Claim Missing Document
Check
Articles

PERKUATAN STRUKTUR BANGUNAN RUMAH SAKIT BERTINGKAT SEDANG DENGAN LAYOUT-S TERHADAP BEBAN GEMPA DI KOTA PADANG DENGAN DINDING GESER Al Faqih, Yudha Suryadafi; Juliafad, Eka; Yusmar, Fajri
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i2.124783

Abstract

Gempa bumi merupakan fenomena getaran akibat pelepasan energi dari dalam bumi yang sering terjadi di wilayah dengan aktivitas lempeng tektonik tinggi, termasuk Indonesia, khususnya Kota Padang di Sumatera Barat yang berada pada zona rawan gempa dan tsunami. Pertumbuhan penduduk dan perkembangan infrastruktur di Kota Padang menuntut pembangunan fasilitas kritikal seperti rumah sakit yang harus dirancang tahan gempa agar tetap berfungsi saat bencana. Kondisi tanah lunak di wilayah ini memperbesar getaran gempa dan risiko kerusakan bangunan, sehingga perencanaan struktur tahan gempa perlu mempertimbangkan interaksi tanah dan bangunan. Penggunaan shear wall (dinding geser) sebagai perkuatan struktur rumah sakit sangat dianjurkan untuk menahan gaya lateral akibat gempa dan mengurangi deformasi berlebih. Penelitian ini bertujuan menganalisis model penempatan dinding geser terbaik dengan membandingkan parameter dinamik struktur dan perubahan displacement pada bangunan setelah pemasangan dinding geser. Pemodelan dilakukan menggunakan software ETABS menggunakan metode analisis respon spektrum. Hasil analisis menunjukkan bahwa model Sistem Ganda 3 merupakan model terbaik yang memenuhi semua persyaratan parameter dinamik struktur, dengan penurunan displacement sebesar 14%–31% pada arah X dan 20%–29% pada arah Y.
PENGARUH PERKUATAN PADA CAT SERAT FIBERGLASS DAN POLYPROPYLANE TERHADAP KUAT GESER PASANGAN BATA MERAH UNTUK RUMAH AMAN GEMPA Fajri, Leonald Deanto; Juliafad, Eka; Francescoly, Enzo
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i2.126083

Abstract

Gempa merupakan bencana yang kerap kali terjadi di pulau Sumatera Barat dan Kota Padang menjadi wilayah yang rentan terhadap gempa. Sehingga adanya perkuatan terhadap bangunan di wilayah tersebut sangat penting, agar aman dan mengurangi resiko kerugian akibat gempa, salah satunya dengan penelitian terhadap perkuatan dinding bata merah yang biasa digunakan oleh masyarakat Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur dan juga pengujian di Labor Struktur, Departeman Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang menggunakan alat uji digital Compression Testing Machine (CTM). Benda uji terdiri atas pasangan bata merah untuk kuat geser dengan perekat mortar dan cat yang dicampur serat sebagai perkuatan. Acuan yang digunakan adalah SNI 03-4166-1996 (Metode Pengujian Kuat Geser Dinding Pasangan Bata Merah di Laboratorium). Persentase kenaikan pada pengujian kuat geser pasangan bata merah menggunakan campuran cat serat polypropylene berdasarkan ketebalan 1 mm, 2 mm dan 3 mm adalah 57,00%, 66,70%, dan 70,74%, sedangkan untuk campuran cat serat fiberglass diperoleh nilai persentase 63,40 %, 64,21%, dan 70,87%. Penambahan cat serat polypropylene dan fiberglass sebanyak 9% pada pasangan bata merah mampu menambah nilai kuat geser dengan kekuatan maksimum pada ketebalan 3 mm.
Faktor Pengali Kuat Tekan Aktual terhadap Prediksi Kuat Tekan Hasil Hammer Test Juliafad, Eka; Ardilla, Wilis; Putra, Rusnardi Rahmat; Rani, Iskandar G
CIVED Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v9i3.347112

Abstract

Beton merupakan campuran agregat kasar dan halus, air serta semen atau bahan tambah lainnya. Dalam pelaksanaan pembuatan struktur beton masih banyak ditemukan permasalahan-permasalahan seperti pekerjaan yang tidak sesuai dengan mutu perencanaannya. Oleh karena itu perlu dilakukan pemeriksaan terhadap mutu beton apakah sudah sesuai dengan mutu yang direncanakan. Untuk mengetahui mutu beton dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pengujian destruktif yang dilakukan dengan mesin uji tekan (Compression Testing Mechine) dan non destruktif dilakukan dengan hammer test. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapat nilai factor pengali dari hasil uji hammer test sehingga diketahui nilai kuat tekan aktual beton, selain untuk mengetahui perbandingan nilai kuat tekan hasil hammer test dan mesin tekan. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan 60 sampel kubus beton normal. Setelah dilakukan pengujian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara nilai kuat tekan kubus aktual dengan perkiraan kuat tekan hasil uji hammer test, dimana nilai kuat tekan aktual lebih besar 23,35% dibandingkan uji hammer test arah vertikal dan 37,68% pada arah horizontal. Faktor pengali kuat tekan aktual adalah 1,3 terhadap prediksi hammer test arah vertikal (900) dan 1,6 untuk arah horizontal (1800)
Pengaruh Penambahan Nanomaterial dari Abu Tulang Ikan pada Mortar untuk Paving Block Kurniawan, Nugraha Ade; Juliafad, Eka
CIVED Vol. 10 No. 1 (2023): March 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i1.367112

Abstract

Mortar adalah campuran antara pasir, air dan semen Portland dengan komposisi tertentu. Mortar harus dicampur dengan jumlah air yang sesuai agar mendapatkan kualitas yang baik untuk mempermudah pekerjaan. Saat membuat campuran mortar dan beton, terkadang diperlukan bahan tambahan untuk mempercepat pengerasan campuran atau untuk memperkuat campuran. Tujuan penggunaan bahan-bahan tersebut adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan sifat-sifat campuran sesuai dengan yang diinginkan. Nanomaterial sekarang menjadi salah satu solusi aditif mortar yang tersedia. Bahan yang digunakan sebagai campuran diubah menjadi ukuran 1-100 nm. Bahan nano dapat membangun struktur lebih cepat dan membuatnya lebih aman karena dapat meningkatkan kekuatan mekaniknya dan mengurangi degradasi mortar akibat masuknya air. Dilakukan pengujian kuat tekan mortar dengan menambahkan nanomaterial berupa abu tulang ikan pada campuran mortar. Variasi campuran nanomaterial yang digunakan adalah 2,5% ,5%, 7,5%, 10% dan pengujian kuat tekan direncanakan pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Berdasarkan hasil pengujian nilai kuat tekan mortar meningkat pada variasi 2,5% dengan rata-rata kuat tekan 143,07 kgf/cm2.
Pengaruh Nanomaterial Abu Granit terhadap Karakteristik Mortar Ramadhika, Sandy Desabel; Juliafad, Eka
CIVED Vol. 10 No. 2 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i2.394

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penggunaan nanomaterial abu granit yang digunakan sebagai bahan tambahan semen dalam pembuatan mortar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen laboratorium. Alasan penggunaan nanomaterial abu granit tambahan ini adalah karena granit memiliki nilai silika (Si) yang relatif tinggi, dan pada pengujian X-ray fluorescence (XRF), silika yang terkandung dalam nanomaterial abu granit sebesar 73,878%. Pada penelitian ini pengujian sampel dilakukan di tiga laboratorium yang berbeda, yaitu Laboratorium Kimia Universitas Negeri Padang, Laboratorium Mekanika Bahan dan Mekanika Tanah Universitas Negeri Padang, dan Laboratorium Plambing dan Sanitasi Universitas Negeri Padang. Penelitian ini dilakukan dengan mencampurkan nanomaterial abu granit sebagai bahan tambah semen dalam persentase tertentu dan umur mortar yang sudah direncanakan. Variasi persentase yang dilakukan adalah 1%, 2% dan 3% dengan perencanaan umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari untuk kuat tekan mortar dan umur 28 hari untuk kuat lentur balok mortar. Hasil dari penelitian yang sudah dilakukan mengalami kenaikkan baik pada kuat tekan mortar dan kuat lentur balok mortar. Kenaikkan yang terjadi pada kuat tekan mortar tidak terlalu signifikan dikarenakan senyawa silika yang terkandung pada nanomaterial abu granit tidak diiringi dengan kalsium yang ada didalamnya. Kenaikkan tertinggi terjadi pada kuat tekan mortar pada persentase 2% dan umur mortar 14 hari dengan nilai 19,9 MPa yang mana 3,43% lebih tinggi daripada kuat tekan normal. Pada kuat lentur balok mortar terjadi kenaikkan pada persentase 2% dan 3% dengan nilai 1,55 MPa dan 1,41 Mpa kenaikkan ini 17,42% dam 6,82% lebih tinggi daripada kuat lentur balok mortar normal.
Manufacture of a Simple One-Way Vibration Table and Earthquake-Safe Structure Model as Props in The Strengthening Structural Method Wulandari, Galuh; Juliafad, Eka
CIVED Vol. 11 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v11i1.433

Abstract

The problem raised is the absence of earthquake-safe structural props as learning support, so students still struggle to describe the behavior and effects of earthquakes on buildings. This research aims to produce earthquake-safe structural props media that are feasible to use as learning support media in the Structural Reinforcement Methods course. This research uses the Research and Development method, which adapts the DDD-E model, which consists of the Decide, Design, Develop, and Evaluate stages. The instrument used in this research is an assessment questionnaire for the media validation and practicality tests. Based on the product assessment of the earthquake-safe structure props media in the course of Structural Reinforcement Methods with the Aiken formula by media experts from all aspects obtained a V Aiken value of 0.87 with valid criteria, and the assessment by material experts from all elements received a V Aiken value of 0.96 with valid criteria. At the same time, students' practicality test of the earthquake-safe structure props media obtained a percentage value of 87% with very practical criteria. Therefore, the produced media can be declared very valid and applicable as learning support media.
Perception of Elementary School Students on the Tsunami Early Warning System (TEWS) in High-Risk Tsunami Zones in Padang City Syah Raudhatul Jannah, Affifa; Juliafad, Eka
CIVED Vol. 12 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v12i1.661

Abstract

This study aims to understand students' perceptions of the Tsunami Early Warning System (TEWS) in tsunami-prone areas, focusing on SD Pertiwi 2 in Padang City. TEWS is crucial in disaster risk mitigation as it provides early warnings to reduce casualties during a tsunami. This research utilizes a quantitative descriptive approach, with a questionnaire distributed to 69 sixth-grade students. The findings reveal that 85.51% of students understand TEWS, 97% believe TEWS is essential for safety, yet only 63% are aware of a TEWS installation near their school. These results indicate a need for enhanced local education about TEWS, particularly by schools and relevant agencies.
FUNGSI FRAGILITAS UNTUK RUMAH SEDERHANA BETON BERTULANG DENGAN VARIASI KUAT TEKAN BETON PUTRI, ALFIYYAH KAMILAH; Juliafad, Eka
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i3.130883

Abstract

Indonesia memiliki kondisi gerografis yang sangat unik yang membuat negara ini sangat rentan mengalami bencana alam terutama gempa bumi. Banyak sekali kerusakan bangunan yang disebabkan oleh gempa bumi salah satunya adalah kerusakan pada rumah sederhana. Tercatat ada 373.213 rumah penduduk yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi selama 14 tahun belakangan ini. Hal tersebut diperparah karena kerusakan yang disebabkan oleh gempa bumi merupakan kerusakan pada rumah sederhana yang dihuni hampir sebagian besar masyarakat Indonesia. Oleh karna itu penting dilakukan tindakan mitigasi bencana untuk mengurangi dampak akibat bencana seperti melakukan penilaian seismik pada bangunan. Salah satu alat untuk penilaian seismik adalah kurva fragilitas. Kurva fragilitas digunakan untuk melihat peluang kemungkinan kerusakan pada bangunan. Untuk mendapat hasil probability yang akurat maka kurva fragilitas dapat dikembangkan dalam berbagai macam model seperti kurva fragilitas untuk rumah sederhana dengan 2 mutu beton yaitu 25 MPa dan 15MPa. Kurva fragilitas ini dikembangkan dari analisis nonlinear sehingga diperoleh fungsi dan kurva fragilitas untuk rumah sederhana dengan mutu beton 25MPa dan 15 MPa. Dari kurva fragilitas tersebut diperoleh probability kerusakan di atas 50% untuk mutu beton 25 MPa akan mengalami kerusakan ringan pada perpindahan spektral (SD) sebesar 1,737 cm, kerusakan sedang pada SD 2,479 cm, kerusakan signifikan pada SD 3,193 cm dan kerusakan total pada SD 5,349 cm. Untuk mutu beton 15 MPa akan mengalami kerusakan ringan pada SD 2,087 cm, kerusakan sedang pada SD 2,976 cm, kerusakan signifikan pada SD 3,886 cm dan kerusakan total pada SD 6,609 cm.
PENGARUH PERKUATAN PADA CAT SERAT FIBERGLASS DAN POLYPROPYLANE TERHADAP LEKAT GESER PASANGAN BATA MERAH UNTUK RUMAH AMAN GEMPA Firdaus, Royan; Juliafad, Eka
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i3.130983

Abstract

Gempa bumi merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, terutama di daerah berisiko tinggi. Kerusakan struktural terutama pada dinding bata merah yang umum digunakan pada bangunan tempat tinggal berkontribusi signifikan terhadap tingginya jumlah korban jiwa dan kerugian material. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh perkuatan menggunakan cat yang dicampur dengan serat fiberglass dan polypropylene terhadap kekuatan geser pasangan bata merah, dalam rangka meningkatkan ketahanan bangunan terhadap beban gempa. Penelitian ini dilakukan melalui pengujian eksperimental di Laboratorium Struktur Departemen Teknik Sipil Universitas Negeri Padang, dengan menggunakan Compression Testing Machine (CTM). Benda uji terdiri dari pasangan bata merah yang direkatkan dengan mortar dan dilapisi dengan cat yang diperkuat serat dengan ketebalan 1 mm, 2 mm, dan 3 mm, dengan kadar serat 9% dari berat cat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan cat serat polypropylene meningkatkan kekuatan geser ikatan masing-masing sebesar 57,92%, 67,49%, dan 71,47% untuk ketebalannya, sementara cat fiberglass meningkatkannya sebesar 64,30%, 65,07%, dan 71,66%. Penambahan kadar serat 9% secara signifikan meningkatkan kekuatan, dengan peningkatan terbesar diamati pada ketebalan lapisan 3 mm. Teknik ini diharapkan dapat diterapkan pada perumahan murah untuk meningkatkan ketahanan terhadap gempa.