Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penyuluhan Literasi Keuangan Bagi Pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi Suprapto, Hugo; Widiyarto, Sigit; Nurisman, Husain; Taufik; Setiawan, Rochiyat
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpem.v2i3.788

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun seringkali terhambat oleh kurangnya pemahaman dalam pengelolaan keuangan. Banyak pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi memiliki pemahaman dasar tentang pencatatan keuangan dan operasional usaha, tetapi pengelolaan keuangan mereka belum optimal. Selain itu, akses terhadap sumber pendanaan yang memadai masih menjadi tantangan utama. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM, memberikan pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang disiplin dan berkelanjutan, serta meningkatkan akses ke sumber pendanaan yang resmi dan terpercaya. Metode penyuluhan yang digunakan meliputi observasi awal untuk memahami kondisi UMKM, pengenalan tujuan kegiatan, penyuluhan interaktif dengan materi pengelolaan kas, pencatatan keuangan sederhana, pengelolaan modal, pengendalian pengeluaran, serta pemahaman tentang akses pembiayaan. Evaluasi dilakukan untuk mengukur keberhasilan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para peserta. Mereka aktif berpartisipasi, bertanya, dan memaparkan berbagai permasalahan terkait pengelolaan keuangan usaha mereka. Kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai prosedur legal dalam mendapatkan pinjaman modal dan cara mengelola utang dengan bijak. Para peserta juga diajarkan untuk membuat pencatatan pendapatan dan pengeluaran secara disiplin serta membuat anggaran keuangan Kegiatan serupa di masa mendatang adalah materi penyuluhan harus disesuaikan dengan kebutuhan pelaku UMKM dan disampaikan secara interaktif.
Kontribusi Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas dalam Meningkatkan SDM Unggul Nurisman, Husain
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i3.7435

Abstract

The Effect of Human Resource Information System (HRIS) Integration, Conflict Management, and Work Flexibility on Work-Life Balance in Banten Manufacturing Industry Palupiningtyas, Dyah; Nurisman, Husain; Syafri, Muhammad; Vandika, Arnes Yuli; Amalia, Mei Rani
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 07 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i07.1107

Abstract

Within the context of the manufacturing sector in Banten, this research explores the impact that the integration of Human Resource Information Systems (HRIS), conflict management, and work flexibility have on the work-life balance of employees operating in that sector. Through the use of a quantitative research methodology, data were gathered from a total of 160 samples by means of a structured questionnaire that utilized a Likert scale that ranged from 1 to 5. Through the utilization of Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS 3), the data were examined in order to determine the links that exist between the variables. According to the findings, high-resolution information system (HRIS) integration considerably improves work-life balance by optimizing human resource operations and increasing employee access to information. Effective conflict management practices are shown to mitigate workplace tensions, further contributing to a better work-life balance. Additionally, work flexibility is found to be a crucial factor in allowing employees to manage their professional and personal responsibilities more effectively. The study underscores the importance of integrating advanced HR systems, adopting robust conflict management strategies, and promoting flexible work arrangements to enhance the work-life balance of employees in the manufacturing sector.
The Effect of Human Resource Information System (HRIS) Integration, Conflict Management, and Work Flexibility on Work-Life Balance in Banten Manufacturing Industry Palupiningtyas, Dyah; Nurisman, Husain; Syafri, Muhammad; Vandika, Arnes Yuli; Amalia, Mei Rani
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 07 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i07.1107

Abstract

Within the context of the manufacturing sector in Banten, this research explores the impact that the integration of Human Resource Information Systems (HRIS), conflict management, and work flexibility have on the work-life balance of employees operating in that sector. Through the use of a quantitative research methodology, data were gathered from a total of 160 samples by means of a structured questionnaire that utilized a Likert scale that ranged from 1 to 5. Through the utilization of Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS 3), the data were examined in order to determine the links that exist between the variables. According to the findings, high-resolution information system (HRIS) integration considerably improves work-life balance by optimizing human resource operations and increasing employee access to information. Effective conflict management practices are shown to mitigate workplace tensions, further contributing to a better work-life balance. Additionally, work flexibility is found to be a crucial factor in allowing employees to manage their professional and personal responsibilities more effectively. The study underscores the importance of integrating advanced HR systems, adopting robust conflict management strategies, and promoting flexible work arrangements to enhance the work-life balance of employees in the manufacturing sector.
Peran Literasi Digital Dalam Menyongsong Bonus Demografi Indonesia Nurisman, Husain; Prabowo, Hanggono Arie; Manurung, Lengsi; Zeinora, Zeinora; Hapsari, Fadjriah; Wahyuni, Siti; Herawati, Mirna; Riyono, Bado; Iramdan, Iramdan
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 18, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v18i2.4350

Abstract

Bonus demografi sudah di depan mata. Jumlah tenaga kerja akan meningkat tajam,sehingga memerlukan penanganan yang terencana. Literasi digital menjadi suatu keharusan dalam menghadapi bonus demografi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  peran literasi digital dalam menyongsong bonus demografi dan untuk mengetahui  apa saja yang disiapkan oleh generasi muda dalam menghadapi bonus demografi. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diambil melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen wawancara divalidasi oleh pakar infomatika. Jumlah responden sebanyak 15 orang terdiri dari 5 orang lulusan SMA dan SMK serta karyawan perusahaan yang ada di kota Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital pada siswa SMA/K dan pekerja belum merata. Hal ini memerlukan upaya yang berkesinambungan agar literasi digital dapat ditingkatkan. Peran literasi digital sangat penting dalam mengahadapi bonus demografi, diantaranya untuk mempersiapkan dunia kerja dan peningkataan kemampuan para pekerja dan mewujudkan kedamaian ditengah masyarakat
Antecedents of knowledge-sharing behavior in higher education Nurisman, Husain
INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Vol. 19 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v19i1.2448

Abstract

Knowledge sharing (KS) has been consistently recognized as essential in organizational development and employee improvement. This paper aims to expand on previous empirical research on KS by examining the effect of personality traits (PT) and perceived organizational support (POS) on one's knowledge-sharing behavior in higher education. The authors also examined perceived organizational support's moderating and mediating roles in these relationships. Using a questionnaire and data from 205 lecturers from 3 universities in Jakarta were used for research hypotheses. The results of this study reveal that personality traits (PT) and perceived organizational support (POS) have a significant influence on knowledge-sharing behavior (KS). The results also show that a higher level of perceived organizational support (POS) cannot strengthen the relationship between personality traits (PT) and knowledge-sharing behavior (KS). The teacher's desire to share knowledge can be influenced by the teacher's personality traits and the organization's role in creating supportive conditions. Organizations can provide good welfare and opportunities for their members to develop. This study shows that personality traits (PT) and perceived organizational support (POS) are essential factors influencing a person's desire to share knowledge, especially in higher education
Entrepreneurship, Creativity, and Self-directed Learning: Learning Strategies for Children Setiawan, Iyan; Nurisman, Husain; Megayanti, Windi; Tri Wibowo, Wahyu
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 7 No. 2 (2026): March
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v7i2.1002

Abstract

Objective: The purpose of this research is to determine the relationship between creativity and learning toward entrepreneurship. It emphasizes the importance of integrating these elements into children education to promote entrepreneurial values and future success. Method: This research employed a mixed-method approach, combining quantitative (questionnaires using SPSS 26) and qualitative (observations, interviews, and documentation) techniques. The study involved 31 fifth and sixth-grade elementary school students in Bogor Regency. Normality and homogeneity tests were conducted to ensure data validity before further statistical analysis. The goal was to determine the relationship between creativity and learning toward entrepreneurship Results: The results indicated a strong relationship between creativity, self-directed learning, and entrepreneurship in elementary school children. The statistical analysis showed that creativity and self-directed learning have a significant influence (97.2%) on entrepreneurship. Qualitative data supported these findings, highlighting the importance of fostering these skills. Novelty: This research uniquely explores the interplay between creativity, self-directed learning, and entrepreneurship in elementary education. It provides empirical evidence of their interconnectedness and offers insights into fostering these skills in young children. The study also recommends further exploration of entrepreneurship education in children contexts.
Metode Keteladanan (Modeling), Pembiasaan Rutin, Dan Pendekatan Kooperatif Untuk Pembelajaran Karakter Pada Sekolah Rakyat Rizkiyah, Nur; Setyowati, Luluk; Sandiar, Loecita; Nurisman, Husain; Delima, Novita; Zeinora, Zeinora; Riyono, Bado
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 20, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v20i2.8644

Abstract

Perkembangan media sosial, digitalisasi, dan maraknya perundungan menuntut penguatan pendidikan karakter di Sekolah Rakyat Bekasi Timur agar teknologi dan lingkungan belajar mendukung akhlakul karimah. Penelitian kualitatif ini menggunakan wawancara semi-terstruktur (5 siswa, 2 guru, 1 orang tua), observasi partisipatif, dan kajian dokumen; data dianalisis secara tematik melalui reduksi, pengkodean, dan triangulasi. Hasil menunjukkan bahwa metode keteladanan (modeling), pembiasaan rutin, dan pendekatan kooperatif saling melengkapi dalam membentuk karakter siswa. Modeling efektif bila guru konsisten menunjukkan perilaku jujur, disiplin, dan empati; pembiasaan rutin (doa pagi, piket, refleksi) menginternalisasi kebiasaan positif apabila disertai pemaknaan; pendekatan kooperatif mengembangkan keterampilan sosial, empati, dan tanggung jawab kolektif namun memerlukan mekanisme penilaian individu dan pembagian tugas jelas. Temuan juga menekankan perlunya psikoedukasi dan keterlibatan komunitas untuk mencegah perilaku menyimpang serta memediasi penggunaan media digital. Integrasi ketiga metode dalam kurikulum dan budaya sekolah meningkatkan efektivitas pembelajaran karakter. Direkomendasikan pelatihan berkelanjutan bagi guru dalam praktik modeling dan fasilitasi kelompok, penguatan makna dalam rutinitas harian, rubrik penilaian kerja kelompok, monitoring berkala, serta keterlibatan orang tua dan komunitas untuk memastikan kesinambungan dan relevansi nilai dalam konteks modern.