Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Eksplorasi Literasi Digital dan Pendidikan Sastra di Sekolah Menengah Kejuruan Mubarok, Yasir; Sugiyo, Sugiyo
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16224

Abstract

Background: Perkembangan teknologi yang eksponensial memberikan pengaruh pada sebagian besar aspek kehidupan manusia. Salah satu konsekuensinya adalah siswa kini dapat dengan mudah mengambil sumber daya pendidikan. Meskipun demikian, hasil wawancara menunjukkan bahwa kemajuan digitalisasi belum sejalan dengan tingkat literasi digital di kalangan siswa. Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk mengetahui sejauh mana siswa SMK memperoleh manfaat dari pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi digital sebagai media pemerolehan literatur, dengan maksud untuk menumbuhkan minat literasi digital yang lebih besar. Metode: Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan melalui tiga tahap. Pada tahap awal, tim pelaksana bekerja sama dengan pihak sekolah untuk menyusun jadwal kegiatan pada tahap perencanaan. Selanjutnya, anggota PkM bertugas untuk menyiapkan semua materi yang diperlukan untuk penyajian. Tahap kedua adalah pelaksanaan kegiatan oleh tim PkM yang bermitra dengan para pendidik di SMK Kesehatan Letris Indonesia 2.  Terakhir, tahap ketiga adalah evaluasi. PkM dilaksanakan selama tiga hari, tepatnya pada tanggal 3 September 2024 sampai dengan tanggal 5 September 2024. Sebanyak 30 siswa mengikuti pengabdian kepada masyarakat ini. Hasil: Hasil evaluasi yang diperoleh dari kuesioner menunjukkan bahwa 88 persen peserta aktif dalam PkM ini memenuhi kriteria. Lebih lanjut, hasil tersebut menunjukkan tingkat kepuasan peserta. Kesimpulan: Jumlah siswa yang terlibat dalam PkM ini menjadi bukti pernyataan tersebut. Selain itu, pemanfaatan literasi digital meningkatkan minat siswa di SMK Kesehatan Letris Indonesia 2.
Sosialisasi Memahami Ketidaksadaran Kolektif Dalam Diri Remaja di SMK An-Nashihin Melalui Film Dilan 1990: Sebuah Sudut Pandang Carl Gustav Jung Mubarok, Yasir; Sugiyo, Sugiyo
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18810

Abstract

Pendahuluan: Masa remaja merupakan fase penting dalam perkembangan psikologis individu, di mana mereka mulai membentuk identitas diri serta menghadapi tekanan sosial dan konflik emosional. Ketidaksadaran kolektif, sebagaimana dikemukakan oleh Carl Gustav Jung, menjadi faktor yang memengaruhi pola pikir dan perilaku remaja secara tidak sadar. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep ketidaksadaran kolektif melalui film Dilan 1990, yang menggambarkan dinamika psikologis remaja secara nyata. Metode: Sosialisasi berbasis pemutaran film, diskusi kelompok, dan refleksi diri melalui kuesioner. Hasil: Sebelum pelatihan, hanya 45% siswa yang memiliki pemahaman tentang ketidaksadaran kolektif. Namun, setelah pelatihan, tingkat pemahaman meningkat menjadi 90%, dengan partisipasi siswa yang aktif selama kegiatan. Hasil ini mengindikasikan bahwa metode berbasis film dapat menjadi pendekatan efektif dalam menyampaikan konsep psikologi kepada remaja. Kesimpulan: Kegiatan ini terbukti efektif dalam memperdalam pemahaman konsep siswa untuk penguatan pendidikan karakter dan literasi psikologis di kalangan remaja sekolah menengah.
Pembentukan Karakter melalui Metode Dongeng di TK Lab School FIP - UMJ Yanti, Dewi; Mubarok, Yasir
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.14436

Abstract

Background: Pendidikan karakter merupakan metode pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan sifat-sifat yang diperlukan untuk menumbuhkan karakter moral yang kuat. Pendidikan karakter dipandang sebagai nilai yang krusial untuk ditanamkan pada anak usia dini. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah membentuk karakter anak melalui dongeng dalam pembelajaran di sekolah. Metode: Kegiatan pelatihan ini dilakukan pada 22 Januari – 26 Januari 2024 yang diikuti oleh 23 orang siswa dan 4 orang guru dari TK Lab School FIP – UMJ melalui tiga tahap. Pertama, tahap perencanaan yaitu tim pelaksana berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk menentukan jadwal kegiatan. Selain itu, tim PkM menyiapkan seluruh materi dan modul yang diperlukan untuk presentasi. Kedua adalah pelaksanaan kegiatan oleh tim PkM bekerjasama dengan guru TK Lab School FIP - UMJ. Tahap ketiga adalah evaluasi. Evaluasi dilakukan oleh tim PkM melalui serangkaian pertanyaan yang ditujukan kepada para guru. Hasil: Terdapat 77 persen peserta aktif mengikuti PkM ini. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya jumlah dan semangat individu yang terlibat dalam PkM ini. Kesimpulan: Pemanfaatan dongeng mempunyai kapasitas untuk meningkatkan kemampuan membaca dan membentuk anak-anak di TK Lab School FIP – UMJ.
Meningkatkan Ekspresi Diri dengan Monolog di SMA Muhammadiyah 8 Ciputat Sugiyo, Sugiyo; Koebanu, Sabri; Mubarok, Yasir
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20775

Abstract

Background: Masa remaja merupakan fase perkembangan yang kompleks, ditandai oleh kebutuhan untuk mengekspresikan identitas diri, mengelola emosi, dan menghadapi tekanan sosial. Monolog sebagai seni pertunjukan berbasis sastra lisan dapat menjadi media untuk menyalurkan ekspresi diri sekaligus berfungsi sebagai art therapy. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan literasi sastra, kreativitas, dan keterampilan komunikasi remaja melalui praktik menulis dan membawakan monolog. Metode: Program dilaksanakan oleh Program Studi Sastra Indonesia Universitas Pamulang di SMA Muhammadiyah 8 Ciputat dengan melibatkan siswa kelas XI sebagai peserta. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu pengenalan konsep monolog, penulisan naskah berbasis pengalaman pribadi, pementasan monolog, serta pemberian apresiasi dan motivasi. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan partisipasi aktif hingga 89%, kemampuan mengekspresikan emosi, kepercayaan diri, dan literasi emosional siswa. Selama kegiatan, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap tahap. PKM ini menciptakan lingkungan suportif yang mendorong ekspresi diri, pengelolaan emosi, dan penguatan keterampilan sosial, sekaligus mendukung pengembangan karakter, kreativitas, dan apresiasi sastra di kalangan remaja. Kesimpulan: Kegiatan PKM ini berhasil menyediakan wadah ekspresi diri yang konstruktif bagi remaja melalui seni monolog.  Program ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari pengembangan diri siswa di lingkungan sekolah.