Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Effectiveness of Jigsaw Type Cooperative Learning Method to Increase Motivation and Learning Outcomes of Pancasila Class X Students IPS High School 1 Meukek South Aceh District Rasima; Yasni, Hilma; Rahmi, Cut; Lizam, T. Cut; Orisinal; Julissasman; Susanti
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 3 No. 2 (2023): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research November 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v3i2.2990

Abstract

This study examines the effectiveness of the jigsaw-type cooperative learning method to increase the motivation and learning outcomes of sociology students in class X IPS SMA N1 Meukek, South Aceh Regency. This research is quantitative and experimental. The sample was class X with two learning models, one treatment and one control. Researchers used observation methods, questionnaires, and analyzed statistics in SPSS for Windows 23. The results showed that the learning motivation and learning outcomes of students in the experimental class using the jigsaw cooperative learning model It can be seen that student learning motivation in the experimental class increased from the category of often to always, with the highest score of 85 and an average score of 51.4%. While the learning outcomes of experimental class students were effectively used in improving student learning outcomes in sociology subjects, with the highest pretest score of 86 with an average of 66.7994 and the highest post-test score of 86 with an average of 80.9854, which means that the use of the jigsaw-type cooperative learning model in increasing student motivation and learning outcomes is very effective.
Correlation of Knowledge Level and Stroke Prevention Efforts in Hypertension Patients in the Working Area of Samadua Health Center, South Aceh Regency Sasmita, Yenni; Fathimi; Devi, Desriati; Yasni, Hilma; Rasima
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.12514

Abstract

The purpose of this study was to find out how the level of knowledge of hypertension patients is related to stroke prevention efforts in the working area of the Samadua Health Center, South Aceh district. This study was a type of correlative descriptive research with a cross-sectional approach with chi-square test. Sampling was done using the purposive sampling method by distributing a questionnaire as an instrument and the analysis was carried out with the chi square test. The sample in this study is 50 hypertensive patients who are outpatients in the working area of the Samadua Health Center, South Aceh Regency. The results showed that (p=0.001), meaning that there was a relationship between the knowledge of hypertension patients and efforts to prevent stroke events. The conclusion shows that there is a relationship between the knowledge of hypertension patients and efforts to prevent stroke incidence. Respondents should focus more on their health, particularly during early exams, and broaden their understanding of stroke prevention caused by excessive blood pressure.
Korelasi Pemahaman Remaja Tentang Kegawatdaruratan Narkoba Dengan Kesiapan Menyatakan Sikap Menolak Menggunakan Narkoba Fathimi, Fathimi; Sasmita, Yenni; Orisinal, Orisinal; Yasni, Hilma; Rasima, Rasima; Devi, Desriati
Journal Keperawatan Vol. 3 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58774/jourkep.v3i1.58

Abstract

Background: The threat of drugs continues to haunt people's lives, causing parents to worry about the safety and security of their children's future, including causing widespread negative impacts both physically, psychologically, economically, socially, culturally and etc. If drug abuse is not properly anticipated, it will damage and threaten the sustainability of Indonesia's young generation. Teenagers are a group of people who are at risk of drug abuse and are often synonymous with searching for identity, thus encouraging teenagers to want to try something new, including trying to take drugs. Purpose: To find out whether there is a relationship between teenagers' understanding of the emergency of drugs and their readiness to express an attitude of rejecting drug use. Method: The research method used is observational with a cross-sectional study design, where measurements are only carried out once between the independent and dependent variables. The number of samples used was 37 respondents from Madrasah Tsanawiyah Negri 3 Tapaktuan, South Aceh. Results: There is a significant relationship between teenagers' understanding (P=0.001) and teenagers' daily interactions with their readiness to express their attitude of rejecting drugs (P=0.000) where the p value is <0.05.  Conclusion: There is a relationship between adolescent understanding and adolescent interactions with readiness to reject drugs.
Edukasi Pentingnya Self Management Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Samadua Kabupaten Aceh Selatan Sasmita, Yenni; Fathimi, Fathimi; Devi, Desriati; Lizam, T Cut; Yasni, Hilma
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 1 No 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 1 Nomor 2,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v1i2.28

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini dilatar belakangi oleh tingginya angka penderita diabetes mellitus di kabupaten Aceh selatan khususnya di wilayah kerja Puskesmas Samadua. Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit yang perlu mendapatkan perhatian. Penyakit diabetes melitus tidak dapat disembuhkan, namun dapat dijaga dengan mengontrol kadar gula darah untuk mencegah komplikasi yang terjadi. Komplikasi tersebut dapat diminimalisir jika penderita memiliki kemampuan dan pengetahuan yang cukup mengenai self management diabetes mellitus. Self management diabetes mellitus dalam hal ini meliputi Menejemen glukosa, Kontrol diet, aktivitas fisik, dan perawatan kesehatan. Apabila Self management Diabetes Melitus baik, maka komplikasi dari diabetes mellitus dapat dihindari, masyarakat dapat hidup lebih sehat dan produktif. Namun apabila Self management tidak tidak baik, maka menyebabkan gangguan pada berbagai sistem tubuh manusia bahkan menyebabkan kematian. Data primer diperoleh melalui pengamatan dan wawancara langsung pada pasien diabetes mellitus.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Tentang Prilaku Seks Pranikah Di SMA Negeri 2 Tapaktuan Yasni, Hilma; Sasmita, Yenni; Rasima, Rasima; Orisinal, Orisinal; Devi, Desriati
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 1 No 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 1 Nomor 2,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v1i2.30

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini dilatar untuk meningkatkan pengetahuan para remaja dan meningkatkan kepedulian remaja tentang kesehatan reproduksi tentang prilaku seks pranikah di kabupaten Aceh selatan. Kegiatan ini akan menilai tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan prilaku seks pranikah sebelum dilakukan penyuluhan dan setelah dilakukan penyuluhan yang dilakukan pada para siswa SMA Negeri 2 Tapaktuan yang terdiri dari beberapa materi diantaranya pengertian remaja, kesehatan reproduksi, faktor- faktor yang mempengaruhi kesehatan reproduksi, penyakit dan penyimpangan yang terjadi pada ssstem reproduksi, dan pencegahan juga cara penanggulangan masalah dari kegiatan yang dilaksanakan didapat data dari 59 siswa SMA menunjukkan peningkatan pengetahuan sebanyak 54 orang (91,5%) dan 5 orang (8,5 %) tidak mengalami peningkatan pengetahuan.
Pendampingan Kader Posyandu Lansia Dalam Penanganan Gizi Pada Masa Pandemi di Wilayah Kerja Puskesmas Samadua Heriyandi, Heriyandi; Yasni, Hilma; Lizam, T Cut
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 1 No 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 1 Nomor 2,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/qz8jcj62

Abstract

Gizi sangat dibutuhkan bagi usia lanjut untuk mempertahankan kualitas hidupnya. Bagi lanjut usia yang mengalami gangguan gizi diperlukan untuk penyembuhan dan mencegah agar tidak terjadi komplikasi pada penyakit yang dideritanya.Gizi merupakan unsur penting bagi kesehatan tubuh dan gizi yang baik (Darmojo, 2011). Pemenuhan gizi pada usia lanjut sangat penting.Pada usia lanjut menunjukkan bahwaa supan energi pada usia lanjut sangat mempengaruhi ketahanan tubuh. Apabila seseorang berhasil mencapai usia lanjut, maka salah satu upaya utama adalah mempertahankan atau membawa status gizi yang bersangkutan pada kondisi optimum agar kualitas hidup yang bersangkutan lebih baik. Metode yang dilakukan berupa pemberian pretest, pemaparan materi dan post-test. Analisis nilai antara pretest dan post-test terdapat perbedaan signifikan (p<0,05). Kesimpulan kegiatan ini bahwa edukasi meningkatkan pengetahuan kader lansia tentang gizi.
PELATIHAN KADER POSYANDU PEDULI STBM PILAR PERTAMA DI KECAMATAN TANGAN TANGAN KABUPATEN ACEH BARAT DAYA Husaini, Muhammad; Maryono, Maryono; Baharuddin, Baharuddin; Nindia, Yuni; Khairunnisa, Khairunnisa; Yasni, Hilma
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/777fp603

Abstract

Salah satu upaya promotif dan preventif yang harus didahulukan atau diprioritaskan adalah peningkatan akses terhadap sanitasi yang layak. Untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat, akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak sangatlah diperlukan, penggunaan sarana sanitasi yang layak akan memutus mata rantai penularan penyakit yang berbasis lingkungan sehingga terciptanya masyarakat yang sehat bebas dari penyakit. Berdasarkan data dan pengamatan di Kecamatan Tangan Tangan, diperlukan strategi dan upaya yang serius sehingga masalah akses jamban keluarga di Kecamatan Tangan Tangan dimana setiap rumah tangga memiliki jamban sehat dapat terpenuhi. Salah satu upaya adalah masyarakat yang peduli Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pilar pertama. Kegiatan pengabdian masyarakat didahului dengan melakukan penjajakan awal dan dilanjutkan penyusunan rencana kegiatan. Selanjutkan dilakukan pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan jumlah sasaran sebanyak 30 orang kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Tangan tangan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu sebanyak 83,3% tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pilar pertama. Perlu adanya tindak lanjut dari lembaga terkait untuk pemantauan terhadap penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pilar pertama di kecamatan Tangan tangan kabupaten Aceh Barat Daya
The Relationship Between Motivation and Cadre Performance in the Healthy Fund Program in the Puskesmas Working Area Lhok Bengkuang, South Aceh District Yasni, Hilma; Orisinal; Irwan, Syam; Rasima; Julissasman
International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts Vol. 2 No. 4 (2023): International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts, Article October 2
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ijmdsa.v2i2.2929

Abstract

Dana sehat (Healthy fund) is very important for the community because it can ease the burden of citizen, the majority of family living in Darussalam is catagorized as low income family whose wage is below the minimum province level. However, Dana Sehat requires high dedication from the managers. This study aimed for finding out the corelation between motivation and cadres working performance who participate in Dana Sehat program in the area of Puskesmas (comunity helath center) Lok Bengkuang in Aceh Selatan Regency. This is a corelational study with cross sectional design. The research population comprised of 39 cadres who participate in Dana Sehat program. The sampling tecnique used is total sampling. Data is collected using question. Then it is analyzed using chi square test. The result of research showed that motivation in Dana Sehat program is in low category as many as 22 people (56.4%), cadres’ performance in Dana Sehat program is less than 26 people (66.7%). The result of chi square test showed that p-value =0.004 (?=0.05), to cadres who participate in Dana Sehat program in work area of Puskesmas Lhok Bengkuang in Aceh Selatan Regency. It is recommended that the cadres who are working area of the Puskesmas to obtain and knowledge about the Dana Sehat Program.
Determinan Pemahaman Dan Sikap Mahasiswa Prodi Keperawatan Dalam Mendukung Program Pemerintah Daerah Untuk Mengentaskan Kegawatdaruratan Stunting Di Aceh Selatan Fathimi, Fathimi; Orisinal, Orisinal; Sasmita, Yenni; Yasni, Hilma; Devi, Desriati
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 4, No 2 (2024): JURNAL SOCIAL LIBRARY JULY
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v4i2.279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana pemahaman dan sikap mahasiswa keperawatan mendukung program pemerintah daerah dalam mengentaskan kegawatdaruratan stunting di Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional dengan desain penelitian descriptif study (study yang menggambarkan suatu fenomena). Diperoleh hasil tingkat pemahaman mahasiswa mayoritas berada kategori baik (73%), sikap mahasiswa dalam mendukung program pemerintah mayoritas berada pada kategori baik (68%). Akhir dari analisis menunjukkan bahwa pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kegawatdaruratan stunting melalui peran mahasiswa tingkat akhir yang akan terjun ke masyarakat sehingga memiliki bekal pemahaman dan sikap yang mendukung program pemerintah daerah dalam upaya mengentaskan stunting di masyarakat. Perlu adanya upaya kerjasama lintas sektoral dan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, salahsatunya melalui penguatan kebijakan terhadap pemberantasan dan pencegahan stunting.
Psikoedukasi Terkait Kanker Pada Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi Keperawatan Kabupaten Aceh Selatan Rahmi, Cut; Irwan, Syam; Satifa, Oriza; Yasni, Hilma; Lizam, T. Cut; Julissasman, Julissasman
DCS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): DCS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Volume 2 Nomor 2, Desember 2025
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/dcs.v2i2.137

Abstract

Kanker adalah penyakit kronis yang dapat mempengaruhi keadaan emosi dan perubahan aktivitas sehari-hari sehingga menimbulkan masalah fisiologis dan psikologis yang semuanya mempengaruhi kualitas hidup. Kanker menjadi peringkat tiga besar penyebab kematian di dunia. Estimasi dari IARC (International Agency of Cancer Research) pada tahun 2040 angka kasus kanker baru dapat mencapai 30,2 juta kasus dengan angka kematian mencapai 16,3 juta kasus. Melihat data tersebut, penting untuk memberikan informasi yang tepat melalui edukasi pada mahasiswa guna deteksi dini dan pencegahan kanker. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan yaitu psikoedukasi tentang kanker pada mahasiswa/I Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi Keperawatan Kabupaten Aceh Selatan. Masalah yang dihadapi oleh mitra diantaranya masih sangat kurangnya pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam deteksi dini kanker. Tujuan kegiatan pengabmas ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam melakukan deteksi dini kanker. Solusi permasalahan yang ditawarkan dalam  pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi tentang kanker dan memberikan pendampingan kepada mahasiswa/I cara deteksi dini kanker agar mereka mampu melakukan pencegahan yang tepat terkait dengan penyakit yang dialaminya.