Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Redesain Struktur Atas Jembatan Hargorojo Menggunakan Software Midas Civil Agung Nusantoro; Eksi Widyananto; Muhamad Taufik; Rizki Heriyanto
Surya Beton : Jurnal Ilmu Teknik Sipil Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/suryabeton.v6i2.2455

Abstract

Jembatan yang terletak di Desa Hargorojo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo. Pada tahun 2020, jembatan tersebut mengalami kerusakan, dan telah dilakukan rekontruksi proyek penggantian Jembatan Hargorojo oleh Dinas PUPR Kabupaten Purworejo menggunakan struktur baja komposit yang telah diselesaikan pada bulan Desember tahun 2021. Kondisi jembatan eksisting saat ini terpasang menggunakan struktur baja fabrikasi. Pada penelitian ini dilakukan redesain menggunakan profil baja IWF yang berada di pasaran, dengan bantuan software Midas Civil 2019 untuk analisis struktur, digunakan software ini terutama memiliki fitur construction stage (tahapan kontruksi). Dengan fitur construction stage ini semua gaya dalam, lendutan, dan tegangan dapat di kontrol mulai dari awal, hingga masa pasca kontruksi selama umur masa layan jembatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil analisa struktur jembatan baja komposit menggunakan software diatas dan untuk mengetahui hasil dimensi profil baja serta detail sambungan struktur jembatan baja komposit. Hasil analisa struktur jembatan baja komposit menggunakan software diatas didapatkan momen terbesar 2085,3 kN.m, gaya geser terbesar 562,1 kN, dan lendutan terbesar 76 mm. Sedangkan untuk hasil dari dimensi baja dan detail sambungan pada struktur jembatan baja komposit adalah menggunakan profil baja IWF dengan dimensi 588 x 300 x 12 x 20 mm untu profil gelagar utama; untuk profil diafragma menggunakan baja IWF dengan dimensi 150 75 5 7 mm; untuk stud penghubungan geser menggunakan ISO 13918, mutu fy 350 MPa dan fu 600 MPa, dengan diameter 16 mm dengan tinggi stud 75 mm, dengan jumlah 160 buah pada satu gelagar utama; untuk sambungan profil badan gelagar utama digunakan pelat sambung baja BJ52 dengan jumlah baut 16 buah per bagian gelagar dengan mutu A-325; pada sambungan pada profil sayap gelagar utama digunakan pelat sambung baja BJ52 dengan jumlah baut 32 buah per bagian gelagar dengan mutu A-325; sedangkan untuk sambungan pada diafragma menggunakan sambungan baut pada profil badan dengan pelat sambung BJ41 dan jumlah baut 4 buah dengan mutu A-325, dan sambungan las sudut pada profil sayap.
Kinerja Pasir Pantai Jatimalang, Keburuan, dan Ketawang Terhadap Kuat Tekan Beton Agung Nusantoro; Nurmansyah Alami; Duwi Woro
Surya Beton : Jurnal Ilmu Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasir pantai Jatimalang, Keburuan dan Ketawang, juga untuk mengetahui kuat tekan maksimum yang dihasilkan dengan menggunakan pasir Pantai Jatimalang, Keburuan dan Ketawang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental (percobaan langsung di laboratorium), dengan memeriksa bahan yang akan digunakan dan menghitung proporsi campuran. Dalam penelitian ini agregat halus menggunakan pasir pantai Jatimalang, Keburuan dan Ketawang, pada setiap lokasi pantai diambil 2 lapis yaitu lapis I dengan kedalaman 0 – 100 cm dan lapis II dengan kedalaman 100 – 200 cm, benda uji menggunakan silinder berdiameter 150 mm, tinggi 300 mm dan sebanyak 90 benda uji. Hasil penelitian menunjukan karakteristik pasir pantai dari ketiga lokasi pantai memiliki butiran yang halus dan seragam, hal ini dapat dilihat pada nilai rata-rata MHB pasir yaitu sebesar 1,23 dan mendekati gradasi butir pasir zone 4 (pasir halus), untuk kandungan lumpur rata-rata sebesar 1,06% dan berat jenis pasir rata-rata 2,96 gr/cm3. Haisl kuat tekan beton rata-rata tertinggi adalah pasir pantai Jatimalang lapis II sebesar 14,91 Mpa dan kuat tekan beton rata-rata terendah yaitu pasir pantai Ketawang lapis II sebesar 10,15 Mpa.
Analisis Kenyamanan Pejalan Kaki terhadap Pemanfaatan Trotoar di Perkotaan Kabupaten Kebumen (Studi Kasus: Jalan Kusuma Kabupaten Kebumen) Harwin Ranggadipa Rizqy; Agung Nusantoro; Indri Nurtiyani Hakim
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trotoar merupakan fasilitas penting dalam mendukung mobilitas pejalan kaki di kawasan perkotaan. Namun, pada kawasan dengan fungsi campuran, pemanfaatannya sering terganggu oleh aktivitas lain dan kondisi fisik yang belum memenuhi standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kenyamanan pejalan kaki serta mengevaluasi kesesuaian trotoar di Jalan Kusuma Kebumen berdasarkan Permen PU No. 03 Tahun 2014. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan, pengukuran dimensi trotoar, dan penyebaran kuesioner. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan persentase terhadap aspek kenyamanan fisik, psikologis, fungsional, dan visual. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kenyamanan pejalan kaki berada pada kategori cukup nyaman sebesar 56,43%, sedangkan pemenuhan standar trotoar baru mencapai sekitar 50%. Permasalahan utama meliputi lebar trotoar yang belum sesuai standar, adanya hambatan berupa pedagang kaki lima dan parkir liar, serta belum tersedianya fasilitas aksesibilitas seperti ramp pada elevasi trotoar dan guiding block pada jalur trotoar. Kondisi ini menunjukkan trotoar belum berfungsi optimal sebagai ruang pejalan kaki yang aman, nyaman, dan inklusif.
Evaluasi Kerentanan Rumah Tinggal Terhadap Gempa Bumi Menggunakan Aplikasi InaRISK Dengan Fitur ACeBS (Studi Kasus: Desa Kemangguan, Kec. Alian, Kabupaten Kebumen) Adam Rozaq Al Fatah; Nurmansyah Alami; Agung Nusantoro
Surya Beton : Jurnal Ilmu Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/suryabeton.v10i1.8095

Abstract

Wilayah Indonesia yang berada di zona pertemuan tiga lempeng tektonik menyebabkan tingginya risiko gempa bumi, termasuk di Kabupaten Kebumen. Meskipun Desa Kemangguan tergolong wilayah dengan ancaman gempa sedang hingga rendah, masih banyak rumah tinggal yang dibangun tanpa mempertimbangkan standar konstruksi tahan gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerentanan rumah tinggal satu lantai terhadap gempa bumi dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penilaian kerentanan dilakukan menggunakan fitur ACeBS pada aplikasi InaRISK untuk mempermudah evaluasi bangunan. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods, yakni pendekatan kuantitatif melalui penilaian numerik menggunakan aplikasi InaRISK fitur ACeBS (Asesmen Cepat Bangunan Sederhana), serta pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara. Sebanyak 92 rumah dipilih sebagai sampel menggunakan rumus Slovin dengan margin of error 10%. Penilaian dilakukan berdasarkan 47 indikator teknis seperti kondisi fondasi, kolom, sambungan struktur, hingga penutup atap. Hasil asesmen menunjukkan bahwa 46% bangunan termasuk dalam kategori kerentanan rendah, 43% sedang, dan 11% tinggi. Faktor dominan yang memengaruhi kerentanan meliputi kedalaman dan material fondasi, kualitas tulangan struktur, serta sambungan antara elemen struktur dan atap. Sebagian rumah belum sepenuhnya memenuhi standar teknis konstruksi tahan gempa sesuai Permen PUPR No. 5 Tahun 2016.