Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

POSYANDU BALITA DI MASA PANDEMI COVID-19 Evi Wahyuntari; Esitra Herfanda
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v2i1.367

Abstract

Latar belakang: Pandemi Covid-19 berdanpak terhadap seluruh aspek termasuk dalam pelayanan posyandu yang merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Pelayanan posyandu perlu melakukan inovasi untuk penyesuaian baru. Tujuan: pelatihan inovasi pelayanan posyandu di masa pandemic seperti pelaksanana posyandu tatap muka, konsultasi melalui media sosial. Permasalahan: yang dihadapi mitra adalah berdasarkan identifikasi jumlah balita di Posyandu Jinten 5 b sebanyak 20 balita dimana selama masa pandemi tidak dapat melakukan pemeriksaan tumbuh dan kembang sehingga tidak diketahui tumbuh kembang balita. Metode : diberikan penyuluhan terkait covid-19 dan pelaksanaan posyandu masa pandemic, pemanfaatan media sosial dan dan pelayanan kesehatan. Hasil:. Terdapat 5 kader yang megikuti sosialisasi, WAG sebagai media informasi dan pelaksanaan pelayanan posyandu telah dilakukan sesuai dengan protocol kesehatnd an door to door selama PKKM Darurat Jawa-Bali. Simpulan: Pelayanan Posyandu memegang peran penting dalam pemantauan tumbuh kembang balita sehinga inovasi media sosial selama masa panndemi sangat membantu dalam hal penyampaian informasi kesehatan ibu dan anak.
AKSI CEGAH STUNTING BERSAMA IGABA KAPANEWON GAMPING Evi Wahyuntari; Faurina Rizca Fauzia; Ratna Yunita Setiyani Subarjo
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v2i2.462

Abstract

Latar belakang: Permasalahan gizi di Indonesia yang masih sangat tinggi salah satunya adalah stunting. Prevalensi kejadian stunting di DIY sebesar 10,69% dan Kapenawon Gamping menjadi prioritas lokus stunting pada tahun 2021 dan 2022.  Tujuan: pemberdayaan guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) melalui pelatihan guru agar mampu melakukan deteksi dini dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) permasalahan gizi anak. Permasalahan: Sampel 6 TK ABA ditemukan 56 (22%) anak  status gizi buruk, 26 (10%)  anak obesitas, dan 29 orang (11%) stunting. Metode: Pelatihan guru terkait dengan pencegahan stunting dari segi gizi, kebersihan, tumbuh kembang anak, dan psikologi orangtua terhadap kesehatan anak. Hasil:  Terdapat 61 guru TK anggota IGABA yang telah diberikan pelatihan, tersedia buku gizi, tumbuh kembang dan coping stress sebagai media KIE yang dapat dimanfaatkan guru dan  52 (85,2%) skor pengetahuan meningkat.   Simpulan:   Pemberian pelatihan guru sebagai salah satu upaya mengoptimalkan peran guru untuk pencegahan stunting pada anak pra sekolah . Kata kunci : Stunting, pra sekolah, tumbuh kembang
Inisiasi pembentukan kader posyandu remaja "POKIZMA" (POjok gIZi dan kesehatan reMAja) 'Aisyiyah Cabang Gamping Yogyakarta Fauzia, Faurina Risca; Wahyuntari, Evi; Shafriani, Nazula Rahma; Retnaningdiah, Dian
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.2895

Abstract

Kapanewon Gamping merupakan lokasi fokus penanganan stunting dengan faktor resiko kasus anemia defisiensi besi remaja yang masih tinggi (12,8%). Dinas Kesehatan Sleman berupaya mengatasi stunting dengan meningkatkan jumlah kader posyandu remaja dengan menginisiasi pembentukan kader posyandu remaja "POKIZMA" (POjok gIZi dan kesehatan reMAja) pertama di PCA Gamping. Metode pemberdayaan masyarakat yang digunakan yaitu model Participatory Rural Appraisal yang terbagi dalam tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan monev. Pada tahap persiapan dilakukan koordinasi dengan ketua PCA Gamping kemudian dilanjutkan sosialisasi untuk meningkatkan komitmen remaja. Tahap pelaksanaan berupa penyuluhan, pelatihan, dan simulasi penyelenggaraan posyandu. Kader posyandu yang terpilih merupakan wakil dari enam ranting 'Aisyiyah (Nogotirto, Balecatur, Banyuraden, Ambarketawang, Trihanggo Utara dan Trihanggo Selatan). Luaran dari kegiatan PKM ini terbentuk kader posyandu remaja yang pertama kali di PCA Gamping, terbentuk kader yang terlatih dan terampil, serta tersedia leaflet dan modul pedoman konseling. Adanya posyandu remaja POKIZMA mampu mengoptimalkan deteksi anemia defisiensi besi sejak dini, khususnya di Kapanewon Gamping.
Pemeriksaan kesehatan pada pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Taiwan Wahyuntari, Evi; Armenia Diah Sari; Kusumawardani, Paramitha Amelia
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3563

Abstract

Agenda SDGs 2030 berfokus pada penyakit tidak menular (PTM), yang merupakan penyebab kematian terbesar di dunia. kegiatan promotive dan preventif sebagai upaya pencegahan PTM. Mitra kegiatan adalah PCIA dan PCIM Taiwan dimana sebagai tujuan studi lanjut bagi mahasiswa baik jenjang S2 dan S3 serta sebagai tujuan pegawai migran Indonesia. Tujuan kegiatan melakukan pemeriksaan Kesehatan pada anggota PCIM dan PCIA Taiwan. Permasalahan yang di hadapi mitra adalah belum dilakukan kegiatan pemeriksaan Kesehatan sebagai skrining PTM. Solusi permasalahan dengan melakukan pemeriksaan asam urat, gula darah dan IMT. Hasilnya di dapatkan 13 (54%) responden dengan obesitas, 23 (92%) responden dengan prediabetes dan 6 (24%) responden dengan asam urat. Kesimpulan bahwa pemeriksaan Kesehatan rutin diperlukan sebagai upaya preventif terhadap PTM.
Vaginal Birth After Cesarean (VBAC) Wahyuntari, Evi; Eka Pratiwi, Maulita Listian; Hidaya, Pratika Wahyu
Jurnal Kebidanan Midwiferia Vol. 8 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/midwiferia.v7i2.1316

Abstract

Jenis persalinan merupakan salah satu faktor penentu angka mortalitas dan morbiditas ibu dan anak. Secara statistik persalinan SC (sectio caesarean) meningkat sampai 60% disetiap fasilitas layanan kesehatan. Tujuan penelitain ini adalah mengetahui gambaran VBAC di RS KIA sadewa. Peneltian kuantitatif diambil secara restropektif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan bulan Mei-Juni 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang melahirkan secara VBAC pada tahun 2016-2017 dengan jumlah 67 responden. Kriteria inklusi penelitian yaituibu yang melahirkan secara spontan dengan riwayat SC pada persalinan sebelumnya dan mempunyai rekam medis. Kriteria eksklusi adalah data rekam medis yang tidak lengkap. Berdasarkan hasil penelitian, usia responden adalah 20-35 tahun (86,6%) dengan tingkat pendidikan sarjana (46,3%), responden tidak bekerja sebesar 58,2%. Paritas resonden pernah hamil 2-3 kali sebanyak 94%, dengan jarak persalinan ≥ 2 tahun sebesar 97%, dan usia kehamilan saat datang yaitu aterm sebanyak 91%, pembukaan serviks <4 cm sebesar 83,6% dan kondisi selaput ketuban negative sebanyak 88,1%. Kesimpulan responden VBAC adalah mayoritas usia 20-35 tahun dengan tingkat pendidikan sarjana dan tidakbekerja. Pada paritas mayoritas pernah hamil 2-3 kali, jarak persalinan ≥ 2 tahun dengan kehamilan aterm. Pada saat datang pembukaan serviks <4 cm dan selaput ketuban negative.
Relationship between Maternal Anemia and the Incidence of Anemia in Infants Aged 6-36 Months: Hubungan Anemia pada Ibu Hamil dengan Anemia Bayi Usia 6-36 Bulan Risca Fauzia , Faurina; Wahyuntari, Evi; Wahtini, Sri
Jurnal Kebidanan Midwiferia Vol. 7 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/midwiferia.v7i2.1633

Abstract

Prevalensi anemia pada bayi dinegara berkembang yaitu 44-66%. Salah satu penyebab anemia pada bayi yaitu terjadi anemia pada ibu saat kehamilan. Tujuan penelitian untuk melihat hubungan anemia ibu dengan kejadian anemia pada bayi usia 6-36 bulan. Penelitian kuantatif dengan pendekatan cross sectional, populasi sebanyak 245 bayi Sampel yang digunakan bayi usia 6-36 bulan yang berkunjung di Wilayah kerja Puskesmas Kalasan. Penelitian dilakukan bulan Februari - Oktober 2020. Kriteria inklusi: bayi umur 6-36 bulan, tidak memiliki riwayat penyakit infeksi,dan mempunyai buku KIA. Kriteria eksklusi: bayi yang sedang sakit saat kunjungan imunisasi. Pengumpulan data menggunakan Kueisoner data dasar a) data sosio demografi (pekerjaan, umur, status pernikahan, dan pendidikan). Responden yang sesuai kriteria, kemudian diberi informed consent. Responden yang bersedia menjadi resposnden diminta mengisi lembar kuesioner data dasar yang telah dikembangkan oleh peneliti. Kemudian diperiksa kadar hemoglobin pada bayi dengan mengambil darah perifer. Analisa data menggunakan chi square. Variabel umur, pendidikan, pekerjaan tidak ada hubungan dengan anemia terlihat dengan nilai p > 0.05. Sedangkan variabel anemia ibu berhubungan dengan anemia pada bayi dengan nilai p < 0.05dengan OR 13.7 dengan IK 95% 5,3-35,2 yang artinya ibu hamil dengan anemia mempunyai kemungkinan 13,7 kali mengalami anemia pada bayi umur 6-36 bulan. Anemia ibu berhubungan dengan anemia pada bayi dengan OR 13.7 dengan yang artinya ibu hamil dengan anemia mempunyai kemungkinan 13,7 kali mengalami anemia pada bayi umur 6-36 bulan. Pemeriksaan Hb di anjurkan untuk semua bayi setelah usia 6 bulan untuk deteksi dini dan pengobatan anemia terutama pada bayi dengan riwayat anemia pada ibu.
Effect of Nutrition Therapy on Ferritin in Pregnant Women with Anemia at Gamping 2 Public Health Center: Pengaruh Terapi Gizi Terhadap Feritin Pada Ibu Hamil Dengan Anemia di Puskesmas Gamping 2 Shafriani, Nazula Rahma; Fauzia, Faurina; Wahyuntari, Evi
Jurnal Kebidanan Midwiferia Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/midwiferia.v9i1.1659

Abstract

Cases of anemia in pregnant women in Indonesia are 48.9% and have the potential to endanger the safety of mother and child. Iron deficiency will cause a decrease in ferritin levels and will cause a decrease in hemoglobin levels below normal limits. Objective: to determine the effect of nutritional therapy for 2 months on serum hemoglobin and ferritin levels in anemic pregnant women in the second trimester. Experiment with a pretest-posttest control group design approach. A sample of 2nd trimester pregnant women with anemia at the Gamping II Health Center was 44 people. The sampling technique was Simple Random Sampling, divided into 2 groups, namely the case group 22 people received nutritional counseling therapy and Fe supplements and the control group 22 people received Fe supplement therapy. Both groups will compare the results of ferritin levels before and after receiving nutritional therapy for 2 months. Data collection used a ferritin test kit, sociodemographic data, obstetric history, nutritional counseling form, Fe supplement intake form. Analysis used the Independent t-test with STATA 13. Results the average ferritin of anemic pregnant women who were given nutritional counseling therapy and Fe supplements was 62.01 ng/mL, while anemic pregnant women who received Fe supplements obtained an average of 51. 4 ng/mL. The results of the statistical test obtained p value = 0.1131, which means that there was no significant difference between the ferritin levels of the intervention group and the control group.
Effect of Nutrition Therapy on Ferritin in Pregnant Women with Anemia at Gamping 2 Public Health Center: Pengaruh Terapi Nutrisi Terhadap Ferritin pada Ibu Hamil Anemia di Puskesmas Gamping 2 Shafriani, Nazula Rahma; Fauzia, Faurina Risca; Wahyuntari, Evi
Jurnal Kebidanan Midwiferia Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/midwiferia.v8i2.1660

Abstract

Anemia in pregnant women in Indonesia is 48.9% and has the potential to endanger the safety of the mother and child. The most common type of anemia is iron deficiency. The cause of iron deficiency is inadequate nutrient intake and increasing demand for Fe in pregnant women, causing a decrease in ferritin levels and hemoglobin levels below normal limits. The purpose of this study was to determine the effect of nutritional therapy for 2 months on hemoglobin and ferritin levels in anemic pregnant women. This research method is an experiment with a pretest-posttest control group design approach. This research was conducted on 2nd-trimester pregnant women who were diagnosed with anemia at the Gamping 2 Health Center with a total sample of 22 people. Respondents were taken by Simple Random Sampling, then divided into 2 groups, namely the case group 11 people who received nutritional counseling therapy and Fe supplements, and the control group 11 people who received Fe supplement therapy. Statistical analysis used the Independent t-test with the STATA 13 application. The results showed that there was no significant difference between Hb and ferritin levels in the control group and the case group with a p-value = 0.13 (p> 0.05) and p-value = 0.11 (p>0.05). So it can be concluded that there is no significant difference in Hb and Ferritin levels in pregnant women with anemia at the Gamping 2 Health Center between the case group and the control group.
Virtual learning of midwifery students during Covid-19 Anjarwati, Anjarwati; Wahyuntari, Evi
Journal of Health Technology Assessment in Midwifery Vol. 5 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/jhtam.2204

Abstract

Background:COVID-19 pandemic which has an impact on all aspects of life including the field of education by implementing the learning process conducted from home. This situation forces the world of education to create new adaptations employing virtual learning which has a complex impact on the physical, psychological, social and economic.Objective: to discover the description of online learning for midwifery students during the Covid-19 pandemic.Method: Quantitative research with a descriptive approach was performed on 218 students of midwifery at Universitas Aisyiyah Yogyakarta as many as 2, 4 and 6 semesters. The study was conducted in May 2021 with a sample of 138 students who met the inclusion criteria of D3 Midwifery students study program at Universitas Aisyiyah Yogyakarta who had participated in virtual learning. The research instrument employing a questionnaire includes basic data and a questionnaire for the implementation of online learning. The data were analyzed descriptively to obtain an overview of virtual learning in midwifery students.Result: It was discovered that 78 (56.5%) respondents felt comfortable communicating through electronic media in learning, 120 (87%) respondents did not agree that practical learning skills were easy to understand online and 55 (39.9%) liked learning employed zoom meetings and 41 (29.7) respondents performed the WA group.Conclusion: Online learning is an alternative problem solving during a pandemic, both in theory and practice. Practical learning requires important skills to be performed face-to-face even though the number of meetings and practice groups is limited and the importance of innovation in practice implementation methods in the clinic.
HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN PANJANG BADAN BAYI BARU LAHIR DI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING Ramadanti, Rania; Wahyuntari, Evi; Rosida, Luluk
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 15, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v15i1.996

Abstract