Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP HIGHER ORDER THINGKING SKILL (HOST) PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII MATA PELAJARAN IPS DI SMP NURUL HUDA KAPONGAN Ahmad Maftuh Thoriqi; Dassucik Dassucik; Agusti Agusti
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 2 (2022): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v2i2.2151

Abstract

higher order thinking skills (HOTS) menghendaki pesera didik untuk menerapkan informasi baru atau pengetahuan sebelumnya dan memanipulasi informasi untuk menjangkau kemungkinan jawaban dalam situasi yang baru. Berpikir tingkat tinggi adalah berpikir pada tingkat lebih tinggi dari pada sekedar menghafal fakta atau mengatakan sesuatu kepada seseorang persis seperti sesuatu itu disampaikan. Salah satu alternatif pedekatan pembelajaran yang dapat membantu siswa mengoptimalkan kemampuan HOTS adalah melalui pendekatan metode pembelajaran problem solving. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran problem solving terhadap kemampuan higher order thinking skills (HOTS)pada siswa.. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain pretest - postest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-A kelas esperimen kelas VIII-B kelas kontrol. Kondisi awal kemampuan HOTS peserta didik kedua kelas ini seimbang. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan HOTS yang telah memenuhi unsur kevalidan dan reliabel. Rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 18,57 dan kelas Kontrol sebesar 19,23. Sedangkan rata-rata hasil postest kelas eksperimen sebesar 45,54 dan kelas kontrol sebesar 27,43. Dari hasil perhitungan ternyata t_tes sebesar -2,156 (tanda negatif diabaikan) sedang nilai t tabel dengan taraf signifikan 5% dengan db = N – 1 = 29 menghasilkan nilai 2,0452 dengan demikian t hitung lebih besar dari t tabel, maka dapat dikatakan hipotesis kerja yang diajukan diterima. Demikian juga bila dilihat dari besar sig a = 0,05 (tingkat kepercayaan 95%) ternyata dari perhitungan di atas menghasilkan a = 0,003 (tingkat kepercayaan lebih dari 95% = 99,7%) yang lebih kecil dari a = 0,05, berarti bahwa hipotesis kerja yang diajukan diterima atau dengan kata lain bahwa ternyata ada pengaruh yang signifikan tentang.
PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJARTERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS SMA NU NURUL HIKMAH LUMUTAN BOTOLINGGO BONDOWOSO Dassucik Dassucik; Ahmad Hafas Rasyidi; Bagus Rimbawan
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 2 (2022): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v2i2.2114

Abstract

Belajar yang memperoleh dukungan baik dari dalam diri individu maupun dari luar individu tentunya akan mempengaruhi keberhasilan hasil belajar siswa. Salah satu faktor dari luar yang berpengaruh terhadap hasil belajar akuntansi siswa adalah lingkungan belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh lingkungan belajar dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar akuntansi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan belajar dan kemandirian belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar akuntansi. Melalui analisis regresi ganda dengan menggunakan program SPSS versi 17.0 for windows diperoleh harga Ry (1,2) 0,373. Harga rtabel dengan N - 113 menunjukkan hasil postif yang bermakna bahwa semakin baik lingkungan belajar dan kemandirian belajar maka semakin tinggi hasil belajar siswa. Selain itu diperoleh hasil R2 y (1,2) sebesar 0,139 dan harga Fhitung sebesar 8,868 dan Ftabel 3,07882 dengan taraf signifikansi 5% sehingga dapat disimpulkan bahwa lingkungan belajar dan kemandirian belajar memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar akuntansi. Besarnya sumbangan efektif lingkungan belajar terhadap hasil belajar akuntansi sebesar 8,133% dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar akuntansi sebesar 5,767%. Sumbangan efektif total sebesar 13,9% yang berarti secara bersama-sama variabel lingkungan belajar dan kemandirian belajar memberikan sumbangan 13,9% sedangkan sisanya sebesar 86,1% berasal dari variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa lingkungan belajar akuntansi
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN LITERASI PADA PEMBELAJARAN IPS DI SMP NURUL ULUM SEMIRING MANGARAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Zainul Kurama’i; Dassucik Dassucik; Ahmad Hafas Rasyidi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 2 (2022): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v2i2.2138

Abstract

Pembelajaran literasi merupakan sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik. Pembelajaran literasi mendorong siswa untuk senantiasa haus akan ilmu pengetahuan, menjadikan mereka senang membaca dan akhirnya siswa memiliki wawasan yang lebih luas dan mendapatkan informasi baru. Literasi tidak lagi hanya dipahami sebagai transformasi individu semata, tetapi juga sebagai transformasi sosial. Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan efektivitas pembelajaran literasi pada pembelajaran IPS di SMP Nurul Ulum Semiring Mangaran tahun pelajaran 2021/2022. 2) Untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan untuk mewujudkan pembelajaran literasi pada pembelajaran IPS di SMP Nurul Ulum Semiring Mangaran tahun pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian menggunakan kualitatif dengan pengumpulan dan berdasarkan wawancara dan observasi. Analisa data berupa induksi, reduksi, verivikasi penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini Efektivitas pembelajaran literasi pada pembelajaran IPS di SMP Nurul Ulum Semiring Mangaran tahun pelajaran 2021/2022 bahwa sangat efektif karena kegiatan bersifat partisipasif dengan melibatkan warga sekolah dan semua unsur yang ada dalam masyarakat dan literasi dalam program ini dipandang sebagai kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas, antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/atau berbicara. Upaya yang dilakukan untuk mewujudkan pembelajaran literasi pada pembelajaran IPS di SMP Nurul Ulum Semiring Mangaran tahun pelajaran 2021/2022 bahwa dengan menjadwalkan pembelajaran literasi. Model pembelajaran IPS berbasis literasi yang digunakan oleh guru di SMP Nurul Ulum Semiring Mangaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah
PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN FAKTOR KEPRIBADIAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI yulita yulita; Dassucik Dassucik; Irma Noervadila
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 2 (2022): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v2i2.2311

Abstract

Pengetahuan kewirausahaan adalah kemampuan seseorang yang diperoleh berupa materi yang berkaitan dengan kewirausahaan untuk menghasilkan hal yang baru melalui ide kreatif dan inovatif sehingga mampu menciptakan peluang dan memanfaatkannya dengan baik. Faktor kepribadian artinya seseorang yang memiliki minat berwirausaha tentunya tertanam dalam dirinya yakni rasa percaya diri, mempunyai jiwa kepemimpinan yang tinggi, berani mengambil risiko dan mampu berfikir kreatif dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan kewirausahaan dan faktor kepribadian terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa program studi pendidikan ekonomi STKIP PGRI Situbondo tahun akademik 2021/2022. Penelitian ini menggunakan Ex Post Facto. Populasi dalam penelitian ini mahasiswa program studi pendidikan ekonomi semester 2, 4, 6, dan 8. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan angket dan dokumentasi selanjutnya dianalisis uji validitas, uji reabilitas dan uji chi square. Hasil analisis yang menggunakan rumus koefisien kontigensi (KK) diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,85. Setelah dikonsultasikan dengan tabel interpretasi diatas maka nilai 0,85 terletak antara 0,81 s/d 1,00 maka tingkat korelasi antara pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha ialah korelasi sempurna.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPS KELAS VIII SEMESTER GENAP DI SMP NURUL HUDA SITUBONDO Adam Majid; Ahmad Hafas Rasyidi; Dassucik Dassucik
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 2 (2022): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v2i2.2154

Abstract

Media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar dan bahkan membawa pengaruh – pengaruh psikologis terhadap siswa. Media video pembelajaran adalah media yang digunakan untuk menyajikan audio dan visual berisi pesan-pesan pembelajaran baik berupa konsep, prinsip, prosedur, teori aplikasi pengetahuan untuk membantu pemahaman terhadap materi pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) atau sering disebut dengan classroom action research (CAR). Penelitian tindakan kelas dimaksudkan untuk mengatasi permasalahan yang terdapat di dalam kelas. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII semester genap SMP Nuruh Huda Kapongan. Untuk hasil belajar prasiklus mencapai nilai rata-rata dengan ketuntasan 44% atau 11 siswa tuntas dan 56% atau 14 siswa tidak tuntas. Pada siklus I ada peningkatan 20% menjadi ketuntasan 72% ata 19 siswa tuntas dan 6 siswa atau 24% belum tuntas. Namun setelah ada perbaikan pada siklus II mencapai nilai ketercapaian lebih besar dari 85% yang diterapkan sekolah dengan ketuntasa 92% atau 23 siswa tuntas dan 2 siswa tidak tuntas ataw 8% belum tuntas.
PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII DI MTS MIFTAHUL ULUM BANTAL Dassucik Dassucik; Lusy Endang Sri; Herman Felani
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 2 (2022): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v2i2.2115

Abstract

Pendidikan, nilai dan norma kehidupan bermasyarakat dimulai dalam lingkungan keluarga, untuk perkembangan kepribadian anak yang sempurna mereka harus tumbuh dalam lingkungan keluarga dalam suatu iklim kebahagian, penuh kasih sayang dan pengertian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh perhatian orang tua dan minat belajar terhadap hasil belajar. Setelah menganalisis data pengujian hipotesis, didapat nilai tingkat koefisien korelasi antara kedua variabel bebas secara serempak dengan kriteriumnya yaitu Ry(1,2) sebesar 0,856, sedangkan koefisien korelasi antara X1 dengan Y adalah Ry1 sebesar 0,406 koefisien korelasi antara X2 dengan Y adalah Ry2 sebesar 0,844 selanjutnya membuktikan hipotesis kerja mayor dengan menggunakan uji F, hipotesis kerja mayor akan terbukti apabila Fhitung > Ftabel. Dari perhitungan diperoleh Fhitung sebesar 105,403 sedangkan Ftabel sebesar 3,11 pada N = 80 dengan taraf signifikansi 5 % berarti Fhitung > Ftabel sehingga dapat dikatakan ada pengaruh perhatian orang tua dan minat belajar terhadap hasil belajar.
PEMANFAATAN FASILITAS BELAJAR DI SEKOLAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII SMP ISLAM SUNAN BONANG Dassucik Dassucik; Fathor Rahman; Rifal Muzakki
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 2 (2022): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v2i2.2117

Abstract

Proses pembelajaran dan hasilnya dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah faktor fasilitas belajar. Fasilitas belajar meliputi semua peralatan yang diperlukan dalam proses belajar mengajar agar pencapaian tujuan pembelajaran dapat berjalan lancar, teratur, efektif, dan efisien sehingga siswa dapat mencapai hasil belajar yang optimal. Fasilitas belajar yang mendukung kegiatan belajar peserta didik akan menyebabkan proses belajar mengajar menyenangkan dan memperoleh hasil belajar yang diharapkan. SMP Islam Sunan Bonang menyediakan sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan siswa agar dapat menumbuhkan, mengembangkan dirinya sesuai dengan bakat dan kemampuan sebagai manusia seutuhnya. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian ex post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII sebanyak 183 orang siswa. Dari populasi tersebut ditentukan sampel melalui teknik random sampling sebanyak 70 orang siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik angket / kuesioner serta dokumentasi. Data utama penelitian ini, yaitu pemanfaatan fasilitas belajar dan hasil belajar IPS, dianalisis dengan teknik analisis regresi sederhana. Sebelum dilakukan analisis, data utama penelitian ini dilakukan pengujian validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, linearitas dan data utama penelitian ini juga telah memenuhi kelima pengujian prasyarat tersebut. Setelah dianalisis dengan teknik analisis regresi sederhana, hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai F regresi adalah 409,304 dengan tingkat signifikansi 0,000% dan F tabel menunjukkan nilai 3,98 pada a = 0,05 dan 7,02 pada a = 0,01. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, nilai F regresi melebihi nilai F tabel, baik pada a = 0,05 maupun a = 0,01, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis kerja (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak, artinya variabel bebas (prediktor) berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat (kriterium). Selain itu, efektivitas garis regresi menunjukkan persentase sebesar 85,75%. Dengan demikian, pemanfaatan fasilitas belajar di sekolah berpengaruh signifikan sebesar 85,75% terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Islam Sunan Bonang .
PENINGKATAN KREATIVITAS MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN POLA DASAR BAJU DI DESA KEDUNGDOWO Dassucik Dassucik; Dyan Yuliana; Sahwari Sahwari; Ahmad Hafas Rasyidi; Tri Astindari; Agusti Agusti
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i5.3567

Abstract

Training on making basic patterns of clothing is an activity designed to develop human resources through a series of activities for identification, assessment and a planned learning process. This training activity is expected to make the community more active, innovative, and creative in honing their abilities or potential. The method of implementing this activity is through socialization and training on making basic patterns of clothes for mothers and young women in Kedungdowo Village to have skills in making basic patterns of clothes and increasing community creativity. The result of this activity is the increased creativity of the people of Kedungdowo Village in making basic patterns of clothes and sewing or making fashion products and applying them to themselves and others. Thus, they can open a home-based business by receiving sewing/makeup services, so that they can help the family economy. The expected outcome is the development of business management into independent community activity unit.
PENGELOLAAN POJOK BACA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI PENDIDIKAN DAN MINAT MEMBACA MAHASISWA Dassucik Dassucik; Ahmad Hafas Rasyidi; Tri Astindari; John Harisantoso; Irma Noevadila
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i5.4960

Abstract

Salah satu layanan dan sarana proses pembelajaran yang dapat menunjang kegiatan proses pendidikan. Perpustakaan berupa sebuah tempat menyimpan,mengelolah dan mengatur koleksi bahan pustaka secara sistematis untuk digunakan pemakaiannya sebagi sumber informasi dalam pembelajaran. Perpustakaan adalah istitusi pengelolaan koleksi karya tulis, karya cetak dan karya rekaman secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian , pelestarian, informasi dan rekreasi para pustaka. Literasi merupaka keterampilan penting dalam hidup, sebagian besar proses pendidikan bergantung pada kemampuan dan kesadaran literasi. Budaya litersai yang tertanam pada diri mahasiswa mempengaruhi tingkat keberhasilan mendasar dalam praktik literasi dalah kegiatan embaca, keterampilan mebaca merupam fondasi untuk mempelajari berbagai hal lainnya. Salah satu pengelolaan pojok baca di STKIP PGRI Situbondo diruang pelayanan mahasiswa mampu merupakan tempat yang efisien dan strategis untuk menumbuhkan motivasi pendidikan dan minat membaca mahasiswa untuk Alumni dan dosen. Kegiatan pengelolaan pojok baca diruang pelayanan mahasidswa di STKIP PGRI Situbondo mendapat sambutan baik dari mahasiswa serta dosen, alumni dan tamu yang lagi berkunjung ke kampus STKIP PGRI Situbondo, Keadaan ini dilihat dari kahadiran dipojok baca yang hampir 30% setiap harinya yang membaca buku refernsi di pojok baca dipelayanan.
PERAN GURU DALAM MENUMBUHKAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA KELAS VII DI MTs MIFTAHUL HIDAYAH GAYAM LOR BONDOWOSO SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Febri Firmansyah; Dassucik Dassucik; Tri Astindari
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v10i2.583

Abstract

Guru sebagai stack holder memiliki peran penuh dan tanggung jawab keberlangsungan gerakan literasi sekolah. Dalam hal ini guru melalakukan berbagai upaya untuk menjaga program gerakan literasi sekolah. Terdapat bebarapa upaya yang bisa dilakukan oleh guru untuk mengembangkan dan melestarikan gerakan literasi sekolah, yaitu melalui perencanaan gerakan literasi sekolah dan proses gerakan literasi sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mengetahui kemampuan literasi siswa dalam perencanaan pembelajaran kelas VII di MTs Miftahul Hidayah Gayam Lor Bondowoso semester genap tahun pelajaran 2021/2022. (2) Mengetahui peran guru dalam menumbuhkan literasi siswa dalam proses pembelajaran kelas VII di MTs Miftahul Hidayah Gayam Lor Bondowoso semester genap tahun pelajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu menganalisis data deskriptif dengan cara memaparkan mendeskripsikan hasil penelitian yang telah peneliti lakukan. Penelitian ini menggunakan prosedur pengumpulan data adalah observasi, wawancara dandokumentasi. Informan yang digunakan adalah kepala sekolah, wali kelas, dan siswa kelas VII. Hasil penelitian yang diperoleh dalam gerakan literasi adalah peran guru di MTs Miftahul Hidayah Gayam Lor dilakukan melalui perencanaan dan proses yang kemudian diimplementasikan dalam tahapan pembiasaan, pengembangan dan pembelajaran