Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Media Informasi

Formulasi Dan Evaluasi Organoleptik Minyak Atsiri Jeruk Nipis Sebagai Sediaan Aromaterapi Rizqi, Januar; Amestiasih, Tia; Rahmadani, Irianti Fitri
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.634

Abstract

Latar belakang: Jeruk nipis secara ilmiah dikenal sebagai Citrus aurantifolia, telah diakui sebagai salah satu bahan yang potensial dalam aromaterapi berkat sifat terapeutiknya serta aroma segarnya yang khas. Minyak atsiri jeruk nipis dikenal karena komponen bioaktifnya seperti d-limonene yang memiliki sifat terapeutik dan aroma segar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi minyak atsiri jeruk nipis sebagai sediaan aromaterapi dengan fokus pada karakteristik organoleptik. Metode: Penelitian ini adalah experiment dengan rancangan penelitian post-test only without control group design. Dua formulasi minyak atsiri 5% dan 10% diuji dan dievaluasi menggunakan uji organoleptik terhadap aroma, warna, bentuk, rasa di kulit, serta pH. Hasil: menunjukkan bahwa formulasi dengan konsentrasi minyak atsiri lebih tinggi memiliki aroma yang lebih kuat dan disukai oleh mayoritas responden. Nilai pH berkisar antara 4 hingga 5, yang berada dalam batas aman untuk sediaan topikal. Sensasi dingin pada kulit disebabkan oleh kandungan menthol dalam setiap formulasi. Kesimpulan: Minyak atsiri jeruk nipis dengan konsentrasi 10% memberikan aroma yang lebih kuat, dengan pH 5 dan banyak disukai responden. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan produk aromaterapi yang efektif serta aman digunakan pada kulit. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi minyak atsiri jeruk nipis dapat meningkatkan daya tarik sensorik produk aromaterapi.
Hubungan Efikasi Diri dengan Kesiapsiagaan Bencana pada Mahasiswa Kesehatan Universitas Respati Yogyakarta Tia Amestiasih; Murdhiono, Wahyu Rochdiat; Herry Soetjipto, Sri Tanjung Saroyo
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.635

Abstract

Latar Belakang: Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang rawan terjadi bencana alam, diakibatkan karena adanya gunung berapi aktif serta beberapa daerah berbatasan dengan laut. Mahasiswa kesehatan Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO), sebagai calon tenaga kesehatan yang menjadi role model di masyarakat serta bertanggungjawab mempersiapkan diri dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi korban bencana, dituntut memiliki tingkat kesiapsiagaan bencana yang tinggi. Efikasi diri  merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan bencana pada individu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan kesiapsiagaan bencana pada mahasiswa kesehatan UNRIYO. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif non eksperimental dengan desain cross sectional, tipe correlation research. Sampel berjumlah 305 mahasiswa fakultas ilmu kesehatan UNRIYO yang diambil melalui teknik proportionate stratified random sampling. Data diambil melalui pembagian kuisioner kemudian dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil dalam penelitian ini sebagaian besar reponden memiliki tingkat efikasi diri tinggi 92,5% dan kesiapsiagaan bencana dalam kategori siap 96,1%. Hasil pembacaan Fisher’s exact didapat p value = 0,226 (p value > 0,005). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara efikasi diri dengan kesiapsiagaan bencana mahasiswa kesehatan Universitas Respati Yogyakarta.
FORMULATION OF PEPPERMINT ESSENTIAL OIL AROMATHERAPY PREPARATIONS: A PRELIMINARY STUDY ON THE ORGANOLEPTIC Amestiasih, Tia; Rizqi, Januar; Pramono, Cahyo; Widayati, Ririn Wahyu; Lintang, Dhea Cahya
Media Informasi Vol. 21 No. 02 (2025): June
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v21i02.782

Abstract

Background: Peppermint oil has a distinctive refreshing aroma as well as analgesic, antispasmodic, and calming effects, making it suitable for use in aromatherapy. This study aims to develop formulations and evaluate the organoleptic properties of peppermint essential oil-based aromatherapy preparations, which are known to have therapeutic benefits in reducing stress, increasing alertness, and providing a relaxing effect. Method: The research method used a laboratory experimental approach with two formulations of different concentrations of peppermint essential oil, menthol, and olive oil. Organoleptic tests involved visual observation of shape, color, aroma, and sensation on the skin, along with pH measurements and preference tests on 40 respondents. Results: The results showed differences in organoleptic properties between the two formulations. The first formula was brown in color with a strong aroma, while the second formula was yellowish brown with a more fragrant and softer aroma, which was preferred by respondents. Both formulations gave a warm sensation on the skin, while pH measurements showed a range between 5 and 6, which is safe for the skin as per the pH standard of topical products (4.5-6.5). In the favorability test, the second formulation received higher preference from respondents, especially in terms of aroma and feel on the skin. Conclusion: this peppermint oil based aromatherapy formulation showed positive results in organoleptic aspects and pH safety, so it has the potential as a natural aromatherapy product that can be well received by consumers. This research opens up opportunities for further development regarding the stability and therapeutic potential of essential oil combinations in aromatherapy.