Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT STIMULUS KAMPANYE PROTOKOL KESEHATAN KELUARGA DALAM MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19 DI KELUARGA KELURAHAN LESA LINGKUNGAN III Mahihody, Astri; Hinonaung, Jelita; Tinungki, Yeanneke; Wuaten, Grace; Pramardika, Dhito; Kawengian, Youdy
Jurnal Ilmiah Tatengkorang Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Tatengkorang
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54484/tkrg.v5i2.425

Abstract

sebagian besar kasus penyebaran covid-19 terjadi dalam klaster keluarga. Klaster keluarga berkaitan erat dengan klaster kantor, klaster pasar yang dapat berpotensi bertemunya di dalam keluarga sehingga klaster keluarga sulit dihindari. Data kasus Covid-19 di Kabupaten Sangihe mengalami peningkatan pada bulan Februari tahun 2021. Adapun berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Sangihe pada 8 Februari 2021, jumlah kasus covid-19 di Kecamatan Tahuna Timur, kasus Covid-19 mengalami peningkatan dan ditemukan sebanyak 6 kasus pasien yang terkonfirmasi positif covid-19. Berdasarkan hasil observasi, warga di Lingkungan 3 Kelurahan Lesa belum mematuhi protokol kesehatan covid-19, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak pada saat di luar rumah. Dengan demikian, hal ini dapat berpotensi penyebaran covid-19 ketika kembali ke rumah. Pengabdian ini bertujuan memberikan pemahaman bagi masyarakat mengenai penerapan protokol kesehatan covid-19 di lingkungan keluarga serta memberikan kesadaran bagi masyarakat dalam berprilaku sesuai dengan protokol kesehatan covid-19. Metode pelaksanaan terdiri dari penjajakan, penetapan pelaksanaan PKMS, pelaksanaan PKMS, dan evaluasi. Hasil Kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan kesehatan berupa protokol kesehatan keluarga dalam mencegah penyebaran covid-19 di lingkungan keluarga, mendemontrasikan cara menggunakan masker dengan benar, membagkan selebaran, membagikan masker, dan memasang poster di lokasi RT 5. Adapun pada saat kegiatan warga menyimak semua materi yang diberikan, menggunakan masker dengan benar, serta yang sebelumnya belum menggunakan masker saat ke luar rumah tampak sudah menggunakan masker. Background: Most cases of the spread of covid-19 occur in family clusters. Family clusters are closely related to office clusters, market clusters that can potentially meet within the family so that it is difficult to avoid family clusters. Data on Covid-19 cases in Sangihe Regency increased in February 2021. Based on a report from the Sangihe District Health Office on February 8, 2021, the number of Covid-19 cases in Tahuna Timur District, Covid-19 cases had increased and 6 cases were found. which was confirmed positive for Covid-19. Based on theresults of observations, residents in Neighborhood 3 of Lesa Village have not complied with the Covid-19 health protocol, namely using masks, washing hands, and maintaining distance when outside the home. Thus, this could have the potential for the spread of covid-19 when returning home. This service aims to provide understanding for the public regarding the implementation of the Covid-19 health protocol in the family environment and to provide awareness for the public in behaving by following the Covid-19 health protocol. Method of implementation: Consists of an assessment, determination of PKMS implementation, PKMS implementation, and evaluation. Results: The activity was carried out by providing health education in the form of family health protocols in preventing the spread of covid-19 in the family environment, demonstrating how touse masks correctly, distributing leaflets, distributing masks, and putting up posters at RT 5 locations. listening to all the material provided, using a mask properly, and those who had not previously used a mask when they left the house seemed to have used a mask.
PENGURANGAN RISIKO BENCANA DI SDN INPRES BEHA KECAMATAN TABUKAN UTARA Pramardika, Dhito Dwi; Lalombo, Agneta Sartika; Kasaluhe, Meityn Disye
Jurnal Ilmiah Tatengkorang Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Tatengkorang
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54484/tkrg.v5i2.436

Abstract

Sekolah merupakan komunitas kecil yang dapat dijadikan sebagai wadah memberikan efek tular informasi dari siswa kepada keluarga dan masyarakat pada umunya dalam upaya pengurangan risiko terhadap bencana alam dan non alam. SDN Inpres Beha Kecamatan Tabukan Utara mempunyai potensi menghadapi bencana alam dikarenakan letaknya tidak jauh dari gunung Awu yang merupakan gunung berapi aktif di Indonesia dan termasuk wilayah dengan intensitas gempa yang sering terjadi dan risiko bencana non alam berupa risiko tertular COVID-19. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi risiko bencana alam dan non alam pada siswa di SDN Inpres Beha. Kegiatan yang dilakukan berupa dukungan dan edukasi. Kegiatan ini dilaksanakan hari Sabtu, 28 Agustus 2021 yang dihadiri 24 siswa dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19. Dari hasil evaluasi peluang risiko bencana alam telah dikurangi baik itu yang bersumber geofisika dalam hal ini gempa bumi dan bencana non alam yang bersumber biologis seperti pandemic COVID-19 dibuktikan dengan tersedianya sarana pencegahan bencana alam dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswanya dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Target luaran yang dihasilkan pada kegiatan ini berupa publikasi media massa online SastalPos.com pada tanggal 28 Agustus 2021 dan artikel ilmiah di jurnal Tetengkorang serta video di youtube chanel P3M POLNUSTAR. Schools are small communities that can be used as a place to transmit information from students to families and the community in general to reduce disaster risk. SDN Inpres Beha, Tabukan Utara District, has the potential to face disasters because it is located not far from Mount Awu, which is an active volcano in Indonesia and includes areas with frequent earthquakes. This activity aims to reduce natural disaster risk at SDN Inpres Beha and the risk of non-natural disasters in the form of the risk of contracting COVID-19. Activities carried out are in the form of support and education. This activity was held on Saturday, August 28, 2021, which was attended by 24 students with the implementation of the Covid-19 prevention protocol. From the results of the evaluation of disaster risk, both natural disasters such as earthquakes and non-natural disasters such as the COVID-19 pandemic have been proven by the availability of disaster prevention facilities and increasing students' knowledge and skills in disaster preparedness. The output targets for this activity are the publication of online mass media SastalPos.com on August 28, 2021, and scientific articles in the Tetengkorang journal and videos on the P3M POLNUSTAR YouTube channel.
PEMBINAAN KADER PHBS PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI SDN INPRES ENEMAWIRA KECAMATAN TABUKAN UTARA Kasaluhe, Meityn; Pramardika, Dhito Dwi; Sambeka, Yana; Tanod, Wendy Alexander; Cahyono, Eko
Jurnal Ilmiah Tatengkorang Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Tatengkorang
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54484/tkrg.v8i2.543

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in schools now feels even more crucial considering that children will soon return to school during the new normal of the corona virus pandemic. The benefit of PHBS in schools is to create a clean and healthy environment. Community service activities were carried out for students of SDN Inpres Enemawira, Tabukan Utara District, Sangihe Islands Regency. The purpose of implementing this activity is to increase students' knowledge about PHBS at school, especially during the adaptation period of new habits in preventing transmission of COVID-19. The flow of implementing community service activities consists of several steps, namely: (1) exploration and initial survey, (2) determination of implementation, (3) implementation, and (4) evaluation. The implementation of community service has a positive impact on students, namely increasing knowledge about PHBS and students being able to independently practice various indicators of PHBS at school. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah kini terasa semakin krusial mengingat anak-anak akan segera kembali bersekolah di masa new normal pandemi virus corona. Manfaat PHBS di sekolah adalah menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada siswa SDN Inpres Enemawira Kecamatan Tabukan Utara Kabupaten Kepulauan Sangihe. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang PHBS di sekolah terutama pada masa adaptasi kebiasaan baru dalam mencegah penularan COVID-19. Alur pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari beberapa Langkah, yaitu: (1) penjajakan dan survei awal, (2) penetapan pelaksanaan, (3) pelaksanaan, dan (4) evaluasi. Pelaksanaan pengabdian masyarakat memberikan dampak positif bagi siswa yakni peningkatan pengetahuan tentang PHBS dan siswa mampu secara mandiri mempraktikkan berbagai indikator PHBS di sekolah.
TERAPI BERMAIN SEBAGAI TRAUMA HEALING PADA ANAK KORBAN BENCANA ALAM KAMPUNG BELENGANG KECAMATAN MANGANITU KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Pramardika, Dhito Dwi; Herlina Hinonaung, Jelita Siska; Mahihody, Astri Juwita; Wuaten, Grace Angel
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v3i1.169-172

Abstract

January 3, 2020, there has been a natural disaster of flash floods and landslides in Belengang village. Much assistance received in the form of food, clothing, health, and other equipment, but there has been no response to disaster victims to trauma, especially in children. If the injury not addressed, it will have a severe impact on the growth and development of these children. Based on that, playing therapy is used as trauma healing. The implementation of this activity carried out in 4 stages, namely the life survey, assessment, preparation, and execution. The results achieved are all children happy, able to socialize with their peers, and more confident.
Eco-Trap: Environmentally Friendly Mosquito Trap from Recycled Materials to Prevent Dengue Fever Pramardika, Dhito Dwi; Kasaluhe, Meityn Disye; Patras, Mareike Doherty; Pangandaheng, Nansy Delia; Wuaten, Grace Angel; Lalombo, Agneta Sartika
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 32 (2025) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jmi.v32i2.180

Abstract

This community service program developed eco-trap innovation as a sustainable solution for mosquito vector control at SMA Negeri 3 Tahuna Barat. This initiative has addressed environmental health issues caused by mosquito breeding and the accumulation of plastic waste in the school environment. The implemented method combines a participatory educational approach with practical training in making mosquito traps from used plastic bottles. A total of 54 students participated in the program, which was conducted in September 2025. Evaluation using the pretest-posttest and Wilcoxon statistical analysis showed a significant increase in participants’ knowledge (Z=-5.689, p=0.000) and attitude (Z=-4.534, p=0.000). This program not only succeeded in enhancing students’ capacity for environmentally friendly vector control but also instilled the principles of a circular economy through the use of recycled materials. The results of the activity demonstrate the effectiveness of participatory environmental education in building ecological awareness while supporting the achievement of sustainable development goals in health and education.
Pengaruh Terapi Bermain Terhadap Trauma Healing Pada Anak Korban Bencana Alam Dhito Dwi Pramardika; Jelita Siska Herlina Hinonaung; Astri Juwita Mahihody; Grace Angel Wuaten
Faletehan Health Journal Vol 7 No 02 (2020): Faletehan Health Journal, Juli 2020
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v7i02.131

Abstract

The impact of natural disasters is loss of life, loss of property, and environmental damage. However, the psychological impact is often ignored especially in children. If not addressed, it can affect on their growth and development. This study aims to determine the effects of trauma healing on children victims of landslides and flash floods in Kampung Belengang, Sangihe Islands Regency, North Sulawesi Province. The experimental group were given play therapy while the control group were not given the intervention. The type of research is quasi-experimental with two unpaired samples. The analysis used to test the difference of the effects is by using Mann-Whitney test. The samples of this study were 16 children in the experimental group and 10 children in the control group. The results of this study show the difference in the average value of the experimental group (17.6056) and the average value of the control group (0.0000). To conclude, there is a significant difference between children who are given play therapy and the control group (p = 0.000).
Mutu Cabai Merah Besar Segar (capsicum annum l.) Pada Suhu Ruang Dengan Jenis Pengemasan Yang Berbeda Selama Penyimpanan Dian Puspitasari; Dhito Dwi P
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2019): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v5i1.827

Abstract

Latar Belakang:Cabai merah besar merupakan salah satu komoditas sayuran penting di kalangan masyarakat. Selain berguna untuk penyedap masakan cabai merah juga bernilai tinggi karena memiliki banyak kandungan gizi. Permasalahan yang sering dihadapi pada cabai merah yaitu cepat busuknya tanaman tersebut pasca panen. Oleh karena itu, penanganan pasca panen yang baik merupakan salah satu alternatif yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah penurunan mutu.Tujuan :Tujuan penelitian ini mengetahui mutu cabai merah besar segar (Capsicum Annum L.) pada suhu ruang dengan jenis pengemasan yang berbeda selama penyimpanan.Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan metode eksperimen sungguhan (True Experiment). Pendekatan penelitian eksperimen yang digunakan adalah menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Sampel dalam penelitian ini adalah cabai merah besar (Capsicum Annum L.) sebanyak 45 buah cabai. Analisis data menggunakan uji organoleptik.Hasil : penelitian menunjukkan bahwa paling baik dilakukan penyimpanan dengan menggunakan kemasan kotak kardus dikarenakan sampai hari ketujuh cabai merah besar pada ulangan 1 sampai ulangan 3 tetap menunjukkan mutu cabai merah yang baik yaitu agak segar, warna merah, beraroma cabai, tesktur tegar.Kesimpulan: Terdapat perbedaan mutu cabai merah besar segar (Capsicum Annum L.) dengan susut bobot dan lama penyimpanan.
Evaluasi Program Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri Fitriana Fitriana; Dhito Dwi Pramardika
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 2 No. 3 (2019)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.408 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v2i3.807

Abstract

Data Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa anemia remaja putri adalah 48,9%, hal Ini akan berdampak buruk pada penurunan imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja dan produktivitas jika tidak ditangani dengan benar. Puskesmas Bengkuring telah mengimplementasikan program pemberian Tablet Tambah Darah untuk remaja putri selama satu tahun dengan keberhasilan program pada 2018 yaitu 97,1%. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program tablet tambah darah untuk remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Bengkuring. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan metode penelitian kualitatif yang dilakukan pada bulan April hingga Mei 2019 di wilayah kerja Puskesmas Bengkuring.  Data kualitatif dianalisis dengan analisis isi. Pada tahap input ada perbedaan dalam fasilitas dan infrastruktur. Pada tahap proses, ketidaksesuaian terjadi dalam distribusi, pemantauan dan pencatatan dan pelaporan. Pada tahap output, ketidakcocokan terjadi dalam penargetan dan ketepatan waktu dan distribusi. Pada tahap hasil ada perubahan dalam pengetahuan. Prevalensi anemia terjadi pada 3 dari 10 gadis remaja. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pada tahap input, proses, output masih ada ketidaksesuaian dalam implementasinya, sementara hasilnya masih perlu ditingkatkan, dan masih ada gadis remaja yang mengalami anemia.
Analisis Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di Pulau Beeng Laut Dhito Dwi Pramardika
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 2 No. 3 (2019)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.105 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v2i3.808

Abstract

Pelayanan kesehatan ibu dan anak merupakan pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas pada ibu dan anak. Pada tahun 2017 terdapat 1 kasus angka kematian ibu di pulau Beeng Laut dan tidak adanya fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan disana. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pelayanan kesehatan ibu dan anak di Pulau Beeng Laut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan dengan menggunakan indepth interview yang dilakukan terhadap 4 partisipan dan dianalisis dengan triangulasi sumber. Hasil pada penelitian ini adalah pelayanan kesehatan ibu dan anak yang dilaksanakan di Pulau Beeng Laut yaitu dilakukan satu kali dalam satu bulan, pelaksanaannya bersamaan dengan kegiatan Posyandu bayi dan balita, rendahnya pemanfaatan pelaksanaan pelayanan kesehatan ibu nifas dan neonatus serta rendahnya pemanfaatan masyarakat terhadap rumah tunggu yang telah difasilitasi Puskesmas dalam mengakses pelayanan kesehatan dan disarankan agar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat menyediakan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan di Pulau Beeng Laut untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Pulau tersebut terutama kesehatan pada ibu dan anak.
Pengaruh Putih Telur Rebus terhadap Peningkatan Taksiran Berat Janin pada Ibu Hamil Trimester III di Kota Samarinda Fitriana Fitriana; Fauziah Fauziah; Dhito Dwi Pramardika
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.043 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i2.1487

Abstract

Data tahun 2018 jumlah kasus ibu hamil dengan KEK di Klinik Kusuma sebanyak 18 orang, Klinik Sinar Sehat sebanyak 16 Orang, Klinik Kartika Jaya Sebanyak 20 orang. Protein sangat dibutuhkan untuk perkembangan buah kehamilan yaitu untuk pertumbuhan janin, uterus, plasenta. Protein yang dianjurkan untuk ibu hamil yaitu protein hewani, salah satunya berasal dari telur. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh putih telur rebus terhadap kenaikan taksiran berat janin pada ibu hamil trimester III. Penelitian dilakukan dengan memberikan putih telur rebus kepada ibu hamil yang memiliki taksiran berat janin tidak sesuai dengan usia kehamilan, sebanyak 4 butir perhari selama 2 minggu setelah itu diukur tinggi fundus uterinya. Jenis penelitian eksperimen dengan metode pre-experimental designs (nondesigns) atau quasi eksperimen. Hasil penelitian  diuji menggunakan Paired T-Test. Hasil uji korelasi, bahwa nilai korelasi pada  variabel tersebut adalah 0,959 yang artinya hubungan kuat dan positif dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05 artinya ada hubungan kenaikan berat badan janin sebelum dan sesudah diberikan putih telur rebus. Uji perbedaan, diketahui bahwa nilai Sig. (2 tailed) adalah 0,000 yang artinya ada perbedaan kenaikan berat badan janin antara sebelum dan sesudah diberikan putih telur rebus dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05. Kesimpulan ada pengaruh putih telur rebus terhadap kenaikan taksiran berat janin.