Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Strategi Peningkatan Soft Skill Mahasiswa Perbankan Syariah melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Nur Hidayah Agustin; Imam Abdul Aziz
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 1, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.407 KB) | DOI: 10.29313/jrps.v1i2.1589

Abstract

Abstract. Merdeka Learning Program at the Merdeka Campus (MBKM) aims to improve the ability, soft skills and hard skills. The purpose of this research is to develop the right strategy to improve the soft skills of students of the Islamic banking study program in the MBKM. This study uses the SWOT analysis method to analyze internal (strengths and weaknesses) and external (opportunities and threats) factors for students which are the basis for determining strategies. This study had participated by 41 syariah banking student .The data collection technique was a questionnaire. The results show the strategies by Islamic banking study program are 1) Opening an internship program / MBKM field practice at Islamic financial for improving students' soft skills/hard skills as a provision to face competition in the world of work. 2) Increase the intensity of socialization to motivate students to take part in the student exchange program and recommend students to choose a student exchange place that has previously partnered with the Islamic banking study program. 3) Helping students determine the place for implementing the Village Building Project (PMD) and applying the concept of community development and empowerment through technological innovations with multidisciplinary and collaborative work teams. Abstrak. Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, Soft skill, dan hard skill. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun strategi yang tepat guna meningkatkan soft skills mahasiswa program studi perbankan syariah dalam program MBKM. Penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT guna menganalisis faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman) bagi mahasiswa yang menjadi dasar untuk penentuan strategi. Total populasi mahasiswa aktif program studi perbankan syariah dalam penelitian ini berjumlah 41 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan program studi perbankan syariah adalah 1) Membuka program magang/praktik lapang MBKM di lembaga keuangan syariah pada semester genap. Dan diharapkan dapat meningkatkan soft skills/hard skills mahasiswa sebagai bekal dalam menghadapi persaingan di dunia kerja. 2) Meningkatkan intensitas sosialisasi untuk memotivasi mahasiswa agar mengikuti program pertukaran mahasiswa dan merekomendasikan mahasiswa untuk memilih tempat pertukaran mahasiswa yang sebelumnya telah bermitra dengan program studi perbankan syariah. 3) Membantu mahasiswa menentukan tempat untuk pelaksanaan Proyek Membangun Desa (PMD) Serta menerapkan konsep pembinaan dan pemberdayaan masyarakat melalui inovasi teknologi yang dilaksanakan dalam tim kerja yang bersifat multidisipliner dan kolaboratif.
Inisiasi Baitul Maal wa Tamwil Di Masjid Al-Azhim Wates Jaya Rizki Umar Ali; Imam Abdul Aziz
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v3i1.7159

Abstract

Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) adalah lembaga keuangan dengan konsep syariah yang lahir sebagai jalan keluar dari lembaga keuangan ribawi yang menggabungkan konsep maal dan tamwil dalam satu kegiatan lembaga. Sosialisasi BMT merupakan upaya untuk mendirikan BMT serta dalam meningkatkan perekonomian masyarakat kelas menengah kebawah atau masyarakat kecil. BMT memiliki kegiatan sosial untuk membantu perekonomian di masyarakat yang dapat berupa penghimpunan dana, penyaluran dana, dan jasa. Maka dari itu  BMT menjadi solusi bagi masyarakat Desa Wates jaya untuk pengelolan keuangan terkhusus dana sosial sesuai syariat agama Islam dan solusi bagi permodalan usaha para pelaku UMKM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada upaya pendirian BMT di Masjid Al-Azhim Cigombong dan juga pengenalan lewat sosialisasi. Adapun kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Objek dalam kegiatan ini yaitu masyarakat, pengurus DKM dan Ikatan Remaja Masjid. Metode Pendidikan Masyarakat (popular education) yakni kegiatan pengabdian yang ditujukan untuk belajar bersama masyarakat atau menguatkan kemampuan, potensi dan aset masyarakat. Metode Pendidikan Masyarakat ini diselenggarakan dengan pola explicit instruction atau pengajaran langsung dan tanya jawab dengan melibatkan peran aktif semua elemen yang terlibat dalam pelatihan, serta dibarengi dengan metode simulasi terkait materi BMT dengan baik. Dari pelaksanaan sosialisasi ini para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan. Dari sosialisasi ini peserta dapat lebih mengenal BMT, perbedaan dengan lembaga keuangan konvensional, juga manfaatnya. Juga adanya para pengurus DKM dan ORMAS yang siap menjadi pengurus dan inisiasi BMT ini.
STUDI KOMPARASI MINAT MASYARAKAT MENGGADAI EMAS DI BANK SYARIAH INDONESIA DAN PEGADAIAN SYARIAH Rizki Umar Ali; Imam Abdul Aziz; Adi Rahmannur Ibnu
NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 9 No. 1 (2023): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jn.v9i1.8448

Abstract

Gadai emas merupakan salah satu produk yang cukup bermanfaat bagi masyarakat. Pada saat masyarakat mengalami kesulitan ekonomi dan membutuhkan dana tunai cepat, gadai emas bisa menjadi solusi. Bisnis gadai emas di BSI dan Pegadaian Syariah mengalami perkembangan yang berbeda, dimana pertumbuhan gadai emas di Pegadaian Syariah lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan unuk mengetahui perbandingan atau perbedaan minat masyarakat terhadap gadai emas di BSI dan Pegadaian Syariah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian komparatif adalah suatu penelitian yang bersifat membandingkan. Berdasarkan hasil analisis dari penelitian komparasi minta masyarakat terhadap layanan jasa gadai emas di Bank Syariah Indonesia dan Pegadaian Syariah dapat disimpulkan terdapat perbedaan minat masyarakat dalam menggadai emas di Bank Syariah Indonesia dan Pegadaian Syariah. Hal ini ditunjukkan oleh nilai probabilitas sebesar 0,000 (< 0,05). Dari hasil skor rata-rata pada penelitian ini menunjukkan bahwa minat masyarakat dalam menggadai emas di Pegadaian Syariah lebih tinggi daripada minat menggadai emas di Bank Syariah Indonesia. Service menjadi alasan masyarakat lebih berminat terhadap gadai emas di Pegadaian Syariah. Persyaratan yang ringan dan proses pencairan lebih mudah dan cepat menjadi faktor masyarakat lebih berminat terhadap layanan jasa gadai emas di Pegadaian Syariah.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT SISWA TERHADAP MAHARAH QIRAAH DI MTS AL-AMANAH BOGOR Agung Muttaqien; Didin Syamsuddin; Agus Mulyana; Abdul Kholik; Imam Abdul Aziz
Tanfidziya: Journal of Arabic Education Vol. 2 No. 03 (2023)
Publisher : Prodi. Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/tanfidziya.v2i03.294

Abstract

Perlu adanya peningkatan minat membaca atau maharah Al Qiraah di level sekolah menenagah. Terlebih sudah masuk era revolusi industry 4.0. Pesatnya perkembangan informasi dan teknologi justru membawa bangsa ini kemunduran dalam hal minat membaca. Hasil observasi di lapangan juga menunjukkan bahwa rupanya belum meningkatnya minat baca di MTs Al-Amanah tersebut. Penelitian ini berupaya untuk bisa menyajikan kegiatan-kegiatan yang menarik dalam upaya minat para siswa dalam meningkatkan minat membaca khususnya melalui gerakan literasi membaca. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini upaya meningkatkan minat baca pada siswa di sekolah ini guru melakukan kegiatan membaca 20 menit setiap harinya yang mana siswa menjadi aktif saat di kelas, lalu guru memanfaatkan poster-poster yang menarik agar siswa tertarik untuk membaca. Adapun beberapa peran guru dalam meningkatkan minat baca.
Pelatihan Pencatatan Laporan Keuangan UMKM Desa Wates Jaya Irda Febriani; Imam Abdul Aziz
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v3i2.7160

Abstract

Pencatatan laporan keuangan merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting di UMKM untuk bisa menentukan dan menulis secara rapi mana modal dan mana keuntungan yang telah diraih. Pengelolaan dana yang baik merupakan faktor penunjang yang dapat menyebabkan keberhasilan UMKM. Metode praktis dan manjur dalam pengelolaan dana pada UMKM adalah dengan menerapkan akuntansi dengan baik. Kegiatan ini difokuskan pada upaya peningkatan penjualan secara online, dan inovasi kemasan yang terbaukan dan pengelolaan keuangan secara syariah. Adapun jenis kegiatan ini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data utama dari penelitian ini yaitu masyarakat umum, UMKM, dan keadaan sekitar. Setelah itu dilakukannya sosialisasi dilakukan secara langsung dengan metode Pendidikan Masyarakat (popular education) yakni kegiatan pengabdian yang ditujukan untuk belajar bersama masyarakat atau menguatkan kemampuan, potensi dan aset masyarakat. Metode Pendidikan Masyarakat ini diselenggarakan dengan pola explicit instruction atau pengajaran langsung dan tanya jawab dengan melibatkan peran aktif semua elemen yang terlibat dalam pelatihan, serta dibarengi dengan metode simulasi (praktik langsung) terkait materi pencatatan laporan keuangan. Dengan diadakannya sosialisasi ini para masyarakat memiliki nilai positif terkhusus para pelaku UMKM diantaranya dapat mengetahui bagaimana caranya melakukan pencatatan, bisa memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha, dan semakin mengetahui bagaimana melakukan pencatatan laporan keuangan serta manfaat dari pencatatan laporan keuangan tersebut.
Strategi Peningkatan Soft Skill Mahasiswa Perbankan Syariah melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Nur Hidayah Agustin; Imam Abdul Aziz
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 1, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v1i2.1589

Abstract

Abstract. Merdeka Learning Program at the Merdeka Campus (MBKM) aims to improve the ability, soft skills and hard skills. The purpose of this research is to develop the right strategy to improve the soft skills of students of the Islamic banking study program in the MBKM. This study uses the SWOT analysis method to analyze internal (strengths and weaknesses) and external (opportunities and threats) factors for students which are the basis for determining strategies. This study had participated by 41 syariah banking student .The data collection technique was a questionnaire. The results show the strategies by Islamic banking study program are 1) Opening an internship program / MBKM field practice at Islamic financial for improving students' soft skills/hard skills as a provision to face competition in the world of work. 2) Increase the intensity of socialization to motivate students to take part in the student exchange program and recommend students to choose a student exchange place that has previously partnered with the Islamic banking study program. 3) Helping students determine the place for implementing the Village Building Project (PMD) and applying the concept of community development and empowerment through technological innovations with multidisciplinary and collaborative work teams. Abstrak. Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, Soft skill, dan hard skill. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun strategi yang tepat guna meningkatkan soft skills mahasiswa program studi perbankan syariah dalam program MBKM. Penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT guna menganalisis faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman) bagi mahasiswa yang menjadi dasar untuk penentuan strategi. Total populasi mahasiswa aktif program studi perbankan syariah dalam penelitian ini berjumlah 41 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan program studi perbankan syariah adalah 1) Membuka program magang/praktik lapang MBKM di lembaga keuangan syariah pada semester genap. Dan diharapkan dapat meningkatkan soft skills/hard skills mahasiswa sebagai bekal dalam menghadapi persaingan di dunia kerja. 2) Meningkatkan intensitas sosialisasi untuk memotivasi mahasiswa agar mengikuti program pertukaran mahasiswa dan merekomendasikan mahasiswa untuk memilih tempat pertukaran mahasiswa yang sebelumnya telah bermitra dengan program studi perbankan syariah. 3) Membantu mahasiswa menentukan tempat untuk pelaksanaan Proyek Membangun Desa (PMD) Serta menerapkan konsep pembinaan dan pemberdayaan masyarakat melalui inovasi teknologi yang dilaksanakan dalam tim kerja yang bersifat multidisipliner dan kolaboratif.
Pengelolaan dan Pemberdayaan Wakaf Produktif: Studi Program Wakaf Ternak Lembaga Wakaf Al-Azhar di Bandung Zuraedah Rahmah, Siti; Munawar, Wildan; Aziz, Imam Abdul
Jurnal Iqtisaduna Vol.10 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v10i1.46564

Abstract

This study aims to analyse the management and empowerment of productive waqf in the livestock waqf program at Al-Azhar Waqf Institute. The method used in this study is a qualitative descriptive approach with data sourced from primary and secondary data through observation, interviews, books, scientific journals, articles, the internet, and other data or library sources. The analysis technique used is the analysis of Miles and Huberman. The results showed that Al-Azhar's livestock endowments have four management functions: planning, organising, leadership, and supervisory. Meanwhile, the empowerment of Al-Azhar livestock waqf is carried out through several stages, namely the application of awareness to the community, the formation of organisations, the formation of regeneration, the provision of technical support, and system management. The results of this research can be considered for Al-Azhar waqf institutions to continue managing and developing productive endowments, especially in the livestock sector.
PERAN AKAD KAFALAH DALAM PRODUK PEGADAIAN SYARIAH TERHADAP IMPLEMENTASI PENJAMINAN DAN MITIGASI RISIKO Umi Kulsum, Siti; Pangestu, R. Ali; Abdul Aziz , Imam
JOURNAL ISLAMIC ECONOMICS AD DIWAN Vol 3 No 2 (2024): Ad Diwan
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/ad.v3i2.748

Abstract

problematic financing (bad credit) for customers due to the death of customers and customers whose businesses go bankrupt, resulting in losses for the Sharia Pawnshop, Margonda Depok Branch, as the guarantor of the financing.This research aims to determine the implementation of the contract, determine the implementation of the kafalah contract at the Margonda Depok Branch Sharia Pawnshop and to determine the role of the kafalah contract in transaction guarantees, identify the risks that arise in the kafalah contract and the extent of its contribution in mitigating risks for customers and pawnshops.The type of research used in this thesis is descriptive qualitative research with a case study approach. The analytical tool used is the Miles and Huberman model. The results of this research show that 1) The implementation of the kafalah contract in Pegadaian Syariah products, Margonda Depok Branch is running in accordance with fatwa No.11/DSN-MUI/VI/2000 concerning kafalah and its application is in micro financing products. 2) The role of the kafalah contract in guaranteeing transactions on sharia pawnshop products is to provide guarantees for payment of customer debts in the event of default or inability to pay debts and help prevent both parties involved from losses and injustice, mitigating risks in products that use the kafalah contract from the pawnshop. customers to Pegadaian Syariah Margonda Branch, namely: (a) regular monitoring, (b) backing up data digitally, (c) early identification of customer data, (d) socialization, (e) making binding agreements
PENINGKATAN AKSESIBILITAS NELAYAN PALABUHAN RATU PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH Munawar, Wildan; Tuti Kurnia; Imam Abdul Aziz; Maya Apriyana; Romi Apriliansyah; Aldi Wijaya
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.9 KB) | DOI: 10.30997/qh.v8i2.5455

Abstract

Permodalan menjadi salah satu permasalahan yang masih terjadi bagi nelayan dalam pemenuhan fasilitas dan peralatan dalam melaut. Hal ini dikarenakan sulitnya mengakses permodalan pada Lembaga keuangan, termasuk Lembaga keuangan Syariah. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman nelayan terhadap aksesibilitas permodalan pada Lembaga keuangan Syariah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan The Training Cycle. Tahap yang dilakukan adalah identifikasi kebutuhan pelatihan, menetapkan tujuan pelatihan dan perencanaan, pelaksanaan pelatihan diakhir dengan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa para nelayan sangat antusiasme dan berminat dalam mengajukan pembiayaan permodalan ke Lembaga keuangan Syariah. Peserta pelatihan aksesibilitas permodalan pada Lembaga keuangan Syariah mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep dasar aksesibilitas permodalan, bentuk-bentuk akses modal, dan tahapan pengajuan permodalan ke Lembaga keuangan Syariah.
Penguatan Kapasitas Manajerial Menuju Pesantren Mandiri dan Berdaya Saing Unggul Lathifah, Zahra Khusnul; Kholik, Abdul; Aziz, Imam Abdul
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i2.7297

Abstract

Permasalahan yang umum dihadapi oleh pondok pesantren adalah ketergantungan sistem dan keberlangsungan proses pendidikan kepada pimpinan pondok pesantren (Kyai) dimana banyak pondok pesantren yang tutup akibat dari pimpinannya yang tutup usia. Kegiatan pengabdian ini menjadi hilirisasi dari beberapa temuan penelitian tentang penjaminan mutu pesantren, iklim sekolah, literasi teknologi dan digital marketing dan digital branding. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk penguatan kapasitas manajerial pondok pesantren di Kabupaten Bogor. Langkah-langkah mekanisme yang dijadikan metodologi dalam pelaksanaan kegiatan dilaku­kan dengan empat tahapan yaitu perencanaan, pengorganisasian pelaksa­naan, dan evaluasi. Mitra yang dipilih adalah Pondok Pesantren Modern Ar Ridlo Sentul Bogor Jawa Barat. Berdasarkan hasil kegiatan Penguatan Kapasitas Manajerial Pesantren yang dilaksanakan melalui metode assess­ment berupa pre-test dan post-test yang diberikan kepada peserta kegiatan pendampingan, menunjukan bahwa ada peningkatan dari jumlah rata-rata skor pre-test dan post-tes yaitu sebesar 45% untuk SPMI, 37% untuk topik iklim pesantren ramah anak, 29% untuk topik literasi teknologi pembelajaran, dan 17% untuk topik digital marketing dan digital branding. Hal itu menunjukan terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman pimpinan, pengasuh, pengelola dan guru-guru pesantren di lingkungan kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor setelah mendapatkan sosialisasi dan pendampingan terkait Penguatan Kapasitas Manajerial, Literasi Teknologi, Iklim dan Income Generating Pesantren yang Mandiri dan Berdaya Saing Unggul.