Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : Paulus Civil Engineering Journal

Pemanfaatan Calcium Carbide dan Bottom Ash sebagai Bahan Subtitusi pada Beton Datupuang, Ermita; Phengkarsa, Frans; Febriani, Lisa
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 5 No. 1 (2023): PCEJ Vol.5, No.1, March, 2023
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan calcium carbide dan bottom ash sebagai bahan subtitusi pada beton. Dimana calcium carbide ialah sebuah senyawa kimia yang tidak berwarna dengan rumus kimia (CaC2), dan calcium carbide yang sering digunakan umumnya berwarna abu-abu atau cokelat. sedangkan bottom ash adalah abu dasar yang dikeluarkan di bawah tungku pembakaran dari sisa pembakaran batu bara. Persentase penggunaan calcium carbide 10% sebagai bahan subtitusi semen dan bottom ash sebagai bahan subtitusi agregat halus sebesar 25%, 30% dan 35%. Pada penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk silinder dengan ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm, dan balok dengan ukuran 15 cm × 15 cm × 60 cm. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode ACI (American Concrete Instute ) dengan  Mutu beton rencana 30 MPa,Hasil pengujian kuat tekan pada 28 hari di peroleh hasil pada variasi 25%, 30%, dan 35% adalah 30,951 MPa, 31,328 MPa, dan 32,838 MPa. Hasil pengujian kuat tarik belah pada variasi 25%, 30%, dan 35% adalah 2, 878 MPa, 2,972 MPa, dan 3,161 MPa. Hasil pengujian kuat lentur pada variasi 25%, 30% dan 35% yaitu 3,338 MPa, 3,390 MPa, 3,441 MPa. Dari hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa penggunaan subtitusi calcium carbide dan bottom ash memenuhi mutu rencana 30 MPa.
Pemanfaatan Limbah Serbuk Kayu Sebagai Subtitusi Agregat Halus Pada Beton Parangga, Loryanti Elsandi; Mara, Junus; Febriani, Lisa
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 2 (2022): PCEJ, Vol.4 No.2, June 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/bn2qff18

Abstract

Beton merupakan bahan yang paling banyak digunakan sebagai bahan utama dalam konstruksi.Semakin berkembangnya waktu maka kebutuhan manusia juga semakin meningkat maka pada penelitian ini memanfaatkan limbah serbuk kayu kedalam adukan beton dengan nilai kuat tekan beton normal yaitu 20 Mpa dengan menggunakan agregat dari Sungai Jeneberang. Pada penelitian ini menggunakan limbah serbuk kayu untuk dimanfaatkan pada beton dengan variasi 0%, 3%, 6% dan 9% dengan tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pengaruh limbah serbuk kayu kedalam adukan beton dengan variasi yang telah ditentukan. Cara pelaksanaannya menggunakan metode SNI dengan cara membuat benda uji berupa silinder dan balok di Laboratorium Universitas Kristen Indonesia Paulus. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa pengaruh limbah serbuk kayu yang dicampurkan ke dalam adukan beton menunjukan nilai kuat tekan, kuat tarik dan kuat lentur beton mengalami peningkatan sebesar 3% kemudian menurun pada variasi sebesar 6% dan 9% akan tetapi pada penambahahn 3% nilai kuat tekan, kuat tarik dan kuat lentur beton semakin menurun dibanding beton normal
Pengaruh Substitusi Sandblasting Pada Campuran Beton Mutu Tinggi Marthen, Roi; Tanijaya, Jonie; Febriani, Lisa
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 2 (2022): PCEJ, Vol.4 No.2, June 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/dhthfd48

Abstract

Beton mutu tinggi adalah jenis beton yang telah diberi perlakuan khusus, jika tidak ditambahkan bahan khusus maka tidak selalu dapat diperoleh dengan bahan konvensional.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui komposisi substitusi sandblasting yang paling baik dalam menghasilkan beton yang bermutu tinggi. Metode yang digunakan dalam perancangan campuran adalah metode SNI, dengan mutu beton rancangan sebesar 42 MPa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk pengujian kuat tekan beton pada umur 28 hari didapatkan nilai tertinggi pada variasi sandblasting 10% yaitu 49,163 MPa, kuat tarik belah beton variasi sandblasting 10% yaitu 4,789. MPa, kuat lentur beton variasi sandblasting 10% sebesar 6,399 MPa dan modulus elastisitas beton variasi sandblasting 10% sebesar 22531,964 MPa. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan sandblasting sebagai pengganti agregat halus menunjukkan adanya peningkatan nilai variasi sandblasting 10% untuk uji kuat tekan, uji kuat tarik belah, kuat lentur dan uji modulus elastisitas beton. 
Pengaruh Agregat Tambang Sangkaropi’ Dan Sandblasting Pada Beton Paa, Mikel; Phengkarsa, Frans; Febriani, Lisa
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 1 (2022): PCEJ, Vol.4, No.1, March 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/0arrj545

Abstract

Beton adalah sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari kombinasi aggregat dan pengikat semen. Bentuk paling umum dari beton adalah beton semen Portland, yang terdiri dari agregat mineral, semen dan air. Biasanya dipercayai bahwa beton mengering setelah pencampuran dan peletakan. Dalam meningkatkan kekuatan atau mutu beton, agregat kasar yang digunakan berasal dari tambang Sangkaropi’ karena selain masih jarang yang menggunakan agregat disana, batu tambang Sangkaropi pun mengandung mineral seperti kalsium oksida, silika dioksida, aluminium oksida. Dengan menambahkan bahan-bahan, baik itu pada agregat kasar maupun agregat halus, sebagai pengganti bahan pengikat dan ada pula sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan daya rekat dari bahan pengikat dalam beton salah satunya menggunakan material sandblasting dalam campuran beton. Hal tersebut dikarenakan sandblasting merupakan bahan alam yang bahan bakunya mengandung almandite dan silica sebanyak kurang dari 0,1 persen, yang artinya sandblasting tidak mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3). Variasi yang digunakan 0%,5%, dan 10%. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian kuat tekan, uji kuat tarik belah, dan uji kuat lentur dengan mutu beton rencana 25 MPa. Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai kuat tekan berturut-turut sebesar 26,502 Mpa, 28,389 Mpa dan 31,878 Mpa pada uji kuat tarik belah diperoleh nilai berturut-turut 1,721 Mpa, 2,146 Mpa, 2,617 Mpa dan pada uji kuat lentur diperoleh nilai sebesar 1,837 Mpa, 2,341 Mpa, dan 2,696 Mpa. 
Pengaruh Kalsium Karbonat (CaCO3) Sebagai Bahan Substitusi Semen pada Beton Mutu Tinggi Nobertus Rombe Seru; Tanijaya, Jonie; Febriani, Lisa
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 1 (2021): PCEJ, Vol.3, No.1, March 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/0t77pn94

Abstract

Bahan penyusun utama dari pembuatan semen adaIah calsium carbonat. Pada pencampuran beton bahan yang dapat digantikan sebagai bahan yang dapat dipakai sebagai pengganti sebagian semen adaIah kaIsium karbonat. Maksud tujuan dari peneIitian ini ialah mengetahui kuat tekan, kuat tarik beIah, dan kuat Ientur beton yang menggunakan kaIsium karbonat sebagai bahan pengganti sebagian semen pada beton mutu tinggi. Metodologi peneIitian dimulai dari pemeriksaan karakteristik agregat, kaIsium karbonat, serta mix design (SNI 03-2834-200), pembuatan benda uji siIinder dan baIok. HasiI peneIitian yang telah diIakukan menunjukkan bahwa pengaruh kekuatan beton pada umur 28 hari yang menggunakan kaIsium karbonat sebagai substitusi semen pada peneIitian menunjukan bahwa persentase penurunan kuat tekan beton sebesar 1,70 %, kuat tarik beIah sebesar 2,76 %, dan kuat Ientur sebesar 17,95 %. Komposisi campuran beton dengan menggunakan kaIsium karbonat sebagai substitusi semen menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase variasi kaIsium karbonat akan mengurangi niIai mutu beton.
Pengaruh Limbah Karbit / Calcium Carbit Sebagai Bahan Substitusi Semen Pada Beton Liberty Juniasy Somalinggi; Phengkarsa, Frans; Febriani, Lisa
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 4 (2020): PCEJ, Vol.2, No.4, December 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/tr67q005

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan limbah karbit sebagai pengganti sebagian semen dalam pembuatan beon yang bertujuan untuk mengetahui nilai optimum penambahan limbah karbit yang berfungsi sebagai pengganti sebagian semen terhadap kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas beton. Variasi limbah karbit sebesar 0%, 4%, 6%, dan 8%. Sampel yang digunakan adalah silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 72 sampel. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 3 hari, 7 hari, 14 hari, 21 hari, dan 28 hari, dan kekuatan tarik belah dan modulus elastisitas diuji pada umur 28 hari. Hasil pengujian bahan limbah karbit 0% menunjukkan kuat tekan 35,47 MPa, kuat tarik belah 2,59 MPa, dan modulus elastisitas 16957,76 MPa. Variasi 4% limbah karbit, kuat tekan 37.64 MPa, kuat tarik belah 2,66 MPa, dan modulus elastisitas 17180,87 MPa. Variasi 6% limbah karbit, kuat tekan 33.60 MPa, kuat tarik belah 2,50 MPa, dan modulus elastisitas 16635,53 MPa. Variasi 8% limbah karbit, kuat tekan 35.48 MPa, kuat tarik belah 2,50 MPa, dan modulus elastisitas 16429,19 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton dengan 4% limbah karbit mendapatkan hasil uji paling optimum untuk semua pengujian.
Studi Karakteristik Beton Normal Dengan Memanfaatkan Agregat Kecamatan Pamona Selatan febriani, lisa
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 2 (2024): PCEJ Vol.6, No.2, June 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/tv1baf42

Abstract

Dalam upaya untuk mengembangkan inovasi material dalam industri konstruksi, penelitian tentang pemanfaatan agregat lokal sebagai bahan campuran beton telah menjadi fokus utama. Pemanfaatan material lokal dalam pembuatan campuran beton tentu menjadi pilihan yang efektif karena pengadaannya tidak memerlukan waktu yang lama. Dalam studi ini, digunakan agregat halus dari berupa pasir putih dan agregat kasar dari kecamatan Pamona Selatan, kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada campuran beton dengan mutu rencana 25 MPa. Penelitian ini, Karakteristik agregat halus dan agregat kasar dari kecamatan pamona Selatan menunjukan hasil yang memenuhi. Untuk mengetahui karakteristik beton, dilakukan pengujian kuat tekan, kuat tarik belah dan modulus elastisitas. Dari hasil pengujian yang dihasilkan memperlihatkan nilai yang baik dengan hubungan dari sifat mekanik beton yang memenuhi batas-batas yang ada. Dengan kata lain agregat dari kecamatan Pamona Selatan dapat digunakan sebagai bahan campuran untuk beton struktural. In an effort to develop material innovation in the construction industry, research on the use of local aggregate as a concrete mixture has become the main focus. Utilizing local materials in making concrete mixes is certainly an effective choice because procurement does not require a long time. In this study, fine aggregate from white sand and coarse aggregate from South Pamona subdistrict, Poso district, Central Sulawesi were used in the concrete mixture with a design quality of 25 MPa. This research, the characteristics of fine aggregate and coarse aggregate from South Pamona sub-district shows satisfactory results. To determine the characteristics of concrete, compressive strength, split tensile strength and modulus of elasticity were tested. The resulting test results show good values with a relationship between the mechanical properties of concrete that meets the existing limits. In other words, aggregate from South Pamona sub-district can be used as a mixture for structural concrete.
Pengaruh Serbuk Kaca Sebagai Substitusi Agregat Halus dan Penambahan Superplasticizer Pada Beton Normal Bramana Tangkelayuk; Tonapa, Suryanti Rapang; Febriani, Lisa
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 4 (2024): PCEJ Vol.6, No.4, Desember 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/jqy20021

Abstract

Beton merupakan bahan campuran yang terdiri dari kombinasi agregat halus (pasir), agregat kasar (kerikil), air dan semen sebagai pengikat. Di era perkembangan pembangunan yang pesat dan semakin maju, tidak selalu diimbangi dengan penanganan limbah yang dihasilkan oleh industri rumahan maupun industri skala besar. Limbah merupakan sisa buangan dari suatu usaha atau kegiatan manusia yang tidak terpakai yang berdampak negatif terhadap manusia jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu limbah yang banyak ditemukan adalah limbah kaca. Superplasticer merupakan material yang berwujud cairan yang bersifat meningkatkan kekuatan beton dengan memungkinkan pengurangan jumlah air yang diperlukan untuk mempertahankan tingkat  workability yang sama. Serbuk kaca yang digunakan adalah limbah pembuatan akuarium berasal dari Toddopuli, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Mix Design menggunakan metode Standar Nasional Indonesia (SNI)  7656-2012 dengan mutu beton yang direncanakan (f’c) 28 Mpa. Pengujian kuat tekan diperoleh nilai tertinggi pada  beton umur 28 hari pada variasi sebuk kaca 15% adalah 27,917 Mpa. Untuk nilai kuat tarik belah beton tertinggi pada Variasi superplasticizer 1% dan serbuk kaca 15% adalah 2,593 MPa. Dari hasil pengujian didapatkan nilai kuat lentur beton tertinggi pada variasi superplasticizer 1% dan serbuk kaca 15% yaitu 2,896 Mpa dari beton normal, Dan hasil pengujian didapat nilai modulus elastisitas maksimum pada variasi superplasticizer 1% dan sebuk kaca 15% adalah 24479,61 Mpa setelah beton normal.  
Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Kijing Sebagai Bahan Campuran Beton Putri Aisya Irwan; Febriani, Lisa; Tonapa, Suryanti Rapang
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 7 No. 2 (2025): Paulus Civil Engineering Journal V7N2 2025
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/0xr2b268

Abstract

The use of natural materials and waste as an alternative to building materials is increasingly popular in the field of civil engineering because it can reduce environmental impact, save costs, and increase creativity in building design. As for the use of kijing shell waste as an additional material in concrete mixtures, it can be an environmentally friendly and innovative alternative. This study examines the use of kijing clam shell waste as an additive to cement in normal concrete to determine its effect on the properties of fresh concrete and mechanical properties for. The slump value varies by 0%, 3%, 6%, 9% respectively by 55mm, 56mm, 58mm, 60mm and the fill weight is 372.2576 kg/m3, 2390.961 kg/m3, 2380.5405 kg/m3 and 2398.4692 kg/m3, For hard concrete in the form of compressive strength, each variation has decreased by 20.81%, 40.06% and 56.521% against 0%, tensile strength decreased by 13.18%, 26.29% and 43.244% respectively against 0%, Flexural strength 16.072 %,26.78% and 35.71 % to 0 %, elastic modulus of 2.838 %, 10.561%, 23.140 % to 0 %. The increasing percentage of kijing shell waste can provide a small strength value of hard concrete.