Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBELAJARAN PAKEM MELALUI PENDAMPINGAN BERBASIS DISKUSI Sukiyanto, Sukiyanto
Jurnal Sosialita Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin meningkatkan kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode studi dokumen, observasi, dan tes. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, dengan melihat rata-rata skor hasil observasi dari siklus I siklus II. Hasil penelitian siklus I menunjukkan bahwa indikator keberhasilan belum tercapai dalam semua aspek, baik kemampuan guru dalam pengembangan silabus, kemampuan guru dalam pengembangan RPP, kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran PAKEM, maupun tingkat aktivitas/ pertisipasi siswa dalam pembelajaran, serta prestasi hasil belajar siswa. Siklus II menunjukkan bahwa semua indikator keberhasilan sudah tercapai dalam semua aspek, baik kemampuan guru dalam pengembangan silabus, kemampuan guru dalam pengembangan RPP, kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran PAKEM, maupun tingkat aktivitas/pertisipasi siswa dalam pembelajaran, serta prestasi hasil belajar siswa. Penelitian diakhiri setelah siklus kedua menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Kata kunci: pembelajaran, PAKEM, diskusi
PENGELOLAAN LAYANAN PENGEMBANGAN DIRI DI SEKOLAH PERBATASAN Sukiyanto, Sukiyanto
Jurnal Sosialita Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan layanan pengembangan diri untuk kegiatan konseling dan kegiatan ekstrakurikuler di SD Negeri Kembaran UPT P dan K Loano Purworejo. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan desain studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data yang disusun di lokasi. Validitas data menggunakan triangulasi. Temuan menunjukkan bahwa layanan pengembangan diri untuk kegiatan konseling dilakukan oleh guru kelas, karena sekolah belum memiliki guru konseling. Aspek yang dikembangkan dalam layanan ini adalah keterampilan pribadi siswa, keterampilan belajar, dan keterampilan sosial. Guru kelas yang mengadakan layanan dalam bentuk individu, kelompok, dan klasikal masih memiliki kendala, yaitu media yang belum disiapkan. Pengelolaan pengembangan diri untuk kegiatan ekstrakurikuler di Sekolah melakukan kerjasama dengan orang tua terutama sebelum kegiatan dan melakukan evaluasi untuk aspek program, penasihat, dan hasil kegiatan. Pengembangan layanan mandiri di sekolah ini membantu membentuk nilai-nilai karakter siswa yang menjadi subjek layanan. Kata kunci: layanan, pengembangan diri, perbatasan
IMPLEMENTASI MODUL AJAR MATEMATIKA BERBASIS MAKANAN TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BANGUN DATAR Mustofa, Henri; Nurmala, Asih Fatma; Dewanti, Novita Sakti; Sukiyanto, Sukiyanto
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36672

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika khususnya menentukan keliling bangun datar dipengaruhi oleh rendahnya minat belajar siswa. Selama ini pembelajaran matematika di sekolah dasar terkesan menakutkan. Sehingga proses belajar mengajar tidak dapat berjalan maksimal. Oleh karena itu, peneliti berusaha menumbuhkan minat belajar matematika. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggunakan makanan tradisional. Makanan tradisional dapat menumbuhkan minat belajar matematika khususnya menentukan keliling bangun datar sehingga berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas 6 yang terdiri dari 19 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan tes. Melalui penelitian tersebut ditemukan bahwa proses belajar mengajar yang menyenangkan dapat menumbuhkan minat belajar yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Belajar matematika yang awalnya terkesan menakutkan, ternyata bisa berubah menjadi pembelajaran yang menyenangkan. Hal ini ditandai dengan pembelajaran interaktif. Peningkatan hasil belajar ditunjukkan dengan tercapainya nilai siswa pada saat pretest dan posttest. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari 19 siswa sebesar 51,35% menjadi 32 siswa sebesar 86,49%. Nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 67,84 menjadi 83,92
Development of a Literacy and Numeration Learning Module Based on Local Wisdom, Project Based Learning, and TRI-N to Increase Student Independence Arrahmi, Syukron Zahidi; Sukiyanto, Sukiyanto
Al-Khawarizmi Vol 8 No 2 (2024): Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jppm.v8i2.24355

Abstract

Students' numeracy literacy abilities are still categorized as very low, this occurs due to a lack of teaching materials that are able to support increasing these abilities. One of the teaching materials that can support improving students' numeracy literacy skills is the use of literacy and numeracy modules. This development research aims to determine the feasibility of developing a numeracy literacy module based on local wisdom in Purworejo based on Project Based Learning and the teachings of Ki Hajar Dewantara Tri N (Niteni, Niroke, Nambahi) based on the assessment of experts and to determine the level of practicality of developing a numeracy literacy module applied in learning . This development research adopts the ADDIE model approach. Participants in this research were 29 students in class III at SDN Girigondo. The findings from this research indicate that (1) the module that has been developed has very high validity in accordance with the established criteria with an average of 3.9 on a Likeart scale based on assessments from three validators, namely material experts, media experts and language experts; (2) Students showed a positive response to the module developed with an acceptance rate of 97%, which indicates that the module meets the criteria very well in the learning context. Meanwhile, teacher responses to the module were also very positive with an acceptance rate of 100%, which confirms that this module is effective and suitable for use in the learning process.
Pendampingan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Berbasis Sosiograph untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi pada Guru Sekolah Menengah Widodo, Sri Adi; Amalia, Ayu Fitri; Sukiyanto, Sukiyanto; Irfan, Muhammad; Kuncoro, Krida Singgih
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i1.8130

Abstract

Background: Meningkatkan kemampuan literasi siswa di era saat ini menjadi hal yang mutlak harus dilakukan oleh guru, tetapi selama pandemic covid-19 kemampuan literasi siswa menjadi kurang maksimal dan pembelajaran tatap muka terbatas belum optimal dilakukan. Memberikan pendampingan kepada guru untuk mendesain kelompok belajar berdasarkan sosiograph untuk mendukung literasi dan program merdeka belajar. Metode: Kegiatan ini diselenggrakan secara hybrid dengan materi sosialisasi miskonsepsi, literasi, sosiograph, implementasi desain pembelajran sosiograph, dan refleksi. Mitra yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 86 Guru matematika dan Science yang yang berasal dari Yogyakarta, MGMP Matematika Ngawi, MGMP matematika Madrasah jawa timur, dan SMK Negeri Bintan Timur. Evaluasi program yang dilaksanakan ditentukan dari kriteria respon peserta terkait kegiatan ini berada pada kategori baik, dan kesediaan guru untuk menyampaikan informasi berkaitan pembelajaran tatap muka terbatas berbasis sosiograph di lingkungan tempat guru bekerja. Hasil: Guru menyakini bahwa desain pembelajaran tatap muka terbatas dengan menggunakan konsep sosiograph untuk membagi kelompok dapat mengurangi miskonsepsi matematis dan meningkatkan kemampuan literasi siswa baik numerasi dan science. Kesimpulan: Pendampingan ini memiliki respon yang baik bagi guru matematika dan science. Selain itu, dari pendampingan ini, guru bersedia untuk mensosialisasikan desain pembelajaran dengan pembentukan kelompok berdasarkan sosiograph.
Development of "Smart Literacy" Media Based on Tri-Nga Integrated Ethnomathematics in Elementary School Geometry Learning: Validity and Practicality Study Khasanah, Siti Toifatun; Sukiyanto, Sukiyanto; Pardimin, Pardimin; Nisa, Ana Fitrotun; Al Masjid, Akbar
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 17, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v17i2.37683

Abstract

This study aims to develop Smart Literacy media based on Tri-Nga integrated ethnomathematics in elementary school geometry learning and to determine the level of validity and practicality of the developed media. This study uses a research and development (R&D) approach with the ADDIE model which limits it to four stages, namely analysis, design, development, and implementation. In the analysis stage, it is carried out through analysis of needs, student characteristics, curriculum, and local cultural potential. In the design and development stage, it has produced Smart Literacy media that integrates the ethnomathematics context and the Tri-Nga stages (ngerti-ngrasa-nglakoni). The validity of the media in this study was carried out by material experts, media experts, and language experts. The validation results show that the media obtained a percentage of 92.8% from material experts, 96.8% from media experts, and 91.6% from language experts, where all are in the very valid category. The implementation stage was carried out through a limited trial involving 3 teachers and 9 students to determine the level of practicality of the media. The results of a limited trial indicate that the Smart Literacy media is highly practical. This media is able to present geometry learning through the integration of local cultural contexts and comprehensive learning, encompassing cognitive, affective, and psychomotor aspects. Thus, the Smart Literacy media is declared valid and practical, and suitable for use as a geometry learning medium in elementary schools. This research is recommended for further testing the media's effectiveness on a broader scale and for developing similar media for other mathematics materials.        
The Development of STAD Cooperative Learning Tools to Improve Student Learning Outcomes on Sequences and Series Topic Gunawan, Agus Indra; Nurtiyasari, Devi; Sukiyanto, Sukiyanto
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v5i1.14056

Abstract

This study aims to develop a STAD cooperative learning tools that is able to improve students’ learning outcomes of 12th grade on the topic of series and sequences. This research is quasi-experimental research with preliminary development research conducted in two stages, namely learning tools development phase and experiment phase. The development phase follows plomp model that consists of five phases of development, namely: 1) preliminary investigation, 2) design, 3) realization, 4) test, evaluation, and revision, and 5) implementation. learning tools are developed in the form of: (1) lesson plan, (2) student worksheet, and (3) achievement test. While the experiments aim to determine the effectiveness of STAD cooperative learning by using developed learning tools and to compare students’ learning outcomes that taught by STAD cooperative learning with students’ learning outcome that taught by conventional learning. The results of this study showed that: (1) STAD cooperative learning tools have met the criteria for valid, practical, and effective learning tools, (2) STAD cooperative learning is effective to teach the topic of series and sequences, (3) the students’ learning outcomes that taught by STAD cooperative learning is significantly better than students’ learning outcomes that taught by conventional learning. STAD cooperative learning tools can be used as an alternative learning media on sequences and series topic. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 12 pada materi barisan dan deret. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang didahului penelitian pengembangan yang dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap pengembangan perangkat dan tahap eksperimen. Tahap pengembangan perangkat menggunakan model plomp yang terdiri dari lima tahap pengembangan, yaitu: 1) investigasi awal, 2) desain, 3) realisasi, 4) tes, evaluasi dan revisi, 5) implementasi. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa: (1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), (2) Lembar Kerja Siswa (LKS), dan (3) Tes Hasil Belajar (THB). Sementara itu, tahap eksperimen bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan menggunakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan sekaligus untuk membandingkan hasil belajar siswa kelas XII pada topik barisan dan deret yang diajar dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan hasil belajar siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) perangkat pembelajaran kooperatif tipe STAD telah memenuhi kriteria perangkat pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif, (2) pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif untuk mengajarkan materi deret dan barisan, (3) Hasil belajar siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD secara signifikan lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Perangkat pembelajaran kooperatif STAD dapat digunakan sebagai media pembelajaran alternatif pada topik barisan dan deret.