada awal dua ribu dua puluh lima. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai jenis, tingkat bahaya, dan dampak serangan siber dalam mengganggu stabilitas kedaulatan negara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif non interaktif melalui pengkajian dokumen sekunder dari jurnal ilmiah dan laporan resmi otoritas siber. Hasil penelitian menunjukkan adanya fluktuasi anomali trafik yang signifikan dengan puncak tertinggi mencapai enam ratus lima belas koma empat juta kejadian pada Juni dua ribu dua puluh lima. Tren serangan mulai bergeser dari eksploitasi teknis menuju rekayasa sosial yang menyasar celah psikologis pengguna. Kesimpulannya, Indonesia masih berada dalam kategori negara rentan sehingga diperlukan penguatan regulasi serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk menghadapi evolusi ancaman siber.
XSentiment-HS: Hierarchical CNN-BiGRU-SVM with Explainable for Indonesian Multi-Level Hate Speech Detection Khayatun Nufus, Gina; Nufus, Gina Khayatun; Dewantara, Rizki; Susanto, Ardi; Sokid; Farhatuaini, Lia; Septiadi, Jaka; Akbar, Mohammad Raihan
Journal of Applied Informatics Science Volume 2 Issue 1 (2026)
Publisher : GWS Tech Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65897/jais.v2.i1.81

Abstract

Deteksi ujaran kebencian pada media sosial menuntut interpretasi teks yang kompleks karena sifatnya yang spontan dan ambigu, terutama dalam bahasa Indonesia yang kaya akan slang. Tantangan utama saat ini adalah keterbatasan penelitian sebelumnya yang mayoritas hanya melakukan klasifikasi biner tanpa mendeteksi tingkat keparahan konten. Penelitian ini mengusulkan XSentiment-HS, sebuah model deep learning hierarkis dua tahap untuk deteksi multi-tingkat hate speech. Arsitektur model menggabungkan Convolutional Neural Networks (CNN) untuk ekstraksi fitur lokal dan Bidirectional Gated Recurrent Unit (BiGRU) untuk menangkap ketergantungan kontekstual jangka panjang. Model ini juga diperkuat dengan mekanisme Multi-Head Attention dan Support Vector Machine (SVM) sebagai classifier final. Melalui integrasi ini, XSentiment-HS diharapkan mampu mengatasi tantangan ekstraksi fitur dan polisemi secara lebih efektif dibandingkan metode konvensional.