Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

SHELL AND TUBE TYPE HEAT EXCHANGER DESIGN TO UTILIZE EXHAUST GASES FROM THE GENERATOR yani, indri; Hanifi, Rizal; Santosa, Aa
Jurnal Mekanika dan Manufaktur Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jmm.v4i1.11890

Abstract

Heat exchangers or often called heat exchangers (HE) are widely used in industry. There are many types of heat exchangers, there are fire pipes or water pipes with cross flow or unidirectional flow. Utilizing exhaust gas is an alternative to reduce costs and increase effectiveness so that wasted energy can be utilized as optimally as possible. A generator is one that can produce electrical energy which produces flue gases with a high temperature so that it can be utilized using a heat exchanger. A shell and tube heat exchanger with a fire tube type was designed. The number of pipes designed was 131 with a pipe diameter of 2.5 inches. The design results obtained from heating water are steam with a capacity of 1 ton. The dimensions of the heat exchanger are 3 meters long with a diameter of 2 meters. The heat energy produced by steam is 2852.2605KW, with a steam temperature produced of 2000C. The resulting LMTD is 360.50K. With this heat exchanger, it is hoped that the costs for producing bias steam will be as minimal as possible
ANALISIS PENGARUH LETAK SEKRUP TERHADAP KEKUATAN SAMBUNGAN BAJA RINGAN MENGGUNAKAN METODE ANALITIK DAN METODE UJI TARIK Alvian, Lutfi; Hanifi, Rizal; Fitri, Muhamad
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v6i2.3307

Abstract

Konstruksi baja ringan adalah konstruksi yang telah banyak digunakan sekarang karena proses pembangunan yang cepat. Sambungan pada konstruksi baja ringan adalah hal yang tidak dapat ditiadakan sekarang dan akibat kesalahan sambungan juga konstruksi ini biasanya mengalami kegagalan/keruntuhan. Dengan berkembangnya metode dalam menganalisis sambungan, maka tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk menganalisis kekuatan sambungan baja ringan dengan metode Uji tarik, metode elemen hingga menggunakan program Solidwork 2017. Hasil yang di dapat penulis adalah setiap variasi letak sekrup mempunyai kekuatan tarik yang berbeda beda. Hasil pengujian tarik dan perhitungan manual memiliki kesamaan dimana sekrup yang paling besar menerima gaya adalah sekrup yang posisinya paling ujung dan kegagalan yang terjadi pada sekrup juga sesuai dengan simulasi yang dilakukan yaitu sekrup mengalami kegagalan tilling.
Analisis Kekuatan Bending Akibat Posisi Pengelasan Smaw pada Sambungan Pipa ASTM A53 Nasuha, Ilham; Hanifi, Rizal; Sena, Boni
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i2.6392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi posisi pengelasan Shield Metal Arc Welding (SMAW) pada uji penetrant cair pada pipa karbon ASTM A53 terhadap sifat mekanik, khususnya dalam uji bending dan penetrant, dan untuk menghitung kekuatan lentur pipa ASTM A53. Hasil penelitian menghasilkan nilai kekuatan bending rata-rata sebesar 505,408 MPa untuk variasi kuat posisi 5 G, 347,907 MPa untuk variasi kuat posisi 6 G. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tidak ada patahan pada uji penetrant yang dapat melukai atau menyebabkan kebocoran, dengan demikian hasil pengelasan dapat digunakan atau diteruskan sesuai dengan inspektur penguji NDT dengan nomor sertifikasi B4T-PC/TCI. Menurut inspektur pengujian NDT dengan nomor sertifikasi SNT-IC-2011. Hasil menunjukkan bahwa variasi posisi pengelasan berpengaruh signifikan pada kekuatan mekanik material. Posisi 5 G memberikan nilai kekuatan bending tertinggi, sementara arus 100 A menunjukkan hasil optimal dalam kekuatan mekanik secara keseluruhan, dengan peningkatan risiko retak pada posisi 5 G. penetrant menunjukkan perubahan ukuran butir seiring dengan peningkatan posisi. Kesimpulannya, posisi pengelasan 6 G merupakan pilihan optimal untuk pengelasan ASTM A53 dalam mencapai sifat mekanik yang baik dan stabil.
Perancangan Struktur Mobil Listrik “JETZ” dan Analisis Statik Menggunakan Fea (Finite Element Analysis)” Hendarmin, Daizanie Widiputri; Hanifi, Rizal; Naubnome, Viktor
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 10 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i10.74

Abstract

Dirancangnya Mobil listrik "Jetz" dengan tujuan meningkatkan efisiensi energi, keberlanjutan, dan kinerja keseluruhan. Proses perancangan melibatkan langkah-langkah seperti konsep desain, pemilihan material, dan pemodelan 3D menggunakan perangkat lunak desain terkini. Setelah perancangan selesai, dilakukan analisis statik menggunakan FEA untuk mengevaluasi respons struktural mobil terhadap beban statik yang mungkin terjadi selama operasi normal. Metode ini memberikan gambaran mendalam tentang distribusi tegangan, deformasi, dan faktor keamanan untuk memastikan keandalan dan keamanan struktur mobil. Hasil analisis FEA digunakan untuk melakukan perbaikan desain struktur yang diperlukan, dengan fokus pada pengoptimalkan bobot dan kekuatan material. Laporan ini juga membahas implikasi desain terhadap performa keseluruhan mobil listrik, termasuk aspek keberlanjutan dan efisiensi energi. Dengan kombinasi perancangan inovatif dan analisis statik menggunakan FEA, diharapkan mobil listrik "Jetz" dapat menjadi model yang dapat diandalkan, efisien, dan aman, memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan teknologi kendaraan listrik dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.
Analisis Perhitungan Overall Equipment Effectiveness dan Diagram Fishbone pada Mesin Slitter di PT XZ Lubis, Dinda Putri; Sumarjo, Jojo; Hanifi, Rizal
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 4 (2025): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/qvv8gk65

Abstract

This research discusses the analysis of Overall Equipment Effectiveness (OEE) calculations on slitter machines at PT. XZ which focuses on increasing production efficiency and effectiveness. As market demand for high quality and productivity increases, it is important to evaluate machine performance to identify areas for improvement. The aim of this research is to understand how OEE can be used to assess the effectiveness of slitter machines and the factors that influence their performance. The methods used in this research include direct observation, collecting machine performance data, and analysis using the OEE formula which includes availability, performance and quality. The analysis results show that the average OEE of the slitter machine is 90.36%, which shows that the machine is operating at a good level of efficiency. However, there are several inhibiting factors identified through the fishbone diagram, such as unexpected machine breakdowns, delays in material delivery, and lack of operator training. The main conclusion of this study emphasizes the need for proper maintenance and operator awareness in maintaining heavy equipment to increase overall effectiveness and productivity. Keywords: Fishbone Diagram, Machine Performance, Overall Equipment Effectiveness, Production Efficiency, Slitter Machines
Analisis Kerusakan Pada Belt Conveyor Menggunakan Metode Fishbone Diagram (Studi Kasus : Pt Berkah Beton Sadaya Tbk) Robbi Assabil, Irpan; Hanifi, Rizal; Suhendra, Bobie
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Studi Kasus : PT. Berkah Beton Sadaya Tbk. “Analisis Kerusakan pada Belt Conveyor menggunakan Metode Finishbone Diagram”. Perkembangan industri dan teknologi dituntut untuk memenuhi kebutuhan manusia yang dapat mempermudah melakukan proses pengerjaan terutama dalam bidang pengangkutan barang atau material. Peranan konveyor sangat dibutuhkan pada PT. Berkah Beton Sadaya Tbk guna untuk mengangkut material dengan bahan baku utama berupa pasir dan batu split. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Selain itu, alat pengumpulan data yang digunakan berupa pedoman observasi, pedoman wawancara dan studi dokumentasi. Subyek penelitian yakni pimpinan dan  karyawan PT Berkah Beton Sadaya Tbk. Hasil analisis kerusakan pada belt conveyor diantaranya material dari belt conveyor yakni pada kualitas belt conveyor yang digunakan oleh PT Berkah Beton Sadaya Tbk menggunakan belt conveyor tipe sersan. Selain itu, life time dari belt conveyor sangat bergantung dari frekuensi pemakaian, pola operasi, pola perawatan, permasalah dan faktor lingkungan lainnya. Penyebab utama dari kerusakan belt conveyor Batching Plant tipe wet mix adalah jogging, dimana posisi belt conveyor tidak senter pada lintasannya baik posisi belt lari ke kiri ataupun ke kanan yang berlebihan.
PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK DAN ORGANIK DALAM PEMBUATAN PAVING BLOCK MENGGUNAKAN MESIN PRESS Ubaidillah, zacky; Sumarjo, Jojo; Widianto, Eri; Hanifi, Rizal
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2019): March
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v4i1.412

Abstract

Research has been done on the manufacture and testing of paving blocks with plastic and organic waste materials using a press machine. The purpose of this study is to determine the compressive strength of paving blocks and as a solution for handling waste around us. The results of manual making paving block research with 100% plastic waste, the highest value was 110.4 kg/cm2 and the lowest was 42.2 kg/cm2 and the highest organic mixture was 99.8 kg/cm2 and the lowest was 56.0 kg/cm2. Whereas in the masinal pembutan produce value with 100% plastic waste 113,9 kg/cm2 the lowest value 78,4 kg/cm2. Paving blocks with plastic waste materials are in accordance with SNI quality qualifications. Keywords: plastic waste, organic mixture, paving block, hard test press, machine press.