Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

Manajemen Daerah Aliran Sungai Berbasis Masyarakat Di Daerah Aliran Sungai Wampu Kabupaten Langkat Damanik, Rani Kawati; Sinaga, Taruli Rohana; Sipayung, Apriska Dewi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) yang merupakan bagian penting dari pelaksanaan pembangunan wilayah. Pengelolaan keseluruhan daerah kuasa (regime) sungai yang menjadi alur pengatus (drainage) utama adalah target utama pelaksanaan. Permasalahan DAS yang menurun dapat menyebabkan banjir, kekeringan, erosi dan sedimentasi, pencemaran air sungai hulu dan hilir belum optimal. Tata pengelolaan yang baik pada daerah DAS sangat diperlukan karena pada hakekatnya kerusakan sumber daya alam yang terjadi sering disebabkan karena tata pengelolaan yang buruk (bad governance). Rencana program memanfaatkan DAS harus mengacu pada visi pengelolaan sumber daya air tahun 2011-2030 yaitu “Sumber daya air terkelola secara adil, menyeluruh, terpadu, dan berwawasan lingkungan untuk kesejahteraan masyarakat”, dan misi pengelolaan sumber daya air : Dapat meningkatkan konservasi sumber daya air secara terus menerus, mendayagunakan sumber daya air untuk keadilan dan kesejahteraan masyarakat, mengendalikan dan mengurangi sumber daya air yang rusak, meningkatkan peran masyarakat dan dunia usaha dalam pengelolaan Sumber Daya Alam, membangun jaringan sistem informasi antar sektor dan antarwilayah. Sehingga diharapakan masyarakat melakukan manajemen di daerah aliran sungai Wampu Kabupaten Langkat sehingga masyarakat tidak mengalami kekeringan dan banjir.
Pendidikan Kesehatan Tentang Praktek Pemberian Makan Yang Benar Pada Batita Simamora, Marthalena; Damanik, Rani Kawati; Sipayung, Normi; Zandroto, Jurham
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa batita merupakan usia penting untuk tumbuh kembang secara fisik. Untuk mencapai tumbuh kembang anak optimal maka dibutuhkan gizi yang baik pada masa tumbuh kembangnya. Pemenuhuan kebutuhan gizi pada anak sangat dipengaruhi oleh pengetahuan ibu tentang praktek pemberian makan yang benar pada anak. Pemberian makanan yang benar merupakan bagian penting dari kehidupan batita dan sebagian besar interaksi orangtua dan anak terjadi pada saat pemberian makan. Ibu sangat mempunyai peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan Batita. Khususnya pengetahuan ibu memiliki pengaruh kepada pola pikir dan tingkat kepedulian untuk memberikan asupan makan yang tepat untuk anaknya. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyakat ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu batita tentang pemberian makan yang benar pada batita. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk promosi kesehatan dengan metode ceramah. Sasaran kegiatan ini adalah ibu yang memiliki anak batita usia 6-24 bulan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan peserta kegiatan meningkat setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Meningkatnya pengetahuan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pemberian makan yang benar pada anak sehingga diharapkan prevalensi peningkatan kejadian stunting dapat dicegah.
Terapi Senam Lansia Untuk Penurunan Tekanan Darah Di Yayasan Guna Budi Bakti Medan Saragih, Frida Liharris; Harianja, Ester Saripati; Damanik, Rani Kawati; Sembiring, Rinawati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Hipertensi memiliki prevalensi tertinggi penyakit yang dialami oleh lansia. Penyakit hipertensi dapat ditandai dengan terjadinya peningkatan tekanan darah di atas batas normal. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan salah satu cara melakukan Terapi Senam Lansia Untuk Penurunan Tekanan Darah Di Yayasan Guna Budi Bakti Medan. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan dalam mengatasi permasalah ini adalah sebagai berikut: 1) Mengumpulkan Lansia Yayasan Guna Budi Bakti Medan, 2) Melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti pihak Panti Yayasan Guna Budi Bakti Medan, 3) Memilih lansia yang layak untuk mengikuti senam lansia dan menentukan jumlah Lansia, 4) Melakukan sosialisai Terapi Senam Lansia Untuk Penurunan Tekanan Darah, setelah itu 5) Melakukan senam dengan para Lansia, 6) Kemudian berkoordinasi dengan pihak Panti Asuhan dalam menyediakan alat yang dibutuhkan pada kegiatan senam seperti tipe rekorder dan music senam yang dipilih untuk Lansia. Diperoleh hasi Setelah melakukan senam pada lansia, mereka berkumpul di aula untuk mendapatkan Pendidikan Kesehatan terkait cara pencegahan terjadinya peningkatan tekanan darah. Lansia diberikan pendidikan Kesehatan mengenai apa itu hipertensi, apa yang menyebabkan terjadinya, bagaimana komplikasinya serta cara penanggulangannya. Lansia antusias dalam menyimak dan memberikan pertanyaan tentang materi yang disampaikan. Materi diberikan selama 20 menit kemudian menanyakan pemahaman Lansia terkait materi yang disampaikan. Maka diperoleh pemahaman lansia meningkat setelah diberikan pendidikan kesehatan terkait cara penanggulangan terjadinya hipertensi serta pencegahannya yaitu dengan olah raga teratur dan mengkonsumsi makanan dalam batas yang normal. Maka disimpulkan dengan pelaksanaan pengabdian ini dapat menjadi contoh bagi Di Yayasan Guna Budi Bakti Medan dapat melakukan terapi senam secara berkesimbungan agar terhindar dari tekanan darah tinggi. Disarankan pada lansia agar melakukan olah raga secara teratur dan mengatur pola makan dengan baik.
Peningkatan Pemahaman Masyarakat tentang Pencegahan Penanganan ISPA Damanik, Rani Kawati; Janno Sinaga; Normi Parida Sipayung
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah salah satu masalah kesehatan yang utama dan penyakit menyebabkan kesakitan, kematian bayi dan balita. Solusi yang ditawarkan dalam pengabdian ini dengan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan ISPA dengan memberikan penyuluhan pada masyarakat. Melalui peningkatan pengetahuan masyarakat dapat melakukan upaya preventif dalam mengatasi ISPA. Dilakukan Pencegahan ISPA dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat yang dilakukan dengan cara Cuci tangan secara teratur terutama setelah beraktivitas di tempat umum, kemudian hindari menyentuh wajah, terutama bagian mulut, hidung, dan mata, selanjutnya menggunakan sapu tangan atau tisu untuk menutup mulut ketika bersin atau batuk, sehingga penyakit tidak menyebar ke orang lain. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 14-16 Maret 2023 dengan mengundang tokoh masyarakat aparat keamanan dan warga. Beberapa tahapan kegiatan yang dilaksanakan sebagai yaitu: 1). Melakukan Pembukaan, 2). Pembagian leaflet, 3). Penyuluhan dan diskusi tentang ISPA, 4) Evaluasi dan penutup. Pengetahuan merupakan hasil dari suatu hal yang terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu dapat juga berkaitan dengan sehat, sakit ataupun kesehatan. Setiap individu memiliki pengetahuan yang berbeda-beda tergantung pada penginderaan masing-masing terhadap suatu hal yang dirasakannya. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pemahaman masyarakat mengalami peningkatan tentang pencegahan ISPA melalui penyuluhan yang diberikan.
Edukasi Pencegahan Stres Pasca Perceraian Orang Tua Pada Siswa Di SMA Swasta Mamiyai Al-Ittidayah Medan ningsih, Siska dwi; Damanik, Rani Kawati; Dicky Yuswardi Wiratma
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat sepasang suami istri memutuskan untuk bercerai disitulah tidak adanya solusi untuk permasalahan rumah tangga yang sedang terjadi. Membina rumah tangga yang harmonis tidak lah mudah. Tidak sedikit pernikahan berakhir dengan perceraian. Perceraian ini tidak hanya berdampak pada pasangan itu sendiri namun juga pada anak-anak. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para siswa dalam menyikapi dan memahami tentang pentingnya edukasi pencegahan stres pasca perceraian orang tua pada remaja di SMA Swasta MAMIYAI AL-ITTIDAYAH Medan. Metode pengabdian masyarakat ini dengan edukasi pada pencegahan stres pada remaja di SMA Swasta MAMIYAI AL-ITTIDAYAH Medan dalam bentuk ceramah dan Tanya jawab serta menonton video pencegahan stres. Hasil Pengabdian masyarakat ini adalah menambah pengetahuan para siswa/siswi untuk lebih mengerti, memahami pengertian stres, sumber penyebab stres dan dampak dari stres yang dialami serta melakukan pencegahan untuk menghindari stres. Diharapkan setelah dilakukan edukasi pencegahan stres ini para siswa/siswi di SMA Swasta MAMIYAI AL-ITTIDAYAH Medan pengetahuannya semakin meningkat.
GERAKAN PERUT HAPPY CEGAH GASTRITIS PADA SISWA DI SD NEGERI 066652 MEDAN Damanik, Rani Kawati; Eva Kartika Hasibuan; Rosetty Sipayung; Goklas Royani Sitanggang; Meidar Wati Buulolo
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6148

Abstract

Gastritis adalah suatu penyakit yang terjadi pada saluran pencernaan pada lambung yang disebabkan oleh pola makan serta gaya hidup yang tidak sehat dan tidak teratur. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah pelaksanaan gerakan perut happy cegah gastritis pada siswa SD Negeri 066652 Medan. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan langsung siswa-siswi SD Negeri 066652 Medan sebagai mitra dalam kegiatan ini. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui tahapan, yaitu: (a) tahap persiapan, (b) tahap pelaksanaan, dan (c) tahap evaluasi. Hasil: yang diperoleh bahwa anak mengalami peningkatan pengetahuan dalam pencegahan gastritis. Kesimpulan diperoleh bahwa anak melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan siswa-siswi dapat meningkatkan pemahaman mereka dalam pencegahan gastritis melalui menjaga kebersihan diri sehingga terhindar dari kuman penyakit, pola makan yang sehat dengan mengkonsumsi makanan bergizi. Sehingga disarankan pada orangtua untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi oleh anak serta kebiasaan mencuci tangan sebelum makan