Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Calon Pengantin Tentang HIV/AIDS Dengan Pelaksanan Tes HIV harahap, yanna wari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v6i2.531

Abstract

Kasus penderita HIV/AIDS di Indonesia per September 2020 sebanyak 409.857 kasus. Sedangkan di Sumatera utara berjumlah 21.160 orang dan di Kota Padangsidimpuan terdapat 17 kasus HIV/AIDS. Adapun salah satu faktor penyebab tingginya kasus HIV/AIDS adalah disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit HIV/AIDS dan masih tingginya pandangan atau sikap negatif masyarakat tentang HIV/AIDS. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap Calon Pengantin Tentang HIV/AIDS dengan Pelaksanaan Tes HIV di Puskesmas Sadabuan Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian yaitu kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Jumlah sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 67 responden. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square. Hasil penelitian diketahui ada hubungan Pengetahuan Calon Pengantin tentang HIV/AIDS dengan pelaksanaan tes HIV dengan nilai p (0,017) < α dan ada hubungan sikap calon pengantin tentang HIV/AIDS dengan pelaksanaan tes HIV dengan nilai p (0,021) < α. Diharapkan bagi responden yang memiliki pengetahuan kurang, dapat meningkatkan pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan berbagai informasi kesehatan melalui media sosial maupun media cetak.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai Tanda Bahaya Dalam Kehamilan Di Rsud Labuang Baji Kota Makassar Provinsi Ahmad, Haslinah HA; Harahap, Yanna wari; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i1.806

Abstract

ABSTRAKStress merupakan kondisi ketergantungan yang mempengaruhi emosi, proses berpikir, dan kondisi seseorang kinerja merupakan hasil kualitas dan kuantitas yang dihasilkan oleh seseorang berdasarkan persyaratan dan waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan stres dengan perubahan kinerja perawat. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 30 orang perawat,penentuan besar sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kerja.kuesioner.pengolahan data dengan program SPSS 22.0 yang disahjikan dalam bentuk narasi dan tabel.uji statistik yang digunakan adalah chi-square dengan tingkat kemaknaan a=0,05 Berdasarkan hasil uji statistik chi-square, menujukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara stres kerja dengan kinerja perawat. Disarakan diharapka kepada rumah sakit agar memperhatikan lingkungan dan kapasitas kerja yang baik supaya para perawat dapat memberikan pelayanan kepada pasien agar petugas kesehatan tidak mengalami stress.Kata kunci : stres kerja dan kinerja perawat
Gambaran Pengetahuan tentang Tes HIV pada Calon Pengantin di Wilayah Kerja Puskesmas Sadabuan harahap, yanna wari; Suryati, Suryati; Napitupulu, Mastiur
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 1 (2023): Vol.8 No. 1 Juni 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i1.1051

Abstract

Berdasarkan World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan global dan tercatat sebagai penyebab kematian 32 juta orang di dunia. Hingga saat ini HIV/ AIDS masih tetap menjadi momok yang menakutkan bagi dunia, HIV /AIDS menjadi salah satu epidemik paling menghancurkan dan menjadi masalah multinasional yang amat sangat serius. Pengetahuan tentang HIV menjadi salah satu faktor penyebab HIV karena ketidaktahuannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan calon pengantin dan pelaksanaan Tes HIV di Puskesmas Sadabuan Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian yaitu kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Jumlah sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 50 responden. Hasil penelitian diketahui pengetahuan calon pengantin tentang HIV/AIDS dan pelaksanaan tes HIV. Hasil penelitian diperoleh pengetahuan mayoritas kategori kurang dan mayoritas tidak melakukan tes HIV. Diharapkan bagi responden yang memiliki pengetahuan kurang, dapat meningkatkan pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan berbagai informasi kesehatan melalui media sosial maupun media cetak.
HUBUNGAN STATUS EKONOMI KELUARGA DENGAN KEJADIAN PERNIKAHAN DINI DI DESA SIBIO-BIO KECAMATAN SIBABANGUN KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN 2022 Napitupulu, Mastiur; sujoko, Edy; Harahap, Yanna Wari; Sinaba, Rosanna Fidelia
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 1 (2023): Vol.8 No. 1 Juni 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i1.1052

Abstract

ABSTRAK Fenomena menikah dini pada umumnya banyak terjadi di negara- negara berkembang. Sedangkan di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada dan Austria, hanya sedikit kasus yang ditemukan . Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Hubungan Status Ekonomi Keluarga dengan Kejadian Pernikahan Dini di Desa Sibio-Bio Kecamatan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2022 . Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan menggunakan pendekatan cross sectional Populasi seluruh wanita usia subur yang sudah menikah di Desa Sibio- Bio Kecamatan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 2022 berjumlah 141 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling yaitu wanita usia subur yang sudah menikah sebanyak 104 orang. Hasil uji Chi Square didapatkan p=0.000 (<0.05), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa Ada Hubungan Status Ekonomi Keluarga dengan Kejadian Pernikahan Dini di Desa Sibio-Bio Kecamatan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2022. Sebagai masukan terhadap petugas kesehatan agar dapat memberikan pelayanan dan konseling yang terbaik khususnya tentang dampak pernikahan dini. Kata Kunci : Status ekonomi keluarga, pernikahan dini Abstract The phenomenon of early marriage generally occurs in developing countries. Meanwhile in advanced countries such as the United States, Britain, Canada and Austria, only a few cases are found. The purpose of this study was to determine the relationship between family economic status and early marriage in Sibio-Bio Village, Sibabangun District, Central Tapanuli Regency 2022. The study used quantitative research with a descriptive correlational design by using a cross sectional approach. The population was 141 people, all of married women of reproductive aged in Sibio-Bio Village, Sibabangun District, Central Tapanuli Regency in 2022. The random sampling technique was carried about 104 married women of of reproductive aged. Chi Square test results obtained p = 0.000 (<0.05), then Ho was rejected and Ha was accepted. Thus, it could be concluded that there was a relationship between family economic status and early marriage incidence in Sibio-Bio Village, Sibabangun District, Central Tapanuli Regency in 2022. It is suggested to health workers in order to provide the best services and counseling, especially regarding the impact of early marriage. Keywords: family economic status, early marriage
HUBUNGAN TINGKAT PENDAPATAN DENGAN TINGKAT STRES PADA LANSIA ., Nurlaila; Nurdin, Hidayanti Rohimah; Handayani, Fitri Rahma; Harahap, Yanna Wari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1370

Abstract

Stres yaitu suatu keadaan yang dialami oleh manusia ketika ada suatu ketidak sesuaian antara tuntutan yang diterima dan kemampuan untuk mengatasinya. Stres sering terjadi kepada lansia. Tingkat stres pada lansia merupakan tinggi rendahnya psikologi yang dialami terhadap perubahan yang terjadi dalam diri ataupun hidupnya. Sebagai manusia yang sudah memiliki usia lanjut kebanyakan memiliki pendapatan yang rendah ini disebkan tida produktivitas lagi dalam bekerja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pendapatan dengan tingkat stres pada lansia. Metode yang digunakan observasi dengan desain cross sectional. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer berupa wawancara menggunakan kuisioner. Uji pennelitian menggunakan analisis bivariat untuk melihat hubungan antara tingkat pendapatan dengan tingkat stres, uji statistik. Dikatakan variabel ini berhubungan jika nilai signifikan (p-value < 0,05). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 70 orang lansia yang berada di Desa Maga Lombang Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara tingkat pendapatan dengan tingkat stres pada lansia. dimana hasil yang diperoleh responden dengan stres sebanyak 45 orang lansia (64,3 %), sedangkan responden tidak mengalami stres sebanyak 25 orang lansia (35,7%). Responden yang memiliki tingkat pendapatan tinggi sebanyak 26 orang lansia (37,1%) sedangkan responden yang memilki pendapatan rendah sebanyak 44 orang lansia (62,9%).
Pengaruh Pemberian Informasi Menggunakan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Personal Hygiene Saat Menstruasi pada Remaja di SMA Negeri 7 Kota Padangsidimpuan Tahun 2024 harahap, yanna wari; Hasibuan, Ahmad Safii; Siregar, Hera Soraya Wardani; Harahap, Suryati; Nurlaila; Arbaiyah, Ita; Nursalmah; Yasin, Kombang Ali
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1804

Abstract

Kebersihan diri saat menstruasi penting untuk menentukan kesehatan organ reproduksi remaja putri dan menghindari infeksi. Masalah yang dapat muncul akibat kebersihan diri yang buruk saat menstruasi adalah berkembangnya infeksi, seperti infeksi alat kelamin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media leaflet terhadap pengetahuan personal higiene saat menstruasi pada remaja putri di SMA Negeri 7 Kota Padangdimpuan Tahun 2024 dengan menggunakan jenis desain dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Besar sampelnya adalah 49 orang. . Berdasarkan hasil penelitian, tingkat pengetahuan remaja mengenai kebersihan diri saat menstruasi sebelum dilakukan pengobatan tergolong rendah sebanyak 27 orang (55,1%) dan baik sebanyak 4 orang (8,2%). Setelah dilakukan intervensi, sebagian besar remaja memiliki tingkat pengetahuan yang baik, yaitu sebanyak 36 orang (73,5%) dan sebagian kecil (8,2%) yang memiliki tingkat pengetahuan rendah. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon diperoleh dengan nilai p-value=0.000 (p<0.05), maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh edukasi kesehatan dengan menggunakan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai Personal Hygiene saat menstruasi di SMA Negeri 7 Kota Padangsidimpuan tahun 2024. Diharapkan kepada siswa SMA Negeri 7 Kota Pdangsidimpuan yang memiliki Personal Hygiene yang buruk agar dapat meningkatkan Personal Hygiene dengan cara menjaga kesehatan diri sendiri, rajin mencari informasi mengenai Personal Hygiene saat menstruasi.
STUDI PENGETAHUAN DAN TINDAKAN PERENCANAAN PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA PADA IBU YANG MEMILIKI BALITA UNTUK MENCEGAH KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH BATUNADUA TAHUN 2024 harahap, yanna wari; Zebua, Winra; Waruwu, Alfred Tani; Aliza, Mefti; Suryati
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.1810

Abstract

Pengelolaan keuangan keluarga adalah serangkaian proses mengatur aliran uang yang masuk dan keluar dalam keluarga secara efektif untuk mencapai tujuan jangka pendek ataupun jangka panjang. Pengelolaan keuangan keluarga sangat penting dilakukan untuk menjaga kestabilan ekonomi dalam keluarga sehingga ekonomi dalam keluarga tetap terpenuhi begitu juga dengan asupan gizi balita untuk mencegah kejadian stunting. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran pengetahuan dan tindakan perencanaan pengelolaan keuangan keluarga pada ibu yang memiliki balita untuk mencegah kejadian stunting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan deskriptif dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 orang ibu yang memiliki balita, dengan teknik pengambilan simpel random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner, dimana hasil penelitian di analisis secara univariat. Hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan ibu tentang perencanaan pengelolaan keuangan keluarga yaitu kategori baik sebesar 83.3%, dan tindakan ibu dalam perencanaan pengelolaan keluagra juga dalam kategori baik sebesar 76.7%. Diharapkan dengan pengetahuan dan tindakan ibu dalam terkait perencanaan keuangan dampak menjadi dasar pencegahan penyakit stunting akibat faktor ekonomi.
Analysis of parental communication and sexual risk behavior among adolescents based on gender Harahap, Yanna Wari; Nurlaila, Nurlaila; Harahap, Irawati; Antoni, Adi; Hasibuan, Ahmad Safii; Suryati, Suryati
Science Midwifery Vol 13 No 5 (2025): Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i5.2121

Abstract

Adolescents are a group that is highly vulnerable to risky sexual behaviors. One of the factors influencing such behaviors is communication between parents and children. Good communication can serve as a protective factor against unhealthy sexual behavior. This study aims to analyze the influence of parent–child communication on risky sexual behavior among adolescents, as well as its differences based on gender. The study employed an analytical quantitative design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 120 male and female adolescents selected through proportional random sampling. Data were collected using standardized questionnaires that had been tested for validity and reliability. Analysis was conducted using Pearson correlation and Independent t-test with a significance level of 0.05. The results showed a significant negative correlation between parental communication and risky sexual behavior (r = –0.65; p < 0.001). The better the communication between parents and adolescents, the lower the level of risky sexual behavior. Gender differences were also observed, where female adolescents demonstrated higher communication scores and lower risky sexual behavior compared to males (p < 0.001). Effective communication between parents and children plays a crucial role in preventing risky sexual behaviors among adolescents. Strengthening family communication through reproductive health education programs involving active parental participation is essential.