Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERAN KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) MENUMBUHKAN PARTISIPASI POLITIK BAGI PEMILIH PEMULA DI KECAMATAN PONTIANAK BARAT Moad, Moad; Yeswanto, Yeswanto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 2 Nomor 1 Edisi Juni 2018
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v2i1.758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Menumbuhkan Partisipasi Politik Bagi Pemilih Pemula Di Kecamatan Pontianak Barat. Jenis penelitian ini adalah Ex Post Facto, dengan pendekatan kualitatif. Subjek Penelitian ini terdiri dari lima komisioner KPU kota Pontianak barat. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara dokumentasi dan wawancara mendalam. Adapun teknik dalam menganalisis data dalam penelitian ini dengan cara reduksi data, display/penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Dalam menjamin keabsahan data peneliti melakukan cross check melalui informasi data wawancara pada subjek penelitian dan dokumentasi yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Latar belakang KPU kota Pontianak melaksanakan pendidikan politik adalah sebagai pelaksanaan amanat fungsi sosialisasi politik dalam UU No. 15 tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pemilu. Pemilih pemula dijadikan sasaran program pendidikan politik karena, (a) jumlah pemilih pemula cukup banyak yaitu sekitar 70%, sehingga pemilih pemula perlu diberikan kesadaran agar berpartisipasi aktif dalam pemilu. (b) Untuk menjadikan pemilih pemula sebagai pemilih yang cerdas. Pemilih cerdas sama dengan tipe pemilih rasional yaitu pemilih yang memilih dengan pertimbangan rasionalitas, berdasarkan visi dan misi, rekam jejak, dan program-program yang ditawarkan, dan (c) untuk pembentuk pola pikir atau paradigma pemilih pemula agar tidak terpengaruh politik lainnya, seperti money politic dan kampanye hitam. KPU kota pontianak melaksanakan program pendidikan politik bagi pemilih pemula melalui sosialisasi, dan sebagai Pembina upacara disekolah. Melihat dari program ini, KPU bisa digolongkan sebagai agen pendidikan politik non-formal. Program-program tersebut merupakan program yang terstruktur. Ada desain khusus yang memuat tujuan, materi, metode, dan nara sumber yang telah dirancang oleh KPU. Dalam program-program tadi secara keseluruhan materi menyangkut pemilu (pentingnya pemilu dan sistem pemilu), demokrasi, karakteristik calon yang baik, penyusunan daftar pemilih, simulasi pemungutan suara, Pancasila, dan UUD 1945. Materi tersebut disampaikan oleh komisioner-komisioner KPU kota Pontianak dengan metode tatap muka
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI KELAS X SMA NEGERI 1 NANGA KALIS Moad, Moad; Sapitri, Selly
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 2 Nomor 2 Edisi Desember 2018
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v2i2.962

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran pengunaan model pembelajaran Word Square pada siswa kelas X Sekolah Menegah Atas Negeri 1 Nanga Kalis. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas X Sekolah Menegah Atas Negeri 1 Nanga Kalis. Sumber data dari dalam penelitian ini diperoleh dari guru, siswa, interaksi antara guru dan siswa tempat dan peristiwa berlangsung. Prosedur penelitian ini mengunakan dua siklus yaitu siklus I dan siklus II, dan setiap prosedur terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data mengunakan teknik observasi, pengukuran dan dokumenter. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Word Square pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan kelas X SMA Negeri 1 Nanga Kalis dapat dilihat dari tindakan Siklus I dengan nilai rata-rata 71, 92 dan presentase ketuntasan klasikal mencapai 62% , dan Siklus II dengan nilai rata-rata 79, 23 dan presentase ketuntasan klasikal mencapai 90% yang terus mengalami peningkatan pada hasil belajar siswa.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN INTEGRATED TERHADAP KREATIVITAS BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH ORGANISASI DAN EKSTRAKURIKULER DI PROGRAM STUDI PPKn IKIP PGRI PONTIANAK MOAD, MOAD
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 1 Nomor 1 Edisi Juni 2017
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v1i1.515

Abstract

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMP BUMI KHATULISTIWA Moad, Moad; Zuldafrial, Zuldafrial
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 3 Nomor 2 Edisi Desember 2019
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v3i2.1438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan kewaranegaraan di jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Penelitian ini merupakan penelitian dasar dengan pendekatan kualitatif dengan bentuk studi kasus. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Informan terdiri dari kepala sekolah, guru PKn, dan siswa serta dokumen pemebelajaran terdiri dari silabus, RPP, foto pembelajaran dan penilai pembelajaran. Internalisasi nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di SMP Bumi Khatulistiwa maliputi (1) Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dikembangkkan guru mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Karakter yang di kembangkan dalam pembelajaran meliputi: Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Menghargai Prestasi, Bersahabat/ Komunikatif, Peduli Lingkungan, Peduli sosial, Tanggung jawab yang di kembangkan malalui Materi pembelajaran yang memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan dengan ilmu pendidikan kewaganegaraan bersumber dari buku media sosial, publikasi dan media cetak yang tersebar dalam satuan perangkat pembelajaran yang di rencanakan guru dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan yang dirancang guru dalam rancangan satu semester. Motode bervariasi dengan mendepankan metode studen center dan konfensional. Pada proses pelaksanaan implementasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran PKn dapat dilihat dari beberapa bagian, proses pembelajaran, Materi, Strategi atau metode pembelajaran yang digunakan, media pembelajaran yang digunakan, dan evaluasi yang digunakan. Strategi dan motode yang digunakan oleh guru PKn dalam pembelajaran yang mengimplemntasikan nilai-nilai pendidikan karakter memliputi: (1) Strategi Pembelajaran Langsung (2) Strategi Pembelajaran Interaktif (interactive instruction) (3) Strategi Pembelajaran melalui Pengalaman  (4) Strategi Pembelajaran Mandiri dengan media pembelajaran bersifat audio, visual dan audio-visual. Hasil akhri dari implemtasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran PKn ini output pembalajarannya tidak hanya terfokus penilaian akademis tetapi juga karakter yang di internalisasikan dalam pembelajaran PKn.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATA PELAJARAN PKN UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 3 SINGKAWANG Moad, Moad
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 4 Nomor 1 Edisi Juni 2020
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v4i1.1795

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam pembelajaran PKn agar lebih bersemangat untuk terus meningkatkan minat belajar dengan menggunakan Media Audio Visual sehingga hasil belajar akan maksimal. Bentuk penelitian yang sesuai untuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, subjek penelitian terdiri dari siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Singkawang berjumlah 26 siswa. Kesimpulan umum bahwa penerapan media audio visual dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran PKn kelas VIII A SMP Negeri 3 Singkawang. Penggunaan media audio visual dengan memanfaatkan Film dokumenter dalam pembelajaran dengan tahapan utama menyiapkan alat pembelajaran, siswa menyusun laporan hasil (review) menonton Film, kelompok mempresentasikan laporan film dokumenter dan memberikan kesempatan pada kelompok lain untuk menanggapi sehingga terjadi tanya jawab, Guru dan siswa menyimpulkan hasil belajar pada materi tersebut dan siswa mengerjakan soal-soal evaluasi akhir pelajaran. Peningkatan minat belajar siswa setelah diterapkannya media audio visual di kelas VIII A SMP Negeri 3 Singkawang, pada siklus I banyaknya siswa yang memiliki minat belajar tinggi berjumlah 15 siswa (58%) dan pada siklus II meningkat sebanyak 21 siswa (81%) dengan penerapan media film dokumenter telah mengalami peningkatan.
PERAN GURU PPKn DALAM MENANAMKAN KARAKTER DEMOKRATIS SISWA KELAS VII DALAM MENYUSUN ORGANISASI KELAS DI SMP NEGERI 1 JELIMPO KABUPATEN LANDAK Suhaida, Dada; Moad, Moad; Lindasari, Lindasari
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 4 Nomor 2 Edisi Desember 2020
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v4i2.2129

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan memperoleh gambaran mengenai; Peran guru PPKn dalam Menanamkan Karakter Demokratis Kepada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Jelimpo Kabupaten Landak Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan deskriptif, dengan sumber data penelitian 5 orang siswa dan 1 orang guru PPKn. Alat pengumpul data yang digunakan berupa Teknik observasi dengan alat panduan observasi, Teknik komunikasi langsung dengan alat panduan wawancara, dan tenik studi dokumentasi dan alat dokumentasi. Analisis dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verfikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bawah secara umum peran guru PPKn sudah cukup aktif dalam menanamkan karakter demokratis pada siswa kelas VII dalam kegiatan penyusunan organisasi kelas. Hasil penelitian secara khusus menunjukkan; peran guru dalam menanamkan karakter demokratis kepada siswa yakni; memberikan kebebasan kepada siswa dalam mengemukakan pendapat, memberikan pemahaman kepada siswa mengenai perbedaan, memberikan pemahaman kepada siswa mengenai demokrasi; dan siswa juga diberikan kesempatan kepada siswa untuk berpatisipasi aktif dalam penyusunan organisasi kelas, menjadi penyelenggara demokrasi dalam kegiatan penyusunan organisasi kelas.
KORELASI STRATEGI PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISTIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DENGAN INTERAKSI BELAJAR DI KELAS XI MADRASAH ALIYAH SWASTA DARUL ULUM PONTIANAK Moad, Moad; Ristianti, Yeni
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 3 Nomor 1 Edisi Juni 2019
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v3i1.1100

Abstract

PENGGUNAAN MODEL INKUIRI JURISPRUDENSIAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS XI SMA KEMALA BHAYANGKARI 1 SUNGAI RAYA Moad, Moad; Ninita, Elmiana
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 5 Nomor 2 Edisi Desember 2021
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v5i2.3197

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui tentang penggunaan model inkuiri jurisprudensial. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis pendekatan deskriptif. Teknik kominikasi langsung, komunikasi tidak langsung, dan studi dokumenter. Alat pengumpul data angket dan pedoman wawancara. Deskripsi hasil wawancara dan analisis data angket dapat disimpulkan bahwa penggunaan model inkuiri jurisprudensial dalam meningkatkan hasil belajar pkn pada siswa kelas xi sma kemala bhayangkari 1 sungai raya “baik”. Secara khusus dapat disimpulkan sebagai berikut : sudah terencana dengan baik. hal tersebut dibuktikan dengan guru dan peneliti saat berkolaborasi melakukan perencanaan yaitu meliputi: (a) menentukan masalah yang terjadi dalam kegiatan-kegiatan belajar mengajar, (b) mempersiapkan dan menyusun perangkat dan pembelajaran yang meliputi: rencana pelaksanaan pembelajaran (rpp), media, dan speaker, (c) merancang rencana pembelajaran sesuai dengan materi yang mengarah pada model pembelajaran inkuiri yuridisprudensial.
PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH PADA GURU-GURU SEKOLAH DASAR KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Muhammad Anwar Rube’i; Syarif Firmansyah; Moad Moad
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v2i2.967

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan pelatihan penulisan artikel untuk publikasi ilmiah. Sasaran kegiatan adalah guru-guru SD se-Kecamatan Sungai Raya sebanyak 30 guru. Pelaksanaan pengabdian di Sekolah Dasar Islam Daarul Hikmah. Metode pengabdian yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, penugasan, dan Pendampingan. Kegiatan pengabdian mulai dari tahap persiapan yakni observasi dan sosialisasi, sedangkan untuk pelaksanaan mulai dari penyajian materi, praktik, refleksi, dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian adalah: (1) Terdapat peningkatan kepercayaan dan pemahaman tentang karya tulis ilmiah bagi pendidik mendesain laporan penelitian menjadi artikel imiah yang layak publikasi di jurnal ilmiah; (2) Kegiatan pengabdian masayarakat berupa pelatihan menulis artikel ilmiah telah berhasil dilaksanakan dengan baik dan lancar, keberhasilan ditunjukkan dengan peserta pelatihan dapat menjelaskan pengetahuan tentang pengertian penulisan artikel ilmiah, memahami jenis-jenis artikel ilmiah, dan mengetaui macam-macam jurnal ilmiah yang menjadi media untuk mempublikasikan jurnal; (3) Meningkatknya pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menulis artikel ilmiah yang sesuai dengan pedoman atau template penulisan artikel ilmiah; dan (4) Peserta pelatihan telah menghasilkan artikel ilmiah yang siap untuk dipublikasikan di jurnal ilmiah. Kata Kunci: pelatihan penulisan, artikel ilmiah, publikasi ilmiah,
PELATIHAN PENULISAN PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM) PADA PROGRAM STUDI PPKN IKIP PGRI PONTIANAK Muhammad Anwar Rube'i; Syarif Firmansyah; Yuliananingsih Yuliananingsih; Dada Suhaida; Moad Moad
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v3i1.1208

Abstract

Abstrak Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan pelatihan penulisan proposal program kreativitas mahasiswa untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan mahasiswa dalam menulis proposal PKM. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa Program Studi PPKn sebanyak 50 orang. Pelaksanaan pengabdian di aula kampus ilham IKIP PGRI Pontianak. Metode pengabdian yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, penugasan dan Pendampingan. Kegiatan pengabdian mulai dari tahap persiapan yakni observasi dan sosialisasi, sedangkan untuk pelaksanaan mulai dari penyajian materi, praktik, refleksi dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian adalah (1) terdapat peningkatan kepecayaan, pemahaman dan pengetahuan terhadap proposal PKM 5 bidang yang ditawarkan oleh pemerintah melaui DRP2M; (2) kegiatan pengabdian masayarakat telah berhasil dilaksanakan dengan baik dan lancar, keberhasilan ini ditunjukkan dengan meningkatkanya pengetahuan dan keterampilan dalam menulis ide, judul, dan format proposal PKM sesuai 5 bidang; (3) meningkatknya pengetahuan dan keterampilan peserta menyusun proposal PKM dan mekanisme pengusulan proposal PKM; (4) peserta pelatihan telah menghasilkan produk berupa proposal PKM 5 Bidang.