Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP APLIKASI KLINISIA DI PUSKESMAS Yulyani, Lulu; Saputra, Fajar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 23 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 23 Nomor 03 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v23i03.3543

Abstract

Aplikasi Klinisia merupakan aplikasi untuk menghubungkan pasien dengan Puskesmas, salah satu fitur yang disediakan adalah booking kunjungan. Berdasarkan Surat Edaran Kepala Dinas Kesehatan No.050/4582-Sekret/VII/2018 menghimbau kepada Puskesmas untuk melakukan input layanan kesehatan secara realtime dan setiap hari dilakukan monitoring langsung oleh kepala Puskesmas. Hasil evaluasi penggunaan booking online Klinisia di Puskesmas Kota Tangerang yang dilaporkan oleh PT. Kawan Sehat Indonesia pada periode 01 Januari 2023–31 Agustus 2023 didapatkan proporsi Puskesmas yang aktif menggunakan aplikasi Klinisia sebanyak 16 Puskesmas (41%) dari 39 Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna terhadap aplikasi Klinisia di Puskesmas Kota Tangerang Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan concurrent triangulation. Data primer dikumpulkan dengan cara wawancara, sementara data sekunder didapatkan dari literatur serta laporan evaluasi tahunan. Teknik pengambilan sampel kuantitatif menggunakan purposive sampling pada seluruh Puskesmas di Kota Tangerang. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner dan pedoman wawancara. Hasil penelitian yaitu Kepuasan Pengguna Aplikasi Klinisia dinilai cukup konsisten dengan rata-rata 12,32 dan standar deviasi 2,093. Model penelitian menunjukkan bahwa 65,1% dalam kepuasan pengguna dengan kualitas dukungan teknis sebagai faktor paling dominan (OR = 20,2; 95% CI OR = 9,134–45,054). Pengguna memiliki persepsi positif terhadap ketersediaan layanan dan kualitas dukungan teknis.
Penatalaksanaan Self Adaptif Bagi Tenaga Medis Dalam Penggunaan Rekam Medis Elektronik (Rme) Di RSUD Kota Cilegon Ciptaningtyas, Ciptaningtyas; Saputra, Fajar; Hastuti, Sri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11222

Abstract

Pendahuluan: Penggunaan teknologi Rekam Medis Elektronik (EMR) telah membawa perubahan signifikan pada industri perawatan kesehatan, membawa manfaat seperti efisiensi dalam pengelolaan data dan peningkatan akses informasi pasien. Namun, perubahan teknologi ini juga menghadirkan tantangan adaptif bagi para profesional medis yang berinteraksi dengan RME. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi manajemen adaptif mandiri yang dapat diterapkan oleh para profesional medis dalam penggunaan RME dengan fokus pada peningkatan efisiensi, akurasi dan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Kota Cilegon. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menyelidiki persepsi, motivasi dan perilaku profesional medis terkait adaptasi pribadi terhadap RME. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipan, yang kemudian dianalisis melalui analisis isi. Berdasarkan literatur terkait konsep adaptasi teknologi dan adaptasi diri, penelitian ini mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi adaptasi tenaga medis, antara lain: sumber daya manusia, budaya kerja organisasi, manajemen dan administrasi serta infrastruktur. Hasil: Dari hasil analisis data dan wawancara mendalam, ditemukan 4 (empat) tema terkait sumber daya manusia, prosedur yang ada, sarana prasarana dan dukungan manajemen RSUD Kota Cilegon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa kendala di rumah sakit daerah. Pedoman adaptasi diri bagi tenaga medis dalam pemanfaatan rekam medis elektronik di RSUD Kota Cilegon, meliputi pelatihan dan dukungan serta kurangnya peraturan atau prosedur serta prasarana berupa peralatan pelaksanaan yang ada. Kesimpulan: Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai manajemen adaptif   mandiri, RSUD Kota Cilegon mampu mengembangkan pendekatan yang lebih efektif untuk mendukung staf medis dalam menghadapi perubahan teknologi.
Analisis Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Kesehatan Berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Di UPTD Puskesmas Pasir Putih Lestari, Maya Dwi; Roslan, Rosidi; Saputra, Fajar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 03 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i03.2772

Abstract

Kepuasan masyarakat merupakan faktor yang sangat penting dan menentukan keberhasilan suatu organisasi sebab masyarakat adalah konsumen dari produk yang dihasilkan. Tujuan penelitian adalah menganalisis kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Pasir Putih Berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Tahun 2023. Desain penelitian ini adalah survei dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian mayoritas responden adalah perempuan sebanyak 74%, terbanyak berusia 18 sampai dengan 40 tahun sebanyak 68%, memiliki pekerjaan lainnya (ibu rumah tangga) sebanyak 63,8%, dan pendidikan terakhir terbanyak yaitu SMA/SMK sebanyak 52%. Terdapat 1 unsur kategori sangat baik yaitu penanganan pengaduan, saran, dan masukan, terdapat 7 unsur dalam kategori baik, yaitu persyaratan, sistem, mekanisme, dan prosedur, biaya/tarif, produk spesifikasi jenis layanan, kompetensi pelaksana, perilaku pelaksana, serta sarana dan prasarana. Terdapat 1 unsur kategori kurang baik yaitu kecepatan waktu penyelesaian pelayanan. Hasil survei kepuasan masyarakat UPTD Puskesmas Pasir Putih tahun 2023 adalah 82,80 atau kategori "Baik". Saran dari penelitian ini agar dapat meningkatkan unsur waktu penyelesaian pelayanan, sehingga dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Pasir Putih.
Strategi Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Wilayah Kerja Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2023 Al Shiddiqy, M. Irpansyah; Saputra, Fajar; Yulia, Dwita
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 06 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i06.3264

Abstract

Abstract Masalah rokok dan dampaknya terhadap kesehatan individu serta lingkungan menjadi isu signifikan di Indonesia. Meskipun kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) telah diterapkan di kantor tersebut, masih terdapat tantangan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bebas dari asap rokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kebijakan KTR di Wilayah Kerja Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi pada tahun 2023. Metode penelitian kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi digunakan. Informan penelitian adalah individu yang dianggap memiliki pengalaman atau pemahaman yang lebih mendalam tentang kebijakan KTR, termasuk Camat, sekretaris camat, seluruh lurah di wilayah kecamatan Jambi Selatan, Kepala Sekolah, Pimpinan Tempat Olah Raga, dan masyarakat, sebanyak 21 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menyoroti sejumlah masalah dalam implementasi KTR, termasuk komunikasi yang perlu ditingkatkan, kekurangan sumber daya, kurangnya pedoman khusus, serta perluasan kesadaran dan sikap positif. Selain itu, evaluasi dan koordinasi yang lebih baik, serta penerapan sanksi yang lebih tegas, termasuk memanfaatkan teknologi CCTV dan sensor asap rokok untuk mendeteksi pelanggaran, diperlukan untuk memastikan pematuhan KTR. Rekomendasi meliputi perbaikan dalam sosialisasi, peningkatan sumber daya, pengembangan pedoman, program kesadaran, serta peningkatan evaluasi dan penegakan hukum. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas KTR dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas rokok di wilayah Kecamatan Jambi Selatan. Keywords: Strategi Implementasi, Kawasan Tanpa Rokok, Kecamatan
Digitalisasi Sistem Pengelolaan Iuran Kas Bulanan di Desa Gandul Depok Berbasis Web Marbun, April Petra Malonovi; Kautsar, Muhamad Deraya; Wicaksono, Fahri Dwi; Saputra, Rizki Wahyu; Khairunisa; Adzra, Khiara Davita; Kusuma, Maudy Tri; Sanjaya, Nathan; Saputra, Fajar; Yoga, Juliano Krizza; Maar, Halili
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 10 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan dana bulanan warga adalah hal penting dalam mendukung kegiatan sosial dan operasional lingkungan di tingkat RT/RW. Namun, di Desa Gandul, Kota Depok, proses pengelolaan dana warga masih dilakukan secara manual dengan menggunakan buku catatan. Hal ini bisa menyebabkan kesalahan dalam pencatatan, penundaan laporan, serta kurangnya transparansi dan akuntabilitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengubah sistem pengelolaan dana warga menjadi lebih modern dengan membuat sistem berbasis web yang mudah digunakan dan bisa diakses oleh pengurus serta warga. Cara pelaksanaannya meliputi observasi di lapangan, perencanaan sistem, pengembangan aplikasi, pelatihan penggunaan sistem untuk pengurus RT dan karang taruna, serta evaluasi dan pengawasan setelah sistem diterapkan. Sistem yang dihasilkan memiliki fitur seperti pencatatan dana, laporan pemasukan dan pengeluaran, rekapitulasi saldo dana, serta akses informasi keuangan yang transparan bagi warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem berbasis web dalam pengelolaan dana mampu meningkatkan efisiensi administrasi, ketertiban dalam pencatatan keuangan, serta transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana warga. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan pengurus dalam menggunakan teknologi digital dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam melihat dan mengawasi pengelolaan keuangan lingkungan. Dengan demikian, program ini diharapkan bisa menjadi contoh bagus dalam menerapkan digitalisasi administrasi keuangan masyarakat secara berkelanjutan di tingkat lingkungan.