Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Relationship Between Social Support and Self-esteem in People with HIV/AIDS Marlina, Marlina; Yolanda, Yola
Frontiers on Healthcare Research Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63918/fhr.v2.n1.p37-43.2025

Abstract

Background: People with HIV/AIDS experience both physical and emotional challenges. The existence of stigma and discrimination significantly affects their self-esteem. However, limited research has explored the direct relationship between social support and self-esteem within healthcare settings, particularly in Indonesia. Understanding this relationship is crucial for developing effective psychosocial interventions. This research aims to determine the relationship between social support and self-esteem in people with HIV/AIDS at VCT Polyclinic RSUP Dr. M. Djamil Padang Methods: This study used a cross-sectional design conducted between January and August 2024. Data collection took place from June 3 to June 26, 2024, at the VCT Polyclinic of RSUP Dr. M. Djamil Padang. The population consisted of 400 people, with 200 participants selected through an accidental sampling technique. The research instruments included the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) for social support and the Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) for self-esteem. Ethical approval was obtained from the Health Research Ethics Committee of RSUP Dr. M. Djamil Padang. Data analysis was conducted univariately (frequency distribution tables) and bivariately using the chi-square test. Results: The research found that 49.5% of respondents had high social support, while 87.5% had high self-esteem. A significant relationship was observed between social support and self-esteem (p-value = 0.004). Respondents with higher social support were more likely to report higher self-esteem, indicating the importance of social interactions in shaping psychological well-being. Conclusion: These findings highlight the need for targeted psychosocial interventions to strengthen family and community-based support systems for people with HIV/AIDS. It is recommended that healthcare services actively involve families and close social networks to enhance self-esteem in affected individuals.
Penerapan Cognitive Stimulation Therapy untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Lansia Demensia Kontesa, Meria; Yolanda, Yola; Putra, Noviardi Prima; Ausrianti, Rizka; Andayani, Rifka Putri; Apriana, Jehan; Handayani, Suci
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i6.1416

Abstract

Therapi koqnitif stimulasi mampu menstimulasi berbagai domain fungsi otak seperti memori, perhatian, bahasa, dan fungsi eksekutif. Aktivitas-aktivitas tersebut mendorong terbentuknya neuroplasticity dan memperkuat cognitive reserve, sehingga membantu memperlambat penurunan fungsi kognitif yang umum terjadi pada lansia penderita demensia. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan koqnitif lansia terutama lansia yang mengalami demensia. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September – November di wilayah kerja Puskesmas Belimbing kota padang. Fokus kegiatan pengabdian yang akan dilakukan yaitu melakukan therapi koqnitif stimulasi yang terdiri dari 4 sesi kegiatan yaitu menonton film dan story telling, mengenal alat musik dan bermain musik, aktifitas menggambar serta berhitung. Sasaran pengabdian kepada masyarakat ini yaitu terhadap kader, lansia serta yang merawat lansia.. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini menggunakan tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta pengabdian masyarakat ini adalah 30 orang lansia serta yang merawat lansia di rumah. Ketercapaian dalam pengabdian ini yaitu 100% peserta hadir dan mengikuti kegiatan, masyarakat mampu melakukan praktik lebih 80% dapat melakukannya dengan sesuai.
HUBUNGAN LITERASI KEUANGAN DENGAN PENGELOLAAN KEUANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS RIAU Pramono, Basuki; Susanti, Roza Sri; Sulvitri, Vinda; Yolanda, Yola
Jurnal Edueco Vol. 9 No. 01 (2026): Juni
Publisher : Prodi Pendidikan Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/edueco.v9i01.476

Abstract

Literasi keuangan merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki mahasiswa dalam mengelola keuangan pribadi secara efektif di tengah keterbatasan pendapatan dan meningkatnya kebutuhan hidup. Mahasiswa Universitas Riau sebagai kelompok usia produktif masih menghadapi berbagai permasalahan pengelolaan keuangan, seperti lemahnya perencanaan dan pengendalian pengeluaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi keuangan dan pengelolaan keuangan mahasiswa Universitas Riau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang disebarkan kepada mahasiswa Universitas Riau dengan teknik proportional random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan mahasiswa berada pada kategori cukup hingga baik, sedangkan pengelolaan keuangan berada pada kategori cukup. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara literasi keuangan dan pengelolaan keuangan mahasiswa dengan tingkat hubungan sedang. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa literasi keuangan memberikan kontribusi signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa, meskipun bukan satu-satunya faktor yang memengaruhinya. Kata kunci: literasi keuangan, pengelolaan keuangan, mahasiswa, Universitas Riau