Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Service Quality and Corporate Image on Customer Loyalty: The Mediating Role of Customer Satisfaction Elisabet Tambunan; Mery Lani Purba; Marupa Siregar; Roberto Roy Purba; Hanna Khan; Anastasia Manalu
Journal of Economics, Entrepreneurship, Management Business and Accounting Vol 4 No 2 (2026): Volume 4, Issue 2, March 2026
Publisher : CV. Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jeemba.v4i1.852

Abstract

Purpose: This study examines the effects of service quality and corporate image on customer loyalty, with customer satisfaction as a mediating variable, in the banking sector in North Sumatra, Indonesia. The study is grounded in SERVQUAL theory, Expectation-Confirmation Theory (ECT), and Relationship Marketing Theory to explain the mechanisms of loyalty formation. Design/methodology/approach: A quantitative explanatory design was employed using a cross-sectional survey of 210 active bank customers selected through purposive sampling. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to test both direct and indirect relationships among the constructs. Findings: The results indicate that service quality has a significant positive effect on customer loyalty (β = 0.393) and customer satisfaction (β = 0.795). Corporate image significantly influences customer satisfaction (β = 0.343) but does not directly affect customer loyalty (β = −0.043). Customer satisfaction significantly affects customer loyalty (β = 0.182). Mediation analysis shows that customer satisfaction does not mediate the relationship between service quality and customer loyalty, but significantly mediates the relationship between corporate image and customer loyalty. Research implications/limitations: This study contributes to theory by demonstrating that customer satisfaction acts as a selective mediator, distinguishing between functional and perceptual antecedents of loyalty. However, the cross-sectional design, regional sample, and reliance on self-reported data limit generalizability and causal inference.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Konsumen Pada Aplikasi Belanja Online Shopee (Studi Karyawan PT. Medan Gula Nusantara) Elisabet Tambunan; Owen The Pinto Simanjuntak; Roberto Roy Purba; Paulina Paulina
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen pada aplikasi belanja online Shopee dengan studi karyawan PT. Medan Gula Nusantara. Shopee merupakan salah satu marketplace terbesar di Indonesia yang dikenal dengan strategi pemasaran agresif dan berbagai fitur menarik. Diketahui bahwa jumlah kunjungan aplikasi Shopee mengalami tren penurunan. Penurunan ini juga bisa mencerminkan berkurangnya minat pengguna akibat faktor seperti menurunnya daya beli, persaingan yang semakin ketat, atau perubahan kebijakan yang kurang disukai oleh konsumen. Jika tren ini terus berlanjut, maka dominasi Shopee di pasar e-commerce Indonesia dapat semakin melemah. Terdapat sejumlah hal yang diketahui memberikan pengaruh terhadap penurunan tersebut seperti diantaranya kepercayaan dan word of mouth. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan dari PT. Medan Gula Nusantara sebanyak 113 karyawan. Dikarenakan oleh jumlah populasi sebanyak 113 karyawan, maka teknik penentuan sampel menggunakan sampel jenuh dimana seluruh populasi dalam penelitian akan dijadikan sebagai sampel penelitian sehingga dapat dinyatakan bahwa sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 113 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Shopee. Secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Shopee. Kepercayaan (X1) dan Word of Mouth (X2) secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Shopee.
Pengaruh Gaya Hidup Dan Kepercayaan Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Lazada (Studi Kasus Pada Mahasiswa MTU Manajemen) Roberto Roy Purba; Elisabet Tambunan; Owen De Pinto Simanjuntak; Steven Steven
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup dan kepercayaan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Lazada (studi kasus pada mahasiswa MTU Manajemen). Lazada, salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, menghadapi penurunan daya saing akibat promosi yang kurang agresif, inovasi layanan yang lemah, serta persepsi negatif terkait pengiriman dan layanan pelanggan. Meski telah berinovasi lewat fitur livestream dan AI, Lazada tertinggal dari pesaing seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop, terlihat dari rendahnya persentase pengguna. Rendahnya kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk dan ulasan turut menurunkan keputusan pembelian, membuat konsumen lebih memilih platform yang dianggap lebih terpercaya dan praktis. Populasi yang digunakan adalah seluruh mahasiswa Universitas MTU Medan yang melakukan pembelian menggunakan Lazada yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti. Dikarenakan oleh jumlah populasi yang tidak diketahui, dapat dijelaskan bahwa perhitungan sampel dengan pendekatan rumus Lemeshow dapat digunakan untuk menghitung jumlah sampel dengan jumlah populasi yang tidak diketahui secara pasti sehingga diperoleh sebanyak 96 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Hidup (X1) secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Lazada. Kepercayaan (X2) secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Lazada. Gaya Hidup (X1) dan Kepercayaan (X2) secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Lazada.