Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Reproduksi pada Remaja di SMPN 1 Kendari Saida, Saida; Purnamasari, Nur Indah; Rahmawati, Rahmawati; Sukurni, Sukurni; Afrini, Ida Mardhiah; Hajri, Waode Syahrani; Rangki, La
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2024): November
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i6.464

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi yang ditandai dengan perubahan fisiologis, psikologis dan perubahan sosial yang sangat signifikan sehingga menyebabkan remaja harus menghadapi perubahan permasalahan kesehatan termasuk kesehatan reproduksi. Remaja memiliki proporsi sebesar 17% dari total populasi Indonesia. Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa, berada di rentan usia 10-18 tahun. Akses informasi yang cukup dapat membantu remaja untuk terhindar dari ancaman remaja masa kini. Salah satu upaya peningkatan informasi dan pengetahuan berupa penyuluhan/edukasi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja Oleh karena itu, mempersiapkan remaja wanita dengan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang cukup sangatlah penting untuk optimalisasi kualitas hidup remaja pada masa mendatang. Kegiatan edukasi dihadiri sebanyak 52 orang siswa/I kelas VIII SMPN 1 Kendari meliputi 33 orang laki-laki, 19 orang perempuan. Hasil kegiatan ini menunjukkan terdapat peningkatan sebesar 20% pengetahuan remaja setelah mengikuti kegiatan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja. 
Jajanan Sehat pada Anak di Wilayah Pesisir SDN 04 Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara Rahmawati, Rahmawati; Kusnan, Adius; Rangki, La; Mubarak, Mubarak; Sukurni, Sukurni; Saida, Saida
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024699

Abstract

Pengetahuan orang tua tentang pemilihan jajanan sehat akan berpengaruh terhadap kebiasaan jajan anak. Orang tua harus mengetahui mengenai jajanan apa saja yang bergizi baik untuk anak dan jajanan apa saja yang tidak baik untuk anak. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi terhadap anak di SDN 04 Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan sebagai perwujudan nyata dari Edukasi tentang Pentingnya jajanan sehat pada anak. Metode pelaksanaan PkM adalah memberikan edukasi berupa informasi tentang makanan jajanan sehat dan bagaimana anak dan orangtua untuk mengatur jenis jajanan anak di sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa seluruh peserta penyuluhan telah memperoleh penjelasan tentang Jajanan Sehat dan peserta telah memperoleh informasi dan telah mengetahui tentang Jajanan Sehat
Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Melalui Deteksi Dini Kejadian Neuropati Pada Kaki Dengan Pemeriksaan Monofilament Test Sukurni, Sukurni; Rangki, La; Rahmawati, Rahmawati; Afrini, Ida Mardhiah; Fadilah, Zaki; Yurin, Yurin
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023568

Abstract

Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemi yang berhubungan dengan abnormalitas metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang disebabkan oleh penurunan sekresi insulin atau penurunan sensitivitas insulin atau keduanya dan meyebabkan komplikasi kronis mikrovaskuler, makrovaskuler, dan neuropati. Salah satu dampak dari penyakit diabetes yaitu kematian saraf atau yang sering disebut neuropathy.Pada penderita diabetes neuropathy menjadi permasalahan yang cukup serius karena penderita bisa saja tidak lagi dapat merasakan panas, dingin, ataupun sakit dibagian kaki, lengan, ataupun tangan.Jika penderita terluka ataupun lebam di bagian kaki penderita tidak menyadari sehingga sangat lah penting bagi penderita untuk memperhatikan kakinya setiap hari. Penyebab dari neuropathy dikarenakan tingginya kadar gula darah dalam tubuh yang merusak sistem saraf sehingga saraf ini tidak bisa memberikan sinyal antara otak dan bagia-bagian anggota tubuh lainnya. Monofilament 10 gr adalah alat skrining non invasif yang tidak hanya sederhana untuk belajar, tetapi juga relatif murah. Karakteristik ini membuat tes monofilament 10 gr yang paling sering digunakan untuk mendeteksi neuropati sensori. Jenis monofilamenyang direkomendasikan adalah semmen weinstein monofilament 10 gr. Monofilament 10 gr merupakan alat yang sering digunakan untuk melakukan deteksi neuropati sensori sebagai standar emas mengidentifikasi hilangnya sensasi di kaki praktis dan mudah digunakan. Pasien tidak dapat merasakan sentuhan monofilament ketika ditekan pada kaki dengan tekanan yang cukup merupakan hasil abnormal dengan melihat saat monofilament melengkung saat ditekan di kaki. Kegagalan merasakan monofilament pada empat dari 10 titik pemeriksaan menunjukkan kehilangan sensasi proteksi. Alat ini terdiri dari sebuah gagang plastik yang dihubungkan dengan nylon monofilamen, sehingga akan mendeteksi kelainan sensoris yang mengenai serabut saraf besar. Ukuran standar monofilament yang digunakan yaitu 10 gr ketebalan 5,07.
Gerakan Masyarakat Melalui Senam Sehat Pencegahan Diabetes Melitus Saida, Saida; Haryati, Haryati; Rangki, La; Mubarak, Mubarak; Sukmadi, Arfiyan
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023570

Abstract

Diabetes Melitus (DM) ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat dari insufisiensi fungsi insulin. Peningkatan DM didasarkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, banyak mengkonsumsi makanan berlemak, kurangnya aktivitas fisik sehingga tidak terkontrolnya kadar glukosa darah. Senam diabetes merupakan aerobic low impact dan ritmic, bermanfaat menurunkan kadar glukosa darah dan mencegah kegemukan serta menekan terjadinya komplikasi. Untuk menggerakan masyarakat untuk hidup sehat dan aktif melakukan pencegahan DM melalui aktivitas senam. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober tahun 2022 dengan total peserta 63 orang, uasia dewasa muda sebanyak 4 orang (18%), usia dewasa tua sebanyak 43 orang (57%), lansia sebanyak 10 orang (25%). Jenis kelamin peserta terdapat 22 orang (36%) laki-laki, 41 orang perempua (74%). Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan baik sesuai dengan target. Kegiatan senam sehat bersama sangat disupport oleh Puskesmas Mokoau dan masyarakat yang berada diwilayah kerja Puskesmas Mokoau.
PENGARUH TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP TEKANAN DARAH LANSIA HIPERTENSI DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA: instrumen rangki, la
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.485 KB) | DOI: 10.33867/jka.v6i2.122

Abstract

Benson relaxation therapy to be used alternative therapy to normalize blood pressure. The aim of this study was to determine the effect of benson relaxation therapy on blood pressure in eldery hypertension and to know the difference in blood pressure between the intervention group and the control group at Social Institution of Tresna Werdha Minaula Kendari. This study used the Quasi experimental pre-post test with control group.The sampling techique used total sampling with 14 respondents. Data analysis used paired T-test to test one group in the intervention and control group and Mann Whitney test to see differences between the two groups ( p = < 0,05). The results showed a significant effect of benson relaxation therapy on stystolic and diastolic blood pressure in the intervention group (p = 0,000 for systolic and p = 0,004 for diastolic). ). Whereas in the control group there was no change in systolic blood pressure ( p = 0,069 for systolic and diastolic show blood pressure p = 0,016).
Upaya Pencegahan Karies Gigi Melalui Edukasi Berbasis Media Audio-Visual Dan Simulasi Sikat Gigi di SDN 76 Kota Kendari Sukmadi, Arfiyan; Saida, Saida; Rangki, La
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 6 No 2 (2025): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v6i2.1583

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan utama bagi anak usia sekolah dasar, terutama karies gigi karena kebiasaan menyikat gigi yang kurang benar serta rendahnya kesadaran menjaga kebersihan gigi dan mulut. Karies yang tidak ditangani dapat menyebabkan nyeri, gangguan makan, dan penurunan konsentrasi belajar sehingga berdampak terhadap kualitas belajar anak. Upaya pencegahan melalui pendidikan kesehatan gigi perlu dilakukan dengan pendekatan yang menarik dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa sekolah dasar dalam mencegah karies gigi melalui edukasi berbasis media audio-visual dan simulasi menyikat gigi. Kegiatan dilaksanakan di SDN 76 Kota Kendari pada bulan Juni 2025 dengan melibatkan 50 siswa kelas III–V. Metode pelaksanaan terdiri atas penyuluhan melalui pemutaran video edukatif tentang kesehatan gigi, demonstrasi teknik menyikat gigi, simulasi oleh siswa, serta evaluasi melalui pretest-posttest, dan observasi keterampilan menyikat gigi. Data hasil evaluasi dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan rata-rata skor sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa dari 56% menjadi 90%, serta keterampilan menyikat gigi yang benar meningkat hingga 85%. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukasi interaktif melalui media audio visual dan simulasi mampu meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan motivasi anak sekolah dasar dalam menjaga kesehatan gigi dan mencegah karies gigi secara berkelanjutan.