Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search
Journal : KESMAS

ANALISIS PELAKSANAAN PELAYANAN POS UPAYA KESEHATAN KERJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELING ATAS KOTA MANADO Pangkey, Claudia I. F.; Kawatu, Paul A. T.; Wowor, Ribka
KESMAS Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan kerja pada pekerja sektor informal adalah bentuk Upaya Kesehatan Kerja di. Pos Upaya kesehatan kerja merupakan bentuk upaya kesehatan kerja yang telah di bentuk oleh Puskesmas Puskemas yang bertujuan untuk meminimalisir bahaya akibat kerja di lingkungan kerja pekerja informal. Salah satu puskesmas yang melaksanakan pelayanan kesehatan kerja pada pekerja informal adalah Puskesmas Teling Atas Kota Manado. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pelaksanaan pelayanan pos upaya kesehatan kerja di wilayah Puskesmas Teling Atas Kota Manado. Desain penelitian yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan sejak bulan Agustus-Oktober 2018 di Pos UKK Mercifull wilayah kerja Puskesmas Teling Atas melalui observasi, studi dokumen dan wawancara mendalam terhadap 5 informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pelayanan Pos UKK belum terlaksana dengan baik, dilihat dari tingkat keberhasilan pelaksanaan Pos UKK belum sesuai standart ukuran yang terdapat dalam Permenkes No.100 Tahun 2015. Sumber daya manusia, sarana, frekuensi dan pelaksanaan kegiatan promotif, preventif dan kuratif serta ketersediaan dana yang belum sesuai dengan Permenkes No.100 Tahun 2015, selanjutnya adanya faktor penghambat dan sedikitnya faktor pendukung. Berdasarkan penelitian ini kesimpulan yang didapatkan bahwa tingkat keberhasilan pelaksanaan pelayanan Pos Upaya Kesehatan Kerja di wilayah kerja Puskesmas Teling Atas Kota Manado masuk dalam kategori kurang aktif dan masih terdapat banyak faktor penghambat dalam pelaksanaan pelayanan Pos UKK. disarakan kepada Puskesmas Teling Atas untuk melakukan pelatihan baik untuk kader Pos UKK maupun untuk pemegang program kesehatan kerja, serta sarana dan prasarana yang dapat untuk menunjang pelaksanaan pelayanan Pos UKK.Kata Kunci : Pelayanan, Keberhasilan, Penghambat, Pendukung, Pos UKK, PuskemasABSTRACTThe efforts of health work in Clinics is working health services to the informal sector workers in the region it works, work health Effort Post abbreviated Pos UKK is one of the efforts the health work in form by the clinic. One of the clinics that deliver programs health services public health work is Puskesmas Teling Atas in Manado city. This research aims to analyze how the success of the postal service's efforts in the area of Occupational Health Clinics Puskesmas Teling Atas in Manado city. This research uses descriptive design research with qualitative approach. This research was carried out since August-October 2018 in Pos UKK Mercifull working area Puskesmas Teling Atas through observation, study of documents and in-depth interviews against 5 informant. Research results show that the implementation of postal service hasn't done well UKK, judging from the level of success of implementing Pos UKK haven't fit standard size found in Permenkes No. 100 of Tahun 2015. Human resources, means, frequency and the implementation of the activities of promotif, prefentiv and curative as well as funding has not been provided in accordance with Permenkes No. 100 Tahun 2015 so there is still a barrier factor and lack of factor endowments. Based on this study it can be concluded that the degree of success of the implementation of the postal service's efforts in the area of occupational health work of clinics Puskesmas Teling Atas in Manado city fall into the category of less active and there are still many factors restricting in the implementation of the Postal Service of the UKK. It is recommended to Seek training to Puskesmas Teling Atas for cadres of posts as well as UKK for holders of occupational health programs, as well as the provision of adequate facilities and infrastructure to support the implementation of the Postal Service of the UKK.Keywords: Service, Success, Barrier, Supporters, Pos UKK, Puskemas.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET BESI (Fe) DI PUSKESMAS SAWANG KABUPATEN SIAU TAGULANDANG BIARO. Kenang, Maissy C.; Maramis, Franckie R.R.; Wowor, Ribka
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet besi (Fe) merupakan suatu kesadaran juga ketaatan didalam mengkonsumsi tablet besi (Fe) disetiap hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet besi (Fe) di Puskesmas Sawang Kabupaten Siau Tagulandang Biaro. Jenis penelitian adalah penelitian kuntitatif dengan menggunakan desain corss sectional. Populasi didalam penelitian ini yaitu keseluruhan ibu hamil yang masih terdaftar di Puskesmas Sawang dengan sampel sebanyak 115 responden. Pengambilan sampel dengan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data mengunakan kuesioner, juga menggunakan analisis data univariat serta bivariat dan juga menggunakan uji chi square dan program komputer. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan motivasi dengan kepatuhan ibu hamil didalam mengkonsumsi tablet besi (Fe) di Puskesmas Sawang Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (p value= 0,102), tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet besi (Fe) di Puskesmas Sawang Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (p value= 1,000) dan ada hubungan peran petugas kesehatan dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet besi (Fe) di Puskesmas Sawang Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (p value= 0,005). Diharapkan Puskesmas Sawang dapat melakukan kerja sama dengan pemerintah di masing-masing kampung wilayah kerja Puskesmas dalam  melakukan pencegahan anemia. Kata Kunci: Kepatuhan, Ibu Hamil, Mengkonsumsi Tablet Fe, Motivasi, Dukungan Keluarga, Peran Petugas Kesehatan. ABSTRACTCompliance with pregnant women consuming iron (Fe) tablets is also an awareness in consuming iron (Fe) tablets every day. The purpose of this study was to determine the factors associated with adherence of pregnant women to consuming iron (Fe) tablets at Sawang Health Center, Siau Tagulandang Biaro Regency. This type of research is quantitative research using corss sectional design. The population in this study were all pregnant women who were still registered at the Sawang Health Center with a sample of 115 respondents. Sampling using Slovin formula. Data collection using questionnaires, also using univariate and bivariate data analysis and also using the chi square test and computer programs. The results of this study showed that there was no correlation between motivation and adherence of pregnant women in consuming iron (Fe) tablets at Sawang Health Center, Siau Tagulandang Biaro Regency (p value = 0.102), there was no relationship between family support and adherence of pregnant women to iron (Fe) tablets. ) at Sawang Health Center, Siau Tagulandang Biaro Regency (p value = 1,000) and there is a relationship between the role of health workers and adherence of pregnant women to consuming iron (Fe) tablets at Sawang Health Center, Siau Tagulandang Biaro District (p value = 0.005). It is expected that the Sawang Health Center can collaborate with the government in each village in the Puskesmas working area to prevent anemia. Keywords: Compliance, Pregnant Women, Taking Fe Tablets, Motivation, Family Support, Role of Health Officers.
GAMBARAN PELAKSANAAN PROGRAM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA RUMAH SAKIT (K3RS) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TALAUD Dolongpaha, Winly Vaskiano Gusti; Kawatu, Paul A.T.; Wowor, Ribka E.
KESMAS Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Undang-undang nomor 44 tahun 2009 tentang rumah sakit menyatakan bahwa dalam rangka peningktan mutu pelayanan, rumah sakit wajib dilakukan akreditasi secara berkala minimal 3 (tiga) tahun sekali dimana unsur keselamatan dan kesehatan kerja termasuk sebagai salah satu yang dinilai didalam akreditasi rumah sakit. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang dilakukan dengan wawancara mendalam kepada 7 orang informan yang terdiri dari Direktur Rumah Sakit, Ketua K3RS, Seorang Perawat, Kepala Laboraorium, Kepala Ruangan, Seorang Dokter, dan Cleaning Service di RSUD Talaud. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan program K3RS di RSUD Talaud secara umum belum terlaksana secara optimal dikarenakan masih terdapat cukup banyak sub program yang belum berjalan sesuai dengan peraturan. Kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa untuk program kesehatan kerja hanya dua sub program yang berjalan dari sembilan sub program yakni pemberian pengobatan dan perawatan serta rehabilitasi dan pelaksanaan evaluasi. Sedangkanuntuk program keselamatan kerja hanya tiga sub program yang berjalan dari lima belas sub program\pertanyaan yaitu, pembinaan dan  pengawasan sanitasi, pembinaan dan pengawasan perlengkapan keselamatan kerja, pembinaan/pengawasan perlengkapan keselamatan kerja Kata Kunci: Program Kesehatan Kerja, Program Keselamatan Kerja, K3RS ABSTRACTLaw number 44 of 2009 concerning hospitals states that in the context of improving service quality, hospitals must be accredited periodically at least once every 3 (three) years where the element of occupational safety and health is included as one of the assessed in hospital accreditation.This research is a type of qualitative research conducted with in-depth interviews with 7 informants consisting of the Director of the Hospital, the Head of hospital occupational safety and health a Nurse, Head of Laboratories, Head of Room, A Doctor, and Cleaning Service at Talaud Regional Hospital. The results showed that the implementation of occupational health and safety programs at the Talaud Regional General Hospital in general had not been carried out optimally because there were still many programs that had not been running well. The conclusion of this study shows that for the occupational health program only two sub-programs that run out of the nine sub-programs, namely the provision of treatment and maintenance as well as the evaluation and implementation. Whereas for the work safety program, only three sub-programs run out of the fifteen sub-programs \ questions, namely the development and supervision of work safety equipment, guidance and supervision of water sanitation, guidance and supervision of work safety equipment. Keywords: Occupational Health Program, Occupational Safety Program, Hospital occupational safety and health
HUBUNGAN ANTARA UMUR DAN SIKAP KERJA DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG PADA KELOMPOK NELAYAN DI DESA KALASEY KECAMATAN MANDOLANG KABUPATEN MINAHASA Masloman, Sumarty Amalia; Kawatu, Paul A. T.; Wowor, Ribka
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri punggung adalah nyeri dibagian lumbar, lumbosacral atau di daerah leher. Nyeri punggung biasanya dirasakan sebagai rasa sakit atau rasa kaku dibagian punggung. Nyeri punggung dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain faktor individu seperti umur dan faktor resiko pekerjaan seperti postur janggal/sikap kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara umur dan sikap kerja dengan keluhan nyeri punggung pada kelompok nelayan di Desa Kalasey Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional dengan total sampel 37 orang nelayan. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner nyeri punggung dan kuesioner REBA. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariate menggunakan uji Rank Spearman (p ≤ 0,05). Hasil uji statistik diperoleh nilai p value masing-masing variabel independent yaitu umur (p value = 0,000, R = 0,818) dan sikap kerja (p value = 0,002, R = 0,499). Kesimpulannya terdapat hubungan antara umur dan sikap kerja dengan keluhan nyeri punggung pada kelompok nelayan di Desa Kalasey Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa. Berdasarkan hal ini perlu memberikan penyuluhan khususnya keselamatan dan kesehatan kerja mengenai faktor-faktor resiko dan sikap kerja yang sesuai dengan prinsip ergonomi kepada nelayan sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya keluhan nyeri punggung pada Nelayan di Desa Kalasey Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa serta dukungan tambahan melakukan peregangan otot atau pemanasan sebelum melakukan pekerjaan.  Kata Kunci: Umur, Sikap Kerja, Keluhan Nyeri Punggung  ABSTRACTBack pain is pain in the lumbar, lumbosacral or in the neck area. Back pain is usually felt as a rigid sense of pain or the back. Back pain can be affected by several factors, among others, individual factors such as age and their risk factors of work like the awkward posture/stance work. This research aims to find out whether there is a correlation between age and attitude to work with complaints of back pain in a group of fisherman in the village of Kalasey sub-district of Mandolang Regency of Minahasa. This research use analytic survey method with cross sectional approach with a total sample of 37 fishermen. This research use questionnaire instrument back pain questionnaire and REBA. Data analysis includes an analysis of Univariate and bivariate analysis using Spearman Rank test (p ≤ 0.05). The results of statistical tests of the p value obtained value of each of the independent variables namely age (p value = 0.000, R = 0.818) and work attitude (p value = 0.002, R = 0.499). In conclusion there is a correlation between age and attitude to work with complaints of back pain in a group of fisherman in the village of Kalasey sub-district of Mandolang Regency of Minahasa. Based on this need to give guidance or health and safety education regarding risk factors and attitudes to work in accordance with the principles of ergonomics to fishermen so that they can reduce the risk of the occurrence of pain complaints back at the fishing village of Kalasey sub-district of Mandolang Regency of Minahasa and additional support do muscle stretching or warming up before doing the work. Keywords: Age, Attitude To Work, Complaints Of Back Pain
PENGARUH PERSEPSI MUTU JASA PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS MOTOLING BARAT Mundung, Rulandi; Wowor, Ribka; Maramis, Franckie R. R.
KESMAS Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMutu jasa pelayanan kesehatan adalah derajat dipenuhinya kebutuhan masyarakat atau perorangan terhadap asuhan kesehatan yang sesuai dengan standar profesi yang baik dengan pemanfaatan sumber daya secara wajar, efisien, efektif dalam keterbatasan kemampuan pemerintah dan masyarakat, serta diselenggarakan secara aman dan memuaskan pelanggan sesuai dengan norma dan etika yang baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif, sampel dalam penelitian ini berjumlah 90 responden. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik regresi linier nilai signifikansi untuk pengaruh variabel persepsi reliabilitas  terhadap kepuasan pasien adalah sebesar 0,255 lebih besar dari 0,05 maka disimpulkan tidak terdapat pengaruh secara persial, nilai signifikansi variabel Persepsi jaminan terhadap kepuasan pasien adalah sebesar 0,287 lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan tidak ada pengaruh secara persial, nilai signifikansi untuk pengaruh variabel persepsi buktu bukti fisik kepuasan pasien adalah sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05, maka dapat disimpulkan ada pengaruh secara persial, nilai signifikansi variabel Persepsi Empati terhadap kepuasan pasien adalah sebesar 0,264 lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan tidak ada pengaruh secara persial, nilai signifikansi variabel Persepsi daya tanggap terhadap kepuasan pasien adalah sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh secara persial. Berdasarkan hasil penelitian uji statistik regresi linier berganda hasil uji F atau secara simultan (bersama-sama) diketahui nilai signifikasi untuk pengaruh persepsi reliabilitas, jaminan,  bukti fisik, empati, daya tanggap terhadap kepuasan pasien adalah 0,000 lebih kecil dari 0,05 sehinga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara mutu jasa pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Motoling Barat.Kata Kunci : mutu, Kepuasan pasienABSTRACTThe quality of health-care services ii the degree statistying people needs or individual to the health-care ass a good professional standard with the natural usa of resoures, efficient, effective in the limitations of government and community, it is artanged safely  and statisfies customers according to good norms and ethics. The type of this research is quantitative research with surveying methods, have descriptive. The sample in this study amounted to 90 respondents. The result of this research accoding the statistical test for regression linier, significance value to effect variable perception reliability (reliability)  of patient’s statisfaction 0,225 is greater than 0,05 it can  be concluded there is no effect perversely, significance value to effect variable perception assurance (assurance) of patient’s statisfaction 0,287 is greater than 0,05 it can  be concluded there is no effect perversely, significance value to effect variable perception physical evidence (tangible) of patient’s statisfaction 0,000 is smaller than 0,05, it can concluded there is effect perversely, significance value to effect variable perception empathy (empathy) of patient’s statisfaction 0,246 is greater than 0,05, it can  be concluded there is no effect perversely, significance value to effect variable perception responsiveness (responsiveness) to patient’s statisfaction 0,000 is smaller than 0,05, it can concluded there is effect perversely. Basad on the results pf regression to multiple linier statistic test result F or simultaneons (together) significance value is known to perception effect reliability (reliability), assurance (assurance), physical evidence (tangible), empathy (empathy), responsiveness (responsiveness) of patien’s statisfaction 0,000 is smaller than 0,05 so that can be concluded that there are effect between quality health-care services of patient’s satisfaction in Puskesmas Motoling Barat.
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS JASA PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS WALANTAKAN KECAMATAN LANGOWAN UTARA Suwuh, Melky Kindly; Maramis, Franckie R. R.; Wowor, Ribka E.
KESMAS Vol 7, No 3 (2018): Volume 7, Nomor 3, Mei 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan upaya pemenuhan kebutuhan yang diiringi dengan keinginan konsumen serta ketepatan cara penyampaiannya agar dapat memenuhi harapan dan kepuasan pelanggan tersebut. Kualitas pelayanan merupakan salah satu hal yang berhubungan dengan kepuasan pelanggan dalam hal ini pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas jasa pelayanan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Walantakan Kecamatan Langowan Utara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Tempat penelitian dilakukan di Puskesmas Walantakan, Kecamatan Langowan Utara. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2018. Jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel adalah secara quota sampling. Pengumpulan data diperoleh lewat wawancara menggunakan kuesioner dan profil Puskesmas Walantakan. Analisis data berupa univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square, dengan α = 0,05 dan CI = 95%. Hasil penelitian menunjukkan nilai probabilitas pada variabel yang diteliti yakni dimensi Reliabilitas (p = 0,046), dimensi Jaminan (p = 0,036), dimensi Bukti Fisik (p = 0,035), dimensi Empati (p = 0,039), dimensi Ketanggapan (p = 0,008) serta Kualitas Jasa Pelayanan (p = 0,003). Terdapat hubungan antara Kualitas Jasa Pelayanan dengan Kepuasan Pasien di Puskesmas Walantakan Kecamatan Langowan Utara. Dari hasil penelitan ini memberikan saran bagi Puskesmas untuk lebih mengoptimalkan jasa pelayanan yang diberikan.Kata kunci : Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pasien, PuskesmasABSTRACTService quality is an attempt the fulfillment of the needs of consumers with the desire and the accompanied precision how to delivery in order to meet the expectations and customer satisfaction. Serive quality is one of the things that relate to customer satisfaction in this patient. This research aims to know the correlation between the quality of services to the patient satisfication at Walantakan Community Health Center Subdistrict of Langowan Utara. This research uses a kind of analytic survey research with cross sectional study approach. Place the research done at the Walantakan Community Health Center, subdistrict of Langowan Utara. The time of the research was carried out in May – June 2018. The number of samples are 100 respondents. The technique of sampling is the sampling quota basis. The collection of data obtained through interviews using questionnaires and the Walantakan Community Health Center profile. The form of data analysis Univariate and bivariat use chi-square test with α = 0.05 and CI = 95%. The results showed the value of the variable on the probability that examined i.e., the dimension of Reliability (p = 0.046), dimensions of Assurance(p = 0.036), dimensions of Tangibles(p = 0.035), dimensions of Empathy (p = 0.039), dimensions of Responsiveness (p = 0.008) and Quality of Service (p = 0.003). There is a relationship between the Services quality and patients satisfaction at Walantakan Community Health Center Subdistrict of Langowan Utara.. From the results of this study provide advice for Health Center to further optimize the service provided.Key word : Service Quality, Patient Satisfaction, Community Health Center
ANALISIS POTENSI BAHAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS DI BAGIAN PENGAPALAN SITE PAKAL PT. ANEKA TAMBANG TBK. UBPN MALUKU UTARA Bawang, Jeferson; Kawatu, Paul A. T.; Wowor, Ribka
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Pada  proses pengapalan yang di lakukan oleh salah satu kontraktor PT. Aneka Tambang yaitu PT. Tunas Putra Pembangunan Sejahtera yang baru memasuki 8 bulan sudah terjadi 3 kejadian kecelakaan. Dalam melakukan pengendalian kecelakaan harus dengan menggunakan metode yang baik pula. Salah satu metode yang selalu di gunakan untuk menganalisis hingga penanganan suatu bahaya adalah dengan metode Job Safety Analysis (JSA), dimana metode ini paling tepat untuk dipakai sehinga para pekerja dapat terhindar dari kecelakaan.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis potensi bahaya pada Tahap proses treaming ore di eto buli, Tahap transfer material di jalan hauling menuju tongkang dan Tahap  penataan material di tongkang. Metode penelitian: Metode penelitian yang di gunakan pada penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan mewawancari paada 5 informan yang terdiri dari manager, supervisor, forman, operator excavator dan operator dumptruck. Data di sajikan Dalam  bentuk tulisan atau kalimat berdasarkan JSA, wawancara mendalam, observasi, rekaman, catatan dan dokumentasi.  Hasil: Bahaya yang terdapat pada tahap proses treaming ore di eto buli yaitu tertimpa, terjepit, tersengat listrik dan bising. Jeni-jenis bahaya yang terdapat pada tabrakan, unit tersandung batu, unit tergelincir, unit terjatuh batu, unit menabrak tanggul, dan Rump door patah. Jenis bahaya yang terdapat pada Tahap  penataan material di tongkang pekerja tersengat listrik, kebisingan, dan unit tergelincir dari tumpukan ore. Saran: Saran yang diberikan adalah pengawasan terhadap proses kerja harus lebih di tingkatkan agar pekerja tidak melakukan hal-hal yang menyimpang dari ketentuan yang telah diberikan seperti mematuhi rambu tanda kecepatan kendaraan. Kata Kunci: Jenis- jenis bahaya, Tahap proses treaming ore di eto buli, Tahap transfer material di jalan hauling menuju tongkang, Tahap  penataan material di tongkang  ABSTRACTIntroduction: In the process of shipment done by one of its contractors, PT Aneka Tambang, PT Putra Shoots i.e. the construction of well-being entering 8 months already happened 3 accident. In controlling the accident should be using anyway. One of the methods that are always in use to analyze up to handling a danger is with the method of Job Safety Analysis (JSA), where this method is most appropriate to be used so the workers can avoid accidents. The purpose of this research was to analyze the potential danger at this stage of the process of treaming ore in eto Cruse, phase transfer of material on the road toward haulingbarges and the Setup Stage material on barges. Research methods: research methods that are in use in this research is the kind of qualitative research with mewawancari as 5 informants consisting of managers, supervisors, forman, the operator and excavator operators dumptruck. The data presented in the form of writings or sentences based on JSA, deep interviews, observation, recording, records and documentation. Results: there were dangers at this stage of the process in ore treaming eto bottle that is overwritten, squeezed, stung by electricity and noisy. Kind-the kind of danger that is present on the collision, the unit tripped over a rock unit, and slipped, falling over the rocks, the unit hit a levee, and the Rump of the door broken. The types of hazards that are present in the stage of structuring material on a barge worker stung, noise, and power unit derailed from a pile of ore. Suggestion: the advice given is the supervision of interns should be more on the increase so that workers do not do things that deviate from the provisions that have been given as obey the sign of the speed of the vehicle. Keywords: Kind of dangers, the stage of the process in ore treaming eto Cruse, phase transfer of material on the road toward hauling barges, the Setup Phase material on a barge
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD LIUN KENDAGE TAHUNA KABUPATEN SANGIHE Salawangi, Glady Endayani; Kolibu, Febi K.; Wowor, Ribka
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja adalah hasil kerja yang dicapai seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi sesuai wewenang dan tanggung jawabnya. Kinerja yang baik dapat dicapai dengan meningkatkan motivasi kerja. Semakin tinggi motivasi kerja seseorang maka semakin tinggi pula kinerja yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Liun Kendage Tahuna Kabupaten Sangihe. Desain penelitian bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Liun Kendage Tahuna Kabupaten Sangihe pada bulan Juni-Oktober 2018. Penelitian ini mengambil total populasi perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Liun Kengahe Tahuna Kabupaten Sangihe. Sampel yang didapat sebanyak 64 perawat yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen penelitian yaitu kuesioner Misener Nurse Practitioner Job Satisfaction Scale (MNPJSS) untuk mengukur motivasi kerja dan lembar penilaian kinerja untuk mengukur kinerja perawat. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada uji statistik Fisher’s Exact antara variabel motivasi kerja dengan kinerja didapatkan nilai p=0,076 sehingga p>α = 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Liun Kendage Tahuna Kabupaten Sangihe. Saran yang dapat diberikan kepada Rumah Sakit Umum Daerah Liun Kendage Tahuna Kabupaten Sangihe, diharapakan dapat terus menjaga dan meningkatkan kinerja dalam lingkungan organisasi dan memberikan perhatian lebih kepada perawat yang ada sehingga perawat lebih termotivasi untuk menampilkan kinerja yang lebih baik. Kata kunci: Motivasi kerja, kinerja perawat ABSTRACTPerformance is the result of work achieved by a person or group in an organization according to their authority and responsibility. Good performance can be achieved by increasing work motivation. The higher the motivation of one’s work, the higher the performance produced. The study aims to determine the correlation between work motivation and the performance of nurses in the Inpatient Installation of the General Hospital of Liun Kendage Tahuna, Sangihe District.The research design is analytic obseravational with cross-sectional approach. The research was conducted in Inpatient Installation of the General Hospital of Liun Kendage Tahuna, Sangihe District from June until October 2018. The study look the total elderly population in Inpatient Installation of the General Hospital of Liun Kendage Tahuna, Sangihe District. The samples obtained were 64 nurse who met the inclusion criteria and exclusion criteria. The research instrument was the Misener Nurse Practitiner Job Satisfaction Scale (MNPJSS) questionnaire for measure work motivation and performance assessment sheets to measure the performance of nurse. The analysis used is univariate and bivariate analysis using Chi Square test.         The result of this study shows that the Fisher’s Exact Test between variables of work motivation and the nurse performance obtained p value =0,076 (p>0,05). Based on the result of the study, there is no correlation between work motivation and the nurse performance in Inpatient Installation of the General Hospital of Liun Kendage Tahuna, Sangihe District.   Suggestions that can be given to hospitals are expected to continue to maintain and improve performance in the organizational environment an give more attention to existing nurses so that nurses are more motivated to display better performance. Keywords:  Work motivation, nurses performance
HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN ANTENATAL CARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUMINTING KOTA MANADO Humokor, Ardia Cahyani; Rumayar, Adisti A.; Wowor, Ribka E.
KESMAS Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan pelayanan antenatal care adalah pelayanan kesehatan bagi ibu hamil yang dilakukan minimal 4 kali kunjungan selama kehamilan. Maksud dari penelitian ini adalah untuk memganalisis hubungan pendidikan dan pendapaan keluarga terhadap pemanfaatan pelayanan antenatal care dan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Tuminting Kota Manado pada bulan Agustus ? Oktober 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode survey analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu hamil 9 bulan dan ibu pasca melahirkan ?12 bulan. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 86 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, penelitian ini menggunakan kuesioner dan diolah menggunakan SPSS dengan perhitungan chi-square pada tingkat kemaknaan 95% (? = 0,05). Dan didapatkan uji statistik dari masing-masing variabel bebas yaitu pendidikan (p value  = 0,000), pendapatan keluarga (p value = 0,582). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan dengan pemanfatan pelayanan antenatal care di wilayah kerja Puskesmas Tuminting Kota Manado dan tidak terdapat hubungan antara pendapatan keluarga dengan pemanfatan pelayanan antenatal care di wilayah kerja Puskesmas Tuminting Kota Manado. Kata Kunci : Pendidikan, Pendapatan Keluarga, Pemanfaatan Pelayanan Antenatal Care ABSTRACTThe utilization of antenatal care services is a health service for pregnant women which have to do with commitment at least 4 times visit during pregnancy. The purpose of this research was to analyze the relationship between education and family income towards antenatal care services and was carried out at Tuminting Community Health Center in Manado in August - October 2019. The method used in this research was analytical survey and cross sectional methods. The population in this research were 9 months pregnant women and postpartum woman ?12 months. The number of samples used were 86 respondents who met the inclusion and exclusion criteria, this research used a questionnaire and was processed using SPSS with chi-square calculation at a significance level of 95% (? = 0.05). And obtained from the statistics of each independent variable of education (p value = 0,000), family income (p value = 0.582). It can be concluded that there is a relationship between education and utilization of antenatal care services at Tuminting Health Center in Manado City and there is no relationship between family income and utilization of antenatal care services at Tuminting Health Center in Manado City.  Keywords : Education, Family Income, Utilization of Antenatal Care Services 
ANALISIS PENCAPAIAN INDIKATOR KAPITASI BERBASIS KOMITMEN (KBK) TERHADAP PEMBAYARAN DANA KAPITASI DI PUSKESMAS WAWONASA KOTA MANADO Maramis, Julio Victor Fredrik; Mandagi, Chreisye K.F.; Wowor, Ribka
KESMAS Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Salah satu faktor yang mempengaruhi didalam terselenggaranya Jaminan Kesehatan Nasional adalah pembiayaan. Dalam pemenuhan pembayaran kapitasi yang maksimal, yakni 100% Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama harus memenuhi indikator yang dikeluarkan oleh BPJS Kesehatan tentang Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen (KBK). Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Wawonasa Kota Manado. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Wawonasa Kota Manado pada bulan Mei-Juni 2018. Informan penelitian didapatkan dengan teknik non-probabilitas dengan prinsip kesesuaian berdasarkan pengetahuan atau pengalaman informan terkait objek yang ingin diteliti. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang. Instumen penelitian digunakan yaitu berupa pedoman wawancara, alat perekam suara, kamera digital alat tulis-menulis. Hasil Penelitian: indikator mempengaruhi pencairan dana kapitasi di puskesmas yaitu kapitasis berbasis pemenuhan komitmen, yang terbagi dari angka kontak, rasio rujukan non spesialistik, serta rasio peserta prolanis rutin berkunjung. Kesimpulan: Capaian angka kontak belum tercapai sesuai target dan masih berada dalam batasan zona tidak aman, untuk rasio rujukan kasus non spesialistik berada dalam batasan zona aman, serta untuk indikator peserta prolanis rutin berkunjung ke FKTP berada dalam batasan zona amanKata Kunci: Indikator Kapitasi Berbasis Komitmen, Dana KapitasiABSTRACT Background : One of the factors that influence the implementation of national health insurance is the financing. In fulfillment of the capitation payments to the maximum is 100 %, first level health facilities should meet the indicators issued by the health BPJS about capitation-based actor commitment (CBC). The research was conducted in the health center at Wawonasa the city of Manado Methods: This is a qualitative research. This research was conducted at the Puskesmas Wawonasa Manado city in may – june of 2018. The research informants obtained with non-probability technique with the principle of suitability based on knowledge or experience of the informants related the object to be observed. The information in this study consist of 6 people. The research instrument used in the form of interview guidelines, voice recorder, digital camera, and stationery.Results: Indicators affect the disbursement of funds kapitasis in puskesmas, namely the capitation-based fulfillment of commitments, which divided from the contact numbers, the ratio of reference non-specialist, as well as rasido participants prolanis routine visit. Conclusion : The achievements of the contact numbers has not been achieved on target and still within the boundaries of the zone is not safe, for rasido the referral of cases of non specialist is in a reply to a safe zone, as well as for indicators of a participants prolanis routine visit to the FKTP be in a reply to a safe.Keywords : Indicators of capitation-based commitment, the fund capitation
Co-Authors A. J. M. Rattu Adam, Cicilia Miranda Adam, Hilman Adisti A Rumayar Adisti A. Rumayar, Adisti A. Adisti Aldegonda Rumayar Aling, Yismaya Ardhana, Reynandi Rifky Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Asep Rahman Asep Rahman Aurelia C. Wulandari Bawang, Jeferson Biney, Irianti Diana Chreisye K. F. Mandagi Dolongpaha, Winly Vaskiano Gusti Entaren, Hardina Debora Fachreza Pakaya Febi Kornela Kolibu Franckie R. R. Maramis Franckie R.R Maramis, Franckie R.R Franckie Rudolf Raymond Maramis Frans E. N. Wantania, Frans E. N. Frans Wantania Grace E.C. Korompis Grace Korompis Graciella Moses Henry Simarmata Humokor, Ardia Cahyani I Dewa Rai Sintiadewi Iin Deliana Ishak Injilin Sarah Eudia Meruntu Irot, Rahel Falentcia Serafim Kambey, Miracle Abygail Yolwan Kenang, Maissy C. Komaling, Pryschilya Puteri Mega Langkai, Regina Tesalonika Lebe, Klerin A. Ledy Chintia Lahaji Linoe, Ribka Gloria Lintje Kalangi Lukas, Ligriani Lumanaw, Harianto K.J Lupa, Putra E. R. M. Khalil Syawie Mahdi Mampa Mandagi, Chreisye K. F Mandagi, Chreisye K. F. Maramis, F , R. R. Maramis, Franckie R.R. Maramis, Julio Victor Fredrik Marsella D. Amisi Masloman, Sumarty Amalia Mokalu, Gloria Mokobimbing, Meysi Karla Mukuan, Hizkia Mundung, Rulandi Muntiaha, Christania R. Onibala, Nathalia Pamolango, Fendy Pangkey, Claudia I. F. Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.T. Kawatu Paul A.T. Kawatu Rianna J Sumampouw Ribka Gloria Linoe Rondonuwu, Mutiara L.M. Rudy Pusung Sajow, Estefan Imanuel Salawangi, Glady Endayani Saleh, Nadiah saludung, ananda fiorelsa sihombing, Michelles F. Sondakh, Yunissia Jibriel Sulaemana Engkeng Suoth, Lery F. Suwuh, Melky Kindly Tambuwun, Prisilia Zefanya Tarina Zahratun Nisa Tessa A. D. Pinontoan Tindatu, Harrol Filipus Tiwa, Linovia L. Warouw, Finny Wonok, Melvin Josua wowor, syalomita Tesalonika Wurangian, Prisilia K. Yulianty Sanggelorang Yulnisye Wansaga