Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENERAPAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DALAM ANALISIS RISIKO KEGAGALAN RADIO LOKOMOTIF DI DIVISI REGIONAL III PALEMBANG Rizal, Yus; Sunaryo, Sunaryo; Oktaria, Dhina Setyo; Prameswari, Galuh Anggun; Arifianto, Teguh
Jurnal Media Elektro Vol 14 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jme.v0i0.20723

Abstract

Locomotive radios serve as a crucial telecommunications system in railway operations. However, in Divisi Regional III Palembang, frequent malfunctions occur without systematic damage documentation, resulting in the absence of an optimal maintenance strategy. This study applies the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method to identify failure characteristics, analyze their impact on each component, and determine the appropriate maintenance strategy. The analysis results indicate that from 2019 to 2022 a total of 20 communication failures occurred with the highest failure frequency observed in the Locomotive Transceiver Unit (LTU), which failed 14 times. The Mean Time Between Failure (MTBF) calculations reveal that the LTU has an average failure interval of 1,253 hours, while the Console has 1,297 hours, and the antenna reaches 8,064 hours. Risk analysis using FMEA shows that the console has the lowest risk level with a value of 18, the antenna has a moderate risk level with a value of 27, and the LTU has the highest risk level with a value of 36. Based on the identified maintenance strategy, the proposed solution includes implementing preventive maintenance and corrective maintenance to mitigate potential failures. A reliability test conducted over 1,000 hours yielded a reliability probability of 18.3%.
PENGENALAN FASILITAS OPERASI PERKERETAAPIAN GUNA MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA SMK DI BIDANG PERKERETAAPIAN Puspitasari, Mariana Diah; Oktaria, Dhina Setyo; Winjaya, Fathurrozi; Iswanto, Ary Putra; Damayanti, Ajeng Tyas
Madiun Spoor : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37367/jpm.v5i1.439

Abstract

The importance of railway knowledge in the growing world of work, as well as the need to address the lack of understanding encountered among vocational students. The change from supply-oriented to demand-oriented curriculum is the main focus in improving vocational education. The Introduction of Railway Operation Facilities to Increase the Knowledge of Vocational Students in the Railway Field aims not only as a means of approach and promotion to the community about the existence of the Indonesian Railway Polytechnic Madiun campus, but also as a medium to escalate students' skills and knowledge in the field of railway operation facilities. This activity explains the legal basis related to railway operating facilities, including legal products that regulate operational aspects, safety, and optimization of all resources in the railway industry. In addition, it also explains about railroad operating facilities and their functions.
SOSIALISASI KESELAMATAN PERKERETAAPIAN PADA JALUR KERETA API GANDA DI BAWAH FLYOVER RING ROAD BARAT KOTA MADIUN Oktaria, Dhina Setyo; Zulkarnain, Akbar; Budiarto, Balla Wahyu
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 04 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan perkeretaapian termasuk lintas di jalur rel yang dilalui oleh kereta api merupakan aspek penting dalam sistem transportasi publik di Indonesia. Perlintasan sebidang yang di tutup biasanya akan dibuat dalam bentuk flyover agar kendaraan tidak lagi melintasi jalur rel, namun jalur rel yang tersedia sering dimanfaatkan oleh masyarakat untuk tempat berkumpul. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sosialisasi keselamatan perkeretaapian di jalur kereta api ganda yang terletak di bawah flyover Ring Road Barat Kota Madiun. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini meliputi survei, wawancara, dan observasi lapangan untuk mengumpulkan data dari masyarakat sekitar. Hasil pengabdian masyarakat diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai keselamatan di perlintasan kereta api yang berada di bawah flyover.
STATISTICAL ANALYSIS OF BIASED TRAIN PASSENGER SATISFACTION USING THE SERVQUAL METHOD Oktaria, Dhina Setyo; Budiarto, Balla Wahyu; Satria, Galih
Management Studies and Business Journal (PRODUCTIVITY) Vol. 2 No. 6 (2025): Management Studies and Business Journal (PRODUCTIVITY)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/w445b872

Abstract

This study aims to analyze the level of satisfaction of train passengers using the Servqual method, which includes five dimensions: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The study population was passengers of the Bias Madiun-Solo train with a sample of 100 respondents selected using bootstrap sampling techniques. Data were collected through a Likert-based questionnaire and analyzed using descriptive methods and gap analysis. The results showed the highest satisfaction score in the Assurance dimension (4.08) and the lowest in Reliability (3.90), indicating the need for improvements in the timeliness and accuracy of information. Recommendations for improvement include improving physical facilities, staff training, and optimizing information systems. This study contributes to PT Kereta Api Indonesia in improving service quality and passenger satisfaction, as well as being a reference for further research related to railway transportation.
Perlindungan Hukum Pada Penumpang Perempuan Kereta Api Perkotaan Terhadap Pelecehan Seksual: Legal Protection for Female Urban Train Passengers Against Sexual Harassment Oktaria, Dhina Setyo
Reformasi Hukum Vol 27 No 2 (2023): August Edition
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46257/jrh.v27i2.546

Abstract

Pelecehan seksual di dalam kereta api perkotaan terjadi di kereta campur antara perempuan dan laki-laki. Pelecehan tersebut dilakukan pada saat jam sibuk dalam kondisi kereta api penuh dan berdesakkan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum yang tepat bagi penumpang perempuan kereta api perkotaan terkait pelecehan seksual yang terjadi di dalam perjalanan kereta api. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, karena didasarkan pada pendekatan peraturan perundang-undangan. Pemberlakuan Undang-undang No 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, secara spesifik mengatur tentang pelecehan seksual bersama dengan peraturan-peraturan lain yaitu Undang-undang No 23 Tahun 2007, Peraturan Pemerintah No 72 Tahun 2009, Peraturan Menteri Perhubungan No 63 Tahun 2019, dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP dan UU No 8 Tahun 1999). Peraturan-peraturan tersebut dapat memberikan kepastian perlindungan hukum bagi korban, dan menekan perbuatan abmoral dari pelaku pelecehan seksual, di dalam perjalanan kereta api perkotaan. Dalam Peraturan Menteri Perhubungan terkait Standar Pelayanan Minimum Perkeretaapian dapat ditambahkan pasal mengenai perlindungan pada penumpang perempuan terkait pelecehan seksual di kereta api perkotaan.
Analisis Beban Pendinginan Pada Kereta TMC PPI Madiun Budiarto, Balla Wahyu; Oktaria, Dhina Setyo
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3563

Abstract

Penelitian ini menganalisis beban pendinginan pada kereta Track Motor Car (TMC) PPI Madiun, sebuah sarana belajar yang dilengkapi dengan sistem Air Conditioning (AC) dari PT INKA. Sistem pendingin ini dirancang untuk menjaga suhu ruang penumpang antara 22°C hingga 26°C sesuai dengan standar pelayanan minimum di Indonesia. Beban pendinginan dipengaruhi oleh suhu lingkungan, struktur ruang, serta aktivitas penumpang. Penelitian ini menggunakan metode CLTD (Cooling Load Temperature Difference) untuk menghitung beban sensibel dan laten, termasuk beban dari udara luar, peralatan listrik, dan infiltrasi. Selain itu, penelitian ini menghitung nilai OTTV (Overall Thermal Transfer Value) untuk menilai perpindahan panas pada kereta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai OTTV pada TMC PPI adalah 21,844 W/m², yang masih memenuhi standar SNI 03-6389-2000. Total beban pendinginan yang dihitung, termasuk faktor keamanan 10%, adalah sebesar 4,719 kW, yang masih dapat diakomodasi oleh dua unit AC yang terpasang dengan kapasitas masing-masing 4,05 kW. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sistem AC yang terpasang pada kereta TMC PPI telah memenuhi kebutuhan pendinginan secara efektif.
PEMBELAJARAN TENTANG PERATURAN PERUNDANGAN BAGI EMU DRIVER KERETA CEPAT WHOOSH Oktaria, Dhina Setyo; Akbar Zulkarnain
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 05 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mewujudkan sumber daya manusia di bidang transportasi yang prima, profesional, dan beretika maka EMU Driver wajib mendapatkan sertifikasi kecakapan dari DJKA Kemenhub. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini membahas mengenai pembelajaran peraturan perundangan bagi EMU Driver kereta api kecepatan tinggi "Whoosh". Peserta diklat sebanyak 40 orang dari pegawai KCIC, Pegawai DJKA dan Pegawai PPI Madiun. Metode yang digunakan dalam pembelajaran dengan diawali pre-test soal tentang peraturan perundangan dalam bidang perkeretaapian, kemudian pembelajaran dengan slide ppt, diskusi dan tanya jawab serta pembahasan hasil soal pre-test.  Pembelajaran ini penting karena peserta diklat harus paham peraturan perundangan bagi EMU Driver, untuk menjaga keselamatan dalam pengoperasian kereta cepat "Whoosh". Sertifikasi sumber daya manusia, termasuk EMU Driver, menjadi hal yang penting untuk memenuhi persyaratan keselamatan. Kesimpulan dari pembelajaran ini adalah pemahaman yang mendalam tentang peraturan perundangan sangat penting dalam menjalankan tugas sebagai EMU Driver, terutama dalam menjaga keselamatan dan kualitas layanan kereta cepat "Whoosh."  
Penanganan Gangguan Gagal Balik Point Machine No. P1106 di Pocket Track LRT Jakarta Pada Saat Perawatan Menggunakan Metode FTA dan FMEA Avrellita, Reinanda; Puspitasari, Mariana Diah; Oktaria, Dhina Setyo
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 6 No. 4 (2023): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v6i4.19979

Abstract

Point machine or drive on the wesel is one of the external equipment on the railroad system that functions to move one line to another. There are two types, mechanical and electrical. Jakarta LRT uses an electric vane drive with the Voestalpine product name with the Unistar HR EM type. There is often a back failure disturbance caused by point machine no P1106. This study aims to analyze the cause of the reverse failure. Using two analysis methods, namely Fault Tree Analysis (FTA) and Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). The results found that the cause of the reverse failure at point machine no P1106 is from the detection switch component that occurs bad contact due to corrosion with the form of sparks.
Penggunaan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk Meningkatkan Efektivitas Perawatan Platform Screen Door pada Stasiun Elevated MRT Jakarta Sadewo, Kuntoko Panji; Oktaria, Dhina Setyo; Arifianto, Teguh; Sunaryo, Sunaryo
Sains Data Jurnal Studi Matematika dan Teknologi Vol 4, No 1: January - June 2026 (In Progress)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/sainsdata.v4i1.285

Abstract

Peningkatan infrastruktur transportasi di Jakarta melalui hadirnya MRT (Mass Rapid Transit) memberikan solusi untuk mengatasi kemacetan. Dengan adanya platform screen door sebagai komponen penting yang berfungsi memisahkan peron dari jalur kereta yang dapat mendukung keamanan dan efisiensi operasional. Untuk menjamin keandalan, dilakukan analisis menggunakan metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) serta perhitungan reliability dan interval perawatan. Hasil penelitian menunjukkan dua komponen dengan nilai risk priority number tertinggi yaitu sensor infrared dan door control unit, masing-masing sebesar 64. Perhitungan reliability memperlihatkan linear guide rail memiliki nilai terendah sebesar 21,1%, sedangkan door control unit memiliki nilai tertinggi sebesar 37,7%. Pada analisis interval perawatan, electromagnetic lock memerlukan perawatan tercepat dengan interval 788,8 jam atau 32 hari, sementara door control unit memiliki interval terpanjang, yaitu 3.908,5 jam atau 162 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan failure mode and effect analysis mampu mengidentifikasi komponen serta menentukan prioritas perawatan yang tepat sehingga dapat mendukung peningkatan keandalan peralatan platform screen door dan menjaga kelancaran operasional MRT Jakarta.
PERANCANGAN PROTOTIPE EARLY WARNING SYSTEMBERBIAYA MURAH UNTUK PERLINTASAN SEBIDANG TANPA PENJAGAAN Satria, Galih; Oktaria, Dhina Setyo; Prodjodjowati , Ika Setyorini; Prasetiyo, Alfian Yuda
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 03 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlintasan sebidang tanpa penjagaan masih banyak ditemui disepanjang lintas kereta api dan masih sering dijumpai kecelakaan antara pengguna jalan dengan kereta api dikarenakan ketidaktahuan adanya datangnya kereta api. Perancangan Prototipe Early Warning System bertujuan memberikan peringatan dini kepada pengguna jalan tentang kedatangan kereta api. Dengan biaya yang terjangkau diharapkan dapat dimanfaatkan pada perlintasan sebidang tanpa penjagaan. Komponen utama dari EWS adalah sensor inductive proximity yang mendeteksi pergerakan kereta api. Mikrokontroler Arduino Uno R3 berperan mengendalikan sistem, mengumpulkan data sensor, dan memberikan peringatan kepada pengguna jalan. Sistem peringatan meliputi lampu peringatan berkedip dan bunyi peringatan untuk memberi tahu pengguna jalan tentang kedatangan kereta. Keuntungan yang didapatkan dengan penerapan EWS ini adalah memberikan prioritas keselamatan kepada pengguna jalan pada perlintasan sebidang dengan menggunakan teknologi yang terjangkau, sederhana, dan efektif untuk meningkatkan kesadaran dan keselamatan di perlintasan sebidang tanpa penjagaan.