Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Gambaran Kadar Glukosa Darah Sewaktu dan Tingkat Pengetahuan Penyakit Diabetes Melitus Masyarakat Desa Jingkang Kecamatan Tanjung Medar Kabupaten Sumedang Herawati, Irma Erika; Rusmana, Wempi Eka; Puspita, Falerina; Tristiyanti, Deby; Sari, Nia Kurnia; Fathurrahman, M. Hilmi; Fauzi, Novi Irwan; Ulfah, Maria; Pradana, Eky Septian; Legowo, Wahyu Priyo; Sundalian, Melvia
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20749

Abstract

Background: Diabetes melitus merupakan penyakit yang disebut sebagai mother of illness, karena dapat menyebabkan komplikasi dalam tubuh. Pemeriksaan kadar glukosa darah merupakan langkah awal untuk mendeteksi diabetes. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar glukosa darah sewaktu dan tingkat pengetahuan penyakit diabetes melitus pada masyarakat Desa Jingkang Kecamatan Tanjung Medar Kabupaten Sumedang. Metode: Metode pengabdian meliputi pemberian materi penyuluhan, pemeriksaan tekanan darah, kadar glukosa sewaktu, dan pengisian kuesioner tingkat pengetahuan mengenai  diabetes melitus. Hasil: Dari kegiatan pengabdian ini didapatkan hasil bahwa penderita diabetes yang terdeteksi cukup rendah yaitu sebesar 6,52% atau sebanyak 3 orang dari 46 orang peserta yang mengikuti kegiatan. Tingkat pengetahuan masyarakat Desa Jingkang mengenai diabetes melitus juga baik, sejalan dengan rendahnya penderita diabetes yang terdeteksi. Kesimpulan: Masyarakat Desa Jingkang memiliki tingkat pengetahuan yang baik terhadap penyakit diabetes melitus, hal ini sejalan dengan rendahnya tingkat penderita pasien diabetes yang terdeteksi pada kegiatan pengabdian ini. Adanya aktivitas fisik yang tinggi dan pemenuhan gizi yang seimbang dapat mengurangi kadar glukosa darah dan mengurangi resiko terjadinya penyakit diabetes melitus
Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pasien Kronis Mengenai “Tanya Lima O” Sari , Nia Kurnia; Tristiyanti , Deby; Fauzi , Novi Irwan; Ulfah, Maria; Faturrahman, M. Hilmi; Risfayanti, Iffa; Rusmana, Wempi Eka; Sundalian, Melvia; Legowo, Wahyu Priyo; Pradana, Eky Septian; Herawati, Irma Erika
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.599

Abstract

Tanya lima O adalah salah satu materi edukasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema CerMat) yang terdiri dari lima pertanyaan yang harus ditanyakan atau dicari informasinya sebelum masyarakat menggunakan obat. Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa apoteker Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia adalah mengunjungi pasien-pasien kronis menggunakan metode home pharmacy care. Selain diberikan pelayanan home pharmacy care, pasien juga diberikan kuesioner mengenai Tanya lima O. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui validitas dan reliabilitas dari kuesioner tingkat pengetahuan dan sikap pasien kronis mengenai “Tanya Lima O” pada pasien kronis di empat kelurahan di Kota Bandung: Kelurahan Batununggal, Kelurahan Bojongloa Kulon, Kelurahan Maleer, dan Kelurahan Mengger.  Analisis validitas menggunakan teknik Product Moment Pearson sementara uji reliabilitas menggunakan teknik Alpha Chronbach.  Hasil analisis menunjukkan validitas instrumen terhadap 10 item pertanyaan menunjukkan bahwa semua item pertanyaan valid dengan nilai korelasi lebih besar dari 0,361.  Sedangkan uji reliabilitas kuesioner meunjukkan nilai Alpha’s Cronbach >0,60 yaitu 0,774 untuk kuesioner bagian pengetahuan dan 0,776 untuk kuesioner bagian sikap sehingga instrumen dapat dinyatakan reliabel atau konsisten.
Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan: Upaya Skrining Penyakit Tidak Menular di Desa Neglasari, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung Irma Erika Herawati; Eky Septian Pradana; Wempi Eka Rusmana; Deby Tristiyanti; Novi Irwan Fauzi; Falerina Puspita; M. Hilmi Fathurrahman; Nia Kurnia Sari; Maria Ulfah; Wahyu Priyo Legowo; Melvia Sundalian
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.23564

Abstract

ABSTRAK Kesehatan merupakan aspek fundamental dalam kehidupan manusia yang perlu senantiasa dijaga serta diperhatikan.  Penyakit tidak menular (PTM) saat ini merupakan masalah dalam kesehatan yang menyebabkan keprihatinan nasional dan global. Yang termasuk ke dalam PTM dan penyebab morbiditas dan mortalitas di Indonesia seperti hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit jantung koroner. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk melakukan penyuluhan dan skrining kesehatan terhadap penyakit diabetes melitus, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai PTM. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan berat badan, tekanan darah, kadar glukosa darah sewaktu, penyuluhan mengenai penyakit diabetes mellitus dan hipertensi melalui flyer, juga pemeriksaan kesehatan oleh dokter, disertai pemberian informasi obat oleh apoteker. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada hari sabtu, 13 September 2025 di tempat mitra yaitu Apotek Walitama yang dihadiri oleh 100 peserta. Hasil skrining kesehatan yang dilakukan, terdapat 49 peserta yang menderita hipertensi dan 4 orang yang menderita diabetes melitus.  Dari kegiatan skrining kesehatan didapatkan hasil pemeriksaan tekanan darah dan kadar glukosa sewaktu dengan hasil sebagian besar adalah normal. Semua peserta merasakan manfaat dari kegiatan skrining penyakit tidak menular, sehingga tujuan skrining kesehatan sebagai upaya peningkatan kesadaran terhadap penyakit tidak menular dapat tercapai. Kata Kunci: Skrining, Kesehatan, Diabetes, Hipertensi .  ABSTRACT Health is a fundamental aspect of human life that needs to be constantly maintained and paid attention to. Non-communicable diseases (NCDs) are currently a health problem that causes national and global concern. Included in NCDs and causes of morbidity and mortality in Indonesia are hypertension, diabetes mellitus, and coronary heart disease. The purpose of this community service activity is to conduct health education and screening for diabetes mellitus, to increase public awareness about NCDs. The methods used are checking body weight, blood pressure, random blood glucose levels, education about diabetes mellitus and hypertension through flyers, as well as health checks by doctors, accompanied by the provision of drug information by pharmacists. This community service activity was carried out on Saturday, September 13, 2025 at a partner location, namely Walitama Pharmacy, which was attended by 100 participants. The results of the health screening carried out, there were 49 participants suffering from hypertension and 4 people suffering from diabetes mellitus. From the health screening activity, the results of blood pressure and random glucose levels were obtained with the results being mostly normal. All participants felt the benefits of non-communicable disease screening activities, so that the goal of health screening as an effort to increase awareness of non-communicable diseases could be achieved.  Keywords: Screening, Health, Diabetes, Hypertension.
Analisis Mutu Dan Stabilitas Air Nira Aren (Arenga Pinnata) Di Wilayah Garut Berdasarkan Variasi Suhu Penyimpanan Melvia Sundalian; Adang Firmansyah; Rafif Abdikah Utama; Novi Irwan Fauzi
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.65

Abstract

Nira aren merupakan bahan baku utama gula aren yang mudah mengalami fermentasi spontan setelah penyadapan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perubahan mutu air nira aren selama penyimpanan pada suhu ruang, suhu dingin, dan suhu ruang dengan penambahan katekin, berdasarkan karakteristik organoleptik, nilai °Brix, pH, dan jumlah koloni mikroba. Penelitian dilakukan secara eksperimental-deskriptif menggunakan sampel nira aren sebanyak 2 L yang diperoleh dari wilayah Garut. Pengamatan dilakukan pada interval 24 jam hingga 72 jam dan interval 6 jam hingga 84 jam. Nilai °Brix diukur menggunakan refraktometer, pH menggunakan pH meter portabel, sedangkan jumlah koloni mikroba ditentukan dengan metode Total Plate Count. Pada pengamatan 6 jam, nilai °Brix pada suhu dingin relatif stabil dari 10,8 menjadi 10,7% hingga jam ke-84, sedangkan suhu ruang turun menjadi 5,7%. Perlakuan dengan katekin menunjukkan nilai akhir 7,7%. pH pada suhu dingin menurun dari 6,86 menjadi 5,60, sedangkan suhu ruang turun menjadi 4,01 dan perlakuan katekin menjadi 4,16. Perubahan organoleptik juga berlangsung lebih lambat pada suhu dingin. Hasil menunjukkan bahwa pendinginan merupakan strategi paling efektif untuk mempertahankan mutu nira, sementara katekin berpotensi sebagai perlakuan pendukung.