Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN IKIP PGRI PONTIANAK Hadi Rianto; Zuldafrial Zuldafrial; Sulha Sulha; Yuliananingsih M; Dada Suhaida; Hemafitria Hemafitria; Rohani Rohani; Syarif Firmansyah; Fety Novianty; Erna Octavia; Moad Moad; Muhammad Anwar Rube'i
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2020): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v4i1.1524

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk (1) menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan, minat mahasiswa untuk menekuni dunia wirausaha, (2) meningkatkan kreativitas berpikir mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan wirausaha, (3) membuka wawasan tentang perkembangan dunia wirausaha di Kalimantan Barat, dan (4) memberikan motivasi kepada dosen dan mahasiswa untuk dapat berpartisipasi dalam mengembangkan dunia wirausaha di Kalimantan Barat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan akan memberikan manfaat pada peningkatan kemampuan, minat, motivasi, inovasi, dan kreativitas mahasiswa untuk menekuni dunia wirausaha, meningkatnya kreativitas berpikir mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan wirausaha, membuka wawasan tentang perkembangan dunia wirausaha di Kalimantan Barat, dan mendorong motivasi kepada dosen dan mahasiswa untuk dapat berpartisipasi dalam mengembangkan dunia wirausaha di Kalimantan Barat. Peserta kegiatan pelatihan kewirausahaan adalah mahasiswa Prodi PPKn di IKIP PGRI Pontianak terdiri dari 40 orang. Tempat kegiatan yaitu Balai Pertemuan Desa Sungai Baru Kecamatan Telok Keramat Kabupaten Sambas. Pengenalan terhadap dunia dan peluang usaha tentunya akan memungkinkan peningkatan motivasi individu bahwa upaya kewirausahaan akan memberikan hasil yang jauh lebih baik daripada hanya duduk menunggu peluang mejadi orang yang bekerja diperkantoran
NASIONALISME DI KAWASAN PERBATASAN INDONESIA-MALAYSIA: STUDI KASUS DI KECAMATAN ENTIKONG, KALIMANTAN BARAT Syafrial Nur; Moad moad; Fety Novianty
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 6 Nomor 1 Edisi Juni 2022
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v6i1.3480

Abstract

Tujuan umum dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui Nasionalisme Masyarakat Di Daerah Perbatasan Indonesia-Malaysia. Bentuk penelitian ini adalah kualitatif. Strategi penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Informan kunci adalah masyarakat perbatasan Indonesia-Malaysia di kawasan Kecamatan Entikong. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, Teknik observasi dan dokumentas. Teknik analisis data reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa peran agama cukup dominan dalam melakukan bimbingan terhadap warga. Selain itu, beberapa komunitas dan organisasi masyarakat dan adat juga memiliki peranan penting. Masyarakat di perbatasan Indonesia antusiasme dalam partisipasi seremonial pada kegiatan-kegiatan kenegaraan dan adat budaya, penggunaan dan konsistensi dalam penggunaan mata uang rupiah (Rp), dan sikap serta pandangan mereka dalam menggunakan produk lokal, Ikut dalam partisipasi politik dalam pemilu baik di tingkat daerah maupun nasional, keikut sertaan masyarakat dalam kegiatan program bina desa dan bela negara serta kesadaran akan ketaatan akan hukum. Kondisi Pendidikan, sosial dan ekonomi, di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia mengalami kemajuan sejak dibukanya PPLB dan Dry Port menjadi akses jalur darat secara langsung ke Sarawak (Malaysia). Masyarakat melihat kedua negara masing-masing saling memberikan kerjasama ekonomi yang menguntungkan. Kerjasama berupa pengawasan perdagangan dan festival pariwisata yang dapat menunjang perekonomian masyarakat kedua negara.
PENERAPAN NILAI KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB SEBAGAI PERWUJUDAN JIWA SOSIAL MAHASISWA PRODI PPKN IKIP PGRI PONTIANAK Sukma Muljani; Syafrial Nur; Moad Moad
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 6 Nomor 2 Edisi Desember 2022
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v6i2.4417

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana penerapan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab sebagai perwujudan jiwa sosial mahasiswa prodi PPKn IKIP PGRI Pontianak. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Subyek penelitian Ketua Prodi PPKn, Dosen Prodi PPKn dan Mahasiswa Prodi PPKn. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah panduan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi, penyajian, serta verifikasi. Hasil penelitian Penerapan Nilai Kemanusian yang Adil dan Beradab Sebagai Perwujudan Jiwa Sosial Mahasiswa Prodi PPKn IKIP PGRI Pontianak dapat dilihat dari adanya sikap peduli terhadap sesama, saling menghormati antara mahasiswa yang berbeda-beda suku, ras, agama dan budaya. Penerapan nilai kemanusian yang adil dan beradab pada mahasiswa sudah di jalankan. faktor yang mempengaruhi penerapan nilai kemanusiaan yaitu faktor diri sendiri, lingkungan keluarga, teman sebaya,lingkungan masayarkat. Oleh karena itu mahasiswa harus bisa melihat mana yang baik dan buruk dalam menerapakan nilai kemanusian dalam kehidupan sehari-hari.
CLASSROOM ACTION RESEARCH DESIGN WRITING WORKSHOP AT SMA NEGERI 4 SUNGAI RAYA, KUBU RAYA REGENCY: WORKSHOP PENULISAN DESAIN PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI SMA NEGERI 4 SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Dada Suhaida; Hadi Rianto; Saprial Nur; Moad Moad
Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Development Vol. 2 No. 3 (2022): Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Developme
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijecsed.v2i3.74

Abstract

PkM activities in the form of workshops on writing classroom action research designs through the guidance method at SMA Negeri 4 Sungai Raya, Kubu Raya Regency aim to increase the knowledge and insight of teachers at the high school level about writing classroom action research designs. The method used in this PkM activity is a workshop through the mentoring method. The steps in this PkM activity are: 1) Provide a description of the activity material, which consists of: technical socialization of workshop activities through PTK design guidance, preparation of PTK design themes/titles, procedures and procedures for writing PTK designs, and procedures for processing and conclusion, 2) tricks and strategies for collecting literacy material as citation material in writing. In this activity the PkM team also coordinated with the school regarding teacher readiness in preparing the PTK design. Based on the results of the implementation of the PTK design writing workshop through this guidance method, it received a positive response and was welcomed by the school and teachers. This can be seen from the enthusiasm of the participants. Good PTK and also adds information and techniques to teachers in collecting literacy materials from various sources of online journal articles for teachers for purposes in writing class action research designs so that citation sources can be accounted for
PENERAPAN PENDIDIKAN RESOLUSI KONFLIK BERBASIS MULTIKULTURAL PADA MAHASISWA PPKN IKIP PGRI PONTIANAK Moad Moad; Syafrial Nur; Sitti Uswatun Hasanah
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.4925

Abstract

Tujuan penelitian yakni mengatahui Penerapan Pendidikan Resolusi Konflik Berbasis Multikultural Pada Mahasiswa PPKn IKIP PGRI Pontianak. Mahasiswa berpandangan bahwa konflik merupakan salah satu aspek interaksi sosial manusia dan secara alamiah terjadi dalam kehidupan sosial. Dalam menghadapi konflik, seseorang mahasiswa atau kelompok masyarakat dapat mengambil sikap penyelesaian yang berbeda, sebagian mengambil sikap konstruktif dan sebagian lainnya bersikap destruktif. Pandangan terhadap konflik yang terwujudkan protes  sosial  daalam sistem demokratis dalam mengekspresikan tuntutan dilakukan secara damai dan mencari dialog atau resolusi yang konstruktif. Melihat kondisi Perguruan Tinggi  tidak  selamanya damai dan aman. Hal ini karena konflik sering terjadi pula di Perguruan Tinggi dalam bentuk konflik yang sederhana ataupun yang lebih serius. Konflik-konflik di sekolah dapat terjadi dalam berbagai bentuk, baik bersifat horizontal maupun vertikal. Pentingnya Pendidikan resolusi konflik seyogyanya mahasiswa mesti di didik untuk memecahkan masalah termasuk ketika mereka menghadapi konflik di antara mereka sendiri. Dengan demikian, melalui Pendidikan Kewarganegaraan mesti mempunyai peran penting dalam menyediakan pengajaran  resolusi konflik bagi mahasiswa.
PENCEGAHAN TINDAK PERUNDUNGAN (BULLYING) SISWA SMPN Se-KECAMATAN SINGKAWANG UTARA Moad, Moad; Rianto, Hadi
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1 Edisi Juni 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i1.7375

Abstract

Bullying adalah tindakan penggunaan kekuasaan untuk menyakiti seseorang atau sekelompok orang baik secara verbal, fisik, maupun psikologis sehingga korban merasa tertekan, trauma, dan tak berdaya (Sejiwa, 2008). Remaja yang menjadi korban bullying lebih berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan, baik secara fisik maupun mental. Adapun masalah yang lebih mungkin diderita anak-anak yang menjadi korban bullying, antara lain munculnya berbagai masalah mental seperti depresi, kegelisahan dan masalah tidur yang mungkin akan terbawa hingga dewasa, keluhan kesehatan fisik, seperti sakit kepala, sakit perut dan ketegangan otot, rasa tidak aman saat berada di lingkungan sekolah, dan penurunan semangat belajar dan prestasi akademis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya bullying oleh remaja, peran-peran dalam tindakan bullying, dan jenis-jenis bullying pada jenjang SMP di kota Singkawang. Sumber data tulisan ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitiaf. Faktor yang mempengaruhi terjadinya bullying bisa datang dari individu, keluarga, kelompok bermain, hingga lingkungan komunitas pelaku. Tindakan ini sangat berhubungan dengan dunia Pendidikan untuk bisa mengatasi permasalahan maraknya pelaku bullying di tingkat sekolah.
ANALISIS TINGKAT KEPEDULIAN MASYARAKAT DALAM KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI DESA TENGON KECAMATAN AIR BESAR KABUPATEN LANDAK Nur, Syafrial; Moad; Heriko
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Edisi Desember 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i2.7643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan di Desa Tengon, Kabupaten Landak, serta mengevaluasi apakah hasilnya buruk atau rendah. Kebersihan lingkungan adalah faktor penting dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup masyarakat, serta mempertahankan ekosistem yang seimbang. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah kepala desa, kepala RT, kepala RW, dan masyarakat. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif untuk memperoleh gambaran tentang tingkat kepedulian masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan di Desa Tengon mayoritas responden tidak memiliki kesadaran yang baik tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Penyebab utama dari rendahnya tingkat kepedulian ini adalah kurangnya pengetahuan mengenai dampak yang dapat ditimbulkan oleh perilaku yang tidak ramah lingkungan, serta kurangnya akses terhadap sarana dan prasarana yang memadai untuk membuang sampah.
Model Value Clarification Technique Dalam Membentuk Kecerdasan Kewarganegaraan Pada Pembelajaran Hukum Tata Negara Siregar, Hotma; Jamaludin, Jamaludin; Moad, Moad
Jurnal Civic Hukum Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v8i2.26728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terbentuknya kecerdasan kewarganegaraan melalui mata kuliah Hukum Tata Negara yang dilaksanakan dengan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam enam kali pertemuan. Setiap pertemuan terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penyajian lembar observasi dan lembar asesmen. Lembar asesmen terdiri dari 10 soal dengan model menjodohkan yang diberikan pada saat pretest yang mencakup tujuh indikator ketercapaian kecerdasan kewarganegaraan. Diakhir pembelajaran diberikan lembar asesmen dalam bentuk postest dengan memberikan pertanyaan. Setelah melalui tahapan-tahapan penelitian, maka data-data yang terkumpul akan dianalisis. Pada penelitian tindakan dengan pendekatan kualitatif menggunakan analisis yang bersifat naratif kualitatif atau dengan kata lain menguraikan/menjelaskan secara jelas dilihat dari proses sampai hasil temuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tindakan. Berdasarkan kajian analisis dari 16 orang mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Hukum Tata Negara, maka terlihat kecenderungan kecerdasan mahasiswa dengan memberikan tanggapan bahwa mata kuliah tersebut berkontribusi terhadap kecerdasan warga negara dalam aspek pengetahuan dan keterampilan civic knowledge & civic skill. Sedangkan pada sikap dan tindakan mahasiswa dapat di tekankan pada aspek civic disposition, civic confidence, civic commitment, civic competence dan civic culture.
ANALISIS NILAI KEADILAN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH OLEH KEPALA ADAT SUKU DAYAK KETUNGGAU DESA PELIMPING BARU KECAMATAN KELAM PERMAI KABUPATEN SINTANG Veronika Ratna Parawita; Yuliananingsih M.; Moad
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.8340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai keadilan dalam penyelesaian sengketa tanah oleh Kepala Adat Suku Dayak Ketungau Desa Pelimping Baru Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan bentuk studi kasus. Menurut adat setempat, berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat pada masyarakat Adat Dayak Ketunggau Desa Pelimping Baru beserta Lembaga Adatnya, adapun penyelesaian sengketa batas tanah melalui tiga (3) tingkatan yakni : Tingkat RT, diselesaikan oleh Dewan Adat Desa Pelimping Baru, Tingkat Dusun, diselesaikan oleh Ketua Adat Desa Pelimping Baru, Tingkat Desa, diselasaikan oleh Temenggung Desa Pelimping Baru Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang. Akibat hukum yang ditimbulkan dari penyelesaian sengketa batas tanah warga masyarakat Adat Dayak Ketunggau Pelimping Baru Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang adanya sanksi bagi pihak yang bersengketa dengan membayar seluruh kerugian dalam penyeleaian sengketa batas tanah sebesar 40 Rial ( satuan uang dalam hukum adat ) dan tanah tersebut di kembalikan kepada pihak yang berhak. Upaya yang dapat dilakukan oleh Lembaga Adat untuk menyelesaikan Sengketa Batas Tanah warga masyarakat adat di Desa Pelimping Baru Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang adalah yaitu dengan memberikan teguran dan penjelasan kepada pihak yang bersengketa agar di kemudian hari tidak terjadi kasus yang serupa.
Design of citizenship education model development through digital media in strengthening students' character Suhaida, Dada; Sapriya; Nordin, Zaimuariffudin Shukri; Moad; Rianto, Hadi; Rizal, Yenni
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol. 22 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v22i2.87279

Abstract

This study focuses on designing and developing the Citizenship Education model to strengthen students' character. A continuous effort is needed to create several learning models that strengthen students' positive character. Hence, they remain enthusiastic about completing the lecture on time and are not eroded by life's challenges. It used development research. The analysis results are obtained from several stages: the first stage is an analysis by identifying problems and carrying out task analysis, the second stage is a design by concluding learning objectives, the third stage is a development by creating patterns and utilizing digital media, the fourth stage is an implementation by applying learning pattern that has been designed, and the fifth stage is an evaluation by observing of whether the learning pattern made can be appropriate based on initial beliefs. Referring to the development of the ADDIE instructional model, the next stage is adapted to develop the Citizenship Education learning model called MPC (Modification of Project Citizen). This model is designed to be based on digital media and is produced by considering the implementation of Citizenship Education in strengthening student character.