Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Prima Eksakta

Analisis Kelayakan Usahatani Kacang Tanah Di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo Yulqiyah Haqi’, Faradhita Fairus; Suhesti, Endang
PRIMA EKSAKTA Vol 1 No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v1i1.4030

Abstract

Salah satu komoditi pertanian yang dapat membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani adalah kacang tanah. Kacang tanah merupakan salah satu jenis tanaman kacang-kacangan yang mempunyai potensi yang cukup strategis untuk dikembangkan di Indonesia. Iklim di Indonesia yang sesuai dengan syarat tumbuh kacang tanah meyebabkan kacang tanah dapat tumbuh dengan baik.Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pendapatan usahatani kacang tanah di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo dan untuk mengetahui kelayakan usahatani kacang tanah di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan analisis data yang digunakan yaitu analisis kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani kacang tanah di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo menguntungkan. Usahatani kacang tanah di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo layak diusahakan karena nilai B/C Ratio 2,34 lebih besar dari 1 (satu) dan nilai R/C Ratio yaitu 3,34, maka usahatani kacang tanah di desa Bayeman usahatani kacang efesien
ANALISIS USAHATANI TUMPANGSARI CABAI RAWIT TEMBAKAU DAN MONOKULTUR CABAI/TEMBAKAU DI DESA DAWUAN KECAMATAN SUBOH KABUPATEN SITUBONDO Desintia, Desintia; Suhesti, Endang; Untari, Wiwik Sri
PRIMA EKSAKTA Vol 2 No 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v2i1.6259

Abstract

Tumpangsari merupakan salah satu strategi budidaya tanaman guna mengoptimalkanpemanfaatan lahan, dan meningkatkan pendapatan. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui pendapatan usahatani tumpangsari cabai - tembakau dan monokulturcabai/tembakau, serta untuk mengetahui tingkat efisiensi usahatani tumpangsari cabai -tembakau dan monokultur cabai /tembakau di Desa Dawuan Kecamatan Suboh. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa usahatani tumpangsari cabai dan tembakau lebih menguntungkandibandingkan usahatani monokultur cabai/tembakau. Pendapatan selama satu musimperhektar usahatani tumpangsari sebesar Rp. 88.478.718,- sedangkan pendapatan usahatanimonokultur tembakau sebesar Rp. 43.582.670,- dan pendapatan usahatani monokultur cabaisebesar Rp. 81.852.578. R/C Ratio usahatani tumpangsari tembakau dan cabai sebesar 3,50 danR/C rasio monokultur cabai/tembakau masing-masing 3,28 dan 2,59. Dengan demikianusahatani tumpangsari cabai /tembakau lebih efisien.
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI TERUNG DI DESA GUNUNG ANYAR KECAMATAN TAPEN Basri, Ifadah Kurnia; Suhesti, Endang; Yekti, Gema Iftitah Anugrah
PRIMA EKSAKTA Vol 1 No 2 (2024): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v1i2.5106

Abstract

Tujuan penelitian adalah Untuk menganalisa pendapatan per hektar usahatani terung pada petani di Desa Gunung Anyar dan Untuk menganalisa kelayakan usahatani terung di Desa Gunung Anyar. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang di peroleh langsung dari petani meliputi nama, umur, tingkat pendidikan, luas lahan, jumlah pemakaian bibit, jumlah pemakaian pupuk, jumlah pemakaian pestisida, jumlah tenaga kerja, penggunaan pupuk dan data sekunder yang di peroleh dari beberapa instansi. Penelitian dilakukan kepada seluruh petani terung di desa Gunung Anyar Kecamatan Tapen sebanyak 35 petani. Sampel yang digunakan sebanyak 35 responden yang ditentukan dengan teknik sampling jenuh (sensus). Metode analisis data yang digunakan adalah R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan Usahatani terung di Desa Gununganyar Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso menguntungkan petani. Hal ini ditunjukkan rata-rata pendapatan yang diterima petani adalah sebesar Rp 8.302.893/ha/musim.Usahatani terung di Desa Gununganyar yaitu layak diusahakan.
Analisis Kelayakan Agroindustri Tahu Desa Cermee Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso Qomariah, Nurul Izza; Suhesti, Endang
PRIMA EKSAKTA Vol 1 No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v1i1.4050

Abstract

Pembuatan tahu merupakan salah satu usaha dalam meningkatkan nilai tambah produk kedelai menjadi tahu. Tahu merupakan makanan yang telah lama dikenal di Indonesia. Tujuan penelitian yaitu ingin mengetahui pendapatan agroindustri tahu Desa Cermee Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso. Ingin mengetahui kelayakan usaha agroindustri tahu Desa Cermee Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan analisis data yang digunakan yaitu analisis total biaya, penerimaan, pendapatan dan analisis kelayakan. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendapatan usaha agroindustri tahu Desa Cermee Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso menguntungkan. Hasil dari perhitungan R/C Ratio yaitu 1,91. Pengambilan keputusan berdasarkan pada R/C Ratio > 1, maka usaha agroindustri tahu Desa Cermee Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso layak diusahakan. Usaha agroindustri tahu Desa Cermee Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso layak untuk diusahakan.
ANALISIS RISIKO PRODUKSI DAN PENDAPATAN PADA USAHATANI BAWANG MERAH (Allium Cepa Var. Ascalonicum) DI DESA WONOKOYO KECAMATAN KAPONGAN KABUPATEN SITUBONDO Shofiyantin, Maulidia; Suhesti, Endang; Untari, Wiwik Sri
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i1.7692

Abstract

Bawang Merah merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi, namun usahatani ini menghadapi risiko produksi, harga, dan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keuntungan serta risiko produksi, harga, dan pendapatan pada usahatani bawang merah di Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari 23 responden petani bawang merah yang dipilih secara purposivedan dianalisis menggunakan analisis biaya, pendapatan, dan koefisien variasi (CV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani bawang merah di Desa Wonokoyo tergolong menguntungkan, dengan nilai R/C ratio sebesar 12,8. Risiko produksi memiliki nilai CV sebesar 0,66, risiko harga sebesar 0,023, dan risiko pendapatan sebesar 0,69, yang seluruhnya berada di bawah nilai 1, menunjukkan bahwa tingkat risiko tergolong rendah hingga sedang. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa data empiris dari wilayah yangbelum banyak dikaji serta menambahkan dimensi analisis risiko harga secara kuantitatif dalam usahatani bawang merah.